Categories
Tentang Pengobatan Tips Kesehatan

Obat Gatal Biduran Tradisional

Obat Gatal Biduran Tradisional

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Obat Memar Tradisional , Penyebab Penyakit Kuning , Obat Tradisional Bisul , Gejala Penyakit Parkinson , Obat Tradisional Anyang Anyangan , Gejala Sakit Maag , Obat Telinga Berair Tradisional , Kenali Penyakit Jantung , Obat Tradisional Kaki Bengkak , Penyakit Kawasaki , Obat Gatal Biduran Tradisional , Penyakit Usus Buntu
Obat Gatal Biduran Tradisional

Pernahkah Anda mengalami semacam benjolan seperti bentol-bentol yang melebar dan terasa sangat gatal? Nah, mungkin Anda mengalami biduran. Untuk mengatasinya, berikut macam-macam obat biduran yang mungkin dianjurkan dokter beserta dengan perawatan yang bisa Anda lakukan di rumah untuk mengurangi rasa gatal. Berikut ini kami akan memberikan anda Obat Gatal Biduran Tradisional .

  1. Antihistamin

Obat kimia pertama yang bisa digunakan untuk menghentikan gatal atal akibat biduran adalah dengan mengkonsumsi obat antihistamin. Obat antihistamin ini bisa digunakan untuk mengurangi warna merah di atas permukaan kulit akibat biduran tersebut. Sayangya tidak semua orang bisa mengkonsumsi obat ini. Obat antihistamin tersebut tidak disarankan dikonsumsi oleh ibu hamil dan juga ibu yang sedang menyusui. Obat antihistamin yang bisa dikosumsi oleh orang yang terkena biduran adalah loratadine, cetrizine dan fexonadine.

  1. Kortikosteroid

Obat gatal biduran selanjutnya yang bisa dikonsumsi oleh orang yang mengalami gatal gatal akibat biduran adalah kortikosteroid. Obat kimia ini berguna untuk mengatasi biduran yang sudah sangat parah. Obat ini mampu bekerja untuk menghambat sistem kekebalan tubuh yang justru menyerang sel sehat sehingga biduran bisa teratasi dengan cepat. Obat ini hanya mampu dikonsumsi jangka pendek saja, jika digunakan dalam jangka panjang obat ini tidak disarankan sebab mampu menyebabkan gangguan kesehatan misalnya saja adalah tekanan darah tinggi, katarak, glaukoma bahkan bisa menyebabkan seseorang terkena diabetes.

  1. Antihistamin H1 dan H2

Antihistamin biasa bisa digunakan untuk mengatasi biduran akut, sedangkan antihistamin H1 dan juga H2 berguna untuk mengatasi biduran yang kronis. Obat ini hanya dikonsumsi ketika biduran kambuh sedangkan jika tidak sedang kambuh obat ini tidak perlu dikonsumsi. Dalam mengkonsumsi obat kimia kita harus tahu dosis yang tepat, sebab jika berlebihan dalam mengkonsumi obat kimia tersebut bisa menyebabkan over dosis obat kimia.

Ketika antihistamin 1 tidak bisa digunaan untuk meredakan gejala biduran, penderita biduran bisa mengkonsumsi obat antihistamin 2 jika antihistamin pertama tidak bisa menghilangkan gejala biduran teresebut. Karena dosis antihistamin 2 lebih keras dibandingkan dengan antihistamin 1 tentunya efek samping lebih keras dibandingkan dengan antihistamin 1. Antihistamin ini bisa menyebabkan sakit kepala, diare dan juga pusing berkepanjangan. Saat mengkonsumsi antihistamin 2 ini sebaiknya istirahat di rumah jangan mengendarai kendaraan bermotor sebab sangat berbahaya bagi keselamatan pengendara. Antihistamin 1 yang bisa dikonsumsi adalah rupatidine.

  1. Leukotriene Receptor Antagonist

Gejala biduran tersebut tidak hanya menimbulkan gatal gatal saja namun menimbulkan gejala lainnya yaitu pembengkakan di kulit dan juga ruam merah yang ada di kulit. Mengkonsumsi obat ini bisa menyebabkan mual dan juga sakit kepala. Efek sampingnya lumayan ringan sehingga saat biduran kambuh kembali, anda bisa kembali mengkonsumsinya.

  1. Siklosporin

Obat gatal biduran yang bisa dicoba lainnya adalah siklosporin. Obat ini cara kerjanya sama dengan kortikosteroid dimana mampu menghambat sistem imun yang justru menyerang sel sehat di dalam tubuh. Ketika hal tersebut terjadi biduran bisa teratasi dengan cepat. Meski obat ini bermanfaat untuk mengatasi biduran sayangnya efek samping dari obat ini pun lumayan keras dimana bisa menyebabkan seseorang terkena kolesterol tinggi, terkena darah tinggi, menyebabkan tremor dan menyebabkan seseorang bisa mudah terkena infeksi. Oleh sebab itu jika biduran tidak terasa parah, lebih baik mengobatinya menggunakan selain obat ini. Namun jika biduran sudah parah anda bisa mengkonsumsi obat ini dengan catatan, anda mengetahui efek sampingnya dan mengkonsumsinya saat benar benar dibutuhkan semisal saat kambuh saja.

  1. Omaluzimab

Salah satu penyebab biduran yang perlu diwaspadai adalah jenis antibodi yang justru mengganggu dan menyerang sel kulit, akibatnya seseorang bisa terkena biduran. Obat kimia yang bisa digunakan untuk mengurangi penyebab dari biduran adalah omaluzimab. Cara kerja dari obat ini berguna untuk menghentikan antibodi yang justru menyebabkan biduran. Obat ini tidak dijual bebas, sehingga hanya dokterlah yang bisa memberikan obat ini. Omaluzimab diberikan melalui suntikan. Medis akan memberikan obat ini jika biduran sudah tergolong dala tahap kronis.

  1. Terapi Cahaya

Mungkin anda merasa bingung bagaimana bisa terapi cahaya bisa digunakan untuk mengobati biduran. Jika obat oral yang dikonsumsi tidak bisa digunakan untuk mengurangi ruam merah yang muncul akibat biduran, terapi cahaya ini bisa digunakan untuk mengatasi ruam merah yang ada. Cara mengobati bilur merah menggunakan terapi cahaya ini adalah bagian tubuh yang terdapat bilur diberikan cahaya sebagai terapi. Lama waktu terapi ini tergantung dengan lebar bilur merah yang ada. Semakin banyak bilur merah yang ada di permukaan kulit maka semakin lama pula penyinaran yang dilakukan.

  1. Buah Asam

Selama ini buah asam hanya banyak digunakan untuk jamu dan juga membuat rujak, namun siapa sangka jika buah asam ini bisa digunaka untuk mengobati biduran. Untuk bisa mengatasi biduran ini, anda bisa mencampurkan buah asam bersama dengan bahan bahan lainnya. Selain mengandung vitamin C yang tinggi, buah asam ini bisa juga mengandung senyawa tinggi yag bermanfaat bagi kesehatan. Berikut ini adalah cara mengobati biduran menggunakan buah asam yang bisa digunakan untuk mengobati biduran :

  • Yang harus disiapkan adalah buah asam secukupnya, 15 gram temulawak dan gula aren asli secukupnya.
  • Pembuatannya pun sangat mudah sekali yaitu anda mencuci bersih semua bahan bahan tersbeut. Seteah dicuci bersih, anda bisa merebusnya ke dalam 2 gelas air. Rebus sampai mendidih, ketika sudah mendidih anda bisa menyisakan setengahnya. Minum air rebusan itu sebanyak sekali dalam satu hari. Jika ingin rasnya tambah lezat anda bisa menambahkan madu ke dalam air rebusan tersebut.
  1. Bawang Merah dan Daun Kelor

Bawang merah selain cocok digunakan sebagai bumbu dapur juga banyak digunakan untuk mengatasi masuk angin pada anak maupun balita. Siapa sangka jika bawang merah pun banyak digunakan untuk mengatasi biduran. Senyawa dan zat yang ada di bawang merah dipercaya bisa digunakan untuk mengatasi gatal gatal pada penyakit biduran. Berikut ini adalah cara mengobati biduran menggunakan bawang merah yang bisa anda lakukan :

  • Siapkan daun kelor sebanyak 3 lembar.
  • Bawang merah sebanyak satu siung.
  • Bahan yang disiapkan selanjutnya adalah pulosari sebanyak 2 gram.
  • Cara pembutannya pun sangat mudah sekai yaitu anda harus mencuci semua bahan bahan tersebut sampai benar benar bersih.
  • Saat sudah bersih, anda harus merebusnya menggunakan 3 gelas air.
  • Tunggu sampai mendidih dan sisakan air rebusannya menjadi setengahnya.
  • Minum air rebusan itu sebanyak dua kali sehari pagi dan malam hari agar gatal gatal akibat biduran semakin berkurang.
  1. Kunyit dan Sambiloto

Sudah tidak diragukan lagi jika kunyit merupakan obat herbal yang bisa digunakan untuk mengatasi berbagai macam gangguan kesehatan. Salah satu manfaat kunyit untuk kesehatan adalah bisa digunakan untuk mengatasi nyeri haid dan masih banyak lagi lainnya. Saat ini pun kunyit diketahui bisa digunakan untuk mengatasi gatal gatal akibat biduran. Cara mengatasi biduran menggunakan kunyit ini pun harus bersamaan dengan bahan bahan lainnya. Berikut ini adalah cara mengatasi biduran menggunakan kunyit yang bisa anda lakukan di rumah :

  • Yang pertama kali harus disiapkan adalah bahan bahannya terlebih dahulu. Bahan yang disiapkan adalah 10 gram sambiloto, 20 gram kunyit, 30 gram duan kelr, 1 sendok makan adas dan 3 siung bawang merah.
  • Membuat ramuan ini sama dengan ramuan lainnya yaitu dengan mencuci bersih semua bahan bahan yang telah disiapkan. Semua bahan harus lengkap tidak boleh ada bahan yang kurang satu kalipun. Setelah dicuci bersih, tumbuklah semua bahan bahan tersebut sampai lembut. Seduh bahan tersebut menggunakan 300 cc air yang panas. Saring, kemudian tunggu air rebusan berubah menjadi hangat. Saat sudah hangat, minum air rebusan itu sebanyak tiga kali dalam sehari.
  1. Daun Jombang

