Categories
Tentang Kesehatan

Efek Samping Biotin

Efek Samping Biotin

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Cepat , Cara Mengobati Eksim Basah , Ciri-Ciri Penyakit Bronkitis , Manfaat Air Kelapa Untuk Tubuh , Khasiat Alpukat , Manfaat Sagu , Cara Menghaluskan Kulit Wajah , Cara Menangani Gigi Ngilu , Cara Mengatasi Pengapuran Tulang , Efek Samping Minyak Kelapa , Manfaat Buah Semangka , Manfaat Kalium , Penyebab Batuk Tak Kunjung Sembuh , Manfaat Tanaman Herbal Pegagan , Efek Samping Threading Alis , Ciri Ciri Depresi Berat , Makanan Berkarbohidrat Tinggi , Amankah Infus Whitening , Bahaya Minum Teh , Efek Memakan Tape Singkong , Macam Gangguan Pencernaan Pada Lambung , Manfaat Kulit Durian Bagi Kesehatan , Manfaat Pete Untuk Kesehatan , Manfaat Cabai Pelangi , Penyebab Nyeri Haid Yang Sangat Sakit , Pertolongan Pertama Pada Luka Memar , Efek Samping Biotin
Efek Samping Biotin

Biotin (atau vitamin B7) ialah vitamin larut air yang juga dikenal dengan vitamin H. Vitamin ini memiliki peranan yang sangat besar dalam reaksi biokimia di dalam tubuh, seperti dalam transfer karbon dioksida dan metabolisme karbohidrat dan lemak. Nah pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai Efek Samping Biotin :

  1. Gangguan Pernapasan

Pernapasan bisa terganggu ketika mengonsumsi biotin dalam dosis yang terlalu tinggi. Walau biotin termasuk vitamin dan seharusnya vitamin mampu menutrisi tubuh, dosis berlebihan juga tetap akan menimbulkan gangguan kesehatan, seperti halnya gangguan pernapasan akut meski hanya beberapa orang saja yang mengalami.

  1. Mual

Suplemen biotin cukup berisiko menimbulkan mual yang ringan pada pengonsumsinya. Hal ini biasanya terjadi apabila Anda baru saja mengonsumsinya dan sebelumnya belum pernah. Hanya saja tak perlu khawatir, sebab efek samping dari biotin satu ini tak akan bertahan lama asalkan sudah terbiasa dan mengonsumsinya dengan takaran yang tepat.

  1. Jerawat

Jerawat kistik yang umumnya timbul pada area garis rahang hingga dagu dapat disebabkan oleh asupan biotin yang berlebihan. Meski memang produksi sebum pada kulit meningkat karena biotin, sebenarnya hal ini bukan hal yang mengkhawatirkan karena jerawat bisa hilang dalam beberapa minggu pasca berhentinya penggunaan biotin.

Jika Anda takut efek samping seperti jerawat kistik ini Anda alami, sebaiknya Anda benar-benar menuruti aturan konsumsi suplemen biotin yang benar, yakni tidak lebih dari 30 mg setiap harinya. Tak hanya itu, dalam mengonsumsi biotin dalam bentuk suplemen, Anda juga perlu mengonsumsi banyak-banyak air putih supaya meminimalisir risiko terkena jerawat.

  1. Diare

Dosis biotin yang benar adalah 150 mcg per harinya di mana ini diberikan lewat injeksi intramuskular, sementara biotin oral hanya 10 mg per harinya. Konsumsi pun harus lebih dulu dikonsultasikan dengan dokter sehingga tidak dapat digunakan secara sembarangan. Salah satu bentuk efek samping yang berbahaya adalah diare karena takaran berlebihan dari konsumsi suplemen biotin.

  1. Interaksi Obat

Jika Anda tengah menggunakan obat penurun kolesterol dan juga anti kejang, maka dianjurkan untuk tidak mengonsumsi suplemen biotin di saat yang sama. Ketika suplemen biotin digunakan dalam dosis tinggi dan penggunaannya bersamaan dengan obat-obatan lain seperti yang sudah disebutkan, justru obat yang sebelumnya Anda konsumsi akan kurang efektif dan bahkan menimbulkan risiko gejala penyakit gula.

