Categories
Makanan Kesehatan Tentang Kesehatan Tentang Pengobatan Tips Kesehatan

Makanan Untuk Anak Muntaber

Makanan Untuk Anak Muntaber

Image result for Makanan Untuk Anak Muntaber

Diare merupakan penyakit yang paling sering diderita oleh bayi dan balita. Sebagian besar bayi dan balita pasti pernah mengalami diare. Jangan anggap remeh diare karena diare bisa saja membuat pertumbuhan anak Anda menurun.

Penelitian yang diterbitkan oleh American Journal of Epidemiology menunjukkan bahwa anak yang terkena diare pada usia 24 bulan memiliki tinggi badan yang lebih pendek 2,5 cm dari tinggi badan anak normal berdasarkan standar WHO. Anak yang mengalami diare pada usia 6 bulan pertama juga dapat mengakibatkan penurunan tinggi badan dan bisa menjadi permanen atau tidak dapat diperbaiki, sehingga penting bagi Anda untuk mencegah anak terkena diare, terutama selama 6 bulan pertama kehidupannya. Untuk itu berikut ini kami akan memberikan anda beberapa daftar Makanan Untuk Anak Muntaber :

1. Nasi Tim

Nasi tim memang sering dijadikan menu makanan sehat sehari-hari pada bayi. Memberikan nasi yang ditim pada anak yang sedang diare memiliki pengaruh yang baik. Nasi ini tergolong makanan yang cukup lembut sehingga tidak berdampak buruk pada diare yang dialami.

Nasi selain mudah dicerna, tetapi juga bisa membantu memadatkan feses pada anak, sehingga diare pun selanjutnya bisa teratasi.

2. Sup

Sup merupakan makanan yang memiliki kuah yang banyak. Dalam keadaan anak diare yang juga tetap membutuhkan asupan gizi, sup dapat menjadi alternatif yang sangat baik sebagai hidangan anak yang sedang diare. Kuah pada sup yang cukup banyak juga dapat menjauhkan anak dari gejala dehidrasi yang dapat membahayakan.

Namun bahan sup untuk makanan diare pada anak, jangan menggunakan bahan makanan yang memiliki kandungan serat yang tinggi. Pilih bahan makanan padat seperti makaroni yang dikombinasikan dengan kuah kaldu ayam atau sapi.

3. Bubur

Jika menderita diare, berikan bubur sebagai makan yang akan mudah dicerna oleh sistem pencernaan anak. Bubur yang memiliki sifat lembut dapat menjadi sumber energi yang  bagi si anak dan juga tetap menjaga organ pencernaan dari iritasi yang mungkin bisa terjadi.

4. Sereal

Mengkonsumsi makanan yang mengandung zat pati juga dapat membantu meredakan sakit diare pada anak. Sereal adalah salah satu makanan yang mengandung zat yang bisa dikonsumsi oleh anak, bahkan dapat menjadi makanan untuk penderita diabetes.

Selain itu sereal juga banyak disukai anak, karena saat diare biasanya anak cenderung menolak makanan yang diberikan ibu. Makanan jenis ini juga dapat dicerna dengan baik.

5. Kentang

Makan kentang saat diare sangat dianjurkan. Kentang mengandung banyak karbohidrat dapat menjadi sumber energi yang baik bagi tubuh anak. Selain itu kentang juga dapat mudah dicerna oleh sistem pencernaan, sehingga tidak semakin menambah beban pada sistem pencernaan anak yang sedang mengalami diare.

Makanan Pendamping

1. Pisang

Pisang termasuk buah-buahan yang menjadi bagian dari makanan 4 sehat 5 sempurna. Pisang adalah buah yang memiliki banyak kandungan yang berguna untuk proses pencernaan. Pisang memiliki sifat yang mudah dicerna, sehingga proses pencernaan yang sedang terganggu tetap dapat mencerna pisang.

2. Yogurt

Yogurt dikenal mengandung banyak bakteri baik. Saat anak mengalami diare, artinya di dalam sistem pencernaan anak banyak terdapat bakteri-bakteri jahat yang mengganggu sistem pencernaan. Untuk menghilangkan bakteri-bakteri jahat ini, bisa dengan cara pemberian yogurt pada anak. Bakteri baik yang terkandung di dalam yogurt akan membantu mematikan bakteri-bakteri jahat.

Yogurt makanan untuk anak diare yang baik, karena yogurt ini adalah jenis makanan yang sangat mudah untuk dicerna. Walaupun yogurt ini terbuat dari susu, namun kandungan di dalam yogurt cukup berbeda dengan kandungan di dalam susu. Bakteri baik di dalam yogurt jumlahnya sangat banyak.

3. Telur Rebus

Telur rebus bisa diberikan untuk memenuhi nutrisi dan gizi di dalam tubuh anak yang sedang mengalami diare. Anak yang sedang mengalami diare cenderung akan merasa lemas. Hal ini dikarenakan anak kekurangan energi, karena sumber energi yang banyak keluar saat buang air besar.

Telur yang direbus dapat menjadi makanan yang tepat untuk anak, karena kaya akan kandungan gizinya. Telur rebus juga akan mudah dicerna oleh organ pencernaan anak.

4. Crackers

Crackers yang asin dapat menjadi camilan anak yang sedang mengalami diare. Walau anak sedang diare, mengkonsumsi cracker sangat dianjurkan oleh para pakar. Beberapa penelitian menemukan bahwa anak yang sedang diare dan diberikan camilan cracker akan lebih mudah dalam pemulihan. Diare pun akan lebih cepat reda.

Di sini cracker asin, menjadi sumber sodium bagi tubuh anak yang notabene sedang kekurangan banyak nutrisi. Namun jangan terlalu banyak dikonsumsi karena apabila berlebihan, malahan dapat menjadi makanan penyebab darah tinggi.

5. Jelly

Jika anak sedang mengalami diare, pada satu hari pertama berikan jelly. Banyak anak akan cenderung menyukai jelly. Selain enak, jelly juga mengandung banyak mineral, vitamin dan gizi yang sangat baik untuk tubuh. Dan jelly ini termasuk makanan yang mudah untuk dicerna, namun konsumsi jelly yang dibuat sendiri.

6. Apel

Buah apel memang mengandung sejuta manfaat, bahkan menjadi makanan penurun berat badan. Apel memiliki bayak kandungan antioksidan yang dapat mengusir partikel-partikel jahat di dalam tubuh. Mengkonsumsi apel saat diare sangat dianjurkan karena apel juga megandung banyak vitamin, mineral dan zat lainnya.

Kandungan apel juga mudah diserap oleh tubuh anak, sehingga penyebab diare pun dapat dinetralisir.

Minuman

1. Air putih

Air putih sangat penting untuk mencegah anak terhindar dari dehidrasi. Minumkan air putih yang sering walaupun dalam jumlah yang kecil, apalagi jika anak juga mengalami muntah-muntah. Idealnya, air putih ini dpt diberikan campuran gula dan garam yang dicampurkan ke dalam air atau disebut dengan oralit. Hal ini sangat penting bagi ibu untuk menjaga anak dari dehidrasi.

