Categories
Tentang Penyakit

Pertanda Lambung Luka

Pertanda Lambung Luka

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Pengobatan Batu Empedu Secara Alami , Fakta Kesehatan Makanan Fermentasi , Makanan Penguat Daya Tahan Tubuh , Tanda Tanda Tekanan Darah Tinggi , Alasan Membuatmu Disukai Nyamuk , Makanan Berpotensi Keracunan , Cara Memasak Yang Berbahaya , Cara Mengeluarkan Dahak Dengan Mudah , Manfaat Odol , Kerugian Air Kelapa , Makanan Yang Menyembuhkan Anemia , Penyebab Miss V Gatal , Jerawat Hilang Dengan Cara Alami , Cara Mengatasi Batuk Berdahak , Cara Mendetoksifikasi Usus , Cara Mengatasi Hidung Tersumbat , Cara Mengobati Sariawan , Cara Menyembuhkan Radang Tenggorokan , Makanan Yang Mencerahkan Wajah , Cara Mengobati Amandel , Efek - Efek Dari Bulu Mata Palsu , Efek BB Glow , Penyebab Sakit Perut Kiri Bawah , Alergi Makanan Umum , Cara Menjauhkan Anak dari Rokok , Deteksi Penyakit Dari Rambut , Cara Mengobati Asam Urat Dengan Bahan Alami , Manfaat Buah Nanas Untuk Kesehatan , Cara Mengobati Campak , Cara Mengobati Rematik Di Rumah , Membuat Kulit Putih Permanen , Cara Menghilangkan Bekas Jerawat , Cara Menyembuhkan Gatal Gatal Di Badan , Cara Menyembuhkan Sakit Gigi , Cara Mengatasi Biduran , Makanan Yang Mampu Meredakan Sakit Kepala , Obat Dan Pengobatan Psoriasis , Cara Menyembuhkan Nyeri Sendi , Cara Mengatasi Kulit Kering Bersisik , Cara Mengatasi Darah Tinggi Secara Alami , Cara Mengatasi Mata Bengkak , Cara Memanjangkan Bulu Mata , Cara Menghilangkan Bekas Koreng , Cara Menjernihkan Mata Dengan Alami , Cara Memutihkan Gigi Secara Alami , Cara Memutihkan Selangkangan , Cara Menghilangkan Bau Mulut , Cara Menghilangkan Bau Ketiak , Cara Ampuh Mencegah Leukimia , Cara Membersihkan Miss V Yang Benar , Bahaya Memakai Softlens Saat Tidur , Manfaat Menari Untuk Tubuh , Obat Alami Asam Urat , Manfaat Buah Manggis , Cara Mengatasi Perut Kembung , Gejala Lambung Luka
Gejala Lambung Luka

Tukak lambung (ulkus peptikum, peptic ulcer) adalah luka yang muncul pada dinding lambung akibat terkikisnya lapisan dinding lambung. Luka ini juga berpotensi muncul pada dinding bagian pertama usus kecil (duodenum) serta kerongkongan (esofagus). Tukak lambung dapat menyebabkan rasa nyeri pada lambung atau bahkan perdarahan dalam kasus yang parah.

Penyakit ini dapat menyerang semua orang pada segala umur. Meski begitu, pria usia di atas 60 tahun memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalaminya. Tukak lambung sendiri dapat diobati hingga tuntas jika penyebab utama dapat diketahui. Berikut ini kami akan memberikan informasi seputar Gejala Lambung Luka :

1. Nyeri Perut

Saat lambung Anda luka, otomatis akan ada rasa sensasi seperti sedang ditusuk-tusuk, atau bahkan sensasi terbakar. Apabila rasa nyeri itu dibiarkan, tubuh tak akan bisa menahannya lagi sehingga nyeri dan keadaan lambung pun menjadi semakin parah. Ketika kondisi lambung yang luka sudah pada tingkat akut, rasa sensasi terbakar akan lebih terasa ketimbang sensasi tertusuknya. Sebelum terlalu menyiksa, Anda bisa memeriksakan diri ke dokter dan mendapat penanganan serta resep obat dokter secepatnya.

2. Nyeri Menyebar ke Pusar dan Punggung

Anda harus segera sadar untuk memeriksakan diri ke dokter apabila rasa nyeri bukan lagi di perut bagian atas atau ulu hati. Pada beberapa kasus, terutama yang sudah semakin parah, rasa nyeri bakal menjalar hingga bagian pusar bahkan punggung. Dari lambung menuju ke area punggung tentulah cukup berbahaya dan Anda perlu sesegera mungkin ke dokter untuk mendapat pertolongan.

3. Perut Perih di Malam Hari

Nyeri pada lambung akan sangat terasa begitu perih dan ini terjadi dikarenakan adanya iritasi yang asam lambung akibatkan. Asam lambung yang naik akan membuat luka menjadi basah dan itulah yang menjadikannya terasa makin perih saja. Pada umumnya, rasa perih di lambung akan muncul saat sudah malam, dan bisa-bisa ini mengganggu waktu dan kualitas tidur Anda.

4. Nyeri Perut Mudah Datang dan Pergi

Mungkin setelah Anda makan dan minum obat, ada rasa lega yang didapat, ini karena asam lambung telah turun. Namun nyeri itu akan berlanjut meski dirasa telah hilang. Beberapa hari atau bahkan minggu kemudian, rasa perih atau nyeri bakal datang kembali. Hilang lalu kambuh, itulah kondisi yang perlu diwaspadai dari gejala perut yang sakit, nyeri atau perih. Ketika berulang kali terus demikian, tak ada salahnya untuk segera ke dokter.

5. Perut Kembung dan Tidak Nyaman

Ada rasa tak nyaman dan seperti kembung saat lambung terluka di mana ini diakibatkan oleh asam lambung yang naik dan bisa mengakibatkan perut terasa penuh. Saat kenaikan asam lambung, gas yang terlalu banyak ada pada perut dan akhirnya berkumpul dan inilah yang disebut sebagai penyebab perut kembung. Anda bisa mencari cara mengatasi perut kembung sendiri, atau langsung ke dokter apabila semakin terganggu dengan keadaan tersebut.

6. Penurunan Nafsu Makan

Luka di lambung menyebabkan nafsu makan seseorang menurun juga karena rasa sakit dan kembung yang begitu menyiksa. Perut akan selalu terasa kenyang sehingga tak ingin makan walaupun yang di hadapannya adalah makanan favoritnya. Kesehatan tubuh otomatis dapat menurun juga karena tubuh tak ternutrisi dengan baik akibat kurang diisi.

7. Sering Bersendawa

Bila perut terasa kembung dan penuh, bersendawa adalah yang paling sering Anda lakukan nantinya. Kalau biasanya bersendawa hanya setelah makan, pada kondisi lambung yangs sedang tidak beres akan menyebabkan intensitas bersendawa jauh lebih sering. Jadi, bisa dibilang bahwa lambung yang luka adalah salah satu penyebab sering bersendawa diakibatkan gas yang ada pada perut terlalu berlebihan.

8. Air Liur Berlebihan

Saat lambung terluka, keluarnya air liur bakal lebih dari biasa dan normalnya, alias jauh lebih cepat dan banyak. Bila ini terjadi pada Anda, apalagi disertai dengan rasa tak nyaman di perut, tentu Anda sudah bisa menebak bahwa ini merupakan gejala dari adanya lambung bermasalah. Biasanya, khusus gejala ini akan dialami oleh seluruh penderita lambung luka. Pada mulut kita, air liur sendiri merupakan zat untuk membersihkan bagian dalam mulut kita secara alami sehingga segala sisa makanan dan kuman yang bersarang dapat dihilangkan.

