Categories
Tentang Kesehatan Tentang Penyakit

Tips Hindari Penyebaran Virus Corona

Tips Hindari Penyebaran Virus Corona

Image result for coronavirus

Dunia diramaikan wabah penyakit dari Tiongkok yang misterius dan dapat membunuh seseorang, yang kita kenal dengan nama virus Corona. Virus Corona menyebar kurang lebih sejak akhir 2019 dan World Health Organization (WHO) menganggap wabah ini sebagai kasus kesehatan darurat internasional. Mereka pun memberikan panduan tentang bagaimana virus ini bekerja dan cara menghindarinya. Berdasarkan rilis WHO tersebut, berikut ini adalah beberapa Tips Hindari Penyebaran Virus Corona.

1. Tidak melakukan perjalanan

Untuk sementara waktu sebaiknya tidak melakukan perjalanan. Sebab dalam perjalanan, seseorang akan lebih mudah terpapar virus maupun bakteri apalagi jika berada di tengah kerumunan. Saat berpergian khususnya dengan kendaraan umum dan hotel yang tidak dibersihkan dengan benar dapat meningkatkan risiko terinfeksi virus Corona.

2. Hindari pertemuan sosial sementara waktu

Pertemuan sosial yang besar berarti Anda akan bertemu lebih banyak orang, lebih banyak jabat tangan, lebih banyak sentuhan konstan dengan mereka dan lebih banyak potensi penyebaran penyakit. Pertemuan sosial juga memungkinkan orang untuk menyentuh benda-benda yang terinfeksi oleh virus Corona sehingga bisa memperbesar potensi penyebaran virus. Oleh karena itu, orang dewasa yang lebih tua harus selalu ingat bahwa meskipun mereka sedang dalam pengobatan dan kondisinya stabil, situasinya mungkin menjadi lebih buruk jika mereka terinfeksi oleh COVID-19.

3. Sementara waktu lebih baik tidak menerima kunjungan cucu

Pada situasi seperti ini, mereka juga harus menghindari mengunjungi anak-anak mereka, terutama yang berusia sangat muda. Sebab anak-anak juga lebih mudah terserang virus karena kekebalan tubuh mereka yang belum berkembang maksimal. Jika orang dewasa yang lebih tua terkena virus Corona selama berkunjung ke cucu mereka yang terlalu muda, ada kemungkinan besar penyebaran virus pindah ke anak-anak.

4. Tunda pemeriksaan rutin

Lansia berpotensi lebih besar mengalami masalah kesehatan, oleh karenanya mereka rutin melakukan pemeriksaan ke dokter. Cobalah untuk menunda sebentar dan hanya mengunjungi dpkter saat sangat mendesak. Jika terpaksa ke dokter, pastikan tangan mereka dicuci dan peralatan yang ada didesinfeksi dengan baik dengan desinfektan berbasis alkohol. Baca juga: Studi: Virus Corona Semakin Menular Saat Gejala Masih Ringan

5. Beralihlah ke pertemuan virtual

Sangat sulit bagi orang tua untuk menjauhkan diri dari interaksi sosial karena dapat menyebabkan isolasi sosial, yang sudah menjadi masalah kesehatan mental utama pada orang tua. Orang yang mereka cintai harus memastikan bahwa mereka tidak merasa sendirian dan tetap bahagia. Orang tua dapat melakukannya dengan mengatur pertemuan virtual (seperti Skype atau Panggilan video) dengan teman atau kerabat mereka sehingga kesepian tidak akan memengaruhi kondisi pikiran mereka.

6. Ajarkan tentang kebersihan pada pengasuh

Pengasuh biasanya sekelompok profesional yang berpengalaman dalam memberikan perawatan yang tepat untuk orang tua atau lansia dengan obat-obatan tepat waktu dan kebutuhan lainnya. Penting untuk memeriksa kembali kebersihan pengasuh lansia pada kondisi seperti saat ini. Pastikan mereka mencuci tangan dengan benar dan belum mengunjungi daerah yang terinfeksi setelah wabah.

7. Melarang kunjungan ke rumah jompo

Panti jompo dimaksudkan untuk memberikan perawatan dan perhatian yang tepat kepada para lansia serta memantau kesehatan rutin mereka. Karena orang yang lebih tua lebih rentan terhadap virus Corona, pengunjung nonmedis ke panti jompo harus dibatasi, termasuk anggota keluarga.

8. Jangan berkompromi pada rutinitas harian

Pandemi virus Corona telah memengaruhi aktivitas sehari-hari banyak orang di luar sana. Orang-orang harus memperhatikan anggota keluarga yang lebih tua dan lebih memperhatikan kebiasaan rutin mereka seperti tidur tepat waktu, makan sehat, dan berolahraga setiap hari.