2. ASI

Jika anak masih dalam masa menyusui, memberinya air ASI bisa meredakan gejala diare. Bahkan kandungan di dalam ASI dapat membantu memulihkan kembali energi di dalam tubuh yang terbuang saat anak buang air besar dengan terus menerus.

3. Jus Buah

Jus memiliki banyak kandungan air, selain juga mengandung banyak nutrisi. Berikan jus pada anak yang sedang mengalami diare, akan membantu tubuhnya terhindar dari dehidrasi. Jadi tubuh akan tetap mendapatkan asupan kebutuhan nutrisi bayi yang dianjurkan.

4. Air Kelapa

Selain makanan untuk anak diare, anak akan membutuhkan banyak asupan cairan untuk tubuh. Kekurangan cairan tubuh akan mengarah pada dehidrasi. Air kelapa juga sebagai sumber elektrolit alami yang akan menggantikan cairan tubuh yang hilang. Sehingga saat anak diare, memberikan air kelapa akan juga memberikan energi pada anak.

Namun, perlu diingat bagi oranng tua agar memperhatian pemberian air kelapa pada anak ini. Jangan terlalu banyak memberikan banyak air kelapa. Pastikan air kelapa yang dikonsumsi anak pun, harus dalam keadaan bersih dan juga steril. Hal ini akan menghindari efek samping yang mungkin ditimbulkan pada anak.

Kebanyakan anak akan menolak untuk makan saat ia mengalami diare. Tetapi ibu harus tetap memberikan asupan makanan pada anak. Energi anak yang sedang diare akan banyak terkuras. Jadi sangat penting untuk menjaga anak tetap mendapatkan sumber energi. Tetap berikan anak makan walaupun dalam jumlah sedikit. Namun usahan untuk waktu pemberian makan ini sesering mungkin.

Makanan yang anak anda konsumsi saat diare pun dapat menyebabkan diare bertambah parah. Dalam banyak kasus, terus memberikan anak makanan, mungkin tidak menyebabkan diare semakin parah. Namun, mengubah asupan makanan dipercaya mampu untuk menghentikan diare.

Categories
Makanan Kesehatan Tentang Kesehatan Tips Kesehatan

Makanan Kaya Serat Alami

Makanan Kaya Serat Alami

Sebagian besar orang mengerti bahwa mereka membutuhkan makanan berserat, namun tidak banyak orang yang sepenuhnya tahu makanan mana yang kaya akan serat dan mana yang tidak.

Serat secara alami ada pada tanaman. Ada dua jenis serat yaitu serat larut air dan yang tidak larut air. Serat alami larut air yang dikonsumsi manusia berasal dari buah, oat, jelai, dan sayur. Sedangkan serat tak larut air terdapat pada biji-bijian, gandum, dan beberapa jenis sayur seperti bayam. Pada umumnya, serat akan cepat melewati usus karena tidak dapat dicerna. Nah pada kesempatan kali ini kami akan memberikan anda beberapa Makanan Kaya Serat Alami  :

1. Brokoli – Brokoli merupakan salah satu makanan rendah kolesterol yang sangat sehat. Si hijau ini ternya memiliki kadar serat cukup lebih 0.9 gram per 100 gram brokoli. Selain itu brokoli juga mengandung berbagai macam vitamin yang sangat baik untuk tubuh.

2. Bayam – Sayuran hijau yang sering dikaitkan dengan tokoh kartun popeye ini memiliki kadar serat yang sangat tinggi. Anda akan mendapatkan manfaat serat sebanyak 2.8 gr per 100 gram bayam yang anda konsumsi setiap harinya.

3. Kangkung – Kangkung, selain memiliki kandungan kalsium dan vitamin yang tinggi, juga merupakan makanan kaya serat. Apabila anda merasa sembelit, maka kangkung dapat membantu anda dalam melancarkan pencernaan anda.

4. Buncis – Buncis ternyata juga memiliki kandungan serat yang tinggi. Setiap 100 gr buncis mampu menghasilkan 1.2 gr serat yang akan sangat baik bagi kesehatan tubuh, bahkan cocok sebagai makanan untuk penderita ambeien.

5. Daun Selada – Daun selada ini biasa kita temukan pada salad dan burger, ternyata memiliki serat yang tinggi. Anda dapat merasakan manfaat 0.6 gr serat ketika anda mengkonsumsi 100 gram daun selada ini.

6. Timun Jepang – Timun jepang atau suki merupakan jenis timun yang berwarna hijau pekat dan memiliki kadar serat yang banyak. Dalam 100 gr timun jepang, terdapat 0.5 gram serat yang terkandung dalam timun jepang.

7. Seledri – Selain bermanfaat dalam memperlambat proses penuaan pada tubuh, seledri juga merupakan makanan untuk penurun darah tinggi. Selain itu, sayuran berdaun kecil dan imut ini memiliki kadar serat sebanyak 1.5 gram per 100 gr seledri.

8. Pare – Jangan pernah remehkan sayuran pahit ini. Ternyata kandungan nutrisi tidak sepahit rasanya loh. Pare ini memiliki kandungan vitamin C dan karatin, asam amino, serta kalsium. Makanan kaya serat ini menjanjikan serat dengan kadar, 0.8 gr per 100 gramnya. Pare wajib anda coba untuk ditambahkan ke dalam menu sehari-hari.

9. Paprika – Si sayuran pedas dengan warna yang menarik ini juga memiliki serat yang baik untuk tubuh kita. Dengan kandungan 1.3 gr serat per 100 gram paprika, anda akan dapat merasakan manfaatnya segera.

10. Wortel – Selain baik untuk kesehatan mata karena mengandung vitamin A, wortel juga memiliki kadar serat yang sangat tinggi dibandingkan sayuran lainnya. Seratnya sekitar 4 gran per 100 gram wortel.

11. Kentang – Kentang merupakan salah satu jenis umbi-umbian yang biasa menjadi makanan pendamping, seperti kentang goreng, mashed potatoes dan sebagainya. Sebagai bahan makanan yang memiliki karbohidrat yang tinggi, kentang juga memiliki kadar serat yang cukup tinggi, yaitu sekitar 3 gram serat per 100 gram penyajian kentang.

BUAH-BUAHAN

Buah tidak hanya sumber vitamin yang tinggi, namun juga kaya akan serat. Bahkan dalam 1 buahnya saja, rata-rata memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dari beberapa jenis sayuran.

Berikut ini buah-buah yang memiliki kadar serat tinggi :

12. Apel – Siapa tak kenal dengan si bulat yang renyah ini. Dengan segudang kandungan nutrisi yang dimiliki, apel ternyata memiliki kandungan serat yang tergolong tinggi, yaitu 4.4 gram per 1 buah apelnya.

13. Pisang – Pisang dipercaya dapat membantu melancarkan pencernaan, bahkan berguna sebagai makanan untuk anak diare. Hal ini terbkti, karena setelah diteliti, 100 gr buah pisang mengandung serat sebanya 0.6 gram serat.

14. Pir – Pir merupakan buah yang memiliki tekstur dan rasa yang mirip dengan apel, namun memiliki kadar air yang lebih tinggi. Buah berwarna kuning atau hijau ini merupakan makanan kaya serat, disamping kandungan vitamin-vitamin penting yang diperlukan oleh tubuh kita.