9. Bau Mulut

Bau mulut bisa jadi datang sebagai akibat dari adanya luka pada lambung Anda. Mungkin bau mulut lebih cenderung terjadi saat gigi sedang berlubang atau efek mengonsumsi makanan tertentu, tapi lambung yang luka juga bisa menjadi masalah bagi mulut Anda. Bau tak sedap dapat keluar dari mulut para penderita luka lambung.

10. Mual Disertai Muntah

Luka yang terjadi di lambung akan menyebabkan penderitanya merasa mual di mana hal ini akan bertambah serius ketika Anda memaksakan diri untuk terus berkegiatan seperti biasa. Rasa mual pada umumnya akan selalu disertai muntah-muntah, meski ada juga beberapa kasus yang tidak demikian. Bila sudah sampai pada keadaan ini, Anda perlu mengistirahatkan tubuh dan kegiatan fisik.

Jika masih diteruskan untuk berkegiatan pada normalnya, rasa mual dan muntah tersebut akan berlanjut menjadi semakin serius. Perhatikan juga apa yang Anda makan, ketika sudah mual dan muntah, sangat perlu menjauhi makanan-makanan pedas dan asam. Keduanya adalah penyebab luka di lambung makin parah.

11. Muntah Darah

Jangan dikira bahwa hanya luka di lambung kemudian tak bisa menjadi lebih serius. Muntah darah terjadi pada seseorang yang mengalami lambung luka pada tingkat yang sudah serius. Penyebab muntah darah ini salah satunya adalah dikarenakan ketika sudah muncul gejala mual dan muntah, penderita masih tetap makan sembarangan, khususnya makanan asam dan pedas, ditambah kurangnya istirahat.

12. Tenggorokan Sakit

Ketika tenggorokan rasanya sakit, ini adalah kondisi yang biasanya mengacu pada penyakit flu dan batuk. Tapi ternyata tak selalu sakit tenggorokan itu menjadi gejala batuk, karena ini dapat menandakan adanya luka pada lambung Anda. Ketika rasa sakit muncul, tenggorokan pun tak mampu berfungsi secara maksimal.

Rasa sakit akan begitu mengganggu sehingga ketika menelan makanan pun menjadi tak nyaman. Rasa sakitnya memang sama seperti ketika Anda mengalami radang tenggorokan atau panas dalam sehingga memang agak sulit membedakannya. Namun ketika Anda mengalaminya selama berhari-hari, Anda bisa memeriksakan diri agar jelas penyakit apa yang sedang terjadi.

13. Penurunan Bobot Tubuh

Gejala ini ada kaitannya erat dengan turunnya selera makan. Ketika tubuh tak kemasukan makanan, otomatis nutrisi pun juga berkurang yang menyebabkan tubuh mengalami penurunan berat badan. Gejala ini tidak termasuk gejala utama, namun bila nafsu makan terus-terusan menurun dan perut hanya diisi sedikit, bobot tubuh otomatis akan turun.

14. Perubahan Warna Feses

Anda perlu melihat dengan jeli dan memerhatikan apakah ada perubahan warna feses saat melakukan buang air besar. Biasanya, feses akan berubah warna menjadi hitam ketika ada hubungannya dengan lambung yang luka. Bila ini terjadi ditambah juga dengan sejumlah kondisi gejala utama yang sudah disebutkan, Anda patut mengambil keputusan untuk mendapatkan pertolongan dokter.

Categories
Tentang Pengobatan Tips Kesehatan

Tips Mengatasi Perut Kembung

Tips Mengatasi Perut Kembung

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Pengobatan Batu Empedu Secara Alami , Fakta Kesehatan Makanan Fermentasi , Makanan Penguat Daya Tahan Tubuh , Tanda Tanda Tekanan Darah Tinggi , Alasan Membuatmu Disukai Nyamuk , Makanan Berpotensi Keracunan , Cara Memasak Yang Berbahaya , Cara Mengeluarkan Dahak Dengan Mudah , Manfaat Odol , Kerugian Air Kelapa , Makanan Yang Menyembuhkan Anemia , Penyebab Miss V Gatal , Jerawat Hilang Dengan Cara Alami , Cara Mengatasi Batuk Berdahak , Cara Mendetoksifikasi Usus , Cara Mengatasi Hidung Tersumbat , Cara Mengobati Sariawan , Cara Menyembuhkan Radang Tenggorokan , Makanan Yang Mencerahkan Wajah , Cara Mengobati Amandel , Efek - Efek Dari Bulu Mata Palsu , Efek BB Glow , Penyebab Sakit Perut Kiri Bawah , Alergi Makanan Umum , Cara Menjauhkan Anak dari Rokok , Deteksi Penyakit Dari Rambut , Cara Mengobati Asam Urat Dengan Bahan Alami , Manfaat Buah Nanas Untuk Kesehatan , Cara Mengobati Campak , Cara Mengobati Rematik Di Rumah , Membuat Kulit Putih Permanen , Cara Menghilangkan Bekas Jerawat , Cara Menyembuhkan Gatal Gatal Di Badan , Cara Menyembuhkan Sakit Gigi , Cara Mengatasi Biduran , Makanan Yang Mampu Meredakan Sakit Kepala , Obat Dan Pengobatan Psoriasis , Cara Menyembuhkan Nyeri Sendi , Cara Mengatasi Kulit Kering Bersisik , Cara Mengatasi Darah Tinggi Secara Alami , Cara Mengatasi Mata Bengkak , Cara Memanjangkan Bulu Mata , Cara Menghilangkan Bekas Koreng , Cara Menjernihkan Mata Dengan Alami , Cara Memutihkan Gigi Secara Alami , Cara Memutihkan Selangkangan , Cara Menghilangkan Bau Mulut , Cara Menghilangkan Bau Ketiak , Cara Ampuh Mencegah Leukimia , Cara Membersihkan Miss V Yang Benar , Bahaya Memakai Softlens Saat Tidur , Manfaat Menari Untuk Tubuh , Obat Alami Asam Urat , Manfaat Buah Manggis , Cara Mengatasi Perut Kembung , Gejala Lambung Luka
Cara Mengatasi Perut Kembung

Perut kembung merupakan salah satu gangguan pencernaan yang paling sering dialami. Kondisi ini terjadi akibat penumpukan gas atau udara pada saluran pencernaan. Penyebabnya beragam, mulai dari kebiasaan makan dan minum terlalu cepat, merokok, mengunyah permen karet, hingga penggunaan gigi tiruan yang longgar.

Selain rasa tidak nyaman, perut kembung dapat menimbulkan tanda dan gejala berupa nyeri pada perut, buang angin secara berlebihan, sendawa terus-menerus, dan perut yang membesar. Tentunya hal ini akan sangat mengganggu aktivitas. Untuk mengatasinya berikut ini kami akan memberikan Cara Mengatasi Perut Kembung :

1. Minum Air Putih

Dalam menghilangkan perut yang kembung dan penuh, cara sederhana untuk Anda di sini adalah minum air putih. Ingat bahwa air putih tak sekadar menjauhkan tubuh kita dari bahaya dehidrasi, tapi juga membuat proses pembuangan segala bentuk zat racun yang ada di dalam tubuh lebih lancar.

Ketika tubuh mengalami kekurangan cairan, air akan ditahan secara otomatis oleh tubuh sehiingga akhirnya perut bakal penuh dan malah menjadi kembung. Bahaya akibat kurang minum air putih perlu juga untuk Anda ketahui agar mulai mengubah kebiasaan menjadi lebih rajin mengonsumsinya. Konsumsi ideal yang dianjurkan adalah 8-10 gelas dan pastikan dilakukan setiap hari.

