Categories
Tentang Pengobatan Tentang Penyakit

Obat Alami Bercak Putih Pada Kulit

Obat Alami Bercak Putih Pada Kulit

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Penyebab Dada Sakit , Manfaat Jamu Empot-Empot , Manfaat Daun Sirih , Khasiat Daun Sendok , Penyebab Mimisan , Bahaya Narkoba , Bahaya Ganja , Penyebab Kista Pada Wanita , Makanan Yang Meredakan Hidung Tersumbat , Jus Buah Penyebab Diabetes , Bahaya Makan Mie Instan , Penyebab Bibir Hitam , Obat Tradisional Untuk Biduran , Obat Alami Keputihan Karena Jamur , Obat Kesemutan Alami , Obat Herbal Nyeri Sendi , Obat Kaki Terkilir Alami , Abetalipoproteinemia , Ablasio Retina , Abses Bartholin , Ramuan Alami Mengatasi Masuk Angin , Buah Yang Ampuh Turunkan Kolestrol , Penyebab Penyakit Kaki Gajah , Penyebab Penyakit Cacingan , Cara Mengatasi Pengapuran Tulang , Mengobati Penyakit Bronkitis Pada Anak , Manfaat Ikan Kembung Untuk Kesehatan , Cara Menjaga Kesehatan Ginjal , Khasiat Mandi Subuh Untuk Kesehatan , Minuman Yang Meredakan Panas Dalam , Manfaat Daun Sukun Untuk Jantung , Manfaat Air Rebusan Ketumbar , Obat Diare Tradisional , Khasiat Buah Pisang Untuk Kesehatan , Cara Menjaga Kesehatan Gigi , Khasiat Daun Kelor Untuk Kesehatan , Pengobatan Jadul Sederhana , Gejala Penyakit Kista , Gejala Gangguan Jantung , Manfaat Minyak Ikan , Manfaat Kacang Hijau , Gejala Keracunan Merkuri , Obat Alami Gigi Berlubang , Penyebab HIV Pada Pria Dan Gejalanya , Obat Alami Bercak Putih Pada Kulit
Obat Alami Bercak Putih Pada Kulit

Jika kamu memiliki bercak putih pada kulit, belum tentu itu panu. Beberapa kondisi bercak putih disebabkan beberapa hal, di antaranya vitiligo, pityriasis versicolor atau panu, pityriasis alba, hipopigmentasi, dan lain sebagainya.

Pigmentasi merupakan pewarnaan kulit seseorang. Jika seseorang sehat, warna kulitnya akan tampak normal. Dalam keadaan sakit atau mengalami cedera, kulit seseorang mungkin saja berubah warna, bisa menjadi lebih gelap (hiperpigmentasi) atau  lebih terang (hipopigmentasi).

Pigmentasi kulit biasanya bervariasi, tergantung ras dan genetik seseorang. Namun, hal ini juga tergantung pada jumlah paparan sinar matahari yang diperoleh. Berikut ini kami akan memberikan anda beberapa Obat Alami Bercak Putih Pada Kulit  :

  1. Menggunakan Jahe

Untuk pengobatan dari luar, Anda bisa menggunakan jus jahe segar yang dioles dan dipijatkan pada area kulit dengan bercak putih. Tinggalkan kira-kira 15 menit sebelum menggunakan air dingin bersih untuk membilasnya. Pengulangan perawatan sehari 2 kali selama beberapa minggu bisa memberikan hasil terbaik.

  1. Memakai Minyak Pohon Teh

Mencoba menggunakan minyak pohon teh pun tak ada salahnya, yakni dengan mengambil sekitar 5 tetes yang dicampurkan lebih dulu dengan minyak zaitun 1 sendok makan. Usapkan merata pada kulit berbercak putih menggunakan kapas bersih, tunggu kering, lalu bilas bersih menggunakan air hangat. Sehari 2 kali adalah perawatan yang lebih dianjurkan.

  1. Menggunakan Minyak Kelapa

Sama halnya dengan minyak pohon teh, Anda bia menggunakannya dengan mengambil beberapa tetes pada sebuah kapas dan usapkan ke bagian kulit dengan bercak putih. Dengan jari-jari Anda, pijatlah area tersebut; lakukan setiap hari 2 kali dalam sehari di mana pada malam hari penggunaannya bisa dibiarkan sampai pagi.