15. Alpukat – Buah ini biasa digunakan untuk kepentingan kecantikan. Banyak yang menyukai buah ini karena rasa dan teksturnya, dan dikonsumsi sebagai makanan yang mengandung kalsium tinggi. Tak tanggung-tanggung, ternyata dalam satu buah alpukat utuh, mengandung 10 gram serat. Pastinya hal ini akan sangat mambantu mencukupu kebutuhan serat sehari – hari.

16. Pepaya – Buah yang berukuran besar ini yang memiliki daging buah berwarna oranye atau kuning ini juga sangat baik untuk memperlancar pencernaan, karena memiliki serat sebanyak 1.3 gr per 100 gram daging buahnya.

17. Jambu Biji Merah – Buah yang berbentuk bulat ini memiliki kadar kalori yang rendah dan kaya akan vitamin C. Selain itu, buah ini juga memiliki kandungan serat yang tinggi, yaitu sekitar 7.3 gr serat per 100 gram daging buahnya.

18. Buah Berry – Buah berry–berryan, seperti strawberry, blueberry dan anggur juga memiliki kandungan serat yang tinggi. Jangan remehkan bentuknya yang imut-imut ini, karena 1 cangkir buah berry dapat mengandung 10 gram serat yang dipelukan oleh tubuh setiap harinya.

19. Buah Kiwi – Buah yang memiliki daging berwarna hijau ini selain rasanya yang enak, juga memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Dari 100 gr daging buahnya, terkandung 3 gram serat.

20. Tomat – Kandungan gizi tomat kaya akan serat sebanyak 4.2 gr per 100 gramnya. Buah tomat dapat membantu memenuhi kebutuhan serat anda sehari-hari. Selain itu kandungan vitamin C yang tinggi pada buah ini juga akan menambah manfaat bagi kesehatan anda.

21. Mangga – Ketika membelahnya saja kita sudah dapat merasakan betapa tebalnya serat-serat yang ada pada buah manga. Dari 100 gram buah manga terdapat kandungan serat sebesar 1.6 gram.

22. Nanas – Nanas merupakan buah yang asam dan manis, sehingga akan terasa segar saat kita memakannya. Dengan kandungan vitamin dan mineral yang baik bagi tubuh, nanas juga memiliki serat dengan kadar 1 gram per 100 gr daging buahnya.

KACANG dan BIJI-BIJIAN

Produk kacang dan biji-bijian juga memiliki kandungan serat tinggi. Jangan remehkan bentuknya yang kecil yang sering menjadi pelengkap menu makanan sehat sehari-hariini, dianugerahi limpahan serat yang mampu menjaga fungsi tubuh. Berikut ini beberapa diantaranya :

23. Jagung – Selain merupakan jenis makanan yang mengandung karbohidrat cukup tinggi, tapi jagung juga disinyalir memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Setengah cangkir biji jagung mengandung 2 gram serat yang tentunya sangat berguna bagi tubuh.

24. Gandum – Gandum merupakan produk yang sedang digandrungi bagi para pencinta pola hidup sehat. Dengan kalori yang terjaga dan serat yang tinggi, gandum akan sangat berguna dalam memenuhi kebutuhan serat. Kandungan vitamin dan mineral yang banyak, gandum dapat menjadi alternatif nasi putih.

25. Beras Merah – Selain gandum, beras merah juga dapat dijadikan pengganti nasi putih, yang banyak dikonsumsi sebagai makanan untuk diet. Kandungan serat yang tinggi serta vitamin dan mineral yang melimpah, membuat beras merah dapat membantu perut lebih cepat merasa kenyang.

26. Kacang Hijau – Satu cangkir kacang hijau mampu menghasilkan kandungan serat sebanyak 8.8 gr serat. Kacang hijau biasanya dikonsumsi dalam bentuk bubur kacang hijau, yang disajikan untuk balita dan anak-anak.

27. Edamame – Kacang kedelai Jepang ini memiliki kadar serat dan protein tinggi. Edamame memiliki kandungan serat sebesar 9 gram serat per setengah cangkirnya. Edamame memang masi jarang dikonsumsi di Indonesia, namun cobalah untuk mulai menjadikannya alternatif sayuran untuk dikonsumsi.

28. Kacang Merah – Kacang merah memiliki kandungan serat terbaik dan terbanyak. Dari 1 cangkir kacang merah mengandung 15 gram serat. Kacang merah merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang sangat populer untuk dikonsumsi begitu saja, atau menjadi campuran dari salad, sup dan lainnya.

29. Kacang Polong – Kacang polong termasuk makanan kaya serat yang tidak kalah baik untuk dikonsumsi. Satu cangkir kacang polong yang sudah direbus memiliki kadar serat sebanyak 8.8 gram.

MAKANAN OLAHAN

30. Oatmeal – Oatmeal merupakan salah satu produk sereal yang terbuat dari bahan baku gandum. Karena memiliki bahan dasar gandum, maka oatmeal memiliki kadar kalori yang terjaga dan kadar serat yang tinggi. Hal ini membuat anda akan merasa lebih cepat kenyaang, dan pencernaan anda pun akan selalu lancer dan terjaga.

31. Roti Gandum – Roti gandum berbeda dengan roti putih biasa. Karena terbuat dari bahan gandum, roti gandum ini dapat menjadi pilihan alternative bagi anda tidak menyukai oat meal. Kadar serat nya yang tinggi membuat nya dapat membantu memenuhi kebutuhan serat dari tubuh dalam sehari.

Image result for Makanan Kaya Serat Alami

Categories
Makanan Kesehatan

Makanan Yang Mengandung Vitamin E

Makanan Yang Mengandung Vitamin E

Banyak makanan yang kaya vitamin E, yang dapat Anda konsumsi dan juga sangat sehat bagi tubuh. Hal ini didukung dengan penelitian yang penelitian yang membuktikan bahwa vitamin ini menurunkan risiko seseorang terkena penyakit kanker, stroke, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung. Simak informasi selengkapnya soal Makanan Yang Mengandung Vitamin E di bawah ini :

  1. Biji Bunga Matahari

Apakah Anda pernah mengkonsumsi kwaci bunga matahari? Makanan yang berbentuk biji dengan ukuran kecil ini meliki kandungan vitamin E yang cukup tinggi. Setengah gelas kuaci biji bunga matahari sudah mencukup kebutuhan vitamin E hingga 82%. Biji bunga matahari juga menyediakan sumber mineral lain seperti magnesium dan selenium.

Manfaat konsumsi biji bunga matahari secara teratur adalah sebagai berikut:

  • Menetralkan semua radikal bebas dalam tubuh dan melindungi sel – sel tubuh.
  • Memberikan efek anti inflamasi yang sangat bermanfaat untuk penyakit asma, arthritis, dan semua jenis peradangan pada tulang.
  • Mengurangi resiko kanker usus besar.
  • Mengurangi semua gejala diabetes.
  • Menekan pendarahan pada wanita yang menghadapi menopause.
  • Mencegah penyakit jantung karena mengendalikan proses oksidasi kolesterol, gangguan stroke, dan cedera tulang.
  1. Asparagus

Asparagus adalah makanan yang mengandung vitamin E membantu mencukupi kebutuhan vitamin E manusia. Asparagus memiliki jumlah vitamin E sekitar 18 persen dari total kebutuhan per hari. Asparagus adalah tanaman yang berwarna hijau dan berbentuk seperti tombak pada salah satu ujungnya. Tanaman ini sangat terkenal di Jepang, Amerika dan Eropa. Di Indonesia tanaman asparagus menjadi salah satu sumber makanan impor.