2. Mengonsumsi Sup Hangat

Perut terasa kembung tidak ada salahnya untuk dihilangkan dengan cara mengonsumsi sup hangat. Anda mungkin merasa terbeban dan tak nyaman ketika perut terasa tak enak, jadi ketika Anda berada di rumah atau di suatu tempat yang bisa dengan mudah membeli makanan berupa sup, cobalah untuk mengonsumsinya.

Sup adalah makanan berkuah di mana sama halnya dengan air putih, ini bisa secara efektif menghilangkan gas atau udara yang seolah tak bisa keluar dari dalam perut. Sup hangat jauh lebih disarankan karena efektivitasnya termasuk tinggi dalam membuat tubuh mampu dalam mengeluarkan dan meredakannya dari dalam perut.

3. Bergerak sehabis Makan

Kebanyakan orang terbiasa sehabis makan langsung duduk, dan bahkan ada pula yang langsung tidur. Ketika sudah makan dengan kenyang, memang ada hasrat untuk santai-santai saja karena efeknya pun membuat mengantuk. Tapi jangan lakukan itu, ada bahaya tidur setelah makan yang harus diwaspadai.

Bergerak bukan berarti Anda harus melakukan olahraga tepat sesudah makan, tapi pastikan Anda melakukan jalan kaki santai selama kurang lebih 10-17 menit. Jalan berwara-wiri di dalam rumah atau sekitar rumah/kantor bisa juga menjadi solusi. Ini karena bergerak sehabis makan akan membantu supaya tumpukan gas di saluran pencernaan bisa berkurang dan tak membuat kembung.

4. Mengonsumsi Jahe

Jenis rempah satu ini memang sangat terkenal akan manfaatnya dalam menghangatkan tubuh. Walau diketahui pula ada efek samping jahe, rempah ini berkandungan shogaols dan gingerol yang mampu menjadi obat bagi radang usus. Untuk saluran pencernaan yang terganggu, termasuk perut kembung, jahe juga bisa diandalkan.

Cara penggunaannya pun terbilang mudah karena Anda hanya cukup mengonsumsi air rebusannya saja dan jumlah penimbunan gas pada usus kecil juga bisa dikurangi. Ketika gas berkurang, otomatis masalah perut kembung juga dapat diatasi dan diredakan. Sebagai minuman penghangat tubuh, air rebusan jahe juga akan membuat tubuh berkeringat, pencernaan menjadi lancar, dan perut lebih tenang.

5. Tidak Minum Minuman Bersoda

Minuman bersoda memiliki banyak penggemar karena memang selain memang bermanfaat dalam menghilangkan rasa dahaga, minuman jenis ini sangat segar dan nikmat secara lebih. Tapi sayangnya, minuman ini tak baik untuk organ pencernaan kita dan justru bisa menjadi pemicu gangguan pencernana kalau dikonsumsi terlalu sering.

Minuman bersoda sangat berisiko dalam membuat tubuh mengalami penumpukan gas sehingga memang kondisi perut yang kembung menjadi lebih parah nantinya. Daripada minum minuman bersoda, kembali lagi lebih dianjurkan untuk minum air putih saja. Karena sata perut mengandung gas berlebih dari soda, jangan heran kalau Anda jadi lebih sering bersendawa.

6. Makan secara Teratur

Perut kembung bisa jadi disbebabkan oleh kondisi kosong yang terlalu lama dan ini biasanya dipicu oleh kebiasaan menunda waktu makan. Telat makan tak hanya bisa menimbulkan penyakit maag semacam naiknya asam lambung, tapi gangguan pencernaan seperti kembung juga sangat memungkinkan.

Ketika perut dalam keadaan kosong dalam waktu yang lama, otomatis tubuh juga menjadi lebih mudah terserang masuk angin. Pada waktu masuk angin, jelas udara bakal memenuhi bagian perut yang dalam kondisi kosong tadi. Maka dari itu, ada baiknya Anda mulai makan sehari 3 kali secara teratur, yakni sarapan, makan siang dan juga makan malam; asalkan porsi tak berlebihan tak akan membuat gemuk.

7. Menghindari Makanan/Minuman Dingin

Perut kembung bisa saja berasal dari masuk angin dan kondisi masuk angin bisa terjadi dikarenakan suhu udara atau lingkungan begitu dingin. Demi menghilangkan perut kembung, itu artinya Anda perlu mengonsumsi yang hangat-hangat. Salah satu contohnya sudah disebutkan sebelumnya, yakni sup hangat.

Dengan demikian, itu artinya Anda perlu menghindari makanan maupun minuman dingin agar perut kembung tak makin menjadi-jadi. Ketika perut sudah terasa tak enak dan masih ditambah dengan konsumsi makanan/minuman dingin, tubuh akan merasa semakin tak nyaman nantinya. Jadi, lebih baik buatlah perut lebih nyaman dengan makanan/minuman hangat saja.

8. Mengenakan Jaket saat Keluar/Berkendara di Malam Hari

Mungkin Anda cukup sering berada di luar ketika malam hari, hati-hati akan serangan angin malam yang bisa dengan mudah menyebabkan masuk angin. Ketika berada di luar atau berkendara (terutama melakukan perjalanan jauh) di malam hari, pesiapkanlah secara lengkap akan perlindungan bagi diri Anda.

Tubuh Anda memerlukan pelindung berupa jaket, terutama ketika mengendarai sepeda motor yang bisa dengan mudah terekspos angin. Jaket tebal adalah yang perlu Anda persiapkan saat hendak pergi, apalagi kalau perut sudah terasa tak enak. Untuk menghilangkan perut yang sudah terasa kembung, berikan kehangatan pada tubuh, salah satunya memakai jaket ketika pergi di malam hari.

9. Menggunakan Daun Pepaya

Daun pepaya adalah bahan alami yang mampu memberikan kenyamanan bagi yang mengalami perut kembung. Dalam menghilangkan perut kembung, Anda bisa merebus daun pepaya di mana hasil air rebusannya bisa Anda minum selagi hangat. Memang daun pepaya itu sendiri terbilang pahit, tapi efektivitasnya tak akan membuat Anda menyesal.

Cita rasa yang pahit bukanlah masalah karena manfaat dari daun pepaya sangat besar untuk perut kembung. Ketika perut terasa kembung, terutama yang disebabkan oleh masuk angin, maka Anda bisa mencoba menggunakan ramuan ini. Ketika tak kuat karena saking pahitnya, madu murni bisa ditambahkan ke ramuan, tapi sedikit saja.

10. Minum Jus Jeruk

Untuk mengatasi perut yang kembung, Anda juga bisa memanfaatkan jus jeruk di mana memang jeruk adalah buah yang bagus untuk yang sedang masuk angin. Seperti kita ketahui, makanan yang mengandung vitamin C paling besar salah satunya adalah buah jeruk. Vitamin C di dalam buah ini bermanfaat dalam menyehatkan tubuh.

Mengonsumsi vitamin C termasuk di dalam cara meningkatkan daya tahan tubuh, jadi ketika daya tahan tubuh tetap stabil, kemungkinan sakit apalagi terkena gangguan pencernaan juga berisiko kecil. Untuk perut yang penuh dan kembung, jangan ragu untuk mengonsumsi buah jeruk sampai perut terasa lebih nyaman.

11. Teh Kamomil

Kalau biasanya teh kamomil dikonsumsi sebagai cara untuk menenangkan diri ketika sedang stres, sebetulnya teh ini bukan hanya menjadi cara mengatasi stres saja. Kandungan di dalam teh bunga kamomil memiliki sifat anti-spasmodik dan anti-inflamasi yang memang bermanfaat untuk membuat perut dan pencernaan terasa nyaman.