Pernahkah anda melihat duan yang satu ini?, memang daun ini termasuk dalam daun yang langka dan susah untuk ditemukan. Daun jombang dulunya sering ditemukan di pinggir jalan atau di air yang menggenang. Sayangnya karena dianggap sebagai gulma banyak yang memangkas habis rumput ini. Oleh sebab itu keberadaan daun jombang menjadi langka dan sulit untuk diketemukan. Ciri khas tanaman jombang adalah tanaman ini memiliki bunga matahari kecil berwarna kuning. Karena bentuknya mirip dengan bunga matahari mini, bunga dari tanaman jombang disebut sebagai bunga matahari mini. Cara mengobati biduran menggunakan daun jombang ini adalah sebagai berikut ini :

  • Bahan yang disiapkan adalah daun jombang sebanyak 30 gram.
  • Siapkan air sebanyak 400 cc.
  • Cara membuatnya adalah mencuci bersih daun jombang yang telah disiapkan.
  • Setelah dicuci bersih, rebus daun jombang itu menggunakan 400 cc air.
  • Tunggu sampai mendidih, setelah mendidih sisakan air rebusannya menjadi setengahnya.
  • Saring kemudian minum air rebusannya saat berubah menjadi hangat.
  1. Minyak Esensial

Minyak esensial yang bisa digunakan sebagai obat biduran adalah minyak zaitun. Selama ini minyak zaitun dipercaya bisa digunakan mengatasi bibir kering dan kaki pecah pecah. Untuk bisa mengatasi gatal akibat biduran ini harus dicampurkan dengan minyak kayu putih. Minyak kayu putih selama ini juga bisa digunakan untuk mengatasi berbagai macam gangguan kesehatan. Berikut ini adalah cara mengatasi biduran menggunakan minyak zaitun dan juga minyak kayu putih :

  • Siapkan minyak kayu putih, minyak zaitun dan juga menthol kristal. Banyaknya masing masing satu sendok makan.
  • Aduk agar semua bahan bahan tercampur secara merata.
  • Saat sudah merata balurkan pada kulit yang gatal serta muncul bilur merah. Lakukanah cara ini sebanyak tiga kali dalam sehari agar bilur merah bisa segera hilang.
Categories
Tentang Penyakit

Penyakit Usus Buntu

Penyakit Usus Buntu

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Obat Memar Tradisional , Penyebab Penyakit Kuning , Obat Tradisional Bisul , Gejala Penyakit Parkinson , Obat Tradisional Anyang Anyangan , Gejala Sakit Maag , Obat Telinga Berair Tradisional , Kenali Penyakit Jantung , Obat Tradisional Kaki Bengkak , Penyakit Kawasaki , Obat Gatal Biduran Tradisional , Penyakit Usus Buntu
Penyakit Usus Buntu

Penyakit radang usus buntu bisa menyerang siapa saja mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Operasi adalah satu-satunya cara untuk mengatasi usus buntu yang meradang. Seperti apa ciri-ciri terkena radang usus buntu?

Usus buntu adalah usus yang menggantung alias buntu tidak tersambung dengan bagian lain. Meski begitu usus buntu ini punya fungsi sebagai rumah bakteri baik yang mana jika bakteri baik dalam tubuh terjaga maka kekebalan tubuh juga akan terjaga.

Gejala Penyakit Usus Buntu

Gejala utama pada penyakit usus buntu adalah nyeri pada perut. Rasa nyeri tersebut dapat berawal dari pusar, lalu bergerak ke bagian kanan bawah perut. Namun, posisi nyeri dapat berbeda-beda, tergantung usia dan posisi dari usus buntu itu sendiri. Dalam waktu beberapa jam, rasa nyeri dapat bertambah parah, terutama saat kita bergerak, menarik napas dalam, batuk, atau bersin. Selain itu, rasa nyeri ini juga bisa muncul secara mendadak, bahkan saat  penderita sedang tidur. Bila radang usus buntu terjadi saat hamil, rasa nyeri bisa muncul pada perut bagian atas, karena posisi usus buntu menjadi lebih tinggi saat hamil.

Gejala nyeri perut tersebut dapat disertai gejala lain, di antaranya:

  • Kehilangan nafsu makan
  • Perut kembung
  • Tidak bisa buang gas (kentut)
  • Mual
  • Konstipasi atau diare
  • Demam

Konsultasikan kepada dokter apabila mengalami nyeri perut yang perlahan-lahan makin parah dan meluas ke seluruh daerah perut. Kondisi tersebut dapat menjadi tanda usus buntu telah pecah, dan mengakibatkan infeksi rongga perut atau peritonitis .

Penyebab Penyakit Usus Buntu

Penyakit usus buntu terjadi karena rongga usus buntu mengalami infeksi. Dalam kondisi ini, bakteri berkembang biak dengan cepat sehingga membuat usus buntu meradang, bengkak, hingga bernanah. Banyak faktor yang diduga membuat seseorang mengalami radang usus buntu, di antaranya:

  • Hambatan pada pintu rongga usus buntu
  • Penebalan atau pembengkakan jaringan dinding usus buntu karena infeksi di saluran pencernaan atau di bagian tubuh lainnya
  • Tinja atau pertumbuhan parasit yang menyumbat rongga usus buntu
  • Cedera pada perut.
  • Kondisi medis, seperti tumor pada perut atau inflammatory bowel disease.

Kendati demikian, penyebab penyakit usus buntu tetap belum dapat dipastikan.

Diagnosis Penyakit Usus Buntu

Diagnosis penyakit usus buntu dimulai setelah dokter menanyakan gejala yang dialami pasien dan melakukan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk menilai rasa nyeri, dan dilakukan dengan menekan area yang terasa nyeri. Radang usus buntu ditandai oleh rasa nyeri yang semakin parah setelah tekanan tersebut dilepas dengan cepat.

Guna memastikan diagnosis, dokter perlu melakukan sejumlah tes. Tes yang dilakukan berupa:

  • Tes darah, guna memeriksa jumlah sel darah putih yang menandakan adanya infeksi.
  • Tes urine, untuk menghapus kemungkinan adanya penyakit lain, misalnya infeksi saluran kemih atau batu ginjal.
  • CT scan atau USG, untuk memastikan rasa nyeri pada perut disebabkan penyakit usus buntu.
  • Pemeriksaan panggul, untuk memastikan rasa nyeri bukan disebabkan masalah reproduksi atau infeksi panggul lainnya.
  • Tes kehamilan, guna memastikan rasa nyeri tersebut bukan disebabkan kehamilan ektopik.
  • Foto Rontgen dada, untuk memastikan rasa nyeri bukan disebabkan pneumonia sebelah kanan, yang gejalanya mirip radang usus buntu.

Pengobatan Penyakit Usus Buntu

Langkah pengobatan utama untuk penyakit usus buntu adalah melalui prosedur operasi pengangkatan usus buntu, atau yang dikenal dengan istilah apendektomi. Namun sebelum dilakukan operasi, penderita biasanya diberi obat antibiotik untuk mencegah terjadinya infeksi, terutama pada usus buntu yang belum pecah namun sudah terbentuk abses. Sedangkan pada usus buntu yang ringan, pemberian antibiotik sebelum operasi dapat memulihkan kondisi sebagian pasien, sehingga operasi tidak perlu dilakukan.

Terdapat dua cara dalam melakukan apendektomi, yaitu secara laparoskopi atau operasi lubang kunci, dan bedah terbuka atau laparotomi. Kedua teknik bedah tersebut diawali dengan melakukan bius total pada pasien. Operasi usus buntu dengan laparoskopi dilakukan dengan membuat beberapa sayatan kecil sebesar lubang kunci pada perut, untuk memasukkan alat bedah khusus yang dilengkapi kamera untuk mengangkat usus buntu. Operasi ini lebih disukai karena proses pemulihannya lebih singkat. Operasi jenis ini juga dianjurkan pada penderita lansia atau obesitas.

Sementara operasi dengan bedah terbuka dilakukan dengan membedah perut bagian kanan bawah sepanjang 5-10 sentimeter, dan mengangkat usus buntu. Bedah terbuka ini sangat dianjurkan untuk kasus usus buntu di mana infeksi telah menyebar ke luar usus buntu, atau jika usus buntu sudah bernanah (abses).

Sementara untuk kasus usus buntu yang telah pecah dan terjadi abses, perlu dilakukan pengeluaran nanah terlebih dahulu dari abses menggunakan selang yang dimasukkan melalui sayatan pada kulit. Pelaksanaan apendektomi baru bisa dilakukan beberapa minggu kemudian setelah infeksi terkendali.

Proses pemulihan pasca apendektomi pada bedah laparoskopi lebih singkat dibanding bedah terbuka. Pasien dapat pulang dari rumah sakit beberapa hari pasca operasi. Namun jika terjadi komplikasi saat operasi, maka perawatan di rumah sakit dapat berlangsung lebih lama. Selama masa pemulihan, pasien tidak diperbolehkan mengangkat beban yang berat, dan dianjurkan untuk tidak  berolahraga dahulu selama sekitar 6 minggu. Setelah itu, pasien dapat kembali beraktivitas secara normal.

Komplikasi Penyakit Usus Buntu

Penyakit usus buntu yang tidak diobati berisiko menimbulkan komplikasi yang membahayakan. Komplikasi tersebut antara lain:

  • Abses atau terbentuknya kantong berisi nanah. Komplikasi ini muncul sebagai usaha alami tubuh untuk mengatasi infeksi pada usus buntu. Penanganannya dilakukan dengan penyedotan nanah dari abses atau dengan antibiotik. Jika ditemukan dalam operasi, abses dan bagian di sekitarnya akan dibersihkan dengan hati-hati dan diberi antibiotik.
  • Peritonitis. Peritonitis adalah infeksi pada lapisan dalam perut atau peritoneum. Peritonitis terjadi saat usus buntu pecah dan infeksi menyebar hingga ke seluruh rongga perut. Penanganan kasus ini dilakukan dengan pemberian antibiotik dan tindakan bedah terbuka secepatnya, untuk mengangkat usus buntu dan membersihkan rongga perut. Peritonitis ditandai dengan nyeri seluruh perut yang hebat dan terus menerus, demam, serta detak jantung yang cepat.
Categories
Tentang Pengobatan

Obat Tradisional Kaki Bengkak

Obat Tradisional Kaki Bengkak

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Obat Memar Tradisional , Penyebab Penyakit Kuning , Obat Tradisional Bisul , Gejala Penyakit Parkinson , Obat Tradisional Anyang Anyangan , Gejala Sakit Maag , Obat Telinga Berair Tradisional , Kenali Penyakit Jantung , Obat Tradisional Kaki Bengkak , Penyakit Kawasaki , Obat Gatal Biduran Tradisional , Penyakit Usus Buntu
Obat Tradisional Kaki Bengkak

Mengalami kaki bengkak tentu membuat Anda jadi tak nyaman. Jangankan untuk berjalan, sekadar menggerakkan kaki saja mungkin membuat Anda kesakitan. Sebelum periksa ke dokter, ada baiknya Anda coba mengatasi kaki bengkak dengan berbagai bahan alami , Berikut ini kami akan memberikan anda Obat Tradisional Kaki Bengkak .