Berikut ini manfaat kandungan vitamin E pada asparagus.

  • Asparagus menjadi salah satu sumber penting untuk anti inflamasi. Asparagus memiliki beberapa kandungan anti inflamasi seperti saponin asparagus, asparanin A, sarsasapogenin, protodioksin dan diosgenin. Salah satu jenis nutrisi anti inflamasi dalam asparagus yaitu saponin berfungsi penting untuk mencegah peradangan pada sel saraf motorik.
  • Asparagus menyediakan sumber anti oksidan yang paling berharga yaitu antioksidan glutathione yang berperan untuk mencegah penyakit jantung, diabetes dan kanker.
  1. Almond

Dalam satu cup kecil almond Anda sudah bisa mendapatkan 26.2 mg vitamin E. almond adalah salah satu jenis tanaman kacang-kacangan yang memiliki rasa lezat dan gurih. Almond bisa dikonsumsi bersama kue atau dimakan sebagai camilan.

Manfaat vitamin E dalam kacang almond adalah sebagai berikut.

  • Kacang almond yang dimakan bersama kulit akan menjadi sumber flavonoid yang sangat tinggi. zat anti oksidan ini dipercaya bisa mencegah semua jenis penyakit yang berhubungan dengan kerusakan sel –sel sehat akibar oksidasi oksigen.
  • Kacang almond juga berpengaruh untuk mencegah semua efek penuaan dini pada kulit.
  • Peranan flavonoid dalam kacang almond juga penting untuk mengatur kadar kolesterol dalam tubuh.
  1. Bayam

Bayam menyumbang sebanyak 41.4 mg vitamin E alami untuk tubuh. Bayam dapat dikonsumsi dengan cara diolah menjadi sayur atau makanan lain. Kandungan anti oksidan yang ditemukan dalam bayam adalah flavonoid dan karotenoid. Dua zat ini sangat penting sebagai sumber anti inflamsi dan zat anti oksidan.

Kandungan zat anti oksidan yang bersumber pada vitamin E memiliki beberapa manfaat di bawah ini.

  • Antioksidan dalam bayam bisa mencegah penyakit yang berhubungan dengan stres oksidatif atau penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah dalam tubuh.
  • Zat lutein dan zeaxantin dalam bayam juga mendukung kerja sistem anti oksidan yang sangat penting menjaga kesehatan mata terutama pada retina.
  1. Sawi Swiss Sawi Swiss mungkin menjadi makanan yang belum populer di Indonesia. Anda bisa mendapatkan sayuran ini di toko sayur organik atau supermarket. Sayuran dengan bentuk batang besar berwarna merah dan daun kecil ini memiliki zat anti oksidan yang sangat tinggi. kebutuhan sawi Swiss untuk memenuhi vitamin E adalah sebesar 28.8 mg. Tanaman sayur ini memiliki 13 jenis anti oksidan yang sangat tinggi termasuk jenis flavonoid kardioprotektif.

Manfaat vitamin E pada sawi Swiss adalah sebagai berikut.

  • Sawi Swiss menjadi salah satu sumber anti oksidan konvensional yang berperan untuk mencegah semua penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah seperti masalah tekanan darah tinggi, penyakit penimbunan plak pada pembuluh darah dan stroke.
  • Anti oksidan dalam sawi Swiss ditemukan pada warna batang dan daun yang berbeda-beda. Semua bahan ini mengantung anti oksidan pitonutrisi yang bisa menjadi zat anti inflamasi. Zat ini juga berperan untuk mengendalikan atau mencegah penyakit diabetes, hipertensi, radang sendi dan resiko kegemukan.
  1. Lobak Sayur

Pemakaian lobak sebagai sayuran di Indonesia memang masih jarang di temui. Di beberapa negara Asia lain seperti Jepang, Korea dan China,  lobak menjadi sayur yang sangat disukai. Lobak bisa memiliki bentuk bulat atau panjang sesuai dengan jenis lobak. Rasa khas dari lobak adalah pahit karena memiliki kandungan kalsium yang cukup tinggi. Sementara itu lobak mengandung vitamin E hingga 28.8 % total dari kebutuhan normal manusia.

Manfaat vitamin E dalam lobak adalah sebagai berikut.

  • Lobak adalah sumber vitamin E yang sangat baik untuk manusia. Selain itu lobak juga mengandung beta karoten dan mangan. Semua jenis zat ini bisa menjadi sumber anti oksidan yang dibutuhkan oleh tubuh. Beberapa jenis zat anti oksidan yang ada dalam lobak adalah quercetin, myricetin, asam hidroxicinnamic, isorhamnetin dan fitonutrien. Semua jenis kandungan ini membantu proses oksidasi dalam tubuh manusia.
  • Vitamin E dalam lobak menjadi salah satu pencegah aktif pertumbuhan sel kanker dan berbagai penyakit yang disebabkan oleh gangguan oksidasi oksigen pada sel sehat.
  1. Buah Bit

Bit adalah buah dengan bentuk seperti umbi pada bagian akarnya. Umbi kecil dengan warna ungu dan daun hijau menjadi salah satu sumber vitamin E yang sangat baik untuk kita.

Cara konsumsi buah bit bisa dibentuk menjadi salad atau campuran jus buah. Warna ungu pada buah bit menjadi pertanda kandungan vitamin E yang sangat tinggi, mencapai 38.7 %.

Buah bit memiliki kandungan vitamin E yang berfungsi untuk menjaga kesehatan mata dan retina.

  1. Kale

Sayuran kale di Indonesia dikenal dengan nama sayur kaelan atau kalian. Sayur hijau ini memiliki batang pendek dan daun dengan ukuran lebar sedang. Sayuran ini memiliki kandungan vitamin E sebesar 5 % dari kebutuhan konsumsi manusia. cara konsumsi sayur kale adalah dengan cara di kukus atau tumis. Tapi pengolahan dengan cara di kukus sangat disarankan untuk penderita penyakit jantung atau masalah kolesterol.

Berikut ini adalah beberapa manfaat vitamin E dalam sayuran kale.

  • Kale mempunyai zat khusus yang disebut dengan nama isothiocyanates. Ini adalah zat khusus yang dihasilkan dari proses glukosinolates. Sistem kerja zat ini dalam tubuh menyebabkan kale sangat ampuh untuk mencerah dan menurunkan resiko kanker kandung kemih, usus, ovarium, prostat dan payudara. Selain itu sayuran kale juga penting untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh.
  • Kale mengandung senyawa nutrisi anti oksidan, nutrisi anti inflamasi dan nutrisi glukosinolates yang mencegah kanker. Bahkan kandungan karotenoid dan flavonoid dalam sayur kale juga sangat bermanfaat untuk saluran pencernaan hingga aliran darah.
  1. Cabai

Cabai adalah salah satu jenis sayuran yang bisa memberikan sensasi rasa pedas dan hangat. Pemakaian cabe sebagai bumbu masakan dalam makanan sehari-hari ternyata mampu menyumbang 40% vitamin E untuk tubuh. Cabai mengandung capcaisin yang bisa meringankan gejala peradangan.