  1. Memakai Lidah Buaya

Khasiat lidah buaya untuk kulit yang diserang bercak putih semacam vitiligo pun cukup tinggi. Jadi, ambil daun tanaman lidah buaya, potonglah untuk mendapatkan ekstrak gel-nya, aplikasikan ke bagian kulit tersebut dan biarkan beberapa jam sampai mengering sendiri. Sehari sebaiknya Anda melakukan pengobatan ini 2-3 kali.

  1. Memanfaatkan Ekstrak Ginkgo Biloba

Anda bisa menggunakan ekstrak ginkgo biloba dalam bentuk suplemen sehari 2 kali yang terus berlanjut pemakaiannya sampai kurang lebih 12 minggu lamanya. Karena mengandung antioksidan, ekstrak ginkgo biloba terpercaya dalam hal mengobati gejala vitiligo sehingga akan ada kemajuan dalam menghilangkan bercak putih di kulit Anda.

  1. Minum Jus Wortel

Jus wortel setiap hari bukan hanya dapat diminum sebagai cara menjaga kesehatan mata, melainkan juga mengobati bercak putih yang cukup mengganggu pada kulit. Konsumsilah jus wortel segelas setiap hari selama kurang lebih 6 minggu sampai hasil terbaik terlihat. Karena kaya akan pigmen, tentu wortel yang dijus adalah salah satu pilihan alami dalam mengobati vitiligo.

  1. Menggunakan Teh Hijau

Anda bisa menggunakan air teh hijau untuk pengobatan luar dengan mengoleskannya ke area kulit dengan bercak putih sekaligus juga meminum teh tersebut setiap hari 2 kali. Ekstrak dari teh hijau itulah yang berkandungan antioksidan sehingga diyakini ampuh mengobati bercak putih.

  1. Mengombinasikan Bubuk Kunyit dan Minyak Mustard

Campurkanlah bubuk kunyit 5 sendok teh bersama dengan minyak mustard sebanyak 250 ml yang kemudian hasil larutan dapat Anda balurkan pada bagian kulit dengan bercak putih. Tinggalkan beberapa jam sebelum akhirnya boleh dibersihkan. Pemakaian sehari 2 kali lebih baik supaya hasil maksimal bisa Anda peroleh.

  1. Menggunakan Tanah Liat Merah

Tanah liat yang sudah Anda sediakan sebanyak 1 sendok makan pada sebuah mangkok bisa Anda tambahkan dengan ekstrak jus jahe dengan takaran yang sama. Pasta yang sudah jadi langsung saja oleskan pada kulit, tunggu kering, lalu bilas hingga bersih sesudahnya. Mengulangi setiap hari akan pengobatan ini hingga beberapa bulan akan memberi hasil memuaskan.

  1. Memakai Madu

Madu murni pun bisa Anda pergunakan sebagai obat bagi kondisi vitiligo, tentu pastikan Anda tahu ciri-ciri madu asli lebih dulu. Pijatlah setelah mengoleskannya ke kulit, tunggu 15 menit, gunakan air hangat/dingin untuk membilas bersih sesudahnya. Sehari Anda perlu menggunakannya 3 kali untuk hasil maksimal.

Cara Lain Mengobati Bercak Putih di Kulit

Selain dari cara-cara yang sudah disebutkan tersebut, Anda pun perlu mengetahui beberapa alternatif lain dalam mengobati dan menghilangkan bercak putih vitiligo.

