Categories
Tentang Pengobatan

Pengobatan Hiv Tradisional Dan Medis

Pengobatan Hiv Tradisional Dan Medis

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan , makanan yang memicu kanker , Bahan alami penyubur rambut , cara pengobatan hepatitis b , penyebab hepatitis b , minuman kesehatan korea , cara mengusir komedo putih hingga yang hitam , perawatan wajah agar tetap glowing , manfaat dan khasiat bawang putih , langkah langkah kehamilan yang harus kamu ketahui , Pengobatan Hiv Tradisional Dan Medis
Pengobatan Hiv Tradisional Dan Medis

Virus imunodifisiensi manusia atau human immunodeficiency virusHIV ) adalah suatu virus yang dapat menyebabkan penyakit AIDS. Virus ini menyerang manusia dan menyerang sistem kekebalan (imunitas) tubuh, sehingga tubuh menjadi lemah dalam melawan infeksi. Tanpa pengobatan, seorang dengan HIV bisa bertahan hidup selama 9-11 tahun setelah terinfeksi, tergantung tipenya. Dengan kata lain, kehadiran virus ini dalam tubuh akan menyebabkan defisiensi (kekurangan) sistem imun. Penyaluran virus HIV bisa melalui penyaluran Semen (reproduksi), Darah, cairan vagina, dan ASI. HIV bekerja dengan membunuh sel-sel penting yang dibutuhkan oleh manusia, salah satunya adalah Sel T pembantu, Makrofaga, Sel dendritik. Nah Jika anda takut pada pengobatan medis , maka kami akan memberikan tips pengobatan tradisional dan jika anda ingin perawatan medis maka kami juag akan memberikan tipsnya . Untuk itu berikut ini kami akan memberikan Tips Pengobata Hiv Tradisional Dan Medis :

Perawatan Medis :

1. Konsumsi Obat ART (Anti Retroviral Therapy)

Obat ini khusus bekerja untuk mengatasi perkembangan virus sehingga bisa memberikan harapan hidup yang lebih panjang untuk penderita HIV AIDS. Obat ini sama sekali tidak bisa menyembuhkan HIV AIDS. Pemakaian obat ini pada ibu hamil bisa mengurangi resiko virus penyakit menular ini ke janin. Namun pada dasarnya obat ini sama sekali tidak menyembuhkan dan hanya mengurangi berbagai gejala dan infeksi penyakit lain.

2. Obat Antiretroviral (ARV)

Ini adalah salah satu jenis obat yang dikembangkan untuk menghentikan kerusakan sel dalam tubuh akibat dari infeksi HIV. Cara mengobati HIV AIDS ini juga bisa digunakan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga bisa mencegah kerusakan sel tubuh yang lebih parah. Obat ini diperlukan seumur hidup bagi penderita HIV AIDS. Berhenti dari perawatan ini akan membuat tubuh menjadi lebih resisten sehingga perawatan harus dilakukan secara terus menerus.

3. Obat ARV untuk Ibu Hamil

Ibu hamil memerlukan obat ARV untuk mencegah penularan virus dari dirinya ke janin dalam rahim. Jika ibu hamil tidak melakukan perawatan ini maka kemungkinan besar bisa menularkan virus ke janin sehingga bayi yang lahir terinfeksi HIV. Ibu hamil juga disarankan untuk melakukan proses persalinan cesar dibandingkan proses persalinan normal untuk mencegah penularan virus. Selain itu, ibu hamil juga dilarang untuk menyusui bayi karena HIV bisa menular lewat ASI.

Efek Samping Perawatan Medis

Pemakaian berbagai jenis obat seperti ARV atau ART memang banyak disarankan oleh dokter. Obat ini memang tidak akan menyembuhkan HIV AIDS, tapi paling tidak bisa mengurangi gejala dan dan berbagai penyakit yang menyerang penderita karena sistem kekebalan tubuh yang terus melemah. Namun perawatan ini juga sering dihindari karena menyebabkan beberapa efek samping dibawah ini.

  • 1.Sulit untuk tidur dan terkadang juga bisa menyebabkan tekanan mental serta depresi
  • 2.Gangguan pencernaan yang menyebabkan mual dan muntah secara terus menerus
  • 3.Sakit kepala dan badan yang terasa lebih lemah
  • 4.Penyakit kulit yang menyebabkan beberapa bagian kulit menjadi lebih hitam atau merah
  • 5.Berbagai efek samping ini juga bisa menyebabkan kurang percaya diri bagi penderita HIV AIDS.