  1. Kenaikan Kadar Gula Darah Berlebih

Untuk para penderita diabetes, vitamin berupa suplemen biotin tidaklah dianjurkan sebab menurut sebuah penelitian penderita diabetes mampu mengalami kenaikan kadar glukosa darah berlebih karena vitamin tersebut. Tak hanya kadar glukosa, terjadi pula peningkatan asam lemak dalam tubuh.

Jika memang Anda merasa kekurangan biotin padahal Anda adalah seorang penderita diabetes, pastikan bahwa Anda datang ke dokter dan melakukan konsultasi terlebih dulu sebelum menggunakan suplemen biotin. Ada kemungkinan dokter akan memberikan biotin dan sebaiknya Anda mengikuti aturan konsumsinya dengan dosis sesuai yang diberikan.

  1. Kram Perut

Risiko efek samping biotin lainnya adalah kram yang terjadi pada perut di mana hal ini lebih berisiko terjadi apabila Anda kurang memerhatikan dosis tepatnya sehingga konsumsi berlebihan. Kram perut dan diare biasanya terjadi secara bersamaan, jadi bila keduanya terjadi pada Anda, hentikan dulu penggunaan suplemen biotinnya.

  1. Sering Buang Air Kecil

Dosis biotin yang terlalu tinggi atau berlebih rupanya tak cukup baik bagi tubuh sebab akan meningkatkan frekuensi buang air kecil. Bila Anda setelah mengonsumsi biotin dalam bentuk suplemen kemudian mengalami sering buang air kecil dan hal ini cukup mengganggu, Anda bisa coba kurangi dosisnya atau hentikan penggunaannya lebih dulu.

  1. Berkeringat Lebih

Rupanya selain sering buang air kecil, keringat yang berlebihan juga bisa terjadi pada para pengonsumsi biotin dalam bentuk suplemen. Bukan berarti suplemen ini berbahaya, hanya saja dosis yang Anda gunakan pastilah lebih banyak dari yang seharusnya sehingga perlu adanya konsultasi lebih dulu dengan dokter supaya dosisnya tepat jika kurang mengerti.

  1. Reaksi Alergi

Ketika Anda mengalami yang namanya ruam gatal pada kulit, rasa sakit di dada, rasa sesak di dada atau pembengkakan di wajah atau tenggorokan disertai rasa mual sesudah mengonsumsi biotin, itu tandanya Anda alergi terhadap vitamin ini. Konsultasikanlah dengan dokter untuk tahu seberapa dosis yang paling baik atau justru ada solusi lain.

  1. Keguguran pada Ibu Hamil

Walau belum sepenuhnya terbukti bahwa biotin dapat menyebabkan keguguran, namun ibu hamil yang mengonsumsi suplemen biotin bisa-bisa memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami keguguran. Jika memang Anda kekurangan biotin dalam tubuh, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan biotin.

Categories
Tentang Pengobatan

Pertolongan Pertama Pada Luka Memar

Pertolongan Pertama Pada Luka Memar

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Cepat , Cara Mengobati Eksim Basah , Ciri-Ciri Penyakit Bronkitis , Manfaat Air Kelapa Untuk Tubuh , Khasiat Alpukat , Manfaat Sagu , Cara Menghaluskan Kulit Wajah , Cara Menangani Gigi Ngilu , Cara Mengatasi Pengapuran Tulang , Efek Samping Minyak Kelapa , Manfaat Buah Semangka , Manfaat Kalium , Penyebab Batuk Tak Kunjung Sembuh , Manfaat Tanaman Herbal Pegagan , Efek Samping Threading Alis , Ciri Ciri Depresi Berat , Makanan Berkarbohidrat Tinggi , Amankah Infus Whitening , Bahaya Minum Teh , Efek Memakan Tape Singkong , Macam Gangguan Pencernaan Pada Lambung , Manfaat Kulit Durian Bagi Kesehatan , Manfaat Pete Untuk Kesehatan , Manfaat Cabai Pelangi , Penyebab Nyeri Haid Yang Sangat Sakit , Pertolongan Pertama Pada Luka Memar , Efek Samping Biotin
Pertolongan Pertama Pada Luka Memar