Itulah mengapa, ada sebagian orang meyakini betul bahwa teh ini bisa membawa perut menjadi lebih baik ketika terasa kembung. Secangkir teh bunga kamomil bisa diseduh dan tambahkan madu murni sebanyak 1 sendok jika kurang manis hasilnya. Teh ini dipercaya efektif karena sudah ada banyak orang yang membuktikannya, jadi tak salah bila Anda juga turut mencobanya.

12. Minum Tidak dengan Sedotan

Kalau perut sudah terasa tak enak apalagi penuh, itu artinya Anda bisa jadi terkena perut kembung, apalagi ditambah bersendawa. Perut kembung menandakan bahwa di dalam perut sedang dipenuhi udara atau gas sehingga memang harus berhati-hati juga ketika makan atau minum.

Supaya perut kembung cepat hilang, hindari betul penggunaan sedotan ketika sedang minum, apapun minumannya. Kebiasaan menggunakan sedotan sebaiknya dihentikan dulu ketika sedang kembung. Dengan memakai sedotan, otomatis akan adalebih banyak udara yang berkemungkinan masuk ke dalam perut sehingga memang akhirnya nanti membuat perut kembung tak kunjung hilang.

13. Menggunakan Peppermint

Pada peppermint ada kandungan baik yang disebut dengan minyak mentol dan sifat anti-spasmodik pun terkandung di dalamnya. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, sifat anti-spasmodik adalah sifat yang akan membuat perut terasa lebih nyaman. Jadi tentu saja intinya peppermint ini boleh dikonsumsi ketika Anda hendak menghilangkan rasa kembung di perut dengan cara alami.

Kurangi rasa tak nyaman yang datang dari perut kembung dengan mengunyah daun peppermint. Pastikan bahwa daun peppermint yang Anda pilih dan gunakan adalah yang masih dalam kondisi segar supaya khasiatnya juga lebih besar dalam mengatasi perut kembung. Hanya saja, bagi para wanita hamil perlu konsultasi lebih dulu dengan dokter sebelum memutuskan untuk mengonsumsi peppermint.

14. Menggunakan Bawang Putih

Untuk dapat meredakan rasa perut kembung dan menghilangkannya pelan-pelan, bumbu dapur ini juga pilihan yang tepat terlepas dari efek samping bawang putih. Bawang putih diketahui memiliki sifat penyembuh alami yang bisa menolong dalam mengurangi efek kembung yang disertai rasa panas di dari saluran pencernaan.

Sup bawang putih segar bisa jadi pilihan, atau bisa juga merebus sejumlah siung bawang putih yang sudah ditumbuk halus ke dalam air. Tambahkan pula lada hitam dan juga biji jintan bila ada dan setelah mendidih, angkat lalu Anda bisa menyaringnya. Tunggu lebih dingin sebelum bisa dikonsumsi; konsumsilah sehari 3 kali untuk hasil yang lebih memuaskan.

15. Memanfaatkan Cuka Sari Apel

Selain mampu memberikan efek kesembuhan bagi yang menderita tekanan darah tinggi atau penyumbatan pembuluh darah, cuka sari apel juga dapat dimanfaatkan sebagai penghilang rasa kembung pada perut. Tak perlu sulit-sulit, cukup tambahkan saja 2-3 sendok makan cuka sari apel ke air hangat dan minumlah sampai kembung hilang.

16. Memakai Cuka Putih

Sama seperti cuka sari apel, cuka putih memiliki kegunaan yang sama untuk para penderita perut kembung. Saat cuka sari apel sulit dijumpai, maka Anda bisa memakai cuka biasa atau cuka putih sebagai obatnya. Cara penggunaan pun sama, yakni mencampurkan 2-3 sendok makan cuka putih ke dalam air hangat dan konsumsilah.

17. Meramu Teh Dandelion

Teh kamomil dan teh peppermint mungkin lebih sering terdengar akan khasiatnya, namun bagaimana dengan teh dandelion. Rupanya jenis teh ini pun sama berkhasiatnya dengan jenis teh lain yang sudah direkomendasikan sebelumnya. Untuk perut kembung, manfaatkan akar tanaman dandelion dan jadikan teh.

Teh dandelion ini termasuk di dalam jenis teh herbal yang menawarkan sifat penyembuh efektif serta maksimal. Untuk menghilangkan gas dari dalam perut, Anda bisa menggunakan dandelion (khususnya bagian akar). Tak hanya dijadikan teh, sebetulnya dandelion sendiri bisa dijadikan sebagai bumbu pada masakan, tapi akan lebih efektif bila Anda mengonsumsi tehnya.

18. Menggunakan Peterseli Organik

Dalam menghilangkan perut kembung, Anda juga bisa menggunakan peterseli organik yang dipercaya sangat bagus untuk kesehatan pencernaan. Demi melancarkan pencernaan juga, Anda bisa mencoba mengonsumsi peterseli organik yang tentunya masih dalam kondisi segar. Tapi sebetulnya peterseli kering juga bisa digunakan dengan efek yang sama ampuhnya.

Tak perlu bingung untuk menggunakannya karena pemakaian peterseli sebagai obat perut kembung terbilang sederhana. Iris dan cincang-cincang peterseli yang kemudian bisa Anda tambahkan ke makanan Anda. Ini akan membantu agar perut kembung cepat membaik hanya dalam waktu singkat. Bahkan cara ini juga bisa sebagai langkah pencegahan perut kembung.

19. Minum Air Kelapa

Kalau biasanya kita tahu air kelapa adalah obat alami bagi yang mengalami keracunan, kali ini Anda bisa memanfaatkannya sebagai penghilang kembung pada perut. Air kelapa kaya akan protein dan ini akan sangat baik jika dikonsumsi untuk meredakan masalah kembung. Konsumsi rutin bakal memenuhi asupan protein yang tubuh perlukan, namun jangan sampai berlebihan.

20. Memakai Bawang Merah

Selain bawang putih, bawang merah juga memiliki kemampuan dalam menghilangkan rasa kembung dan penuh pada perut. Jika masalah atau gangguan pencernaan begitu mengganggu, mungkin bawang merah adalah salah satu bahan yang paling mudah untuk Anda dapatkan serta gunakan sebagai obat praktis.

Hanya saja, yang dibutuhkan di sini adalah ekstrak jus dari bawang merah, sehingga Anda perlu mengekstraknya lebih dulu. Ekstrak jus inilah yang perlu dikonsumsi agar masalah kembung bisa hilang tanpa adanya efek samping berbahaya. Efek samping bawang merah memang ada, tapi tak perlu khawatir selama penggunaan tidaklah secara berlebihan yang bisa berakibat buruk bagi tubuh.

21. Memakai Seledri

Satu lagi bahan alami yang bisa digunakan untuk menghilangkan perut kembung secara aman dan alami. Seledri adalah jenis sayuran yang bisa menurunkan hipertensi sekaligus mampu mengurangi iritasi dan perut kembung. Caranya adalah dengan mengunyah-ngunyah daun seledri secara rutin agar perut lebih baik.

22. Menggunakan Daun Jambu

Perut kembung yang menghambat aktivitas bisa juga diatasi dengan memakai daun jambu untuk menghilangkannya. Ambil beberapa lembar daun jambu yang kemudian dimasukkan ke dalam air secukupnya. Rebuslah dan setelah mendidih, saring dan buang daunnya, sementara airnya bisa diminum ketika sudah lebih hangat.

