Categories
Makanan Tak Sehat Tips Kesehatan

Efek Samping Minum Jeruk Nipis

Efek Samping Minum Jeruk Nipis

Jeruk nipis memiliki banyak manfaat dan disebut sebagai salah satu minuman terbaik dari alam. Namun demikian, mengonsumsinya juga harus bijak karena efek samping jeruk nipis dapat menggangu kesehatan. Berikut ini adalah Efek Samping Minum Jeruk Nipis yang wajib anda ketahui . Simak ulasannya dibawah ini.

  1. Mual

Konsumsi jeruk nipis yang merupakan salah satu buah yang mengandung vitamin C tinggibisa menyebabkan kelebihan nutrisi ini dapat menjadi pemicu rasa mual. Sama seperti halnya ketika Anda minum atau mengonsumsi terlalu banyak jus lemon, hal ini dapat meningkatkan risiko overdosis vitamin C sehingga perut terasa tak nyaman.

  1. Muntah

Selain dapat merasakan mual akibat kebanyakan asupan vitamin C karena terlalu sering dan bahkan banyak konsumsi jeruk nipis. Mual adalah ketika ketidaknyamanan melanda perut Anda, namun ada kalanya mual ini diikuti dengan muntah, khususnya apabila asupan vitamin C sudah sangat banyak di dalam tubuh.

  1. Kerusakan Enamel Gigi

Air jeruk nipis memang baik, tapi ketika mengonsumsinya setiap hari dan dengan jumlah berlebihan, ini bisa meningkatkan risiko rusaknya enamel gigi. Jeruk nipis mengandung asam sitrat tinggi sehingga email gigi bisa meluruh jika terlalu banyak mengonsumsi air perasannya. Hal ini jauh lebih berisiko ketika Anda mengonsumsi air jeruk nipis dalam bentuk kalengan.

  1. Gigi Berlubang

Sebelumnya kita bicara tentang bagaimana enamel gigi dapat rusak dan terkikis oleh banyaknya asam sitrat yang masuk akibat konsumsi air jeruk nipis bukan? Tak hanya itu, jaringan gigi pun bisa ikut hilang dengan jumlah berlebih akan jus jeruk nipis yang Anda konsumsi yang ujung-ujungnya pun bisa menyebabkan gigi berlubang.

  1. GERD

Risiko terkena gastroesophageal reflux disorder atau GERD juga menjadi sangat tinggi, apalagi bagi yang sudah punya riwayat penyakit ini, potensi untuk kambuh jauh lebih besar. Ini karena makanan dengan rasa asam maupun pedas bisa memicu GERD yang itu artinya jeruk nipis adalah makanan asam yang perlu diwaspadai.

Jika Anda sebelumnya sudah punya GERD, hati-hati dengan mengonsumsi jeruk nipis setiap hari terlalu banyak. Lapisan esofagus akan benar-benar mengalami iritasi sehingga GERD bisa jadi lebih buruk. Berbagai gejala pun dapat timbul, seperti ulu hati yang nyeri, mual-mual dan muntah-muntah, jadi segeralah hentikan konsumsi bila Anda mengalaminya.

  1. Hemochromatosis

Efek lainnya yang cukup berdampak buruk bagi kesehatan tubuh adalah ketika hemochromatosis terjadi, yakni penyerapan zat besi yang terganggu sehingga akhirnya garam besi menumpuk sehingga menyebabkan sejumlah keluhan. Mulai dari nyeri sendi, kelemahan, dan tubuh yang cepat lelah bisa terjadi sebaga gejala dari hemochromatosis ini.

  1. Tukak Lambung

Lapisan lambung yang terluka disebut juga dengan kondisi tukak lambung di mana luka ini dapat berasal dari peningkatan asam yang akhirnya membuat bagian lapisan lambung teriritasi. Asupan asam sitrat sekaligus asam dari lambung yang bergabung bisa cukup buruk untuk lapisan lambung Anda.

Ketika Anda merasakan rasa perih pada bagian ulu hati, lalu juga rasa kembung, mual dan muntah, ditambah pula penurunan selera makan dan berat badan. Perubahan pola makan kiranya dibutuhkan ketika sudah begini, dan pastikan juga Anda menghindari konsumsi jeruk nipis setelah terkena tukak lambung agar kondisi tidak menjadi lebih parah.

  1. Migrain

Bila Anda memiliki riwayat penyakit migrain, Anda boleh saja minum jeruk nipis, tapi pastikan untuk tak lebih dari ½ cangkir jus atau air jeruk nipis karena mampu meningkatkan risiko terkena migrain. Serangan migrain bukan hanya dapat terjadi ketika Anda merasa lelah, melainkan juga terlalu banyak dalam mengonsumsi air jeruk nipis.