  • Menggunakan minyak vitamin E.
  • Menambah asupan vitamin B12.
  • Minum jus pepaya.
  • Menambah asupan vitamin E.
  • Menambah asupan vitamin C.
  • Menambah asupan vitamin A.
  • Meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung omega-3.
  • Mengonsumsi yogurt setiap hari.
  • Menggunakan jus kubis sebagai obat oles.
  • Menghindari paparan sinar matahari secara langsung.
Categories
Tentang Penyakit

Penyebab HIV Pada Pria Dan Gejalanya

Penyebab HIV Pada Pria Dan Gejalanya

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Penyebab Dada Sakit , Manfaat Jamu Empot-Empot , Manfaat Daun Sirih , Khasiat Daun Sendok , Penyebab Mimisan , Bahaya Narkoba , Bahaya Ganja , Penyebab Kista Pada Wanita , Makanan Yang Meredakan Hidung Tersumbat , Jus Buah Penyebab Diabetes , Bahaya Makan Mie Instan , Penyebab Bibir Hitam , Obat Tradisional Untuk Biduran , Obat Alami Keputihan Karena Jamur , Obat Kesemutan Alami , Obat Herbal Nyeri Sendi , Obat Kaki Terkilir Alami , Abetalipoproteinemia , Ablasio Retina , Abses Bartholin , Ramuan Alami Mengatasi Masuk Angin , Buah Yang Ampuh Turunkan Kolestrol , Penyebab Penyakit Kaki Gajah , Penyebab Penyakit Cacingan , Cara Mengatasi Pengapuran Tulang , Mengobati Penyakit Bronkitis Pada Anak , Manfaat Ikan Kembung Untuk Kesehatan , Cara Menjaga Kesehatan Ginjal , Khasiat Mandi Subuh Untuk Kesehatan , Minuman Yang Meredakan Panas Dalam , Manfaat Daun Sukun Untuk Jantung , Manfaat Air Rebusan Ketumbar , Obat Diare Tradisional , Khasiat Buah Pisang Untuk Kesehatan , Cara Menjaga Kesehatan Gigi , Khasiat Daun Kelor Untuk Kesehatan , Pengobatan Jadul Sederhana , Gejala Penyakit Kista , Gejala Gangguan Jantung , Manfaat Minyak Ikan , Manfaat Kacang Hijau , Gejala Keracunan Merkuri , Obat Alami Gigi Berlubang , Penyebab HIV Pada Pria Dan Gejalanya , Obat Alami Bercak Putih Pada Kulit
Penyebab HIV Pada Pria Dan Gejalanya

HIV (human immunodeficiency virus) merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, khususnya sel-sel limfosit CD4, yakni sel yang berperan dalam melindungi tubuh dari serangan penyakit. Dan tak seperti virus lain yang bisa dilawan oleh imun tubuh, begitu masuk dalam tubuh, virus HIV tak bisa keluar lagi.

Seiring berjalannya waktu, biasanya virus HIV mulai menyerang dan menghancurkan sel CD4, jumlahnya menjadi sedikit, sehingga nantinya tubuh tak bisa lagi memerangi berbagai ancaman infeksi atau penyakit. Dan bila ini sampai terjadi, maka infeksi HIV dapat membuat penderitanya menderita AIDS (acquired immunodeficiency syndrome). Jadi AIDS diartikan sebagai kumpulan gejala yang terjadi akibat berbagai penyakit yang timbul karena sistem kekebalan tubuh rendah yang disebabkan  oleh infeksi HIV.

Biasanya butuh waktu antara beberapa bulan hingga puluhan tahun lamanya bagi virus HIV untuk berkembang ke tahap AIDS. Namun untungnya, pengobatan dini bisa mencegah penderita HIV terkena AIDS.

Untungnya lagi, virus HIV tak menular melalui sentuhan, namun melalui darah, sperma, atau cairan vagina. Oleh sebab itu, pria yang suka melakukan hubungan seks bebas lebih beresiko terinfeksi virus ini. nah untuk anda para pria yuk simak lebih dalam apasaja Penyebab HIV Pada Pria Dan Gejalanya di bawah ini :

Kegiatan Seksual Tidak sehat dan Tidak Aman

Kegiatan Seksual yang tidak sehat merupakan penyebab HIV pada pria maupun wanita yang paling umum. Risiko terjangkit HIV pada orang yang menerapkan perilaku seks tidak sehat sangat tinggi. Kegiatan seksual yang tidak sehat dan tidak aman di sini yaitu kegiatan seksual yang tidak menggunakan pengaman (kondom), oral, dan anal seks. Kegiatan-kegiatan seksual ini dapat memicu penyebaran virus dan bakteri yang akan berujung pada terjangkit HIV.