23. Memakai Daun Kunyit

Selain daun jambu, cara untuk menghilangkan perut kembung yang alami adalah dengan memakai daun kunyit. Kunyit sendiri terkenal akan kandungan penyembuh yang tinggi, namun bagian daunnya pun juga bisa digunakan. Ambil beberapa lembar daunnya untuk kemudian digiling halus dan campurkan ke segelas susu; minumlah rutin sampai rasa kembung hilang.

24. Mengonsumsi Jus Kentang

Kentang yang merupakan makanan yang mengandung karbohidrat tinggi ini bisa diambil jusnya dengan cara menggilingnya. Hasil gilingan atau tumbukan dari kentang tersebut bisa Anda peras untuk mendapatkan sari atau ekstrak jusnya. Minumlah jus tersebut setiap sebelum makan yang artinya bisa dilakukan sehari 3 kali.

25. Menggunakan Kayu Manis

Banyak makanan yang ditambah dengan kayu manis agar rasanya lebih sedap atau nikmat, tapi kayu manis bisa digunakan juga sebagai obat. Dalam menghilangkan rasa kembung di perut, sesendok teh bubuk kayu manis bisa ditambahkan ke secangkir susu hangat. Tambahkan madu bila Anda merasa perlu dan minumlah sesudah diaduk rata.

26. Meramu Baking Soda dan Lemon

Ketika hendak memakai kombinasi kedua bahan ini, maka yang perlu dilakukan adalah mengambil 1 buah jeruk lemon segar yang kemudian diambil bagian jusnya. Setelah itu, jus lemon dapat dicampurkan dengan baking soda secukupnya. Dari situ nanti akan mulai timbul gelembung-gelembung.

Belum selesai, tambahkan pula secangkir air putih dan baking soda lagi sedikit. Campurkan dengan mengaduknya sampai benar-benar rata. Ketika memang sudah siap minum, maka minumlah untuk menghilangkan kembung mengganggu. Bahaya baking sodatak perlu terlalu dikhawatirkan asalkan pemakaiannya tak terlalu banyak, sering apalagi berlebihan.

27. Tidak Merokok

Jika ingin menghilangkan perut kembung, maka sebaiknya Anda menghindari kegiatan merokok karena merokok sama dengan menghisap. Menghisap artinya akan menambah banyak jumlah udara yang masuk ke dalam perut karena tertelan. Masalah pencernaan umum yang dihubungkan dengan merokok tak hanya kembung saja, tapi ulu hati yang nyeri, gangguan perut dan lainnya.

28. Mengonsumsi Labu

Gas berlebih di dalam perut juga dapat diatasi dengan mengonsumsi labu. Untuk menggunakannya, Anda bisa mengukus, memanggang, atau dibuat sebagai sup. Labu adalah bahan alami lainnya yang bisa Anda coba efektivitasnya dalam menghilangkan perut kembung sekaligus masalaha pencernaan lain yang cukup mengganggu.

(Baca juga: gejala lambung luka)

29. Mengonsumsi Nanas

Masalah perut kembung dapat juga dihilangkan dengan mengonsumsi buah nanas dikarenakan kandungannya yang merupakan enzim bromelain. Enzim tersebut memiliki fungsi sebagai pemecah protein, meredakan rasa kembung dan juga membuat penceraan menjadi jauh lebih ringan. Langsung saja dimakan atau bisa juga dibuat jus nanas, tergantung selera dan keinginan Anda dalam menikmatinya.

30. Menggunakan Jeruk Nipis

Selain baik untuk dijadikan obat batuk, jeruk nipis adalah bahan yang bisa meredakan perut kembung secara efektif yang bisa dicoba. Untuk menyembuhkan perut kembung, jeruk nipis yang sudah disiapkan dapat Anda peras dan kemudian dicampurkan dengan air hangat. Setelah dicampur rata, ramuan air jeruk nipis bisa diminum.

31. Olahraga

Kurang olahraga tak hanya berdampak pada ketegangan otot maupun penimbunan lemak di dalam tubuh, tapi juga berpengaruh terhadap kesehatan pencernaan. Tak hanya mencegah gangguan pencernaan, ketika perut terasa kembung, Anda juga bisa melakukan olahraga sebagai solusi dengan membuat tubuh aktif selama paling tidak 15 menit lamanya. Senam, jogging, jalan kaki, dan juga bersepeda adalah ide yang bagus.

32. Tidak Makan Makanan yang Bergaram Tinggi

Makanan yang mengandung garam tinggi rata-rata tentunya adalah makanan olahan dan cepat saji. Contoh makanan bergaram tinggi salah satunya adalah makanan kemasan, seperti nugget. Walau nikmat, Anda perlu menghindarinya ketika sedang mengalami perut kembung karena makanan-makanan tersebut berpotensi membuat perut makin terasa tak enak.

Categories
Makanan Kesehatan Tips Kesehatan

Khasiat Buah Manggis

Khasiat Buah Manggis

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Pengobatan Batu Empedu Secara Alami , Fakta Kesehatan Makanan Fermentasi , Makanan Penguat Daya Tahan Tubuh , Tanda Tanda Tekanan Darah Tinggi , Alasan Membuatmu Disukai Nyamuk , Makanan Berpotensi Keracunan , Cara Memasak Yang Berbahaya , Cara Mengeluarkan Dahak Dengan Mudah , Manfaat Odol , Kerugian Air Kelapa , Makanan Yang Menyembuhkan Anemia , Penyebab Miss V Gatal , Jerawat Hilang Dengan Cara Alami , Cara Mengatasi Batuk Berdahak , Cara Mendetoksifikasi Usus , Cara Mengatasi Hidung Tersumbat , Cara Mengobati Sariawan , Cara Menyembuhkan Radang Tenggorokan , Makanan Yang Mencerahkan Wajah , Cara Mengobati Amandel , Efek - Efek Dari Bulu Mata Palsu , Efek BB Glow , Penyebab Sakit Perut Kiri Bawah , Alergi Makanan Umum , Cara Menjauhkan Anak dari Rokok , Deteksi Penyakit Dari Rambut , Cara Mengobati Asam Urat Dengan Bahan Alami , Manfaat Buah Nanas Untuk Kesehatan , Cara Mengobati Campak , Cara Mengobati Rematik Di Rumah , Membuat Kulit Putih Permanen , Cara Menghilangkan Bekas Jerawat , Cara Menyembuhkan Gatal Gatal Di Badan , Cara Menyembuhkan Sakit Gigi , Cara Mengatasi Biduran , Makanan Yang Mampu Meredakan Sakit Kepala , Obat Dan Pengobatan Psoriasis , Cara Menyembuhkan Nyeri Sendi , Cara Mengatasi Kulit Kering Bersisik , Cara Mengatasi Darah Tinggi Secara Alami , Cara Mengatasi Mata Bengkak , Cara Memanjangkan Bulu Mata , Cara Menghilangkan Bekas Koreng , Cara Menjernihkan Mata Dengan Alami , Cara Memutihkan Gigi Secara Alami , Cara Memutihkan Selangkangan , Cara Menghilangkan Bau Mulut , Cara Menghilangkan Bau Ketiak , Cara Ampuh Mencegah Leukimia , Cara Membersihkan Miss V Yang Benar , Bahaya Memakai Softlens Saat Tidur , Manfaat Menari Untuk Tubuh , Obat Alami Asam Urat , Manfaat Buah Manggis
Manfaat Buah Manggis

popularitas buah manggis kian menanjak karena kandungan sehatnya yang banyak diberitakan pada pariwara dan tayangan komersial di televisi. Buah yang dikenal dengan nama ilmiah Garcinia mangostana ini disebut-sebut endemik di kawasan Asia Tenggara, yang meliputi Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Malaysia serta di beberapa wilayah Afrika. Tak hanya bermanfaat untuk kesehatan, buah manggis juga ternyata bermanfaat bagi kecantikan wajah Anda. Kekayaannya akan mafaat inilah yang membuat buah manggis dijuluki The Queen of Tropical Fruits. Nah berikut ini kami akan memberikan anda informasi mengenai Manfaat Buah Manggis yang baik untuk kesehatan maupun kecantikan :

1. Untuk Mencegah Kanker

Manggis memiliki kandungan senyama xamtone yang merupakan salah satu senyawa anti kanker yang tentunya sangat bermanfaat dalam mengatasi penyakit kanker. Senyawa anti kanker dipercaya dapat memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker yang terdapat pada usus besar dan usus hati, serta dapat memperlambat pertumbuhan sel berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit leukimia.