Manfaat kandungan vitamin E dalam cabai dipercaya sebagai salah satu zat penting untuk mencegah berbagai macam gangguan saraf motorik. Beberapa penyakit yang bisa dilawan dengan cabai antara lain adalah seperti arthritis dan psoriasis.

  1. Kacang Tanah

Banyak orang yang menghindari kacang tanah, karena menganggap bahwa kacang tanah bisa menjadi sumber lemak yang sangat buruk untuk tubuh. Tapi ternyata kacang tanah bisa mencukupi kebutuha vitamin E untuk tubuh sekitar 20%. Ini adalah salah satu jenis kacang yang mengandung lemak sehat. Bahkan kandungan vitamin E dalam kacang tanah mampu menjadi zat anti oksidan yang sangat penting untuk tubuh. Berbagai jenis kancangan nutrisi lain dalam kacang tanah adalah seperti asam folat, niasin, mangan dan protein. Zat anti oksidan dalam kacang tanah mampu menjadi perlindungan terhadap semua jenis gejala dan penyakit jantung.

  1. Paprika

Makanan yang mengandung vitamin paling tinggi adalah paprika. Paprika adalah salah satu jenis sayuran yang masuk dalam golongan cabai. Rasa paprika memang pedas dan manis tergantung dengan jenis paprika. Konsumsi paprika di Indonesia memang belum banyak bila dibandingkan dengan negara di kawasan Asia lainnya. Kandungan vitamin E dalam paprika menyumbang lebih dari 10% dari total angka kebutuhan. Paprika banyak mengandung zat pito nutrisi yang bisa melarutkan lemak dalam darah. Vitamin E dalam satu cangkir paprika juga bisa mencapai 1.5 mg dan mengandung beta karoten dan zeaxantin. Oleh karenanya ia juga makanan sehat untuk jantung.

Manfaat paprika sebagai salah satu sumber vitamin E adalah sebagai berikut.

  • Paprika hijau atau merah mengandung zat anti oksidan yang sangat tinggi. vitamin E dalam paprika mampu menjadi sumber anti oksidan konvensional untuk mencegah serangan radikal bebas dalam tubuh.
  • Konsumsi paprika secara rutin juga bisa mencegah berbagai macam serangan penyakit seperti penyakit jantung koroner dan diabetes tipe 2.
  • Karotenoid yang ditemukan pada paprika mampu menjadi zat ampuh untuk melawan kerusakan pada retina yang dapat menyebabkan katarak.
  1. Udang

Udang adalah salah satu sumber makanan yang mengandung protein yang sangat bergizi dan makanan penambah berat badan super cepat. Udang bisa memenuhi kebutuhan vitamin E sebesar 18 %. Udang juga mengandung zat anti oksidan tinggi yang bernama astaxanthin. Zat ini sangat penting berperan untuk tubuh dalam melawan radikal bebas dan peradangan.

Manfaat sumber vitamin E dari udang adalah sebagai salah satu makanan pencegah penyakit jantung dan penyakit degeneratif. Bahkan anti oksidan dalam udang yang dikenal dengan nama karotenoid xantofil dan astaxanthin mampu menjadi anti oksidan yang memenuhi kebutuhan gizi harian.

  1. Tomat

Tomat adalah salah satu buah yang bisa dijadikan komoditas sayuran. Kandungan gizi tomat banyak mengandung likopen sebagai zat anti oksidan pada tomat. Dalam sebuah penelitian dibuktikan bahwa konsumsi tomat secara rutin mampu meningkatkan kesehatan tulang terutama untuk wanita yang telah mengalami menopause. Tomat bisa dikonsumsi menjadi jus buah, dimakan secara langsung atau dirubah menjadi saus. Manfaat tomat sebagai sumber vitamin E bagi tubuh adalah sebagai berikut.

  • Tomat segar yang dikonsumsi secara langsung akan membantu tubuh untuk mengatur kada kolesterol, mencegah penggumpalan darah dan menurunkan resiko penyakit jantung.
  • Tomat menjadi salah satu sumber anti oksidan dan sumber fito nutrisi yang mampu mencegah dan melindungi sistem kekebalan tubuh terhadap zat radikal bebas. Tomat bisa mencegah dan mengurangi resiko dari penyakit ginjal, masalah tulang, jantung dan sistem aliran darah.

Tomat selain berperan sebagai makanan yang mengandung vitamin E ia juga, makanan untuk penderita penyakit ginjal serta makanan penurun berat badan super cepat. Selain vitamin E, Tomat adalah buah yang mengandung vitamin A paling tinggi.

  1. Alpukat

Alpukat adalah salah satu jenis buah yang memiliki rasa lezat dan lembut. Kandungan vitamin E dalam alpukat mencapai 21 %. Alpukat dikenal sebagai buah yang menjadi sumber anti inflamasi bagi tubuh. Berbagai nutrisi yang menjadi sumber anti inflamasi adalah seperti pitosterol (beta sitosterol, stigmasterol), anti oksidan karotenoid (neoxantin, lutein, neochrome, beta cryptoxantin, dan flavonoid epicathein). Bahkan alpukat juga mengandung asam lemak omega 3 yang sangat baik untuk memelihara kesehatan jantung. Sumber vitamin E dalam alpukat sangat bermanfaat sebagai pencegah berbagai macam penyakit yang berhubungan dengan tulang.

  1. Kiwi

Buah kiwi memang dikenal sebagai salah satu buah yang banyak mengandung vitamin C. Tapi kandungan vitamin E dalam buah kiwi sebesar 7% juga menyumbang manfaat yang sangat besar untuk kesehatan tubuh. Buah kiwi menjadi salah satu sumber anti oksidan tinggi yang bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung, asma, kanker usus besar, dan diabetes. Bahkan vitamin E dalam buah kiwi juga bisa menjadi sumber pencegah stroke yang sangat ampuh.

  1. Wortel

Wortel adalah sayuran dengan warna oranye dan memiliki buah pada bagian akar. Wortel bisa dimakan secara langsung atau diolah menjadi masakan. Rasa wortel adalah manis, renyah dan sedikit getir. Wortel menyediakan sumber vitamin E sebesar 5.6 %. Namun wortel memiliki kandungan beta karoten yang sangat besar.  Ini adalah sumber anti oksidan yang bermanfaat untuk mencegah penyakit kanker, serangan jantung dan masalah pembuluh darah. Salah satu jenis kanker yang bisa dicegah dengan konsumsi wortel adalah kanker usus besar. Selain itu wortel juga sangat baik untuk mengatasi masalah pencernaan karena wortel mengandung banyak serat alami.

  1. Buncis

Buncis adalah sayuran hijau dengan rasa manis dan renyah. Buncis menyediakan sumber nutrisi yang sangat penting untuk tubuh. Beberapa macam nutrisi yang ditemukan dalam buncis adalah seperti karotenoid, beta karoten, violaxanthin dan neoxanthin. Selain itu buncis menyediakan vitamin E untuk tubuh sekitar 4 %. Buncis bermanfaat untuk mencegah radikal bebas dan sumber mineral anti oksidan yang sangat baik untuk tubuh.