2. Berganti-ganti Pasangan atau Seks Bebas

Penyebab HIV pada pria yang kedua adalah berganti-ganti pasangan atau seks bebas. Risiko tertular HIV akibat menerapkan gaya hidup seperti ini sama tingginya dengan poin yang pertama. Penularan HIV pada akan mudah dan cepat terjadi melalui hubungan intim. Berganti-ganti pasangan hanya akan mempercepat sekaligus memperluas penyebaran virus HIV pada penderita lainnya.

Karena kebanyakan pengidap HIV tidak menyadari penyakit mereka, bukan tidak mungkin mereka akan menularkannya pada rekan hubungan seksualnya. Selalu berhati-hati dan setia pada pasangan merupakan pilihan bijak menghindari terjangkit HIV.

3. Kontak Dengan Darah atau Cairan Vagina Penderita HIV

Cara penularan HIV secara cepat dan mudah selain dari hubungan seksual yaitu dari cairan atau darah yang terdapat virus HIV. Pada aktivitas seksual tertentu, beberapa pria sering menelan cairan vagina wanitanya. Atau di kasus yang lain, penularan bisa terjadi melalui darah. Oleh karena itu, selalu waspada dan berhati-hati ketika melakukan baik itu aktivitas seksual maupun aktivitas lainnya yang berpotensi pada penularan HIV.

4. Penggunaan Peralatan Body Piercing atau Tato

Bagi yang menyukai tato atau body piercing juga harus berhati-hati dalam hal ini. Penyebab HIV pada pria yang bisa menjadi pemicunya adalah penggunaan peralatan tato atau body piercing yang tidak steril. Penggunaan jarum body piercing dan tato secara bergiliran tanpa dibersihkan terlebih dahulu dapat menyebabkan penyebaran HIV.

5. Penggunaan Narkoba Jenis Suntik

Selanjutnya, penyebab HIV pada pria dapat juga disebabkan oleh penggunaan narkoba jenis suntik. Jarum suntik yang tidak steril dan digunakan bergiliran dengan orang lain pengidap HIV dapat memicu cepatnya penyebaran virus HIV. Oleh karena itu,  hindari narkoba, baik itu jenis suntik maupun lainnya. Selain dapat menularkan HIV dengan cepat, juga dapat merusak kualitas diri secara keseluruhan, baik fisik maupun mentar.

6. Transfusi/Donor Danar

Masih seputar darah dan jarum suntik. Penyebab HIV pada pria juga dapat disebarkan melalui aktivitas transfusi atau donor darah. HIV dapat ditularkan melalui darah dan risiko penyebarannya sama tingginya dengan penyebaran melalui aktivitas seksual. Oleh karena itu, penting untuk selalu berhati-hati dalam mendonorkan maupun menerima donor darah dari dan untuk orang lain.

7. Turunan dari Orang Tua

Penyebab HIV pada pria yang terkakhir adalah faktor keturunan. Anak berpotensi untuk tertular HIV dari orangtuanya. Penularan HIV pada anaknya bisa melalui macam-macam, salah satunya dari ASI. Oleh karena itu, penting untuk memeriksakan diri sebelum memutuskan untuk memiliki keturunan. Jika tidak, maka anak berpotensi mengidap HIV yang diturunkan oleh orangtuanya.

Gejala Penyakit HIV

Pada kasus-kasus kebanyakan, seringkali penderita HIV tidak merasakan gejala-gejala terjangkit HIV. Gejala awal HIV seringkali masih samar atau tidak begitu terlihat. Namun, seiring berjalannya waktu akan memerlihatkan tanda-tanda tertentu yang sebenarnya bisa diidentifikasi sebegai gejala penyakit HIV. Jika mengalami tanda-tanda seperti di bawah ini, maka sebaiknya langsung memeriksakan diri untuk mengetahui kejelasannya.