Memar atau lebam (bahasa Inggris: bruise, contusion) adalah suatu jenis cedera pada jaringan tubuh, yang menyebabkan aliran darah dari sistem kardiovaskular mengendap pada jaringan sekitarnya, disebut hematoma, dan tidak disertai robeknya lapisan kulit. Nah pada kesemptan kali ini kami akan memberitahukan anda cara atau Pertolongan Pertama Pada Luka Memar yang bisa anda lakukan dirumah , simak ulsannya berikut ini :

Tahapan Perubahan Warna Luka Memar

Cepat lambatnya penyembuhan luka memar tergantung dari seberapa parah benturan yang terjadi dan di mana letak luka berada. Berikut adalah tahapan perubahan warna luka memar, yang bisa menandakan proses penyembuhannya:

  • Merah
    Sesaat setelah terbentur, kulit akan terlihat memerah. Anda pun akan menyadari bagian tubuh yang terbentur menjadi sedikit bengkak dan terasa nyeri ketika disentuh.
  • Kebiruan hingga ungu gelap
    Biasanya, satu atau dua hari setelah benturan, warna memar akan menjadi kebiruan atau ungu gelap. Perubahan warna ini disebabkan karena minimnya asupan oksigen dan juga pembengkakan di area sekitar memar. Akibatnya, hemoglobin yang berwarna merah akan berubah menjadi biru.
  • Hijau pucat
    Memasuki hari keenam, warna memar akan berubah menjadi kehijauan. Hal ini menandakan bahwa hemoglobin yang terdapat dalam darah mulai terurai dan proses penyembuhan sedang berlangsung.
  • Kuning kecokelatan
    Setelah seminggu, luka memar akan berubah warna menjadi lebih terang, yaitu kuning pucat atau cokelat muda. Tahap ini merupakan tahap akhir dari proses penyembuhan memar. Memar tidak akan berubah warna lagi, melainkan menghilang secara perlahan dan kembali ke warna asli kulit.

Perlu diingat, luka memar yang terasa sakit saat disentuh, semakin membesar, terasa nyeri dan tidak kunjung sembuh, memar yang muncul setelah mengonsumsi obat pengencer darah, memar yang muncul tanpa adanya cedera fisik, atau sering muncul tanpa sebab yang jelas, adalah kondisi yang perlu diwaspadai. Karena itu, Anda disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter apabila mengalaminya.

Cara Mengobati Luka Memar

Meskipun luka memar atau lebam akan hilang dengan sendirinya, namun Anda bisa mempercepat proses penyembuhan luka memar dengan melakukan hal-hal berikut ini:

  • Kompres dengan es
    Kompres bagian tubuh yang terbentur dengan es. Suhu dingin akan meredakan proses pembengkakan dan peradangan. Selain itu, es juga membantu meminimalkan jumlah darah yang keluar dari pembuluh darah kecil ke jaringan sekitar. Hindari menempelkan langsung es ke kulit, disarankan untuk membungkus es dengan handuk terlebih dahulu. Lalu, kompres luka memar selama 20 sampai 30 menit.
  • Angkat bagian tubuh yang mengalami memar
    Setelah luka memar terjadi, cobalah untuk memposisikan bagian tubuh yang memar lebih tinggi dari dada. Misalnya, bila memar terjadi di kaki, duduk atau tidurlah dengan menyangga area memar dengan bantal. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi aliran darah ke area yang memar sehingga meredakan pembengkakan.
  • Kompres air hangat
    Setelah sekitar dua hari mengompres memar dengan es, ganti dengan kompres air hangat. Suhu panas dapat memperlancar aliran darah, sekaligus mempercepat perubahan warna kulit kambali seperti semula. Gunakan kain yang sudah direndam air hangat. Lalu, kompres bagian tubuh yang mengalami luka memar selama 10 menit. Lakukan ini dua sampai tiga kali sehari secara rutin.
  • Heparin sodium
    Selain cara-cara tersebut, Anda juga bisa mempercepat proses penyembuhan lebam atau memar dengan menggunakan obat oles dalam bentuk salep ataupun gel yang mengandung heparin. Heparin sodium diekstrak dari dua sumber protein hewani, yaitu porcine dan bovine, di mana bovine adalah protein yang terbuat dari sapi. Heparin bekerja dengan cara melarutkan gumpalan darah yang berada di bawah permukaan kulit akibat memar, membantu mengurangi peradangan, serta melancarkan peredaran darah untuk mempercepat penyembuhan.Efek samping penggunaan obat ini umumnya minimal dan jarang terjadi, namun terkadang dapat menimbulkan alergi. Perlu diingat, heparin gel tidak dianjurkan untuk dipakai pada luka terbuka dan pada anak berusia di bawah 5 tahun. Jangan sepelekan luka dalam, pastikan untuk menyiapkan heparin gel pada kotak P3K Anda dan pilihlah yang telah bersertifikasi BPOM. Perlu Anda ketahui pula, heparin yang halal apabila diekstrak dari protein bovine.