  1. Daun Bawang

Daun bawang adalah jenis sayur yang biasanya menjadi campuran sup atau salad. Ada rasa pedas dan gurih dengan aroma yang tajam. Dalam setengah cangkir daun bawang ditemukan vitamin E sebesar 3%. Kandungan mineral yang ditemukan dalam daun bawang adalah flavonoid dan sulfur alami.

Konsumsi vitamin E dari daun bawang sangat bermanfaat untuk mencegah peradangan tulang, obesitas dan diabetes tipe 2. Bahkan mengkonsumsi daun bawang yang dimasukkan dalam olahan makanan juga bisa mengurangi masalah alergi pernafasan.

  1. Minyak Zaitun

Pemakaian minyak zaitun sebagai pengganti jenis minyak yang mengandung lemak jenuh adalah langkah yang paling tepat untuk memelihara kesehatan. minyak zaitun mengandung vitamin E sebesar 18 % dan juga kandungan polifenol alami yang mencegah beberapa jenis kanker. Ketika terjadi masalah stres oksidatif maka sel kanker akan menyerang sel sehat. Dan minyak zaitun mampu mengendalikan proses stres oksidatif sehingga sel kanker tidak bisa tumbuh.

  1. Buah Zaitun

Konsumsi buah zaitun memang tidak dikenal di Indonesia. Di Amerika, banyak masyarakat yang mengkonsumsi buah zaitun menjadi makanan olahan atau dikonsumsi secara langsung. Rasa alami buah zaitun adalah pahit sehingga pengolahan setelah pemanenan biasanya sangat diperlukan.

Buah zaitun memiliki berbagai macam variasi warna seperti merah, kuning atau abu-abu. Buah zaitun mampu menyumbang vitamin E sebesar 15 % dari total kebutuhan nutrisi manusia. buah zaitun mengandung fito nutrisi yang berperan sebagai zat anti oksidan. Zaitun adalah salah satu buah sumber vitamin E yang paling bain dibandingkan dengan jenis buah lain. Bahkan dalam buah zaitun juga ditemukan kandungan seng dan selenium.

Manfaat buah zaitun adalah untuk mencegah masalah stres oksidatif pada sel sehat sebagai pemicu sel kanker, membantu menurunkan kadar kolesterol LDL, dan perlindugan terhadap sel saraf.

  1. Brokoli

Brokoli adalah sayuran hijau yang termasuk dalam tanaman kubis-kubisan. Brokoli memiliki rasa manis dan renyah yang bisa diolah menjadi berbagai macam masakan. Brokoli memiliki kandungan vitamin E sebesar 15 % dari kebutuhan per hari. Brokoli memiliki manfaat yang sangat baik untuk melakukan detoksifikasi tubuh. Konsumsi semangkuk brokoli setiap hari maka Anda sudah memenuhi kebutuhan vitamin E hampir 4 %. Brokoli juga memiliki kemampuan untuk menurunkan lemak jahat dalam tubuh dan menjadi sumber anti oksidan yang sangat penting untuk mencegah pertumbuhan sel kanker.

  1. Tahu

Tahu adalah salah satu jenis makanan olahan yang terbuat dari bahan kedelai. Ini adalah makanan yang sangat murah dan terjangkau untuk semua orang. Dalam satu potong tahu yang memiliki berat 100 gram terdapat 5.3 % vitamin E. Isoflavon yang ditemukan dalam tahu menjadi salah satu jenis zat yang bisa memiliki kemampuan untuk mengikat zat radikal bebas dalam tubuh. Senyawa ini sangat efektif untuk mencegah  kanker dan juga mencegah masalah efek penuaan dini pada kulit.

  1. Labu

Labu adalah salah satu sumber vitamin E yang mampu menyediakan cadangan vitamin E sebesar 6% dari total kebutuhan untuk orang dewasa. Labu memang menjadi salah satu jenis makanan yang kurang dikenal namun ternyata kandungan vitamin E dalam labu sangat penting untuk menjaga proses oksidasi darah. Labu merupakan jenis makanan kaya serat yang sangat baik bagi tubuh manusia.

Berbagai manfaat labu untuk kesehatan adalah untuk menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh, membantu proses pencernaan dan mencegah serangan zat radikal bebas yang berasal dari udara, makanan dan minuman. Anda bisa mengkonsumsi labu dengan cara dipanggang dalam oven atau dikukus.

  1. Kacang Pecan

Kacang pecan adalah salah satu jenis kacang yang populer di negara Eropa dan Amerika. Kacang pecan menjadi salah satu makanan impor di Indonesia, sehingga harga jualnya relative tinggi. Namun mengkonsumsi satu cangkir kecil kacang pecan sudah mencukup kebutuhan vitamin E untuk orang dewasa sekitar 7%.

Kacang pecan sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol, mengatur lemak jenuh dalam darah, mencegah sakit jantung dan strok, menjadi zat anti oksidan untuk beberapa jenis kanker tertentu dan memelihara kekebalan tubuh. Kandungan nutrisi lain yang ditemukan dalam kacang pecan adalah seperti vitamin C, folat, riboflavin, thiamin, niacin dan berbagai jenis nutrisi lain.

  1. Kacang Pinus

Kacang pinus adalah salah satu jenis kacang yang terkenal di Amerika. Kacang pinus menyediakan vitamin E hingga 1 % dan jumlah kalori mencapai 13 kalori. Kacang ini memiliki rasa yang gurih dan renyah.

Selain itu nutrisi lain yang ditemukan dalam kacang pinus adalah seperti lutein, zat besi dan tembaga.Salah satu manfaat lain dari kacang pinus adalah sebagai sumber energi yang sehat untuk tubuh.

Kacang pinus juga menjadi salah satu sumber anti oksidan yang sangat baik untuk tubuh.

  1. Minyak Canola

Mengkonsumsi minyak kelapa sawit memang menjadi bagian yang sangat umum di Indonesia. Namun minyak sawit menjadi salah satu sumber penyakit untuk jantung dan pemicu kanker. Minyak canola adalah alternatif pengganti yang sangat sehat.

Minyak canola mampu mencukupi kebutuhan vitamin E untuk tubuh sekitar 12 %.

Minyak canola bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, membersihkan arteri, mencegah timbulknya plak pada pembuluh darah dan sumber anti oksidan yang mencegah pertumbuhan sel kanker pada tubuh.

  1. Oregano Kering

Oregano kering adalan salah satu jenis makanan yang bisa menunjang kesehatan untuk tubuh. Oregano bubuk atau kering bisa memenuhi kebutuhan vitamin E sebesar 1%. Ini adalah jumlah kecil yang bisa dikonsumsi bersama makanan lain seperti pizza atau makanan Jepang.

Sumber oregano kering adalam daun oregano yang sangat populer di Italia. Oregano juga mengandung vitamin A, B dan sumber mineral untuk tubuh.

Konsumsi rutin oregano akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah terserang zat radikal bebas.