1. Tubuh Mengalami Demam yang Tidak Sembuh-sembuh

Demam merupakan salah satu gejala awal HIV pada pria maupun wanita. Pada kebanyakan orang yang bukan pengidap HIV, demam merupakan penyakit yang bisa disembuhkan hanya dalam beberapa hari dan melalui pengobatan sederhana. Namun, pada pengidap HIV tidak demikian. Sistem kekebalan tubuh yang rendah membuat pengidapnya akan mengalami demam terus menerus dan tidak berkesudahan. Sistem imun yang rendah gagal atau tidak mampu menangkal virus asing yang masuk.

2. Penurunan Berat Badan Secara Drastis

Gejala awal HIV pada wanita maupun pria yang juga umum dialami oleh penderitanya yaitu penurunan berat badan secara drastis. Hal ini disebabkan oleh penurunan nafsu makan secara drastis sehingga menyebabkan penderitanya mengalami penurunan berat badan yang signifikan. Gejala ini juga diikuti dengan kondisi wajah yang jadi semakin pucat dan lesu.

3. Sering Merasa Lelah yang Tidak Biasa

Seiring dengan nafsu makan yang terus menurun, penderita HIV juga mengalami gejala sering merasakan lelah yang tidak biasa. Kondisi tubuh yang cepat merasa lelah ini membuat penderitanya tidak bisa melakukan aktivitas fisik seperti orang kebanyakan yang bukan pengidap HIV.

4. Batuk Berkepanjangan

Tidak hanya demam atau berat badan menurun, seringkali diikuti gejala lainnya seperti batuk. Sama halnya dengan demam, batuk pada umumnya bisa disembuhkan dengan cepat. Namun tidak bagi pengidap HIV yang mengalami imunitas rendah. Batuk yang dialami terjadi secara berkepanjangan atau terus menerus.

5. Sering Mengalami Masalah Diare dan Mual

Gejala lainnya yang juga biasa dialami oleh penderita HIV yaitu mengalami diare dan mual-mual. Gejala ini disebabkan karena sistem pencernaan yang terganggu dan sistem imun tidak mampu melawan bakteri penyebab diare. Karena nafsu makan menurun drastis dan sistem imun yang rendah, masalah pencernaan juga tidak bisa diatasi.

6. Munculnya ruam-ruam merah dan Infeksi Jamur

Gejala penyakit HIV selanjutnya yaitu munculnya ruam-ruam merah yang diikuti dengan penyakit jamur dalam tubuh yang serius.  Sekilas mungkin terlihat seperti alergi kulit, namun lama kelamaan jumlahnya semakin meningkat. Pada pengidap HIV pria, ruam-ruam merah ini lama kelamaan bisa berubah menjadi bisul berukuran kecil. Ruam-ruam merah dan infeksi jamur ini seringkali menyebabkan rasa gatal pada kulit sehingga akan tergoda menggaruknya.

Itulah tadi penjelasan mengenai penyebab HIV pada pria diikuti dengan gejala-gejala yang ditimbulkannya. Penularan HIV yang paling umum dan sangat mudah terjadi yaitu melalui aktivitas seksual yang tidak sehat seperti seks tanpa pengaman, oral, dan anal seks. Pada kebanyakan pengidapnya, gejala HIV seringkali tidak terasa sampai pada akhirnya terkena AIDS juga. Oleh karena itu, cara mengetahui terkena HIV/AIDS yang cepat yaitu dengan melakukan tes kesehatan.