2. Mencegah Batu Ginjal

Mengkonsumsi buah manggis akan memberikan efek buang air kecil secara rutin. Maka dari itu dapat disimpulkan dengan mengkonsumsi buah manggis tentu dapat membantu menghindari penyakit batu ginjal.

3. Mencegah Timbulnya Jamur

Jamur merupakan suatu hal yang sangat mengganggu bagi setiap orang khususnya pada wanita. Dengan mengkonsumsi manggis secara teratur akan membuat kita terhindar dari bakteri atau jamur.

4. Menurunkan Berat Badan

Bagi anda yang sedang melakukan program menurunkan berat badan tidak ada salahnya jika mencoba dengan mengkonsumsi buah manggis secara rutin dalam proses penurunan berat badan. Kandungan xanthone barmanfaat untuk melunakan sel-sel membrane yang telah membesar serta mengeras bersamaan dengan besarnya tubuh manusia.

5. Menjaga Kesehatan dan Kecantikan

Kandungan antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan kandungan vitamin C dan vitamin E, yang memberikan manfaat untuk menjaga kesehatan tubuh dan berkhasiat untuk kecantikan.

6. Menurunkan kadar kolesterol jahat

Kandungan zat Xanthone yang dimiliki oleh buah manggis membuat manggis menjadi salah satu obat kolesterol. Manggis dipercaya dapat menurunkan kadar LDL atau kolesterol jahat yang berlebihan didalam tubuh sehingga dapat mencegah terjadinya penyempitan pada pembuluh darah.

7. Menjaga Kesehatan Mata

Mengkonsumsi buah manggs yang kaya akan antioksidan dipercaya dapat mencegah terjadinya gangguan penglihatan seperti katarak dan glukoma, yakni gangguan yang diakibatkan oleh radiasi yang menghilangkan protein pada lensa mata.

8. Mencegah dan Mengobati Penyakit Jantung

Buah manggis dipercaya dapat memulihkan kembali pada konsidi pembuluh dara yang mengalami kehilangan keelastisitasannya, melalui antimikrobial dan antioksidan yang dimiliki oleh buah manggis. Sehingga, resiko terjadinya penyakit jantung dapat berkurang dan dapat dicegah dengan solusi mengkonsumsi buah manggis secara rutin.

9. Mengobati penyakit Asma

Penyakit asma tergolong penyakit yang darurat dan dapat berujung pada kematian, diakibatkan rusaknya sistem pada pernafasan. Bagi anda yang mengalami sesak nafas tidak ada salahnya jika anda mencoba mengatasinya dengan mengkonsumsi buah manggis ini. Sebab, buah ini dipercaya memiliki kemampuan untuk melawan infeksi dan memiliki kandungan zat-zat yang dapat mengurangi alergi.

Categories
Tips Kesehatan

Tips Menghilangkan Bau Ketiak

Tips Menghilangkan Bau Ketiak

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Pengobatan Batu Empedu Secara Alami , Fakta Kesehatan Makanan Fermentasi , Makanan Penguat Daya Tahan Tubuh , Tanda Tanda Tekanan Darah Tinggi , Alasan Membuatmu Disukai Nyamuk , Makanan Berpotensi Keracunan , Cara Memasak Yang Berbahaya , Cara Mengeluarkan Dahak Dengan Mudah , Manfaat Odol , Kerugian Air Kelapa , Makanan Yang Menyembuhkan Anemia , Penyebab Miss V Gatal , Jerawat Hilang Dengan Cara Alami , Cara Mengatasi Batuk Berdahak , Cara Mendetoksifikasi Usus , Cara Mengatasi Hidung Tersumbat , Cara Mengobati Sariawan , Cara Menyembuhkan Radang Tenggorokan , Makanan Yang Mencerahkan Wajah , Cara Mengobati Amandel , Efek - Efek Dari Bulu Mata Palsu , Efek BB Glow , Penyebab Sakit Perut Kiri Bawah , Alergi Makanan Umum , Cara Menjauhkan Anak dari Rokok , Deteksi Penyakit Dari Rambut , Cara Mengobati Asam Urat Dengan Bahan Alami , Manfaat Buah Nanas Untuk Kesehatan , Cara Mengobati Campak , Cara Mengobati Rematik Di Rumah , Membuat Kulit Putih Permanen , Cara Menghilangkan Bekas Jerawat , Cara Menyembuhkan Gatal Gatal Di Badan , Cara Menyembuhkan Sakit Gigi , Cara Mengatasi Biduran , Makanan Yang Mampu Meredakan Sakit Kepala , Obat Dan Pengobatan Psoriasis , Cara Menyembuhkan Nyeri Sendi , Cara Mengatasi Kulit Kering Bersisik , Cara Mengatasi Darah Tinggi Secara Alami , Cara Mengatasi Mata Bengkak , Cara Memanjangkan Bulu Mata , Cara Menghilangkan Bekas Koreng , Cara Menjernihkan Mata Dengan Alami , Cara Memutihkan Gigi Secara Alami , Cara Memutihkan Selangkangan , Cara Menghilangkan Bau Mulut , Cara Menghilangkan Bau Ketiak
Cara Menghilangkan Bau Ketiak

Ketiak menjadi anggota tubuh yang menjadi langganan munculnya keringat berbau. Keringat sendiri dihasilkan oleh dua kelenjar penting dalam tubuh yaitu kelenjar accrine dan kelenjar apokrin. Kelenjar accrine adalah tempat di mana kelenjar bening dan tidak berbau dihasilkan sejak bayi. Kelenjar accrine menghasilkan keringat yang berguna untuk menurunkan suhu tubuh pada waktu tertentu.

Bau badan yang tidak sedap berasal dari kelenjar apokrin yang letaknya jauh di dalam kulit. Biasanya kelenjar ini ada pada bagian-bagian lipatan tubuh seperti ketiak. Kelenjar akan berekresi bersama bakteri yang berperan dalam proses pembusukan. Oleh karena itu timbul bau badan yang tidak sedap.Selain menurunkan tingkat kepercayaan diri, adanya bau ketiak juga bisa mengganggu orang di sekitar Anda. Daripada Anda terus-menerus menderita karena bau ketiak, cobalah untuk menghilangkannya seperti berikut ini kami akan memberikan anda Cara Menghilangkan Bau Ketiak :

1. Daun sirih

Kandungan antioksidan yang tinggi pada daun sirih ampuh dalam membasmi masalah kesehatan. Daun sirih dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit karena kandungan dalamnya. Vitamin C, tiamin, niacin, riboflavin, dan karoten ada pada daun sirih. Daun sirih ini jadi cara efektif menghilangkan bau badan dan keringat berlebih secara cepat.