1. Air Putih

Air putih adalah obat sederhana penyembuh banyak penyakit dan bahkan karena kekurangan air putih pun, tubuh bisa mengalami bahaya dehidrasi. Tubuh yang terhidrasi secara sempurna bisa menjadi solusi dari mengempisnya pembengkakan. Anda perlu tahu bahwa tubuh yang mendapatkan asupan garam yang sangat tinggi bisa menyebabkan retensi garam.

Jangan anggap enteng hal tersebut karena selain memunculkan gejala darah tinggi, asupan garam berlebih mampu menjadi pemicu umum pembengkakan. Supaya garam bisa cair, Anda perlu meningkatkan asupan air putih yang dibutuhkan oleh tubuh. Sistem tubuh Anda dijamin menjadi lebih baik karena pada dasarnya air putih merupakan agen anti-inflamasi natural yang sangat baik.

2. Peterseli

Dalam menyembuhkan dan mengurangi pembengkakan pada kaki secara bertahap, Anda bisa menggunakan peterseli sebagai obat tradisional selanjutnya. Bengkak akibat kelebihan cairan di area kaki akan otomatis dibuang oleh peterseli ini. Sudah dibuktikan oleh penelitian atau hasil studi di tahu 2002 bahwa ada efek diuretik yang dibawa peterseli ini.

  • Caranya: Siapkan peterseli kering sesendok teh saja, lalu masukkan ke air sebanyak 2 gelas. Rebuslah kira-kira selama 10 menit, dan ketika sudah hendak diminum, Anda bisa menyaringnya lebih dulu. Mengonsumsinya sehari sekali adalah yang paling dianjurkan dan pastikan Anda meminumnya setiap pagi tepat sebelum perut Anda diisi. Peterseli ini bakal memblokir kalium dan natrium untuk diserap kembali.
  • Alternatif: Cara lainnya yang bisa Anda gunakan adalah dengan melumatkan daun peterseli secukupnya sampai benar-benar halus teksturnya. Sesudah menjadi lembut, terapkanlah ke area yang terkena edema. Ketika 30 menit berlalu, Anda bisa membilasnya menggunakan memakai air hangat. Cara ini dapat Anda pakai sehari 2 kali supaya lebih maksimal.

3. Mentimun

Khasiat timun untuk kesehatan cukup banyak dan salah satu yang bisa Anda peroleh adalah ketika Anda mengalami pembengkakan di bagian kaki. Bahan alami yang diketahui berkandungan air tinggi ini sangat luar biasa dalam menyembuhkan atau mengempiskan kaki yang bengkak.

  • Caranya: Obat tradisional ini sangat sederhana karena Anda bisa mengambil beberapa potong mentimun untuk mengatasi keluhan pembengkakan tersebut. Potongan mentimun tersebut bisa Anda letakkan pada area yang membengkak, lalu gunakan kain bersih untuk menutupinya. Sesudah ½ jam, Anda bisa membersihkannya dan bila dilakukan teratur, Anda bakal merasakan khasiat mentimun yang luar biasa ini.

4. Chickweed

Tumbuhan bernama chickweed merupakan salah satu yang terampuh untuk mengobati pembengkakan di kaki alias edema. Ramuan dari tanaman ini dijamin efektif karena memang sangat kaya akan nutrisi, mineral, dan vitamin. Ketika bengkak disertai pula dengan peradangan, rasa kaku dan rasa nyeri, semua itu akan berkurang berkat tanaman ini.

5. Gula Batu

Dibalik rasa manisnya, gula batu tak hanya bisa menjadi campuran minuman supaya rasanya lebih segar dan nikmat. Gula batu juga termasuk di dalam bahan tradisional yang mampu mengobati kaki bengkak dengan sifat anti-inflamasinya. Menggunakan obat ini secara teratur bisa menunjukkan adanya kemajuan pada kaki Anda.

  • Caranya: Sediakan air sebanyak 2 gelas bersama dengan gula batu ½ sendok teh. Tak lupa Anda juga bisa menambahkan biji adas sesendok teh lalu rebuslah hingga airnya berkurang menjadi segelas saja. Campuran inilah yang Anda pakai dengan mengoleskannya ke kaku. Tunggu selama kira-kira 1 jam sebelum Anda membasuh menggunakan air bersih.

6. Tepung

Ketika kaki bengkak, ada juga ramuan yang gampang dijumpai dan bahkan pasti hampir setiap orang memilikinya di rumah, yakni tepung.

  • Caranya: Buatlah pasta tepung dengan mencampurkan tepung sebanyak 2 sendok makan bersama anggur putih sebanyak 2 sendok juga. Pasta yang sudah jadi bida Anda oles langsung ke area yang sakit untuk memperlancar aliran darah pada kaki. Bilaslah kaki Anda sesudah 30 menit berlalu.

7. Es Batu

Selain air putih, air yang sudah Anda bekukan dan jadikan es batu bisa Anda pakai untuk menghilangkan pembengkakan serta rasa nyeri di kaki.

  • Caranya: Siapkan es batu secukupnya di mana bahan ini bisa Anda bungkus lebih dulu dengan handuk bersih tipis, lalu kompreskan ke area kaki yang bengkak. Rasa sakit dan radang dapat berkurang asalkan dikompres selama 15 menit. Agar hasilnya lebih baik, sehari Anda bisa melakukan pengobatan ini beberapa kali.

8. Ketumbar

Biji ketumbar merupakan bumbu dapur yang bisa membantu Anda dalam mengobati kaki bengkak secara alami tanpa efek samping selain menjadi obat tradisional kolesterol yang ampuh.

  • Caranya: Sediakan biji ketumbar 3 sendok makan bersama dengan air sebanyak 3 gelas air. Air dapat Anda rebus hingga airnhya berkurang sampai ½ gelas. Angkat, tiriskan, lalu ½ gelas itu bisa Anda minum dengan aturan konsumsi sehari 3 kali.

9. Kentang

Kentang yang kaya akan kandungan karbohidrat adalah juga bahan yang bisa dijadikan obat tradisional pembengkakan pada kaki.

  • Caranya: Sediakan sebuah kentang yang ukurannya cukup besar yang kemudian Anda bisa rebus lebih dulu. Dinginkan sebelum Anda dapat menghancurkan atau melumatkannya. Hasil lumatan inilah yang Anda bisa oles langsung ke area kaki yang sakit; pakailah kain katun yang bisa dibungkus selama kurang lebih setengah jam.

10. Brokoli

Salah satu jenis sayuran yang sebetulnya bernutrisi tinggi ini memang kurang begitu disukai anak-anak, namun ternyata menawarkan manfaat besar bagi kesehatan kaki bengkak.

  • Caranya: Sediakan sejumlah brokoli yang dalam keadaan segar, cuci bersih, lalu blenderlah sampai halus sesudah dicampurkan dengan air. Oleslah ramuan ke kaki yang bengkak dan nyeri, lalu gunakan kain katun untuk membungkusnya selama kira-kira 20 menit sebelum dibilas menggunakan air hangat.

11. Kubis

Kubis adalah jenis sayuran lainnya yang rupanya dapat mengobati masalah kaki bengkak yang tak kunjung sembuh dengan kandungan-kandungan baiknya.

  • Caranya: Daun kubis harus Anda rendam lebih dulu di dalam semangkok air kurang lebih setengah jam. Lalu, lanjutkan dengan menekan-nekannya sesudah direbus di area kaki yang nyeri dan membengkak. Kain katun bersih bisa Anda pakai sebagai pembungkus setelah diobati, lalu tunggu semalaman, kemudian proses ini Anda perlu ulangi lagi hingg 3 hari demi meredakan bengkak dan rasa nyeri.

12. Bawang Putih dan Kunyit

Terlepas dari efek samping bawang putih, bumbu dapur ini kaya akan sifat anti-inflamasi, begitu pula dengan kunyit sehingga pasti ampuh dalam mengatasi masalah kaki bengkak.

  • Caranya: Sediakan bawang putih secukupnya untuk dilumatkan, lalu campurkan bersama dengan bubuk kunyit. Ramuan yang sudah jadi dapat Anda oles di area kaki yang bengkak serta nyeri. Asalkan digunakan rutin, Anda bisa meredakan dan kemudian menyembuhkan pembengkakan.

13. Cabe Rawit

Capsaicin ada di dalam cabe rawit dan ternyata kandungan tersebutlah yang diyakini mampu menjadi penyembuh rasa nyeri serta pembengkakan di kaki.

  • Caranya: Sediakan bubuk cabe rawit sebanyak 2 sendok makan, lalu campur bersama minyak zaitun hangat 1 ½ cangkir saja. Campuran yang sudah jadi bisa Anda terapkan di area kaki bengkak lalu membiarkannya selama maksimal 20 menit. Ada efek menenangkan yang Anda peroleh untuk kaki Anda yang bengkak.

14. Minyak Zaitun

Minyak zaitun ternyata bisa juga digunakan sebagai obat tradisional untuk kaki Anda yang membengkak dan tak kempis-kempis.