Categories
Makanan Tak Sehat Tentang Penyakit Tips Kesehatan

Gejala Keracunan Merkuri

Gejala Keracunan Merkuri

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Penyebab Dada Sakit , Manfaat Jamu Empot-Empot , Manfaat Daun Sirih , Khasiat Daun Sendok , Penyebab Mimisan , Bahaya Narkoba , Bahaya Ganja , Penyebab Kista Pada Wanita , Makanan Yang Meredakan Hidung Tersumbat , Jus Buah Penyebab Diabetes , Bahaya Makan Mie Instan , Penyebab Bibir Hitam , Obat Tradisional Untuk Biduran , Obat Alami Keputihan Karena Jamur , Obat Kesemutan Alami , Obat Herbal Nyeri Sendi , Obat Kaki Terkilir Alami , Abetalipoproteinemia , Ablasio Retina , Abses Bartholin , Ramuan Alami Mengatasi Masuk Angin , Buah Yang Ampuh Turunkan Kolestrol , Penyebab Penyakit Kaki Gajah , Penyebab Penyakit Cacingan , Cara Mengatasi Pengapuran Tulang , Mengobati Penyakit Bronkitis Pada Anak , Manfaat Ikan Kembung Untuk Kesehatan , Cara Menjaga Kesehatan Ginjal , Khasiat Mandi Subuh Untuk Kesehatan , Minuman Yang Meredakan Panas Dalam , Manfaat Daun Sukun Untuk Jantung , Manfaat Air Rebusan Ketumbar , Obat Diare Tradisional , Khasiat Buah Pisang Untuk Kesehatan , Cara Menjaga Kesehatan Gigi , Khasiat Daun Kelor Untuk Kesehatan , Pengobatan Jadul Sederhana , Gejala Penyakit Kista , Gejala Gangguan Jantung , Manfaat Minyak Ikan , Manfaat Kacang Hijau , Gejala Keracunan Merkuri , Obat Alami Gigi Berlubang , Penyebab HIV Pada Pria Dan Gejalanya , Obat Alami Bercak Putih Pada Kulit
Gejala Keracunan Merkuri

Keracunan merkuri atau raksa terjadi ketika seseorang terpapar merkuri dalam jumlah tertentu. Racun merkuri umumnya menyerang sistem saraf, saluran pencernaan, dan ginjal. Keracunan ini bisa terjadi melalui uap yang dihirup, konsumsi makanan tercemar merkuri, suntikan, dan penyerapan kulit. Merkuri adalah unsur logam yang terdapat secara alami dalam produk sehari-hari, seperti produk makanan, namun jumlahnya di lingkungan meningkat seiring perkembangan industri. Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai Gejala Keracunan Merkuri :

  1. Pertumbuhan yang lambat pada bayi

Ketika ibu hamil mengonsumsi makanan laut yang mengandung merkuri maka dampak merkuri terbesar akan dialami oleh janin. Jika janin itu selamat maka bayi biasanya mengalami masalah pertumbuhan. Aktifitas merkuri yang menumpuk pada otak menyebabkan penyakit akibat logam berat merkuri. Dampaknya bisa menyebabkan gangguan perilaku, gangguan kognitif, ADHD dan juga gangguan motorik.

  1. Tremor

Orang dewasa yang mengalami keracunan merkuri maka biasanya akan mengalami gangguan tremor. Tremor akan menyebabkan gerakan motorik tubuh terganggu seperti otot yang lemah, mati rasa pada bagian tubuh tertentu, sensasi tertekan dan tertusuk lalu juga sulit untuk berjalan.

  1. Gangguan memori

Orang yang sudah lama mengonsumsi ikan yang mengandung merkuri maka bisa mengalami gangguan memori. Gangguan ini juga disebabkan karena banyaknya merkuri yang menumpuk pada otak. Gangguan ini juga ditandai dengan beberapa gejala seperti mudah marah, mudah emosi dan perubahan suasana hati yang buruk.

  1. Gangguan pernafasan

Keracunan merkuri akan menyebabkan gangguan pernafasan yang cukup parah. Kondisi ini karena merkuri bisa saja sudah mencapai paru-paru. Gejala awal yang sering terjadi tapi diabaikan adalah sulit bernafas, sesak nafas dan nafas yang pendek.

  1. Gangguan sistem syaraf

Keracunan merkuri bisa memicu gejala serius dari masalah sistem syaraf. Kondisi ini bisa menyebabkan tubuh mudah sakit, sakit kepala, insomnia, pusing, dan sulit untuk mengendalikan diri. Bahkan hal yang paling buruk bisa menyebabkan kejang dan kehilangan kesadaran. Jika sudah sangat parah maka akan menyebabkan pandangan mata kabur, pandangan ganda, dan kebutaan.

  1. Gagal organ

Gagal organ adalah hal yang sangat parah dalam kasus keracunan merkuri. Merkuri akan merusak sistem metabolisme dan sistem organ. Dampaknya beberapa organ tidak bisa bekerja normal termasuk untuk organ inti seperti jantung, paru-paru, hati dan ginjal. Dampaknya kerusakan organ yang terus menerus akan menyebabkan kematian karena gagal organ.