Perlu diketahui bahwa jeruk nipis berkandungan jenis protein yang kita bisa sebut dengan istilah tyramine. Inilah kandungan yang bisa memicu gejala migrain untuk timbul. Bukan berarti Anda tak boleh mengonsumsi jeruk nipis sama sekali, namun pastikan untuk tak berlebihan dan dibatasi cukup ½ cangkir saja per harinya supaya migrain tak menyerang.

  1. Dehidrasi

Mengonsumsi jeruk nipis, apalagi airnya ternyata bila tak ditakar dengan baik dan berlebihan bisa memicu dehidrasi. Jadi ketika Anda memutuskan membiasakan diri untuk minum jeruk nipis setiap hari, Anda pun harus imbangi dengan mengonsumsi air putih yang cukup setiap hari agar bahaya dehidrasi tidak terjadi.

  1. Sering Buang Air Kecil

Produksi urine jauh lebih meningkat karena Anda minum jeruk nipis dan ini ada pula kaitannya dengan kandungan vitamin C-nya yang tinggi. Ketika Anda mengalami hal ini sebagai efek samping dari konsumsi air jeruk nipis, pastikan untuk tetap minum banyak air putih supaya tubuh tidak kekurangan cairan.

  1. Gangguan Pencernaan Saat Hamil

Selama hamil, rajin mengonsumsi jeruk nipis setiap hari ternyata bisa berpengaruh pada kesehatan pencernaan. Para ibu hamil biasanya memiliki sistem daya tahan tubuh yang rendah dan ketika minum jeruk nipis berlebihan, risiko efek seperti gangguan pencernaan, diare dan kram perut terkadang tak dapat terhindarkan.

  1. Kelebihan Zat Besi

Pada dasarnya, penyerapan mineral zat besi di dalam tubuh dapat dilancarkan dan ditingkatkan oleh asupan vitamin C yang salah satunya berasal dari jeruk nipis. Hemochromatosis memiliki hubungan erat dengan ini di mana ini adalah gangguan penyerapan zat besi yang membuat zat besi tertimbun berlebihan sehingga akhirnya zat besi berlebih dapat mengganggu fungsi organ tubuh Anda lainnya.

  1. Memperburuk Kondisi Sariawan

Saat Anda sedang menderita sariawan, minum jeruk nipis yang menawarkan rasa dan efek asam bisa-bisa justru malah memperburuk luka sariawan Anda. Hal ini berisiko tinggi terjadi pada Anda yang memiliki alergi terhadap berbagai makanan/minuman dengan rasa asam seperti halnya air jeruk nipis.

  1. Kerusakan Ginjal

Bila Anda memiliki kondisi ginjal yang sehat, maka Anda tak masalah untuk minum jeruk nipis setiap hari. Bahkan untuk para penderita batu ginjal, jeruk nipis adalah salah satu solusi alami untuk mengatasi penyakit tersebut. Hanya saja, penyakit ginjal lainnya dapat diperburuk kondisinya melalui konsumsi jeruk nipis ini, jadi hindarilah.

  1. Sakit Perut

Selain rasa mual dan iritasi lambung, iritasi saluran pencernaan juga dapat menjadi efek samping dari meminum jeruk nipis setiap hari dengan kadar berlebihan. Apabila Anda membiarkan perut dalam kondisi asam dalam waktu lama, maka iritasi pun dapat terjadi pada selaput lendir di saluran pencernaan Anda.

Categories
Makanan Tak Sehat

Makanan Yang Memicu Kanker Otak

Makanan Yang Memicu Kanker Otak

Kesehatan mahal harganya, itulah salah satu ungkapan yang benar adanya. Maka dari itu mencegah dan memerangi penyakit harus selalu kita lakukan. Ada begitu banyak penyakit mematikan yang bisa menyerang tubuh, satu penyakit yang paling ditakuti adalah kanker.

Kanker dapat menyerang semua bagian tubuh manusia, mulai dari mata, hidung, payudara, paru-paru, kulit, hingga otak. Kanker dapat terjadi karena faktor tumor yang sudah tumbuh parah di dalam tubuh. Apabila tumor sudah menjadi ganas, maka bisa berubah menjadi kanker.

Beberapa waktu ini dunia hiburan tengah mendapat kabar mengejutkan mengenai kesehatan Agung Hercules. Pria yang memiliki nama asli Agung Santoso ini diketahui mengidap Glioblastoma, tumor otak ganas atau kanker otak. Dilansir dari livestrong, kanker otak adalah suatu kondisi di mana tumor ganas berkembang di dalam otak.