Pada umumnya, luka memar akan hilang dengan sendirinya. Namun bila Anda merasa tidak nyaman dengan kondisi tersebut, Anda bisa melakukan cara-cara di atas untuk mempercepat proses pemulihan dan pengobatan luka memar. Bila kondisi luka memar tidak hilang dalam beberapa minggu, segeralah periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Categories
Tentang Kesehatan Tentang Pengobatan Tentang Penyakit Tips Kesehatan

Penyebab Nyeri Haid Yang Sangat Sakit

Penyebab Nyeri Haid Yang Sangat Sakit

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Cepat , Cara Mengobati Eksim Basah , Ciri-Ciri Penyakit Bronkitis , Manfaat Air Kelapa Untuk Tubuh , Khasiat Alpukat , Manfaat Sagu , Cara Menghaluskan Kulit Wajah , Cara Menangani Gigi Ngilu , Cara Mengatasi Pengapuran Tulang , Efek Samping Minyak Kelapa , Manfaat Buah Semangka , Manfaat Kalium , Penyebab Batuk Tak Kunjung Sembuh , Manfaat Tanaman Herbal Pegagan , Efek Samping Threading Alis , Ciri Ciri Depresi Berat , Makanan Berkarbohidrat Tinggi , Amankah Infus Whitening , Bahaya Minum Teh , Efek Memakan Tape Singkong , Macam Gangguan Pencernaan Pada Lambung , Manfaat Kulit Durian Bagi Kesehatan , Manfaat Pete Untuk Kesehatan , Manfaat Cabai Pelangi , Penyebab Nyeri Haid Yang Sangat Sakit , Pertolongan Pertama Pada Luka Memar , Efek Samping Biotin
Penyebab Nyeri Haid Yang Sangat Sakit

Menstruasihaid atau datang bulan adalah perubahan fisiologis dalam tubuh wanita yang terjadi secara berkala dan dipengaruhi oleh hormon reproduksi baik FSH-Estrogen atau LH-Progesteron. Periode ini penting dalam hal reproduksi. Pada manusia, hal ini biasanya terjadi setiap bulan antara usia remaja sampai menopause. Selain manusia, periode ini hanya terjadi pada primata-primata besar, sementara binatang-binatang menyusui lainnya mengalami siklus estrus. Pada kesempatan kali ini kami akanmembahas mengenai apa Penyebab Nyeri Haid Yang Sangat Sakit :

Kontraksi Penyebab Nyeri

Sepanjang waktu, terjadi kontraksi halus pada otot dinding rahim yang umumnya tidak terasa. Namun pada masa menstruasi, kontraksi ini menjadi makin kencang sebagai bagian dari peluruhan dinding rahim saat haid. Kontraksi tersebut menekan pembuluh darah yang mengelilingi rahim, sehingga memutuskan suplai darah dan oksigen ke rahim. Ketiadaan oksigen inilah yang menyebabkan jaringan rahim melepaskan bahan kimia yang menciptakan rasa nyeri.

Rasa nyeri semakin buruk karena tubuh juga mengeluarkan bahan kimia bernama prostaglandin yang memicu otot rahim terus berkontraksi lebih banyak. Prostaglandin adalah bahan kimia yang diproduksi oleh tubuh wanita dan dapat menyebabkan banyak gejala yang berhubungan dengan ketidaknyamanan saat menstruasi. Selain itu, prostaglandin juga memicu kondisi lain seperti mual, diare, lemas, dan sakit kepala yang kerap menyertai nyeri. Diduga, sebagian wanita memproduksi prostaglandin dalam jumlah lebih banyak sehingga lebih merasakan nyeri dibandingkan yang lain.