  1. Kacang Pistachio

Kacang pistachio adalah salah satu jenis kacang dengan rasa gurih dan lezat. Kacang pistachio mampu mencukupi kebutuhan vitamin E sebesar 11%. Kacang ini memiliki kalori yang cukup tinggi namun tidak menyebabkan sumber lemak karena mengandung lemak sehat untuk tubuh. Kacang pistachio juga sangat penting untuk memelihara kesehatan jantung dan mencegah pertumbuhan sel kanker.

  1. Kuaci Biji Labu

Kuaci biji labu memang tidak seterkenal kuaci biji buang matahari. Namun kuaci yang berasal dari biji labu kuning ini memiliki kandungan vitamin E yang cukup tinggi. kuaci biji labu bisa menyediakan sumber vitamin E hingga 225 % . ini adalah salah satu sumber vitamin E yang sangat tinggi. Selain itu dalam biji labu juga ditemukan kandungan gizi lain seperti mineral, vitamin A, dan lemak sehat. Semua jenis zat gizi yang tersedia dalam biji labu bisa menjadi makanan terbaik untuk mencegah serang jantung, stroke dan sebagai sumber anti oksidan yang sangat baik untuk tubuh.

  1. Ikan Salmon

Ikan salmon adalah salah satu sumber alami vitamin E yang sangat tinggi untuk tubuh. Kandungan vitamin E menjadi zat anti oksidan yang sangat kuat dan bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung, menormalkan LDL dalam tubuh dan mengurangi penimbunan plak dalam arteri. Selain itu anti oksidan dalam ikan salmon juga sangat berperan untuk melawan radikal bebas. Konsumsi 3 ons ikan salmon perhari sudah mencukupi kebutuhan vitamin E perhari untuk orang dewasa.

Berbagai jenis makanan yang banyak mengandung vitamin E untuk tubuh bisa didapatkan secara alami dari berbagai tanaman. Buah, sayur dan berbagai jenis kacang adalah sumber vitamin E yang sangat sehat untuk tubuh. Mengkonsumsi vitamin E alami juga bisa menjauhkan tubuh dari resiko dan efek samping vitamin E asupan. Jadi, mulailah hidup sehat dengan vitamin E alami.

Image result for Makanan Yang Mengandung Vitamin E

Categories
Makanan Kesehatan Tentang Pengobatan

Makanan Yang Mengatasi Batu Ginjal

Makanan Yang Mengatasi Batu Ginjal

Batu ginjal terbentuk secara diam-diam, ketika ukuran batu sudah sangat besar, maka batu mulai merusak jaringan ginjal dan saluran kemih. Batu ginjal terbentuk oleh penumpukan zat kimia kalsium, oksalat dan asam urat. Batu ginjal ini terbentuk akibat kebiasaan sehari-hari, seperti merokok, makan kopi terlalu banyak, jarang minum air putih dan jarang olahraga. Batu ginjal memang tidak berbahaya karena bisa keluar secara alami bersama urin, namun batu ginjal dapat memicu infeksi ginjal bahkan gagal ginjal jika penyakit ini tidak terdeteksi secara dini. Karena batu ginjal bisa memicu masalah lain yang lebih serius maka dari itu Anda wajib sekali mengenali gejala penyakit batu ginjal. Nah, berikut beberapa Makanan Yang Mengatasi Batu Ginjal :

1. Apel

Apel dikenal sebagai buah yang memiliki rasa asam manis segar dan mengandung banyak sekali manfaat. Buah apel ini terkenal sebagai obat berbagai penyakit yang mujarab. Salah satu manfaat yang terkandung dalam buah apel adalah untuk meluruhkan batu ginjal. Batu ginjal yang merupakan penyakit merugikan itu ternyata bisa diluruhkan dengan mengonsumsi apel. Apel dapat meluruhkan batu ginjal karena kandungan antioksidan yang ada di dalam apel. Beberapa antioksidan tersebut berupa vitamin A dan juga vitamin C. Jenis vitamin tersebut dapat meluruhkan adanya batu ginjal.

Cara mengonsumsi buah apel ini supaya meluruhkan batu ginjal dapat keluar adalah mengonsumsi 2 buah apel segar secara rutin setiap hari. Jika bosan mengonsumsi buah apel setiap hari, maka dapat disubstitusi dengan mengonsumsi sari cuka apel sebagai minuman segar. Namun perlu diingat bahwa ketika meminum sari cuka apel, hindari terlalu banyak gula. Hal ini dikarenakan sari cuka apel sudah mengandung banyak gula. Gula sendiri juga mempunyai sifat yang tidak baik apabila dikonsumsi terlalu banyak.

2. Semangka

Semangka merupakan buah segar yang disukai oleh banyak orang. Semangka ini adalah buah yang memiliki banyak kandungan air. Bahkan ketika makan buah semangka ini kita merasakan sedang minum. Buah semangka juga dapat menjadi makanan alternatif bagi Anda yang sulit minum. Dengan banyak mengonsumsi buah semangka yang kaya akan air ini maka batu ginjal akan mudah luruh dari dalam saluran kandung kemih. Mengonsumsi buah semangka juga akan membantu membilas bagian dalam ginjal tanpa merasakan sakit. Untuk mendapatkan manfaat yang seperti ini melalui buah semangka, kita cukup mengonsumsi sebanyak 300-500 gram/hari. Namun perlu diperhatikan juga mengenai takaran buah semangka ini. Jika kita merasa kebanyakan atau sudah berlebihan mengonsumsi buah semangka, maka sebaiknya dihentikan, karena mengonsumsi buah semangka yang berlebihan dapat memicu tekanan darah rendah dan juga dapat memicu diare.

3. Anggur

Anggur juga bermanfaat untuk meluruhkan batu ginjal. Selain mempunyai rasa enak dan segar, anggur ini ternyata juga memiliki kandungan nutrisi yang dapat menyembuhkan penyakit secara alami. Salah satu penyakit yang dapat disembuhkan dengan anggur adalah batu ginjal. Cara untuk mendapatkan manfaat dari anggur untuk menyembuhkan batu ginjal adalah dengan mengonsumsi anggur beserta kulit dan bijinya. Hal ini karena biji anggur justru lebih banyak mengandung antioksidan yang berfungsi sebagai penyembuh penyakit daripada daging buah anggur sendiri.

4. Asparagus

Asparagus merupakan salah satu jenis sayuran yang memiliki tunas. Asparagus ini meskipun belum terlalu banyak diketahui oleh masyarakat Indonesia, namun saat ini keberadaannya bisa kita temukan di beberapa supermarket. Asparagus mempunyai kandungan senyawa asparagin. Senyawa asparagin merupakan senyawa yang berfungsi untuk memecah batu ginjal sehingga memudahkan batu ginjal keluar dari saluran kandung kemih. Mengonsumsi asparagus secara rutin setiap hari akan sangat baik untuk kesehatan, terutama bagi Anda yang memiliki penyakit batu ginjal.

5. Minyak Zaitun dan Jus Lemon

Perpaduan antara minyak zaitun yang dicampur dengan jus lemon akan menghasilkan muniman yang menyegarkan. Selain menyegarkan, juga dapat menjadi minuman yang berkhasiat bagi kesehatan tubuh. Perpaduan antara kedua bahan ini dikenal ampuh untuk mengurangi keluhan batu ginjal dalam waktu 24 jam. Cara membuatnya pun cukup mudah, yaitu dengan mencampurkan minyak zaitun dan jus lemon dengan perbandingan yang sama dan minum secara teratur 1 kali setiap hari saat menjelang tidur malam.