Tumor dapat berasal dari otak atau perjalanan ke otak dari bagian lain dari tubuh. Tumor otak ganas mengandung sel kanker. Sebagian besar menyerang jaringan di sekitarnya dan tumbuh dengan cepat. Meski kita tak pernah tahu penyebab pastinya penyakit ini akan datang, namun kebiasaan mengonsumsi makan dan minum sehat bisa menjadi satu cara pencegahan.

Ada beberapa makanan yang mengandung banyak sumber dan zat yang bisa melawan tumbuh kembangnya tumor otak. Makanan dan minuman itu juga diyakini dapat mencegah pertumbuhan sel kanker pada jaringan tubuh lain yang bisa menyebar ke bagian otak. Seperti berikut ini kami akan membahas mengenai Makanan Yang Memicu Kanker Otak  :

  1. Telur dan Daging Terkontaminasi

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa mengonsumsi telur serta daging yang telah terkontaminasi oleh limbah kota, manufaktur kimia, peleburan logam, dan limbah medis mampu memicu risiko timbulnya kanker otak tipe glioma. Ini karena adanya dioksin yang larut lemak sehingga telur dan daging yang termasuk makanan berlemak pun bisa terdapat dioksin.

  1. Makanan Berjamur

Tumor otak tipe glioma rupanya risikonya lebih tinggi pada pengonsumsi biji-bijian di mana hal ini sudah dibuktikan oleh para peneliti dari Columbia University Mailman School of Public Health. Aflatoksin atau metabolit yang berasal dari jenis jamur biasanya diketahui menjadi parasit pada jenis makanan biji-bijian serta kacang-kacangan karena berada di tanaman tersebut. Mengonsumsi jenis makanan ini hanya akan meningkatkan risiko kanker otak dan kanker hati.

  1. Daging Olahan

Bacon, nugget, serta sosis adalah produk-produk daging olahan yang umumnya mengandung bahan pengawet. Meski menarik dan terbukti lezat, bahan pengawet di dalam makanan itulah yang berisiko tinggi memicu kanker, termasuk kanker otak.

  1. Makanan Terpapar Udara

Makanan-makanan yang terpapar udara kotor pun sangat punya potensi besar memicu kanker otak. Diketahui bahwa asap dari pabrik, asap rokok, hingga asap kebakaran pun dapat mengontaminasi makanan dan minuman yang kalau kita makan makanan itu terus-menerus, tumor otak berisiko tumbuh.

  1. Popcorn Instan

Popcorn instan ternyata meski enak apalagi sebagai cemilan di kala nonton film juga bisa memicu tumor dan kanker otak serta paru-paru. Banyak orang belum tahu bahwa ada lapisan bahan kimia pada kantong popcorn instan, PFOA (asam perfluorooctanoic) yang terdapat zat karsinogen pemicu tumor, tak terkecuali diacetyl (bahan kimia lain pada popcorn).

  1. Ikan Asin dan Sayuran Asin

Sebuah hasil studi oleh Profesor Jiankun Hu dari University of New South Wales membuktikan bahwa mengonsumsi sayuran yang terlalu asin sering-sering mampu memperbesar potensi timbulnya kanker otak tipe meningioma dan glioma. Sementara itu, makan ikan asin terlalu sering juga berisiko kanker otak karena adanya kandungan N-nitroso dan N-nitrosodimethylamine.

  1. Minuman Berenergi

Tujuan mengonsumsi minuman energi memang supaya tubuh lebih bertenaga, segar dan bugar, ditambah mata lebih melek. Hanya saja efeknya yang hanya beberapa jam ini mampu menyebabkan kerusakan jangka panjang lho bagi tubuh. Kandungan gula yang tinggi, pewarna buatan serta kafein di dalam minuman ini adalah pemicu melemahnya sistem tubuh dan munculnya kanker.

  1. Air Keran

Ada yang lebih suka minum air keran ketimbang air galon dan air matang? Hati-hati apabila infrastruktur air keran sudah tua apalagi kotor dan karatan. Belum lagi bahan kimia beracun yang ada di dalam air keran termasuk juga klorin serta dibutil ftalat (DBP) yang berbahaya bagi tubuh.

  1. Alkohol

Seperti kita tahu, minuman keras atau minuman beralkohol dapat mengganggu kesehatan sistem saraf otak, jadi kemungkinan untuk tumor atau kanker otak timbul sangat besar apalagi jika terlalu sering mengonsumsinya berlebihan. Selain kanker otak, hati-hati juga terhadap risiko jenis kanker lainnya seperti kanker hati, kanker esofagus, kanker faring, kanker laring, kanker payudara dan kanker mulut.