  • Caranya: Sediakan minyak zaitun yang bisa Anda panaskan lebih dulu, lalu Anda dapat memijat-mijatnya sebentar dengan ringan selama 10 menit. Melakukan ini setiap hari dijamin akan menyembuhkan kaki bengkak secara efektif tanpa efek samping.
Categories
Tentang Penyakit

Penyakit Kawasaki

Penyakit Kawasaki

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Obat Memar Tradisional , Penyebab Penyakit Kuning , Obat Tradisional Bisul , Gejala Penyakit Parkinson , Obat Tradisional Anyang Anyangan , Gejala Sakit Maag , Obat Telinga Berair Tradisional , Kenali Penyakit Jantung , Obat Tradisional Kaki Bengkak , Penyakit Kawasaki , Obat Gatal Biduran Tradisional , Penyakit Usus Buntu
Penyakit Kawasaki

Penyakit kawasaki adalah suatu penyakit yang paling sering menyerang anak-anak. Penyakit ini merupakan inflamasi/radang pada arteri di seluruh tubuh. Inflamasi ini cenderung terjadi di arteri koroner yang menyuplai darah ke otot-otot jantung. Selain efeknya pada arteri, penyakit kawasaki juga mengenai kelenjar getah bening, kulit, membran mukosa pada mulut, serta hidung dan tenggorokan.

Selain pembuluh darah, Penyakit Kawasaki dapat menyerang limfonodi, kulit, dan membran mukosa yang terdapat di dalam mulut, hidung, serta tenggorokan. Karena itu, penyakit ini juga disebut sindrom limfonodi mukokutan.

Penyebab penyakit Kawasaki belum diketahui secara pasti. Para pakar menduga  terdapat beberapa faktor yang mungkin melatarbelakangi penyakit ini, misalnya faktor keturunan, infeksi, kondisi autoimun, dan beberapa faktor lainnya.

Pengobatan terhadap penyakit Kawasaki paling baik dilakukan maksimal 10 hari sejak gejala muncul. Semakin cepat penanganan dilakukan, semakin kecil pula risiko komplikasi. Penyakit ini pun bisa lebih cepat disembuhkan.

Gejala Penyakit Kawasaki

Gejala penyakit Kawasaki umumnya muncul dalam tiga tahap dan akan berlangsung selama kurang lebih 1,5 bulan.

Tahap pertama terjadi pada minggu 1-2. Pada tahap ini, gejala utama yang muncul adalah demam selama lebih dari lima hari yang disertai:

  • Ruam kemerahan yang pertama muncul di area organ intim dan menyebar ke tubuh bagian atas, tangan, kaki, serta wajah. Ruam ini biasanya akan hilang dalam waktu satu minggu.
  • Mata merah, tapi tidak keluar cairan.
  • Perubahan kondisi mulut, seperti lidah atau tenggorokan merah serta bibir yang kering dan pecah-pecah.
  • Jari-jari tangan atau kaki yang bengkak dan memerah. Tangan dan kaki juga akan terasa sakit.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening pada leher.

Pada minggu 2-4, pasien pengidap penyakit Kawasaki akan mengalami tahap kedua. Demam biasanya sudah turun, tapi pasien akan mengalami gejala-gejala lain yang meliputi kulit pada ujung jari tangan dan kaki mengelupas, gangguan pencernaan (seperti diare, muntah, dan sakit perut), serta rasa nyeri dan pembengkakan pada sendi.

Pada tahap inilah, komplikasi seperti aneurisma dapat muncul. Aneurisma adalah melebarnya pembuluh darah akibat dinding pembuluh darah tidak cukup kuat untuk menahan aliran darah. Kelemahan dinding pembuluh darah tersebut disebabkan oleh proses peradangan yang terjadi akibat penyakit Kawasaki. Apabila tidak ditangani, aneurisma ini dapat pecah dan menimbulkan perdarahan.

Pasien akan memasuki tahap ketiga pada minggu 4-6. Pada minggu-minggu ini, gejala-gejala penyakit Kawasaki perlahan-lahan akan berkurang, tapi kondisi anak umumnya masih lemas sehingga mudah lelah.

Gejala-gejala penyakit ini cenderung mirip dengan infeksi lain, terutama gejala demam pada tahap pertama. Jika anak Anda mengalami kondisi ini, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter agar anak Anda mendapat penanganan yang tepat.

Penyakit Kawasaki memang tidak bisa dicegah, tapi diagnosis dan penanganan secepat mungkin dapat menurunkan risiko komplikasi. Dengan penanganan dini, sebagian besar anak yang mengidap penyakit ini dapat sembuh total dalam waktu enam minggu hingga dua bulan.

Penyebab Penyakit Kawasaki

Sampai saat ini belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab kemunculan penyakit Kawasaki. Para ahli menilai penyakit ini mungkin disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu infeksi dan keturunan.

Jika dilihat dari gejala-gejalanya, penyakit Kawasaki bisa disebabkan oleh pengaruh infeksi. Jenis bakteri maupun virus yang menyebabkan penyakit ini masih belum teridentifikasi dengan jelas hingga sekarang. Penyakit ini tidak menular dan hampir tidak pernah menyerang bayi di bawah enam bulan karena bayi dilindungi zat antibodi yang didapat dari ibunya. Antibodi merupakan protein yang mampu menghancurkan organisme pembawa penyakit. Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan penyakit ini menyerang anak pada usia tersebut.

Faktor keturunan diduga juga berpengaruh terhadap kemunculan penyakit Kawasaki. Jika seorang anak mengidap penyakit Kawasaki, besar kemungkinan orang tua sang anak juga pernah mengalaminya sewaktu kecil. Saudara kandung dari seorang anak yang memiliki riwayat penyakit Kawasaki juga berisiko mengalami penyakit ini.

Diagnosis Penyakit Kawasaki

Tidak ada tes khusus yang dapat digunakan untuk mengonfirmasi penyakit ini. Biasanya dokter akan mendiagnosis penyakit ini dengan memeriksa kondisi fisik dan gejala-gejala yang dialami sang anak. Sejumlah indikasi yang umumnya dianggap sebagai patokan adalah gejala-gejala pada tahap pertama, seperti durasi dan suhu demam yang diderita, mata merah, perubahan pada mulut, bibir, serta jari tangan dan kaki.

Pemeriksaan lebih lanjut juga mungkin akan dianjurkan, misalnya tes darah, tes urine, pungsi lumbal, elektrodiagram, atau ekokardiogram. Proses ini dilakukan guna menyingkirkan kemungkinan adanya penyakit lain yang memiliki gejala-gejala yang mirip, seperti campak, demam scarlet toxic shock syndromeStevens-Johnson syndrome, serta lupus.

Penyakit Kawasaki juga berpotensi menyebabkan gangguan jantung. Dokter seringkali menemukan adanya pelebaran pembuluh darah di sekitar jantung pada pengidap penyakit Kawasaki. Oleh karena itu, dokter juga menyertakan tes elektrodiagram dan ekokardiogram saat mendiagnosis pasien.

Pengobatan Penyakit Kawasaki

Penanganan sedini dan seefektif mungkin sangat penting untuk mempercepat proses penyembuhan dan menurunkan risiko komplikasi. Jika tidak segera ditangani, penyembuhan penyakit Kawasaki akan semakin lama, risiko komplikasinya juga semakin besar.

Tujuan utama pengobatan pada tahap awal adalah untuk menurunkan demam, mengurangi inflamasi, sekaligus mencegah kerusakan pada jantung. Prosedur utama yang dilakukan untuk mengobati penyakit ini adalah dengan memberikan aspirin dan imunoglobulin.

Aspirin sebetulnya tidak boleh dikonsumsi oleh anak-anak di bawah 16 tahun, tapi penyakit Kawasaki merupakan salah satu pengecualian. Obat ini dapat mengatasi peradangan, menurunkan demam, serta mengurangi rasa sakit. Dosis dan durasi penggunaan aspirin akan ditentukan oleh dokter berdasarkan kondisi pasien.

Pemberian imunoglobulin melalui infus juga dibutuhkan untuk menurunkan demam sekaligus risiko komplikasi jantung. Intensitas gejala penyakit Kawasaki umumnya akan berkurang setelah pasien menerima infus ini. Jenis imunoglobulin yang digunakan untuk mengatasi penyakit Kawasaki adalah gamma globulin.

Jika aspirin dan immunoglobulin tidak berfungsi, dokter munkin akan memberikan kortikosteroid. Di samping obat-obatan, Anda dapat memberikan penanganan sederhana untuk menurunkan panas. Misalnya dengan memberikan banyak minum atau mengompres anak Anda.

Setelah demam turun, dokter mungkin akan memberikan aspirin dengan dosis rendah jika pasien terdeteksi mengalami masalah pada pembuluh darah koroner. Aspirin dosis rendah berfungsi untuk mencegah penggumpalan darah. Obat ini biasanya akan diberikan hingga 1,5-2 bulan sejak gejala muncul.

Risiko Komplikasi Penyakit Kawasaki

Komplikasi utama akibat penyakit Kawasaki adalah masalah jantung. Jika tidak ditangani dengan efektif, diperkirakan sekitar satu di antara lima anak pengidap penyakit ini akhirnya menderita komplikasi jantung. Bahkan, 1 di antara 100 kasus komplikasi yang terjadi berakibat fatal.

Umumnya, gangguan jantung yang terjadi pada pengidap penyakit Kawasaki bisa ditemukan pada minggu pertama dan kedua sejak gejala muncul, Tanda-tanda yang sering ditemukan biasanya berupa detak jantung yang sangat cepat (tachycardia), penumpukkan cairan di dalam jantung (pericardial effusion), atau peradangan pada otot jantung (myocarditis).

Komplikasi serius pada pengidap penyakit Kawasaki umumnya disebabkan oleh inflamasi dan pembengkakan pada pembuluh darah koroner. Dinding pembuluh darah mungkin akan melemah sehingga menyebabkan terbentuknya aneurisma atau dinding pembuluh bisa menyempit dan memicu penggumpalan darah. Kedua komplikasi ini dapat berujung pada kerusakan jantung.

Dokter akan menganjurkan pemeriksaan lebih lanjut untuk memantau kondisi jantung anak Anda secara berkala jika terdapat indikasi bahwa anak Anda mengidap masalah jantung. Proses pemantauan ini biasanya diadakan pada enam hingga delapan minggu setelah gejala penyakit Kawasaki muncul.

Jika masalah jantung yang dialami berkelanjutan, anak Anda akan menjalani penanganan oleh dokter spesialis jantung. Kondisi ini umumnya akan ditangani dengan obat-obatan seperti antikoagulan dan antiplatelet atau prosedur operasi yang meliputi angioplasti koroner dan bedah bypass arteri jantung (CABG).