  1. Untuk menghilangkan bau badan menggunakan daun sirih, caranya adalah:
  2. Ambil beberapa lembar daun sirih, lalu rebus dengan 2 gelas air
  3. Kemudian campurkan pada bak air yang Anda gunakan untuk mandi
  4. Lalu mandilah dengan menggunakan air rebusan tersebut

Lakukan hal tersebut secara rutin, maka bau badan Anda akan segera menghilang.

2. Daun beluntas

Daun beluntas merupakan tanaman kecil yang sering tumbuh di pinggir pantai. Daun beluntas merupakan tanaman liar yang dapat tumbuh meski tanpa dirawat. Daun beluntas mengandung banyak sekali senyawa yang tentu saja besar manfaatnya bagi tubuh. Ada alkaloid, minyak atsiri, fosfor, kalsium, magnesium, lemak, natrium, falovonoid, tanin, asam amino, vitamin A, dan juga vitamin C.

Cara menghilangkan bau badan menggunakan daun ini:

  1. Rebus daun beluntas hingga matang
  2. Minum air rebusan ini secara rutin, sebanyak 2 kali dalam sehari

3. Daun kemangi

Minyak atsiri yang dipercaya dapat menghilangkan bau badan ada dalam kemangi. Selain itu kemangi juga berfungsi sebagai antiseptik.

Caranya:

  1. Anda cukup memakannya sebagai lalapan. Cukup dengan segenggam kemangi setiap pagi dan sore
  2. Namun jika Anda tidak menyukainya sebagai lalapan, Anda bisa menggunakannya sebagai teh.

Caranya:

  1. Jemur daun kemangi hingga kering
  2. Lalu tumbuk hingga halus, seduh dengan air panas lalu disaring
  3. Minum 2 kali sehari secara rutin

4. Temulawak

Temulawak juga mengandung minyak atsiri dan zat-zat lain seperti sapomin dan flavoinoida yang dapat menghilangkan bau badan. Untuk menghilangkan bau badan caranya adalah:

  1. Parut temulawak sampai halus
  2. Kemudian beri air sembari diperas
  3. Tambahkan 1 sdt madu untuk menghilangkan baunya
  4. Minum air perasan temulawak tersebut

5. Bunga kecombrang

Tidak hanya daun sirih, bunga kecombrang juga kaya akan antioksidan dan zat-zat lain yang bermanfaat bagi tubuh seperti saponin, fenolik, flavonida, alkaloid, tanin, triterpenoid, glikosa, streoid, polifenol, antimikroba, vitamin, dan juga mineral. Zat-zat tersebut berguna untuk menghilangkan bau tidak sedap.

Yang perlu Anda lakukan adalah:

  1. Tumbuk kasar bunga kecombrang dan batangnya.
  2. Lalu gunakan sebagai sabun pada tubuh setiap kali Anda mandi.

6. Jeruk purut

Kaya manfaat merupakan salah satu kelebihan jeruk purut. Meski asam jeruk purut memiliki puluhan kandungan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Ada serat, gula, karbohidrat, vitamin A dan C, kalori, zat besi, sodium, dan kalsium.

Caranya:

  1. Peras 1 buah jeruk purut kemudian campur dengan segelas air
  2. Minum 2 kali sehari secara rutin

7. Jeruk nipis

Tidak hanya jenis jeruk purut saja yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Jeruk nipis juga tidak kalah bermanfaat lho. Jeruk nipis kaya akan vitamin C dan flavonoid. Kandungan lainnya dalam jeruk nipis adalah asam sitrat, besi, tembaga, kalium, kalsium, macronutrients, serat, dan kalori. Cara menghilangkan bau badan dengan jeruk nipis ini bisa Anda coba sebagai solusi mudah selanjutnya.

Cara mengaplikasikan jeruk nipis sebagai penghilang bau badan:

  1. Belah jeruk nipis menjadi 2 bagian.
  2. Oleskan pada ketiak anda, sama seperti mengaplikasikan deodoran pada ketiak Anda.

8. Jahe

Jahe juga ternyata mengandung minyak atsiri, zingiberol, bisabolena, kurkumen, gingerol, filandrena, dan resin pahit. Minyak atsiri seperti sudah sering disebutkan di atas, berguna sebagai penghilang bau badan. Wedang jahe yang dikonsumsi sehari sekali secara rutin akan membantu menghilangkan bau badan.

9. Mentimun

Mentimun terdiri dari 95 persen air. Mentimun juga mengandung zat seperti vitamin K, vitamin C, magnesium, kalium dan mangan, vitamin A, thiamin, riboflavin, B-6, folat, asam pantotenat, kalsium, zat besi, fosfor, seng dan tembaga.

Caranya:

  1. Anda hanya perlu menggunakan ketimun sebagai masker pada ketiak.
  2. Gunakan dua kali seminggu secara rutin.

10. Cengkeh

Ramuan tradisional lainnya yang mengandung minyak atsiri adalah cengkeh. Yang perlu Anda lakukan adalah:

  1. Rendam bunga cengkeh dalam air panas hingga bunga mengembang
  2. Lalu minum airnya

Minum 2 kali sehari secara rutin, niscaya bau badan Anda akan menghilang.

11. Bawang putih

Aromanya yang menyengat membuat kita tidak suka dengan bawang putih. Padahal bawang putih berguna sebagai anti bakteri karena kaya akan anti oksidan. Yang membuat bau bawang putih menyengat adalah kandungan senyawa sulfur yang disebut allicin.

Untuk pemakaiannya sebagai cara penghilang bau badan adalah:

  1. Haluskan 3 siung bawang putih, lalu oleskan pada ketiak
  2. Diamkan selama 15 menit, lalu bilas dengan air bersih

12. Cuka

Kandungan asam dalam cuka malahan akan membantu untuk membunuh bakteri dan kuman penyebab bau badan.

Caranya:

  1. Teteskan cuka pada kapas
  2. Lalu oleskan pada ketiak, gunakan sama seperti deodoran

13. Daun jambu biji

Tidak hanya buahnya saja yang bisa dimakan, daun jambu biji juga bermanfaat sebagai cara menghilangkan bau badan. Kandungan mineral dan anti-bakteri pada daun jambu biji akan membunuh kuman penyebab bau badan.

Caranya adalah:

  1. Tumbuk halus 3 lembar daun jambu biji
  2. Lalu oleskan pada ketiak
  3. Diamkan selama 15 menit, lalu bilas dengan air bersih

14. Baking soda

Baking soda dipercaya sebagai penghilang bau badan karena dapat menyerap keringat dan membunuh bakteri penyebab bau badan.

Caranya adalah:

  1. Campurkan 1 sdt baking soda dengan 1 sdt air perasan jeruk nipis, lalu oleskan pada ketiak
  2. Diamkan selama 10 menit, lalu bilas dengan air hangat
  3. Lakukan sehari sekali secara rutin

15. Cuka apel

Asam tartar yang ada dalam apel dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Asem asetat juga adalah dalam cuka apel. Asam asetat ini berfungsi sebagai antimikroba.

Caranya:

  1. Oleskan cuka apel menggunakan kapas pada ketiak
  2. Diamkan selama 15 menit lalu bilas
  3. Setelah itu mandi

Gunakan setiap sebelum mandi

16. Bunga rosemary

Tambah lagi satu tumbuhan yang mengandung minyak atsiri sebagai cara menghilangkan bau badan. Tidak hanya digunakan sebagai bahan herbal, bunga rosemary juga dapat Anda gunakan sebagai cara menghilangkan bau badan yang efektif. Ada dua cara mengaplikasikan rosemary sebagai penghilang bau badan:

Pertama adalah dengan mengoleskan langsung minyak esensial rosemary pada ketiak.

Kedua adalah dengan mandi menggunakan air rebusan bunga rosemary.