Penyakit Tertentu

Nyeri haid atau dismenore dapat dikategorikan menjadi dua macam, yakni dismenore primer dan sekunder. Dismenore primer adalah rasa nyeri yang umum dialami wanita terutama di sekitar masa awal menstruasi. Sedangkan dismenore sekunder disebabkan oleh kondisi atau gangguan pada sistem reproduksi wanita. Nyeri akibat dismenore sekunder biasanya terjadi lebih awal daripada nyeri menstruasi biasa dan berlangsung lebih lama.

Gangguan yang menyebabkan dismenore sekunder dapat berupa:

  • Endometriosis: terjadi ketika sel-sel yang menyelubungi rahim mulai tumbuh di luar rahim, seperti ovarium atau tuba falopi. Sel ini bisa menimbulkan rasa sakit yang berat ketika meluruh.
  • Radang panggul: infeksi yang bisa mengakibatkan peradangan atau inflamasi pada rahim, ovarium, dan tuba falopi.
  • Adenomiosis: jaringan lapisan paling dalam rahim mulai tumbuh ke dalam dinding otot rahim, sehingga menimbulkan nyeri saat haid.
  • Fibroid: tumor yang tidak bersifat kanker di dalam rahim dan dapat membuat menstruasi Anda terasa menyakitkan.
  • Intrauterine device (IUD): kontrasepsi yang ditempatkan di dalam rahim ini terkadang dapat menyebabkan nyeri haid, terutama di masa awal pemasangan.
  • Stenosis leher rahim: pembukaan pada leher rahim beberapa wanita sangat kecil, sehingga menghambat aliran darah untuk keluar saat haid. Kondisi ini menyebabkan tekanan yang menyakitkan di dalam rahim.

Selain nyeri haid, dismenore sekunder umumnya disertai gejala lain seperti menstruasi yang tidak teratur, keputihan yang kental dan berbau, perdarahan di antara masa menstruasi, serta nyeri saat melakukan hubungan seksual.

Lebih Berisiko

Sebagian wanita lebih berisiko merasakan nyeri haid karena mengalami beberapa hal berikut:

  • Volume haid lebih banyak
  • Mengalami menstruasi pertama sebelum usia 11 tahun.
  • Mengalami obesitas atau kelebihan berat badan.
  • Belum pernah hamil.
  • Mengonsumsi minuman beralkohol atau merokok.

Selain mengonsumsi obat-obatan pereda rasa sakit, umumnya nyeri haid dapat diredakan secara mandiri dengan pijatan, mandi air hangat, minuman hangat, berbaring dengan kaki diangkat, atau menempelkan koyo pada bagian yang sakit.

Nyeri haid tidak bisa dianggap sepele. Anda harus segera periksakan diri ke dokter jika terjadi perdarahan berlebihan, periode menstruasi lebih lama dari biasanya, disertai demam, terdapat keputihan yang tidak normal, nyeri timbul tiba-tiba dan terasa intens pada panggul, serta adanya tanda-tanda infeksi seperti demam atau menggigil dan nyeri tubuh saat menstruasi.

Sementara itu, tindakan pencegahan dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin E, asam lemak omega-3, vitamin B1, vitamin B6, dan magnesium. Bahan-bahan tersebut rupanya dapat mengurangi nyeri haid secara efektif; Selain itu, olahraga teratur sehingga berat badan tetap normal; menghindari konsumsi minuman beralkohol dan rokok; dan mengurangi stres yang dapat meningkatkan risiko kram dan nyeri haid yang parah.

Categories
Makanan Kesehatan

Manfaat Cabai Pelangi

Manfaat Cabai Pelangi

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Cepat , Cara Mengobati Eksim Basah , Ciri-Ciri Penyakit Bronkitis , Manfaat Air Kelapa Untuk Tubuh , Khasiat Alpukat , Manfaat Sagu , Cara Menghaluskan Kulit Wajah , Cara Menangani Gigi Ngilu , Cara Mengatasi Pengapuran Tulang , Efek Samping Minyak Kelapa , Manfaat Buah Semangka , Manfaat Kalium , Penyebab Batuk Tak Kunjung Sembuh , Manfaat Tanaman Herbal Pegagan , Efek Samping Threading Alis , Ciri Ciri Depresi Berat , Makanan Berkarbohidrat Tinggi , Amankah Infus Whitening , Bahaya Minum Teh , Efek Memakan Tape Singkong , Macam Gangguan Pencernaan Pada Lambung , Manfaat Kulit Durian Bagi Kesehatan , Manfaat Pete Untuk Kesehatan , Manfaat Cabai Pelangi , Penyebab Nyeri Haid Yang Sangat Sakit , Pertolongan Pertama Pada Luka Memar , Efek Samping Biotin
Manfaat Cabai Pelangi