Pasien dengan tingkat komplikasi yang parah mungkin akan mengalami kerusakan permanen pada otot atau katup jantung yang berfungsi mengontrol aliran darah. Oleh karena itu, mereka dianjurkan untuk selalu melakukan pemeriksaan secara regular dengan dokter spesialis jantung agar kondisinya bisa terus terpantau.

Categories
Tentang Pengobatan Tips Kesehatan

Obat Telinga Berair Tradisional

Obat Telinga Berair Tradisional

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Obat Memar Tradisional , Penyebab Penyakit Kuning , Obat Tradisional Bisul , Gejala Penyakit Parkinson , Obat Tradisional Anyang Anyangan , Gejala Sakit Maag , Obat Telinga Berair Tradisional , Kenali Penyakit Jantung , Obat Tradisional Kaki Bengkak , Penyakit Kawasaki , Obat Gatal Biduran Tradisional , Penyakit Usus Buntu
Obat Telinga Berair Tradisional

Congek atau curek merupakan situasi dimana telinga berair yang disebabkan berbagai faktor, yaitu infeksi atau peradangan pada lubang telinga luar atau infeksi telinga tengah.

Infeksi telinga luar, pada banyak kasus, penyebabnya karena terlalu sering membersihkan telinga dengan menggunakan kapas telinga atau benda tajam lain seperti peniti, jepitan rambut dan lain-lain. Penggunaan benda berdampak terjadinya luka di kulit lubang telinga, atau bahkan yang paling fatal mengakibatkan robeknya gendang telinga.

Luka tersebut dapat terinfeksi dan terkontaminasi dengan air yang masuk dari luar telinga, menyebabkan kondisi telinga berair.

Telinga berair juga dapat disebabkan pecahnya gendang telinga karena tekanan dalam rongga telinga tengah akibat proses infeksi. Ini biasanya disebabkan infeksi saluran pernapasan atas yang berulang. Setelah gendang telinga pecah, cairan nanah mengalir keluar ke lubang telinga. Nah berikut ini kami akan memberikan anda apasaja sih Obat Telinga Berair Tradisional , bagi anda yang penasaran , yuk simak ulasannya berikut ini.

1. Bawang Merah

Telinga yang mengeluarkan air atau nanah pastinya akan sangat mengganggu dan bumbu dapur seperti bawang merah yang mudah didapat ini bisa digunakan. Terlepas dariefek samping bawang merah, bahan ini dapat menyembuhkan telinga berair secara efektif, khususnya yang sudah terkena infeksi.

  • Caranya: Sediakan sesiung bawang merah kecil dan ambil saja ekstraknya langsung di mana setelah itu Anda panaskan ekstrak jus bawang merah. Yang paling Anda butuhkan adalah ekstrak jus bawang merah hangat yang kemudian Anda bisa teteskan ke dalam telinga sebanyak 2-3 tetes saja. Tunggulah 5 menit sebelum kepala Anda miringkan untuk membuat cairan keluar dengan sendirinya. Sehari Anda bisa menggunakan obat ini 2-3 kali.

2. Daun Kemangi

Daun kemangi merupakan salah satu obat alami juga yang bisa dijadikan obat ampuh dalam mengatasi berairnya telinga Anda. Meski bagus dan efektif dijadikan solusi dalam berbagai masalah kesehatan, Anda juga perlu memerhatikan efek samping daun kemangi bagi wanita dan kesehatan.

  • Caranya: Siapkan 4 atau 5 lembar daun kemangi di mana Anda dapat mencucinya lebih dulu sampai menyeluruh, lalu Anda dapat melumatkannya hingga benar-benar lembut. Hasil lumatan daun kemangi inilah yang dapat Anda ambil ekstrak jusnya dengan memeras. Sama seperti ekstrak jus bawang merah, Anda perlu memanaskannya lebih dulu supaya hangat saat dipakai. Pakailah pipet untuk meneteskan 2-3 tetes ke dalam telinga yang berair; sehari 2 kali adalah aturan pemakaian yang dianjurkan.

3. Minyak Neem

Minyak yang juga dikenal dengan nama Margosa ini adalah minyak yang diambil dari tanaman atau daun neem. Meski namanya kurang santer terdengar, namun minyak ini memiliki banyak manfaat dan sangat tinggi efektivitasnya sebagai solusi dari telinga berair.

  • Caranya: Ambil beberapa tetes minyak neem untuk bisa diteteskan 2-3 tetes ke dalam telinga yang berair. Untuk melakukannya, akan jauh lebih mudah bila Anda menggunakan pipet, lalu tunggulah sekitar 10-15 menit sebelum kepala Anda miringkan untuk membuang cairan. Dalam sehari, Anda bisa melakukannya 2-3 kali untuk hasil paling maksimal dan rasa sakit yang berkurang.

4. Bawang Putih

Meski ada bahaya bawang putih mentah yang mungkin cukup mengkhawatirkan bagi kita yang hendak memakainya, sebetulnya bawang putih adalah bumbu dapur yang sangat berkhasiat. Sifat antibiotik di dalamnya cukup besar sehingga dapat melawan infeksi.

  • Caranya: Siapkan 2-3 siung bawang putih yang bisa kemudian Anda cuci bersih dulu sebelum kemudian dihancurkan untuk mengestrak jusnya yang masih segar. Pakailah pipet untuk meneteskannya langsung ke dalam telinga sebanyak 3-4 tetes. Keringkan telinga setelah 5 menit; cara ini bisa diulang sebanyak 2 kali dalam sehari selama beberapa hari sampai telinga tak berair lagi.

5. Kompres Hangat

Obat alami lainnya yang bisa Anda gunakan dengan mudah dan ampuh adalah kompres hangat. Selain kompres hangat ini bisa menjadi obat kesemutan yang efektif, Anda bisa menjadikannya sebagai obat telinga berair dan infeksi. Hal ini dibutuhkan untuk mengeluarkan cairan secara alami.

  • Caranya: Siapkan air panas di dalam sebuah wadah seperti baskom, lalu siapkan pula kain atau handuk yang bisa dicelup ke dalamnya saat air sudah cukup hangat. Peras sisa air berlebihnya dan lap basah hangat ini dapat Anda tempelkan atau tempatkan di telinga Anda selama 5 menit. Miringkanlah kepala bila sudah lewat 5 menit supaya cairan bisa keluar. Istirahatkan tubuh Anda setelah melakukan metode pengobatan ini.

6. Cuka Putih dan Alkohol

Ada sifat antibakteri di dalam cuka putih sehingga memang bahan ini menjadi salah satu andalah di kala Anda mengalami telinga berair. Infeksi yang terjadi di bagian telinga tengah akan teratasi secara lebih maksimal. Selain cuka putih, mengombinasikan dengan alkohol juga sangat baik karena alkohol mampu dimanfaatkan sebagai pengering yang membuat penumpukan cairan menguap dari dalam telinga.

  • Caranya: Sediakan cuka putih bersama dengan alkohol yang bisa Anda campur sampai rata. Setelah itu, cairan bisa Anda masukkan ke dalam pipet di mana pipet tersebutlah yang bisa Anda gunakan sebagai alat tetes. Teteskan solusi ini ke dalam telinga dengan cara berbaring lebih dulu di mana telinga yang akan diteteskan menghadap ke atas. 2-4 tetes saja sudah sangat cukup dan setelah itu Anda dapat menunggu selama 10 menit. Miringkan kepala supaya cairan dapat keluar; ulangi pengobatan ini sehari 2 kali setiap hari.
Categories
Tentang Penyakit

Kenali Penyakit Jantung

Kenali Penyakit Jantung

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Obat Memar Tradisional , Penyebab Penyakit Kuning , Obat Tradisional Bisul , Gejala Penyakit Parkinson , Obat Tradisional Anyang Anyangan , Gejala Sakit Maag , Obat Telinga Berair Tradisional , Kenali Penyakit Jantung , Obat Tradisional Kaki Bengkak , Penyakit Kawasaki , Obat Gatal Biduran Tradisional , Penyakit Usus Buntu
Kenali Penyakit Jantung

Ciri-ciri sakit jantung yang umum terjadi adalah nyeri di bagian dada yang menjalar ke bahu atau leher, keringat dingin, napas sesak, dan jantung berdebar. Akan tetapi, beberapa penderitanya tidak merasakan gejala sama sekali. Kenali ciri-ciri sakit jantung agar bisa segera mendapat penanganan yang tepat karena penyakit jantung berat dapat berakibat fatal jika tidak segera tertangani.

Penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan gagal jantung adalah jenis-jenis penyakit jantung yang memerlukan perawatan berbeda, namun terkadang memiliki gejala dan tanda yang hampir sama. Beberapa ciri-ciri sakit jantung tidak selalu terjadi di dada, dan setiap nyeri di dada belum tentu menjadi gejala penyakit jantung.

Gejala Penyakit Jantung sangat beragam, tergantung kepada jenis kondisi yang dialami. Sejumlah gejala yang dapat muncul pada penyakit jantung, antara lain:

  • Nyeri dada terasa seperti tertindih.
  • Nyeri di leher, rahang, tenggorokan, punggung, dan lengan.
  • Jantung berdebar atau detak jantung malah melambat.
  • Perubahan pada irama jantung.
  • Sesak napas.
  • Batuk kering yang tidak membaik.
  • Mudah lelah saat beraktivitas.
  • Tangan dan kaki terasa dingin.
  • Sianosis atau warna kulit yang membiru.
  • Pembengkakan pada tungkai, lengan, perut, atau sekitar mata.
  • Pusing.
  • Pingsan atau terasa ingin pingsan.
  • Demam.
  • Ruam kulit.

Penyakit jantung akan lebih mudah ditangani bila terdeteksi lebih awal. Oleh karena itu, konsultasikan dengan dokter bila muncul gejala di atas. Konsultasikan juga mengenai cara yang perlu dilakukan untuk mengurangi risiko terkena penyakit jantung, terutama bila ada riwayat penyakit jantung pada keluarga.