6. Bunga Dandelion

Barangkali sebagian dari kita pernah mendengar tentang bunga dandelion. Namun sebagian dari kita mungkin juga terasa asing dengan namanya. Namun yang pasti, bunga dandelion ini merupakan tumbuhan herbal yang mempunyai fungsi untuk mengatasi batu ginjal. Cobalah untuk mengonsumsi bunga dandelion ini dengan mengubahnya menjadi ramuan khusus.

7. Berry

Buah berry merupakan bauh yang terkenal akan kelezatannya. Buah berry ini biasanya mempunyai bentuk yang imut dan kecil. Buah berry beragam jenisnya, antara lain: stroberi, blackberryblueberrycranberry, dan lain sebagainya. Jenis buah berry yang banyak mengandung manfaat untuk mengatasi penyakit ginjal adalah cranberry dan blueberry.

8. Ceri

Ceri merupakan buah yang imut, kecil, dan berwarna merah. Biasanya ceri ini diganakan sebagai hiasan cake tertentu dan diletakkan di atasnya. Tahukah Anda bahwa ceri ini juga mempunyai manfaat untuk mengatasi penyakit ginjal. Cobalah untuk melakukan terapi pengeluaran batu ginjal ini dengan menggunakan buah ceri ini.

Image result for Batu Ginjal

Categories
Tentang Pengobatan

Pengobatan Tradisional Gatal Jamur

Pengobatan Tradisional Gatal Jamur

Kurap, atau yang dikenal juga sebagai kadas, adalah penyakit kulit yang diakibatkan oleh infeksi jamur (tinea). Bercak merah, bersisik, serta gatal pada kulit merupakan beberapa tanda khas kurap. Siapa pun bisa dengan mudah terkena penyakit menular ini, terutama kelompok orang yang imunnya lemah. Selain dengan obat-obatan medis, ada beberapa obat kurap alami yang bisa bantu menyembuhkan gejala. Untuk itu bagi anda yang mengalami gatal jamur , berikut ini kami akan memberikan anda beberapa Pengobatan Tradisional Gatal Jamur  yang wajib anda coba di rumah :

  1. Kulit manggis dan daun sirih

Ambilah 100 gr kulit manggis dan 20 lembar daun sirih kemudian cucilah hingga bersih dan rebuslah secara bersamaan. Pakailah takaran air 5 gelas, Diamkan sampai mendidih lalu biarrkan air menjadi tersisa 3 gelas saja. Dinginkan lalu saring untuk kemudian dipakai untuk mencuci kulit yang sedang terkena gatal jamur. Ramuan obat gatal jamur ini mampu menghilangkan rasa gatal, Mencegah iritasi dan menyembuhkan kurap , Kudis dan eksim. Menurut para ahli kesehatan dan kecantikan tradisional bahwa khasiat kulit manggis bagi kesehatan bukan hanya untuk pengobatan organ tubuh bagian dalam saja tetapi juga bisa mengatasi masalah kesehatan kulit.

  1. Langkuas

Selama ratusan tahun langkuas adalah bumbu dapur yang sering dipakai menjadi bahan dasar pembuatan obat gatal jamur . Ambilah satu ibu jari langkuas lalu bersihkan dan haluskan dengan cara ditumbuk. Oleskan langkuas pada permukaan kulit yang terkena panu, Kurap, Kudis atau gatal gatal akibata alergi berulang kali. Cara ini ampuh untuk menyembuhkan penyakit kulit akibat jamur.

  1. Temulawak, Kunyit , Sambiloto

Ambillah 30 gr temulawak , 20 gr kunyit dan 10 gr sambiloto. Bersihkan ketiga bahan herbal ini untuk kemudian direbus hingga mendidih dengan takaraan air 5b gelas dan hanya menyisakan 2 gelas saja. Ketiga bahan alami ini sudah biasa digunakan sebagai obat gatal jamur yang terbukti ampuh bagi pengobatan jamur kulit yang menyerang anak anak dan remaja.

  1. Daun leunca

Ambilah segenggam daun leunca, Bersihkan lalu tumbuk hingga halus, Oleskan ramuan herbal ini pada permukaan kulit yang terserang gatal jamur. Lakukana dua kalai sehari secara rutin sampai kulit normal kembali tanpa dihinggapi jamur lagi. Daun leunca merupakan salah satu obat gatal jamur paling sederhana dan mudah diaplikaasikan pada ank anak yang sedang terserang panu, Kurap atau kudis.

  1. Daun sidaguri dan minyak kelapa

Ambilah beberapa daun sidaguri lalu cucilah sampai bersih. Timbuk daun tersebut sampai haluas lalu tambahkan minyak kelapa murni secukupnya dan remaslah sampai merata untuk kemudian dioleskan pada kulit yang sedang terkena gatal kulit. Daun sidaguri adalah salah satu dari sekian banyak bahan bahan alami yang dipakai pada pengobatan alternatif sebagai obat gatal jamur menahun yang biasa diderita oleh para orang tua. (Baca Juga: Bahaya Minyak Goreng , Bahaya Minyak Tanah bila Diminum)

  1. Daun ketapang

Daun ketapang adalah tumbuhan alami yang dapat digunakan sebagai obat gatal jamur yang mujarab menyembuhkan berbagai macam jamur penyebab penyakit kulit. Ambilah beberapa daun ketapang , Dicuci terlebih dahulu kemudian tumbuk atau hancurkan hingga halus. Balurkan sambil digosok gosok lembut pada permukaan kulit yang sedang menderita gatal jamur.

Ambilah lendir atau daging lidah buaya untuk kemudian dioleskan pada kulit yang sedang terserang penyakit kulit jenis jamur kaki misalnya kaki menderita kurap dan gatal gatal akibat pemakaian kaos kaki dan sepatu yang tertutup rapat setiap hari yang memicu lokasi sela sela kaki menderita lembab. Khasiat lidah buaya untuk kulit juga bisa digunakan untuk menyembuhkan gatal gatal yang disebabkan alergi, Misalnya kulit menjadi sangat kering dan menderita sisik sisik yang menimbulkan rasa gatal, Kondisi bisa terjadi akibat penggunaan AC berlebihan dan jangka panjang didalam ruangan. Lidah buaya adalah obat gatal jamur yang ampuh mengobati jamur kulit pada anak anak, dewasa dan orangtua.

  1. Tanah liat

Tahukah anda bahwaa tanah liat dapat dimanfaatkan sebagai obat gatal jamur yang sudah masuk kategori penyakit kulit yang parah misalnya eksim basah, Selain itu kelebihan tanah liat adalah dapat mengatasi gatal gatal, Iritasi yang juga disebabkan karena gigitan hewan berbahaya misalnya kalajengking, Lipan, Semut api dan sebagainya. Balurkan tanah liat perlahan pada permukaan kulit yang terserang gatal jamur. Lakukan dua kali sehari secara tertaur sampai penyakit gatal jamur sembuh.

Image result for gatal jamur