Cabai, Cabe atau Lombok dikenal sebagai hasil panen dari tanaman yang menghasilkan buah cabai dengan rasa pedas, dan dapat dikategorikan sebagai sayuran atau bumbu. Berbagai macam cabai memiliki karakter yang berbeda-beda, di lihat dari tingkat kepedasan, bentuk, dan warnanya. Nah pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai Manfaat Cabai Pelangi , yuk simak ulasan yang akan kami berikan berikut ini :

  1. Menurunkan Berat Badan

Capsaicin yang terkandung di dalam cabai pelangi bisa meningkatkan thermogenesis yaitu sebuah proses yang mengubah sumber energi menjadi panas. Capsaicin ini bisa meningkatkan panas dengan cara protein otot yang menghentikan kalsium normal kemudian memompa ke retikulum sarkoplasma dan menghentikan siklus relaksasi otot. Metabolisme nantinya akan dilakukan oleh lambung yang kemudian akan terus memproses nutrisi lambung sehingga membantu untuk menurunkan berat badan.

Obesitas sendiri merupakan kondisi kesehatan serius yang bisa membuat seseorang terkena penyakit kronis seperti diabetes dan jantung. Ada beberapa bukti jika capsaicin yang terkandung dalam cabai pelangi dan jenis cabai lainnya bisa membantu penurunan berat badan dengan cara mengurangi nafsu makan dan meningkatkan pembakaran lemak sehingga cabai ini bisa dikonsumsi untuk mengurangi berat badan.

  1. Mengurangi Rasa Sakit

Capsaicin yang merupakan senyawa tanaman bioaktif utama dalam cabai pelangi ini memiliki sifat yang unik yakni bisa mengurangi rasa sakit. Ini bisa menginduksi sensasi terbakar meski tidak menyebabkan luka bakar yang nyata. Mengkonsumsi cabai ini akan membuat reseptor rasa sakit tidak lagi sensitif pada bentuk rasa sakit yang lain.

  1. Meningkatkan Fungsi Kognitif

Manusia membutuhkan jumlah oksigen dan manfaat zat besi yang sesuai agar bisa mempertahankan kinerja kognitif yang baik. Menambahkan cabai pelangi pada makanan bisa mengurangi gangguan kognitif seperti demensia dan penyakit alzheimer khususnya pada usia lanjut.

  1. Mengurangi Resiko Kanker

Cabai pelangi merupakan sumber antioksidan khususnya pada capsaicin dan juga zat kimia pemberi rasa panas sehingga bisa digunakan sebagai solusi kanker. Kandungan dalam cabai pelangi bisa menghambat pertumbuhan sel kanker di usus besar dan juga prostat. Likopen juga merupakan antioksidan yang sangat membantu untuk mencegah terjadinya kanker kandung kemih dan leher rahim.

  1. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Cabai pelangi mengandung vitamin C yang merupakan antioksidan untuk menetralisir radikal bebas. Vitamin C dalam cabai pelangi bisa mencegah penyakit kudis sekaligus meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Cabai pelangi juga mengandung vitamin B kompleks seperti niacin dan riboflavin. Niacin dikenal bisa meningkatkan kolesterol baik untuk mengurangi masalah kardiovaskular dan beberapa penyakit lain seperti kesulitan tidur, demensia, dermatitis, solusi diare dan berbagai penyakit lainnya.

  1. Memperbaiki Masalah Pencernaan

Cabai pelangi mengandung capsaicin yang bisa membuat darah mengalir ke seluruh tubuh dengan baik. Nantinya, kandungan dalam cabai ini bisa membantu merangsang lambung untuk menghasilkan cairan yang dibutuhkan dalam menenangkan masalah perut sekaligus membunuh H. Pylori yakni masalah gastrointestinal yang menyebabkan bakteri.