Komplikasi Penyakit Jantung

Sejumlah komplikasi yang dapat terjadi akibat penyakit jantung, antara lain:

  • Aneurisma. Aneurisma adalah pembesaran di dinding arteri, yang bila pecah dapat menyebabkan kematian.
  • Penyakit arteri perifer. Kondisi ini ditandai dengan tersumbatnya aliran darah ke kaki, sehingga menyebabkan nyeri saat berjalan (klaudikasio).
  • Stroke. Sejumlah faktor risiko yang memicu penyakit jantung koroner juga dapat memicu stroke iskemik. Stroke iskemik terjadi ketika arteri ke otak tersumbat, sehingga tidak menerima aliran darah yang cukup. Kondisi tersebut harus segera ditangani, karena dapat mematikan jaringan otak dalam beberapa menit setelah serangan stroke terjadi.
  • Gagal jantung. Kondisi ini terjadi ketika jantung tidak dapat memompa cukup darah ke seluruh tubuh. Gagal jantung dapat terjadi akibat penyakit jantung koroner, penyakit katup jantung, penyakit kelainan jantung, kardiomiopati, dan infeksi jantung.
  • Serangan jantung. Kondisi ini terjadi ketika bekuan darah menghambat aliran darah ke jantung yang sudah menyempit sebelumnya, dan merusak bagian ototnya. Salah satu yang dapat memicu menyempitnya pembuluh darah jantung adalah aterosklerosis.
  • Henti jantung mendadak. Kondisi ini terjadi ketika fungsi jantung berhenti mendadak, sehingga penderita tidak bisa bernapas dan kehilangan kesadaran. Bila tidak segera ditangani, dapat mengakibatkan kematian. Henti jantung mendadak seringkali dipicu oleh aritmia.
  • Penyebab penyakit jantung sangat bervariasi, mulai dari masalah pada pembuluh darah jantung, irama jantung, hingga bawaan lahir. Berikut akan dijelaskan penyebab penyakit jantung berdasarkan jenisnya.

    Penyakit jantung koroner

    Penyakit jantung koroner terjadi ketika jantung tidak cukup mendapatkan darah yang kaya akan oksigen dan nutrisi. Kondisi ini disebabkan oleh penyempitan atau penyumbatan pada pembuluh darah jantung atau arteri koroner.

    Penyakit jantung koroner disebabkan oleh aterosklerosis, yaitu penyempitan pembuluh darah akibat penumpukan plak. Pada kondisi yang jarang, penyempitan atau kerusakan arteri koroner juga dapat terjadi akibat emboli arteri, arteritis (radang arteri), aneurisma, dan diseksi aorta.

    Gangguan irama jantung

    Gangguan irama jantung atau aritmia adalah irama jantung yang tidak normal. Aritmia terjadi ketika impuls listrik yang mengatur irama jantung tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya, jantung dapat berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak beraturan. Contoh aritmia adalah fibrilasi atrium.

    Aritmia dapat disebabkan oleh sejumlah kondisi, seperti:

    • Diabetes.
    • Kelainan jantung saat lahir.
    • Konsumsi minuman beralkohol atau berkafein secara berlebihan.
    • Merokok.
    • Obat-obatan.
    • Penyakit katup jantung.
    • Penyakit jantung koroner.
    • Penyalahgunaan NAPZA.
    • Stres.
    • Tekanan darah tinggi.

    Penyakit jantung bawaan

    Penyakit jantung bawaan adalah kelainan pada bentuk dan fungsi jantung yang terjadi sejak lahir. Kelainan dapat terletak pada katup jantung, dinding jantung, atau di pembuluh darah. Contoh penyakit jantung bawaan adalah patent ductus arteriosus dan tetralogy of Fallot.

    Penyakit jantung bawaan terjadi akibat gangguan pada proses perkembangan jantung saat bayi masih di dalam kandungan. Belum diketahui kenapa gangguan tersebut terjadi, namun diduga terkait dengan sejumlah faktor berikut:

    • Riwayat kelainan jantung pada keluarga.
    • Penggunaan obat-obatan di masa kehamilan
    • Infeksi virus pada trimester pertama kehamilan.
    • Kecanduan alkohol atau penyalahgunaan NAPZA di masa kehamilan.
    • Diabetes.

    Kardiomiopati

    Penyakit jantung juga dapat disebabkan oleh kardiomiopati, yaitu kondisi otot jantung yang tidak cukup kuat untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Kardiomiopati sangat berbahaya, karena dapat memicu gagal jantung hingga henti jantung mendadak.

    Belum diketahui apa yang menyebabkan kardiomiopati. Namun demikian, kondisi ini diduga terkait dengan:

    • Hipertensi.
    • Kerusakan otot jantung akibat serangan jantung.
    • Gangguan metabolik, seperti penyakit tiroid dan diabetes.
    • Hemokromatosis.
    • Komplikasi kehamilan.
    • Kecanduan alkohol.
    • Penyalahgunaan NAPZA.

    Infeksi jantung

    Penyakit jantung juga dapat disebabkan oleh infeksi atau peradangan pada lapisan dalam jantung (endokardium), otot jantung (miokardium), atau pada membran yang melapisi jantung (perikardium). Beberapa contoh penyakit jantung akibat infeksi adalah endokarditis, miokarditis, dan perikarditis.

    Infeksi jantung dapat disebabkan oleh virus, bakteri, parasit, atau jamur. Pemicu penyakit ini juga bervariasi, di antaranya AIDS, gagal ginjal, lupus, atau cedera pada jantung akibat kecelakaan.

    Penyakit katup jantung

    Sebagaimana namanya, penyakit katup jantung ditandai dengan kerusakan pada katup jantung. Kerusakan katup dapat disebabkan oleh penyempitan (stenosis) atau kebocoran (insufisiensi atau regurgitasi).

    Penyakit katup jantung dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti demam rematik, endokarditis yang disebabkan oleh infeksi, gangguan pada jaringan ikat, atau kelainan sejak lahir.

    Faktor Risiko Penyakit Jantung

    Penyakit jantung dapat dialami oleh siapa saja. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalaminya adalah:

    • Usia. Bertambahnya usia meningkatkan risiko otot jantung melemah dan menebal.
    • Jenis kelamin. Pria lebih berisiko terserang penyakit jantung dibanding wanita. Akan tetapi, risiko terserang penyakit ini akan meningkat pada wanita setelah masa menopause.
    • Riwayat keluarga. Risiko seseorang untuk menderita penyakit jantung juga tinggi apabila memiliki riwayat penyakit ini dalam keluarga. Terutama, bila memiliki ayah atau saudara laki-laki yang terserang penyakit jantung sebelum usia 55 tahun. Atau dalam kasus lain, memiliki ibu atau saudara perempuan yang didiagnosis menderita penyakit jantung sebelum usia 65 tahun.
    • Rokok. Kandungan nikotin dan karbonmonoksida dalam asap rokok dapat menyempitkan pembuluh darah dan merusak lapisan dalam jantung. Oleh sebab itu, serangan jantung lebih sering terjadi pada perokok.
    • Terapi kanker. Penggunaan obat kemoterapi dan radioterapi meningkatkan risiko penyakit jantung.
    • Pola makan buruk. Konsumsi makanan tinggi lemak, gula, garam, dan kolesterol berkontribusi pada penyakit jantung.
    • Hipertensi. Tekanan darah tinggi yang tidak terkendali akan memicu penebalan pada pembuluh darah, sehingga mempersempit aliran darah.
    • Kadar kolesterol tinggi. Kolesterol tinggi dapat membentuk timbunan plak pada pembuluh darah dan meningkatkan risiko aterosklerosis.
    • Kurang menjaga kebersihan diri. Tidak rutin mencuci tangan atau menyikat gigi, dapat membuat bakteri dan virus masuk ke dalam tubuh dan memicu infeksi jantung.

Categories
Tentang Pengobatan

Obat Tradisional Anyang Anyangan

Obat Tradisional Anyang Anyangan

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Obat Memar Tradisional , Penyebab Penyakit Kuning , Obat Tradisional Bisul , Gejala Penyakit Parkinson , Obat Tradisional Anyang Anyangan , Gejala Sakit Maag , Obat Telinga Berair Tradisional , Kenali Penyakit Jantung , Obat Tradisional Kaki Bengkak , Penyakit Kawasaki , Obat Gatal Biduran Tradisional , Penyakit Usus Buntu
Obat Tradisional Anyang Anyangan

Bagi siapa saja yang mengalami anyang anyangan, maka tentu saja hal itu sangat membuat tidak nyaman bahkan menimbulkan penderitaan. Maka dari itu, segera atas keluhan tersebut dengan obat anyang anyangan yang banyak tersedia di apotek ataupun menggunakan bahan-bahan alami di sekitar Anda.

Anyang-anyangan itu sendiri sebenarnya istilah yang dibuat oleh masyarakat Indonesia, terkhusus suku jawa. Maksud dari istilah tersebut yaitu menggambarkan keluhan buang air kecil yang tak tertahankan, sebentar-sebentar ingin kencing, dan pada saat dikeluarkan hanya sedikit, itupun disertai rasa sakit bahkan rasa panas seperti terbakar saat berkemih. Untuk itu berikut ini kami akan memberikan anda beberapa Obat Tradisional Anyang Anyangan :

1. Kunyit

Selain kunyit dapat digunakan sebagai cara mengobati sakit maag, kunyit juga adalah bahan ampuh untuk mengobati anyang-anyangan. Karena rempah ini sangat mudah untuk dijumpai, Anda bisa menggunakannya dengan mudah di mana bumbu ini pun sangat baik dijadikan sebagai solusi banyak masalah kesehatan lainnya.

  • Caranya: Sediakan kunyit secukupnya saja lalu Anda cuci dulu sampai bersih. Kunyit kemudian bisa diiris tipis-tipis sebelum kemudian Anda rebus dengan takaran air sebanyak 4 gelas. Didihkan dan angkat sesudah air berkurang separuhnya. Atau, Anda juga bisa memarut 4 buah rimpang kunyit yang airnya bisa diperas dan sari patinya bisa diminum sehari 2 kali.

2. Cuka Sari Apel

Selain ampuh dijadikan obat herbal alergi kulit, cuka sari apel pun sangat efektif dalam mengobati masalah anyang-anyangan. Karena Anda mungkin agak bingung antara cuka sari apel dan cuka putih, keduanya memang berbeda, namun yang dijadikan obat anyang-anyangan adalah cuka sari apel.