Perawatan Tradisional :

1. Terapi dengan Bawang Putih

Bawang putih dipercaya bisa mengendalikan perkembangan atau infeksi virus. Bahkan bawang putih juga bisa membuat berbagai gejala yang berhubungan dengan sistem kekenalan tubuh menjadi lebih ringan. Penderita yang memilih perawatan medis dengan obat-obatan ARV atau ART bisa mengurangi berbagai efek samping dengan makan bawang putih. Bawang putih bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga kesehatan menjadi lebih baik.

2. Yoga

Yoga adalah salah satu latihan tubuh yang disarankan untuk penderita HIV AIDS. Yoga bisa menggerakan organ tubuh dengan baik hingga ke bagian semua syaraf tubuh. Selain itu, yoga juga bisa memberikan efek yang menenangkan untuk pikiran sehingga mengurangi stress dan depresi. Penderita HIV AIDS sangat disarankan untuk melakukan yoga mulai dari tahap awal. Latihan dengan seorang instruktus harus dilakukan untuk membantu menemukan jenis yoga yang paling baik bagi penderita.

3. Akupuntur

Akupuntur adalah tehnik perawatan dengan menggunakan jarum kecil yang ditusukkan ke titik dibagian tubuh tertentu. Perawatan ini memang tidak bisa menyembuhkan HIV AIDS tapi bisa mengendalikan rasa sakit akibat infeksi dari virus yang sudah masuk ke tubuh. Akupuntur juga bisa membantu peredaran darah menjadi lebih baik sehingga bisa mengurangi efek infeksi yang lebih cepat.

4. Meditasi

Meditasi adalah salah satu perawatan yang dilakukan untuk mengendalikan pikiran, perasaan dan mendapatkan ketenangana batin.Meditasi mengatasi penderita HIV AIDS yang sering mengalami gangguan kecemasan, kesulitan tidur dan stres karena terus memikirkan tentang penyakit yang diderita. Banyak penderita HIV AIDS yang bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik dengan melakukan meditasi. Meditasi bisa dilakukan di rumah , tempat latihan atau di tempat khusus yang bisa membuat tubuh dan pikiran menjadi rileks. Langkan ini bisa dilakukan dengan iringan musik dan instruktur.

5. Konsumsi Suplemen

Berbagai jenis suplemen biasanya dikonsumsi untuk meningkatkan kesehatan tubuh. Bagi penderita HIV AIDS maka jenis suplemen tertentu bisa membantu mempertahankan kesehatan tubuh sehingga bisa menjalani kehidupan dengan baik. beberapa jenis suplemen yang disarankan adalah seperti:

  • Makanan yang mengandung vitamin D yang bisa menjadi sumber kalsium sehingga bisa meningkatkan kekuatan dan kesehatan tulang.
  • Suplemen selenium yang berfungsi untuk mengatasi perkembangan infeksi virus HIV.
  • Suplemen minyak ikan yang bisa mengatasi masalah penumpulan lemak dalam tubuh
  • Suplemen vitamin B12 yang digunakan oleh ibu hamil untuk mempertahankan kondisi kesehatan dan janin
  • Suplemen protein yang bisa membantu penderita HIV AIDS untuk tetap memiliki berat badan yang seimbang dan tidak mudah terserang penyakit.

6. Perawatan Herbal

Perawatan herbal banyak dikembangkan oleh beberapa negara seperti China dan India. Dua negara ini memang sangat terkenal dengan perawatan herbal yang menggunakan berbagai jenis ramuan dan tanaman khusus yang tumbuh liar di hutan maupun dari laut. Namun perawatan ini hanya bertujuan untuk mengurangi rasa sakit dan mencegah perkembangan infeksi, tapi tidak bisa digunakan untuk menyembuhkan. Berikut ini beberapa perawatan cara mengobati HIV AIDS dengan herbal yang dikenal :

  • Teh hijau – Teh yang dikonsumsi secara rutin memberikan efek antioksidan yang cukup tinggi sehingga melindungi sistem kekebalan tubuh
  • Ginseng – Tanaman ini dikenal memiliki satu juta manfaat untuk mengatasi peradangan dan infeksi pada organ tubuh akibat serangan virus HIV
  • Jamur maitake – Jamus ini digunakan sebagai salah satu tanaman obat untuk melindungi sistem kekebalan tubuh dan mencegah perkembangan virus dalam tubuh. Selain itu jamur ini juga sangat berperan untuk menurunkan kadar kolesterol dan darah sehingga penderita HIV AIDS dapat hidup lebih baik.