  1. Mulut terasa logam

Merkuri yang masuk ke dalam tubuh lewat makanan bisa membuat mulut terasa logam. Biasanya kondisi ini tidak terjadi dengan cepat, tapi justru membutuhkan waktu yang lebih lama. Mulut yang berbau logam juga bisa jadi tanda awal keracunan merkuri. Setelah itu biasanya diikuti dengan gejala lain seperti gusi berdarah, gusi bengkak dan muntah darah.

Categories
Tentang Pengobatan

Obat Alami Gigi Berlubang

Obat Alami Gigi Berlubang

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Penyebab Dada Sakit , Manfaat Jamu Empot-Empot , Manfaat Daun Sirih , Khasiat Daun Sendok , Penyebab Mimisan , Bahaya Narkoba , Bahaya Ganja , Penyebab Kista Pada Wanita , Makanan Yang Meredakan Hidung Tersumbat , Jus Buah Penyebab Diabetes , Bahaya Makan Mie Instan , Penyebab Bibir Hitam , Obat Tradisional Untuk Biduran , Obat Alami Keputihan Karena Jamur , Obat Kesemutan Alami , Obat Herbal Nyeri Sendi , Obat Kaki Terkilir Alami , Abetalipoproteinemia , Ablasio Retina , Abses Bartholin , Ramuan Alami Mengatasi Masuk Angin , Buah Yang Ampuh Turunkan Kolestrol , Penyebab Penyakit Kaki Gajah , Penyebab Penyakit Cacingan , Cara Mengatasi Pengapuran Tulang , Mengobati Penyakit Bronkitis Pada Anak , Manfaat Ikan Kembung Untuk Kesehatan , Cara Menjaga Kesehatan Ginjal , Khasiat Mandi Subuh Untuk Kesehatan , Minuman Yang Meredakan Panas Dalam , Manfaat Daun Sukun Untuk Jantung , Manfaat Air Rebusan Ketumbar , Obat Diare Tradisional , Khasiat Buah Pisang Untuk Kesehatan , Cara Menjaga Kesehatan Gigi , Khasiat Daun Kelor Untuk Kesehatan , Pengobatan Jadul Sederhana , Gejala Penyakit Kista , Gejala Gangguan Jantung , Manfaat Minyak Ikan , Manfaat Kacang Hijau , Gejala Keracunan Merkuri , Obat Alami Gigi Berlubang , Penyebab HIV Pada Pria Dan Gejalanya , Obat Alami Bercak Putih Pada Kulit
Obat Alami Gigi Berlubang

Gigi berlubang menjadi masalah pada gigi yang paling umum ditemui di Indonesia. Seperti diungkapkan oleh drg. Sri Angky Soekanto, DDS, PhD., praktisi kesehatan gigi dan pakar biologi oral Universitas Indonesia, penderita gigi berlubang ini sangat tinggi di Indonesia. Penyebabnya adalah kesadaran penduduk Indonesia akan kesehatan gigi masih sangat minim. Itu juga yang mendasari adanya program-program edukasi kebersihan mulut ke sekolah-sekolah, sebab membangun kebiasaan memang harus dilakukan dari kecil. Ketika kesadaran ini tidak ditumbuhkan, maka risiko terkena gigi berlubang pun akan bertambah.

Gigi berlubang disebabkan oleh asam yang diproduksi bakteri yang memakan gula dari makanan yang kita makan. Asam ini dapat merusak gigi. Jika tidak ditangani dengan benar, gigi berlubang dapat menyebabkan infeksi, bahkan gigi berlubang dikaitkan dengan beberapa penyakit, salah satunya adalah penyakit jantung. Lalu, bagaimana solusinya?