  • Caranya: Sediakan cuka sari apel sebanyak 1 sendok makan bersama juga dengan madu murni 2 sendok makan. Keduanya dapat Anda campurkan sampai rata, lalu minumlah begitu saja. Dalam sehari, untuk hasil maksimal dapat Anda konsumsi obat ini 3 kali. Kandungan cuka sari apel serta madu yang baik bakal mengusir bakteri penyebab anyang-anyangan.

3. Jahe

Rempah lainnya yang begitu ampuh untuk diandalkan sebagai obat anyang-anyangan adalah jahe di mana jahe ini tak hanya dapat menjadi obat batuk mujarab saja. Walau ada efek samping jahe untuk tubuh dan kesehatan, asalkan cara pemakaiannya benar dan tidak berlebihan, rempah ini sangat aman dan berkhasiat.

  • Caranya: Sediakan jahe 2 rimpang yang ukurannya sedang untuk Anda bisa bakar sampai aroma khasnya dapat Anda cium. Setelah dibakar, Anda dapat menggepreknya secara kasar untuk Anda lanjutkan dengan merebusnya bersama air 4 gelas. Tunggu mendidih selama beberapa menit dan pastikan airnya sudah menyusut hingga separuhnya. Konsumsilah ketika airnya masih hangat; bisa juga campur dengan madu murni.

4. Buah Sirsak

Bila Anda menginginkan obat alami lainnya yang sangat ampuh, buah sirsak adalah salah satu yang bisa Anda pergunakan. Selain mampu menjadi obat sakit pinggang mujarab, sirsak yang masih dalam kondisi setengah matang adalah obat anyang-anyangan yang luar biasa.

  • Caranya: Siapkan buah sirsak yang kondisinya setengah matang, lalu Anda bisa kupas. Jangan lupa untuk menyiapkan gula pasir berikut juga air secukupnya. Setelah mengupasnya, rebuslah buah ini dan tambahkan juga gula pasir. Didihkan dan sesudah airnya tersisa separuhnya, Anda bisa menyaring dan mendinginkannya sebelum diminum. Meminumnya 2 kali sehari adalah yang paling baik untuk cepat sembuh.

5. Daun Kumis Kucing

Tanaman kumis kucing adalah salah satu tanaman berkhasiat untuk kesehatan dan salah satunya memang dapat dijadikan obat anyang-anyangan alami. Cara penggunaan atau meramunya sangat gampang seperti bahan-bahan tradisional lainnya, jadi sangat boleh Anda coba.

  • Caranya: Sediakan daun kumis kucing secukupnya, lalu keringkanlah, atau dapatkan daun kumis kucing yang memang sudah kering. Tak lupa siapkan juga gula jawa sesuai kebutuhan dan segelas air panas. Rebuslah daun ini atau seduh di dalam segelas air panas tadi dan sebagai tambahan pemanis, gula jawa adalah yang dianjurkan. Aduk sampai ramuan tercampur rata secara sempurna dan konsumsilah sebanyak sehari 2 kali.

6. Jus Cranberry

Masih tergabung di dalam buah beri, cranberry merupakan buah yang juga kaya akan vitamin C di mana ada zat-zat lainnya juga yang baik untuk kesehatan. Meski rasanya asam dan tak baik untuk dikonsumsi oleh yang menderita asam lambung, cranberry ini bisa menjadi obat anyang-anyangan ampuh.

  • Caranya: Setiap hari selama anyang-anyangan mengganggu, Anda bisa mengonsumsi sekitar 50 ml jus cranberry hingga kurang lebih 150 ml. Dengan takaran tersebut dan waktu konsumsi yang rutin bakal dengan efektif mengusir gejala anyang-anyangan. Tidak perlu menambahkan buah-buah lainnya karena Anda hanya memerlukan cranberry murni saja untuk ramuan ini.

Untuk gejala infeksi saluran kencing yang diderita oleh para pria, jus cranberry ini tidak mampu membantu supaya kondisi lebih ringan di mana itu artinya pria tak dianjurkan untuk minum jus cranberry. Daripada konsumsi jusnya, pria yang ingin menyembuhkan infeksi saluran kencing dapat memilih memakai pil konsentrat cranberry saja.

7. Baking Soda

Terlepas dari adanya bahaya baking soda untuk kesehatan, sebetulnya bahan ini sangat bisa diandalkan dalam mengatasi bermacam-macam kondisi kesehatan. Salah satu dari masalah kesehatan yang bisa secara ampuh teratasi adalah anyang-anyangan. Di dalam urin, kandungan asam akan dapat lebih netral dengan bantuan baking soda ini sehingga saat berkemih pun rasa nyeri akan hilang.

  • Caranya: Siapkan baking soda sebanyak ½ sendok teh bersama dengan air hangat ½ cangkir lalu buatlah ramuan obat anyang-anyangan dengan mencampurkannya. Aduk sampai rata barulah air siap diminum untuk meredakan kondisi anyang-anyangan; minumlah sehari 1 kali saja dan jangan melebihi dosis, lihat perkembangannya selama beberapa hari ke depan.
Categories
Tentang Penyakit

Gejala Sakit Maag

Gejala Sakit Maag

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Obat Memar Tradisional , Penyebab Penyakit Kuning , Obat Tradisional Bisul , Gejala Penyakit Parkinson , Obat Tradisional Anyang Anyangan , Gejala Sakit Maag , Obat Telinga Berair Tradisional , Kenali Penyakit Jantung , Obat Tradisional Kaki Bengkak , Penyakit Kawasaki , Obat Gatal Biduran Tradisional , Penyakit Usus Buntu
Gejala Sakit Maag

Maag atau radang lambung atau tukak lambung adalah gejala penyakit yang menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada lambung yang menyebabkan sakit, mulas, dan perih pada perut.

Selain keluhan nyeri ulu hati, Gejala Sakit Maag bisa berupa:

  • Rasa panas dan terbakar pada perut bagian atas.
  • Perut kembung.
  • Mual dan muntah.
  • Sering bersendawa dan buang gas (kentut).
  • Refluks (kembalinya makanan atau cairan dari lambung ke kerongkongan).
  • Cepat merasa kenyang ketika makan dan rasa kenyang berkepanjangan setelah makan.
  • Diare.

Gejala sakit maag biasanya akan semakin memburuk jika disertai dengan stres. Selain stres, masuknya udara lewat mulut ketika mengonsumsi makanan juga bisa menyebabkan perut semakin kembung dan frekuensi sendawa meningkat.

Sakit maag dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Di antaranya adalah:

  • Faktor gaya hidup tidak sehat, seperti:
    • Merokok.
    • Terlalu banyak mengonsumsi kafein, alkohol, dan minuman bersoda.
    • Makan terlalu cepat dan terlalu banyak.
    • Terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas, berlemak, atau berminyak.
    • Stres
  • Faktor gangguan saluran pencernaan atau komplikasi dari kondisi medis tertentu, seperti:
    • Penyakit refluks asam lambung (GERD).
    • Peradangan lambung (gastritis).
    • Radang pankreas (pankreatitis).
    • Penyakit iskemia usus (berkurang aliran darah di usus).
    • Obstruksi atau penyumbatan pada usus.
    • Penyakit celiac.
    • Batu empedu.
    • Penyakit hernia hiatus (bagian lambung menonjol ke dalam diafragma).
    • Kanker lambung.
  • Faktor efek samping penggunaan obat-obatan, seperti:
    • Obat antibiotik.
    • Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), seperti diclofenac dan ibuprofen.
    • sebagian besar sakit maag umumnya bersifat ringan dan tidak membutuhkan pemeriksaan dokter. Namun, jika sakit maag berlangsung persisten atau gejala semakin memburuk, dokter akan melakukan beberapa jenis pemeriksaan untuk mendiagnosis penyebab dasar sakit maag.

      Sebagai langkah awal diagnosis, dokter akan melakukan pemeriksaan riwayat kesehatan dengan mengajukan pertanyaan terkait gejala yang dialami dan gaya hidup yang dijalani pasien. Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk:

      • Memeriksa kondisi perut dengan melihat, mendengar, mengetuk daerah perut, untuk memeriksa perut kembung, rasa nyeri, atau mendeteksi benjolan.
      • Mendengarkan suara dari dalam perut dengan stetoskop.
      • Memeriksa tanda jika mata atau kulit menguning.

      Selain itu, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan lanjutan untuk memastikan diagnosis. Di antaranya adalah:

      • Tes darah, untuk mendeteksi gangguan dalam tubuh, misalnya anemia.
      • Tes tinja dan napas, untuk mendeteksi keberadaan bakteri Helicobacter pylori, bakteri yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan.
      • Tes pencitraan. Beberapa jenis tes pencitraan yang mungkin dilakukan adalah:
        • USG perut, pemeriksaan dengan menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar bergerak yang menunjukkan struktur dan aliran darah di dalam perut.
        • Foto Rontgen, pemeriksaan menggunakan sinar X untuk mendapatkan gambaran detail kerongkongan, lambung, dan usus kecil.
        • CT scan, pemeriksaan dengan menyuntikkan cairan kontras ke dalam pembuluh darah untuk menghasilkan gambar detail bagian dalam perut dan mendeteksi adanya obstruksi usus.
      • Endoskopi. Ini merupakan pemeriksaan dengan menggunakan endoskop untuk mendiagnosis penyakit dan mendeteksi kondisi yang menyebabkan gangguan pencernaan, misalnya gastritis, tukak lambung, atau kanker perut. Endoskopi umumnya dilakukan terhadap pasien dengan kondisi sebagai berikut:
        • Berusia 55 tahun ke atas.
        • Muntah-muntah.
        • Mengalami disfagia atau sulit menelan.
        • Mengalami penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
        • Mengeluarkan muntah atau tinja yang disertai darah.
Categories
Tentang Pengobatan

Obat Tradisional Bisul

Obat Tradisional Bisul

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Obat Memar Tradisional , Penyebab Penyakit Kuning , Obat Tradisional Bisul , Gejala Penyakit Parkinson , Obat Tradisional Anyang Anyangan , Gejala Sakit Maag , Obat Telinga Berair Tradisional , Kenali Penyakit Jantung , Obat Tradisional Kaki Bengkak , Penyakit Kawasaki , Obat Gatal Biduran Tradisional , Penyakit Usus Buntu
Obat Tradisional Bisul

Bisul adalah benjolan merah pada kulit yang terasa sakit dan berisi nanah. Benjolan ini muncul akibat infeksi bakteri yang memicu peradangan pada folikel rambut, yaitu lubang tempat tumbuhnya rambut.

