Tips Menjaga Kandung Kemih

Tips Menjaga Kandung Kemih

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Tips Mengatasi Nyeri Haid , Obat Tradisional Nyeri Sendi , Obat Tradisional Saraf Kejepit , Ramuan Tradisional Susah Buang Air Kecil , Obat Tradisional Sakit Kuning , Obat Kudis Tradisional , Obat Tradisional Rahim Bengkak , Obat Tradisional Perut Kembung Dan Keras , Obat Sakit Tenggorokan Alami , Titik Pijat Mengatasi Sakit Kepala , Tips Menjaga Kandung Kemih , Tips Agar Tidak Keracunan Makanan , Cara Mengatasi Gatal Akibat Kutu , Obat Tradisional Kuku Berjamur , Obat Alami Mengatasi Cantengan , Cara Agar Luka Jahitan Cepat Kering , Tips Melahirkan Lancar Dan Normal , Cara Menghilangkan Stretch Mark , Makanan Memicu Kebutaan , Kenali Jenis Penyakit Mata , Bahaya Kafein Bagi Kesehatan , Cara Menjaga Kesehatan Kandung Empedu

Tips Menjaga Kandung Kemih

Kandung kemih, dalam anatomi mamalia, adalah organ tubuh yang mengumpulkan air kencing yang dikeluarkan oleh ginjal sebelum dibuang. Air kencing memasuki kandung kemih lewat ureter dan keluar lewat uretra. Kandung kemih atau buli-buli merupakan organ berongga yang terdiri atas 3 lapisan otot detrusor yang saling beranyaman. Ia terletak tepat di belakang pubis di dalam rongga pelvis. Kandung kemih dapat menyimpan urin orang dewasa pada umumnya kurang lebih 500 ml. Secara anatomi kandung kemih terdiri atas 3 permukaan, yaitu permukaan superior, permukaan inferiolateral dan permukaan posterior. Nah pada kesempatan kali ini kami akan membagikan anda cara atau Tips Menjaga Kandung Kemih  :

1. Hindari kebiasaan menahan buang air kecil

Bila selama ini Anda termasuk orang yang sering menahan buang air kecil, sebaiknya hentikan kebiasaan ini. Buang air kecil membantu Anda untuk membuang bakteri, tapi jika Anda menahannya, maka bakteri yang seharusnya dibuang akan kembali naik ke kandung kemih dan menyebabkan infeksi.

Terlebih, wanita sangat rentan terhadap infeksi saluran kencing. Kondisi ini tentu akan semakin parah kalau Anda terus-terusan menahan kencing.

Setiap kali hasrat ingin buang air kecil muncul, segeralah pergi ke kamar mandi dan keluarkan hingga tuntas. Perhatikan juga cara Anda membersihkan organ intim, yaitu dari depan ke belakang. Hal ini bertujuan untuk mencegah perpindahan bakteri dari anus ke uretra yang bisa memicu infeksi saluran kencing.

2. Jaga berat badan

Jill Maura Rabin, MD, seorang kepala uroginekologi di Long Island Jewish Medical Center di New York, mengungkapkan bahwa wanita dengan berat badan berlebih lebih berisiko mengalami inkontinensia urin (susah menahan kencing).

Semakin bertambah berat badan Anda, maka timbunan lemak dalam tubuh akan terus menekan kandung kemih. Akibatnya, urin akan semakin terdesak dan membuat Anda susah mengendalikan hasrat buang air kecil.

Oleh karena itu, yuk, kendalikan berat badan Anda mulai dari sekarang. Caranya dengan olahraga, memperbanyak makan sayur dan buah, serta memantau berat badan secara rutin. Semua cara ini bukan cuma bikin Anda tetap bugar, tapi juga mencegah inkontinensia urin.

3. Hindari makanan asam

Interstitial cystitis adalah gangguan kandung kemih kronis yang lebih umum dialami wanita daripada pria. Anda biasanya akan merasakan sakit di bagian kandung kemih, merasa ingin buang air kecil terus-terusan, dan kadang sampai mengompol.

Gopal Badlani, MD, seorang dokter spesialis urologi di Wake Forest University Baptist Medical Center, mengungkapkan bahwa hal ini dapat disebabkan oleh makanan asam seperti tomat atau jus jeruk. Supaya kandung kemih tetap sehat, mulai sekarang batasi konsumsi makanan asam tersebut. Ini akan membantu menurunkan frekuensi buang air kecil yang berlebihan sekaligus menurunkan risiko penyakit kandung kemih.

4. Perbanyak minum air putih

Meskipun bikin Anda bolak-balik ke kamar mandi, minum air putih dapat membantu membilas bakteri-bakteri yang bersemayam di kandung kemih. Semakin banyak bakteri yang terbuang bersama urine, maka kandung kemih Anda pun akan semakin sehat dan terhindari dari infeksi.

Setiap kali Anda kurang minum air putih, tubuh bukan cuma akan mengalami dehidrasi, tapi juga membuat urine jadi lebih pekat dan memicu sembelit. Kedua kondisi ini lambat laun akan mengiritasi kandung kemih dan memicu inkontinensia urin.

Maka itu, pastikan Anda minum air putih minimal 8 gelas per hari. Bisa juga dengan makan sup atau minum jus untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh Anda.

Akan tetapi, hindari minum alkohol, kopi, teh, soda, dan minuman berkafein lainnya, ya. Sebab, kafein dapat merangsang kontraksi kandung kemih secara berlebihan dan justru menyebabkan kebocoran urin.

5. Senam Kegel

Rutin senam Kegel adalah salah satu cara menjaga kesehatan kandung kemih yang paling efektif. Gerakan senam ini mempunyai banyak manfaat, mulai dari menguatkan otot panggul yang menopang organ-organ di area tersebut, meningkatkan kontrol kandung kemih, dan mencegah inkontinensia urin.

Namun, pastikan Anda melakukan senam Kegel dengan benar, ya! Begini caranya:

  • Dengan posisi berbaring, kencangkan otot panggul bawah Anda seperti saat menahan kencing. Tahan kontraksi ini selama 5 detik.
  • Rilekskan otot panggul Anda selama 5 detik. Ulangi sebanyak 4-5 kali berturut-turut.
  • Kalau sudah mulai terbiasa, Anda bisa menambah waktunya menjadi 10 detik atau lebih sesuai kemampuan Anda.