Anda bisa pergi ke dokter gigi, dokter akan melakukan pengecekan, sehingga dapat melakukan tindakan yang tepat untuk menangani gigi berlubang. Anda tentu pernah mendengar menambal gigi, bukan? Prosedur yang dilakukan adalah dengan mengebor gigi yang berlubang, lalu diisi dengan bahan-bahan aman untuk menambal gigi – seperti campuran perak, emas. Tapi, jika gigi sudah senut-senut namun Anda belum bisa langsung ke dokter, ada beberapa cara mengatasi rasa sakitnya dengan beberapa pengobatan alami di rumah. Berikut ini adalah Obat Alami Gigi Berlubang :

1. Biji Asam Jawa

Taukah kamu biji asam jawa ternyata dapat mengatasi gigi berlubang. Cara yang dapat kamu lakukan pun sangat lah mudah, kamu hanya perlu mengambil beberapa biji asam jawa yang sudah kering, kemudian tumbuk biji asam jawa ini sampai halus. Jika sudah selesai kamu dapat mensangraina sampai agak kering.

Jika lankah-langkah tersebut sudah dilakukan maka kamu dapat mengoleskan hasil sangraian mu itu ke gigi yang berlubang. Dalam kurun waktu beberapa hari sakit yang kamu rasakan akibat gigi berlubang akan berangsur sembuh.

2. Daun Jambu biji

Selain untuk obat sembelit atau penyakit diare daun jambu biji ini juga efektif untuk mengatasi sakti gigi berlubang. Cara yang dapat kamu lakukan untuk dapat memperoleh manfaat ini adalah dengan membersihkan daun jambu biji dengan di cuci sampai bersih. Kemudian kamu harus menumbuknya sampai halus. Dan letakan pada gigi mu yang berlubang.

3. Bawang putih

Bawang putih sangat efektif untuk mengatasi perbagai penyakit seperti panu dan lain sebagainya. Pada dasarnya bawang putih ini memiliki kandungan anti peradangan sehingga dapat menyembuhkan berbagai penyakit akibat peradangan. Tidak hanya untuk gigi berlubang, bawang putih pun dapat mengatasi luka akbiat knalpot dengan mudah.

Cara untuk mengaasi gigi berlubang adalah dengan menggunakan 1 siung bawang putih ang telah ditumbuh secara halus, tambahkan sedikit garam kemudian kamu dapat mengoleskan hasil tumbukan tersebut ke gigi kamu yang berlubang.

4. Lada

Ternyata lada juga efektif untuk mengatasi gigi berlubang. Campuran antara lada dan garam ini akan membantu mengembuhkan gigi berlubang. Kamu cukup membuat lada dan garam ini seperti bentuk pasta dan kamu bisa menggunakannya untuk mengoleskan ke gigi berlubang dengan didiamkan beberpaa menitu kemudian kumur sampai bersih.

5. Garam

Jika pada pembahasan sebelum-sebelumnya garam dijadikan sebagai campuran, ternayta garam ini dapat digunakan untuk mengatasi gigi berlubang secara mandiri. Caranya masukan seidkit garam ke dalam air. Kemudian gunakanlah untuk berkumur-kumur. Lakukan beberapa kali karena hal ini akan membantu kamu untuk mengatasi sakit akibat gigi berlubang.

6. Cengkeh

Cengakeh ini memiliki kandungan anti inflamasi yang snagat baik untuk kesehatan dan penyambuhan, selain itu ia juga memiliki kandungan antioksidan yang baik untuk menjaga kesehatan serta membasmi bakteri. Cara yang dapat kamu lakukan adalah meneteskan minyak cengkeh yang telah kamu beli ke segelas air, dan kamu gunakan hasil campuran itu sebagai obat kumur. Berkumurlah sampai air di gelas mu itu habis.

7. Jeruk Nipis

Jeruk nipis membawa kandungan vitamin c yang baik untuk kesehatan dan dapat secara alami untuk menjaga kesehatan pada gigi berlubang. Cara yang dapat kamu lakukana dalah dengan memberikan perasan dari jeruk nipis tersebut ke gigi berlubang.

Itulah obat alami yang dapat kamu gunakan untuk menyembuhkan gigi berlubang. Memang tidak bisa langsung sembuh gigi berlubangnya, namun jika kamu menggunakannya secara rutin kamu dapat memperoleh kesembuhan dengan cepat.