Bagian tubuh yang paling sering terkena bisul adalah wajah, leher, ketiak, bahu, bokong, dan paha. Ini terjadi karena bagian-bagian tersebut sering mengalami gesekan dan berkeringat. Selain itu, bisul juga bisa tumbuh pada kelopak mata. Kondisi inilah yang biasanya kita kenal dengan istilah bintitan. Nah pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai Obat Tradisional Bisul , jadi bagi anda yang ingin cepat sembuh , yuk simak ulasan yang akan kami berikan di bawah ini.

1. Air hangat dan garam

Cobalah untuk membuat larutan dalam sebuah wadah yang terdiri dari campuran air hangat ditambah sedikit takaran garam. Aduk sampai merata lalu ambil kain bersih kemudian celupkan pada larutan tersebut dan peras. Setelah itu mulailah untuk mengompres bagian kulit anda yang sedang bisulan dan diamkan sekitar sepuluh menit kurang lebih. Untuk hasil kesembuhan yang lebih maksimal tak ada salahnya anda mengulangi hal ini sesering mungkin. lebih lima kali dalam sehari juga disarankan agar efek dari kompres air hangat plus garam tersebut dapat bekerja secara lebih optimal.

2. Kunyit

  • Cara pertama untuk pengaplikasian kunyit dalam penyembuhan bisul yakni dengan menambahkan satu sendok bubuk kunyit pada segelas susu ataupun air hangat. Aduk sampai merata lalu minum secara rutin misalnya tiga kali dalam sehari.
  • Cara kedua yakni dengan mencampurkan kunyit dan jahe parut secara merata lalu langsung saja dioles pada bagian kulit yang bisulan agar dapat membantu proses kesembuhan secara lebih segera.
  • Kunyit memiliki kandungan yang sangat bagus untuk membersihkan aliran darah dan juga sangat efektif dalam mengurangi ragam jenis peradangan yang mendera tubuh kita.

3. Minyak pohon teh

Obat herbal yang satu ini sama sekali tidak untuk diminum atau dikonsumsi secara oral. Cara pengaplikasiannya cukuplah sederhana yakni dengan mengoles minyak pohon teh tersebut pada bagian bisul yang meradang. Minyak pohon teh dipercaya memiliki kandungan antiseptik yang sangat bagus untuk merawat kesehatan kulit utamanya dari ragam infeksi yang semisal disebabkan oleh ragam mikroba.

4. Minyak kasturi

Seperti halnya minyak pohon teh, minyak kasturi mengandung zat antiseptik yang mampu meminimalisir terkandungnya senyawa beracun pada bisul sehingga mampu membantu mempercepat proses penyembuhan bisul tersebut. Cara aplikasinya hangya dengan mengambil beberapa tetes minyak kasturi dalam bola kapas lalu untuk selanjutnya diusap maupun dioles pada bagian kulit yang terserang bisul tersebut.

5. Susu, tepung roti dan cuka

  • Bahan susu pada pengobatan bisul kali ini akan dibuat menjadi bentuk krim untuk olesan obat. Cara pembuatannya yakni dengan memanaskan secangkir air susu pada tungku di atas api lalu tambahkan kurang lebih tiga sendok teh garam lalu campur sampai merata. Jangan lupa tambahkan pula tepung roti sedikit demi sedikit demi mendapatkan hasil krim susu yang sesuai. Setelah itu matikan api dan dinginkan untuk kemudian oleskan pada bagian kulit yang terkena bisul. Gunakan secara rutin untuk kesembuhan yang optimal.
  • Sebagai tambahakan bisa juga anda ambil satu sendok krim susu anda tadi lalu tambahkan beberapa tetes cuka dan juga beberapa tabur bubuk kunyit secukupnya untuk kemudian anda aduk sampai merata. Pengaplikasiannya juga sama yakni dengan mengoles campuran krim susu tadi pada area kulit yang sedang terserang bisul. Gunakan secara rutin dan sering demi proses kesembuhan yang maksimal.

6. Bawang bombay

Cara aplikasi bawang bombay untuk kesembuhan bisul pada kulit yakni dengan mengambil sebutir bawang bombay yang telah dikupas dan dibersihkan. Lalu untuk kemudian anda belah tipis saja agar kandungan sarinya dapat terbuka. Kemudian cukup tempelkan pada area kulit yang terkena bisul dan jangan lupa untuk menahannya tetap menempel pada bisul tersebut. Jika anda mau anda bisa gunakan semacam kasa untuk membuat irisan bawang bombay tersebut tetap pada tempatnya. Kandungan sari bawang bombay tersebut yang akan meresap pada bisul dan mengeluarkan anti bakteri serta antiseptik untuk proses kesembuhan bisul yang tengah anda derita. Jika anda cukup rutin melakukan cara ini semisal tiga kali sehari maka dijamin bisul yang tengah anda derita akan cepat mengempes dan sembuh secara bertahap dan pasti.

7. Putih telur

Aplikasi putih telur untuk menyembuhkan bisul cukuplah gampang untuk dilakukan. Ambil saja sebutir telur lalu rebus sampai masak. Lalu kupas dan ambil beberapa dari bagian putih telurnya saja secukup yang anda butuhkan. Kemudian lumatkan dengan sedikit air dan anda bisa mulai untuk oleskan dan bubuhkan putih telur lumat tersebut pada area bisul anda. Jangan lupa pula gunakan semacam kain kasa untuk menahan agar lumatan putih telur tersebut dapat tetap menempel dengan aman tanpa berpindah ataupun tercecer ya.

8. Tepung jagung maisena

Cara mengaplikasikan tepung jagung atau maisena untuk kesembuhan bisul yakni dengan merebus setengah cangkir air putih lalu sedikit demi sedikit masukkan tepung maisena hingga terbentuklah suatu krim pasta maisena. Lalu matikan api dan tunggu sampai agak dingin untuk kemudian anda bubuhkan atau oleskan pada area bisul anda. Jangan lupa juga untuk menutupnya dengan kain bersih agar pasta maisena dapat meresap secara sempurna sehingga kesembuhan pun akan segera didapat. Kandungan pada tepung maisena dapat memberi sensasi dingin dan nyaman pada area yang terkena peradangan bisul. Dan yang terpenting yakni jika anda rutin mengaplikasikannya beberapa kali dalam sehari maka akan secara signifikan dapat mempercepat keringnya radang nanah yang bisa saja menyertai bisul yang anda tengah derita.

Categories
Tentang Penyakit

Gejala Penyakit Parkinson

Gejala Penyakit Parkinson

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Obat Memar Tradisional , Penyebab Penyakit Kuning , Obat Tradisional Bisul , Gejala Penyakit Parkinson , Obat Tradisional Anyang Anyangan , Gejala Sakit Maag , Obat Telinga Berair Tradisional , Kenali Penyakit Jantung , Obat Tradisional Kaki Bengkak , Penyakit Kawasaki , Obat Gatal Biduran Tradisional , Penyakit Usus Buntu
Gejala Penyakit Parkinson

Penyakit parkinson adalah kerusakan otak dan saraf progresif yang mempengaruhi gerakan (motor system), terjadi karena hilangnya sel-sel otak yang memproduksi dopamin. Penyakit parkinson berkembang secara bertahap, gejalaawal dapat berupa tremor atau gemetaran ringan pada satu tangan. Walaupun gejala parkinson yang paling utama aadalah tremor, namun dapat juga  menyebabkan kekakuan atau memperlambat gerakan. nah pada ksesempatan kali ini kami akan kupas lebih jauh mengenai Gejala Penyakit Parkinson.

Penyebab Penyakit Parkinson

Penyakit Parkinson disebabkan oleh rusaknya sel-sel saraf di bagian otak yang disebut substantia nigra yang memproduksi dopamin. Dopamin ini berfungsi sebagai utusan antara bagian-bagian otak dan sistem saraf yang membantu mengontrol dan mengkoordinasikan gerakan tubuh.

Terdapat 3 gejala utama yang dialami oleh penderita Penyakit Parkinson, yaitu:

  • Tremor. Tremor atau gemetar mula-mula muncul di tangan dan jari, dan terjadi ketika bagian tubuh tersebut diam.
  • Gerak tubuh melambat. Seiring waktu, penyakit Parkinson akan membuat gerak tubuh menjadi lambat (bradikinesia), sehingga aktivitas sederhana menjadi sulit untuk dilakukan. Misalnya, langkah kaki menjadi lebih pendek saat berjalan, dan sulit bangkit dari duduk.
  • Kaku otot. Kaku otot atau rigiditas dapat terjadi di bagian tubuh manapun. Kondisi ini dapat memicu kram otot (distonia), dan membatasi gerak tubuh.

Di samping tiga gejala utama di atas, penyakit Parkinson juga disertai dengan gangguan fisik dan mental, seperti:

  • Gangguan keseimbangan, yang dapat meningkatkan risiko jatuh dan cedera.
  • Menurunnya kemampuan gerak otomatis, misalnya kedipan mata dan ayunan tangan ketika berjalan.
  • Perubahan cara dan nada bicara menjadi lambat dan tidak jelas.
  • Kesulitan menulis, dan tulisan yang tampak mengecil.
  • Hilangnya kemampuan indera penciuman, yang dapat muncul beberapa tahun sebelum gejala lain.
  • Gangguan sensoris, yang dapat menimbulkan sensasi terbakar, dingin, dan mati rasa.
  • Gangguan seksual pada wanita, yang ditandai dengan sulit orgasme.
  • Pusing, penglihatan buram, hingga pingsan, akibat tekanan darah yang turun secara mendadak.
  • Sulit menahan buang air kecil.
  • Keringat berlebih atau hiperhidrosis.
  • Produksi air liur berlebih.
  • Kesulitan menelan makanan (disfagia), yang dapat menyebabkan tubuh kekurangan nutrisi dan dehidrasi.
  • Konstipasi atau sembelit.
  • Insomnia.
  • Depresi dan serangan kecemasan.
  • Demensia, yaitu sekelompok gejala yang menyebabkan gangguan dalam mengingat, memengaruhi kepribadian penderita, serta memicu halusinasi (merasa melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada) dan delusi (meyakini sesuatu yang tidak nyata).