Cara menghilangkan bau badan dengan pola hidup sehat

17. Mandi 2 kali sehari

Anda termasuk orang yang jarang mandi? Sebaiknya jangan diteruskan. Hal tersebut akan membuat bakteri penyebab bau badan akan semakin berkembang tak terkendali. Dengan rutin mandi 2 kali sehari, efektif untuk membunuh bakteri penyebab bau badan.

18. Hindari makanan penyebab bau badan

Selain menjaga kebersihan badan dengan mandi 2 kali sehari. Anda juga harus mengatur makanan apa saja yang masuk ke dalam tubuh. Ada beberapa makanan yang malahan akan menyebabkan bakteri penyebab bau badan berkembang cepat. Macam-macam makanan penyebab bau badan adalah daging merah, alkohol dan kafein, makanan cepat saji, dan tembakau.

19. Mengonsumsi buah-buahan

Sudah tidak perlu dijelaskan lagi bahwa buah-buahan memang menyehatkan bagi tubuh. Karena buah-buahan mudah dicerna oleh tubuh, maka sistem pencernaan tubuh agar berfungsi sempurna sehingga tidak akan ada lemak yang tertimbun yang kemudian malah menyebabkan berat badan bertambah dan bau badan.

20. Mengonsumsi sayuran hijau

Sayuran hijau yang kaya klorofil ampuh menghilangkan bau badan karena berfungsi sebagai deodorant alami.

21. Rajin minum air putih

Proses berkeringat akan semakin lancar dengan bantuan air mineral. Dengan lancarnya berkeringat, maka bakteri yang ada pada pori akan keluar juga dari tubuh. Minumlah minimal 8 gelas air mineral dalam sehari.

22. Rajin olahraga

Olahraga memang menyebabkan Anda berkeringat. Namun dengan berolahraga maka keringat yang keluar akan membuang kuman dan bakteri yang ada pada pori-pori Anda.

23. Menyeka keringat dengan segera dan sering

Keringat berlebih dan menumpuk akan menyebabkan bakteri semakin senang untuk berkembang biak pada tubuh Anda. Oleh karena itu segeralah seka keringat Anda agar tidak menumpuk pada kulit.

24. Cuci pakaian dengan bersih

Baik pakaian yang baru Anda beli atau pakaian kotor harus Anda cuci dengan bersih untuk menghindari adanya bakteri maupun virus yang ada pada pakaian tersebut.

25. Ganti pakaian secara rutin

Anda malas mengganti pakaian agar cucian tidak menumpuk? Salah besar. Dengan semakin jarang Anda berganti pakaian maka bakteri yang bersarang pada kulit akan menempel pada pakaian dan berkembang biak dengan cepat.

26. Pakai pakaian yang dapat menyerap keringat

Anda malas menyeka keringat yang keluar? Maka gunakanlah pakaian yang dapat menyerap keringat dengan baik. Hal ini agar bakteri tidak terus menempel pada tubuh. Pakaian yang dapat menyerap keringat adalah pakaian berbahan katun. Namun jangan lupa mencuci pakaian dengan bersih setelahnya.

27. Menggunakan deodoran

Meski tidak dapat mengurangi keluarnya keringat, namun deodoran berguna untuk mencegah bau badan. Gunakan sebelum beraktivitas.

28. Menggunakan bedak

Banyak jenis bedak yang dapat digunakan sebagai pencegah timbulnya keringat pada kulit. Anda bahkan bisa menggunakan bedak bayi yang tentu saja manjur untuk mencegah keringat keluar. Bedak juga bisa jadi cara menghilangkan bau badan pada anak.

29. Menggunakan antiperspirant

Antiperspirant mengandung bahan aktif yaitu zat alumunium yang dapat menghambat pengeluaran keringat. Sebelum beraktivitas jangan lupa gunakan pada ketiak.

30. Konsultasi dengan dokter

Jika semua cara yang telah dipaparkan di atas ternyata masih belum bisa menghilangkan bau badan Anda, maka sudah saatnya bagi Anda untuk berkonsultasi ke dokter agar penyebab bau badan serta cara menghilangkan bau badan yang efektif bagi Anda segera Anda ketahui sehingga bau badan akan segera menghilang.

Categories
Makanan Kesehatan Minuman Kesehatan Tentang Pengobatan

Jamu Tradisional Epilepsi

Jamu Tradisional Epilepsi

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Ramuan Tradisional Susah Buang Air Kecil , Obat Tradisional Sakit Lutut , Obat Tradisional Sakit Mata Merah , Obat Tradisional Sakit Kuning , Cara Mengobati Amandel , Cara Mengobati Radang Mata , Obat Disentri Tradisional , Obat Tradisional Diabetes Melitus , Khasiat Ramuan Obat Daun Kremah , Cara Mengeluarkan Cacing Kremi , Obat Tradisional Membersihkan Rahim , Obat Tradisional Radang Usus , Jamu Tradisional Setelah Bersalin , Obat Tradisional Syaraf Kejepit , Ramuan Tradisional Penghilang Uban , Jamu Ngompol Untuk Anak , Resep Membuat Sirup Obat Batuk , Resep Obat Cacing Tradisional , Mengobati Keputihan Dengan Delima , Jamu Tradisional Epilepsi
Jamu Tradisional Epilepsi

Penyakit epilepsi atau ayan adalah gangguan sistem saraf pusat akibat pola aktivitas listrik otak yang tidak normal, sehingga menimbulkan keluhan kejang, sensasi dan perilaku yang tidak biasa, hingga hilang kesadaran. Gangguan pada pola aktivitas listrik otak saraf dapat terjadi karena kelainan pada jaringan otak, ketidakseimbangan zat kimia di dalam otak, atau kombinasi dari beberapa faktor penyebab tersebut.

Kejang merupakan gejala  utama penyakit epilepsi yang terjadi saat timbul impuls listrik pada otak melebihi batas normal. Kondisi tersebut menyebar ke area sekelilingnya, dan menimbulkan sinyal listrik yang tidak terkendali. Sinyal tersebut terkirim juga pada otot, sehingga menimbulkan kedutan hingga kejang. Nah pada kesempatan kali ini kami akan membahas cara menyembuhkan epilepsi dengan Jamu Tradisional Epilepsi :

1. Daun inggu (Ruta angustifolia (L.)Pers) dapat mencegah kejang.

 

  • Ramuan ini digunakan untuk pengobatan luar, apabila terjadi kejang.
  • Ambil segenggam daun inggu, dan sedikit cuka encer.
  • Daun diremas-remas dan campurkan sedikit cuka.
  • Digunakan sebagai kompres di kepala.

 

2. Kembang Coklat (Zephyranthes candida Herb) menurunkan kejang pada anak.

 

  • Ambil 10 gram kembang coklat, dan gula batu secukupnya
  • Rebus kedua bahan, kemudian di minum.

 

3. Manfaat Kapulaga (Amamum campactum soland) mengobati kejang epilepsi.

 

  • Ambil semua bagian tumbuhan kapulaga, termasuk akarnya
  • Kemudian direbus selama lebih kurang lebih 15 menit.
  • Saring air rebusan, dan airnya diminum.
  • Untuk mencegah dan mengobati epilepsi, ramuan ini diminum setiap hari.

 

4. Bunga Tunjung (Nymphaea lotus L.) mampu mengatasi kejang pada anak, dan pingsan karena Heat Stroke.

 

  • Ambil 3-4 kuntum bunga tujung, dan 6-9 gram akar tunjung.
  • Kedua bahan direbus selama 15 menit, hingga menjadi segelas air.
  • Kemudian saring airnya, dan diminum.

 

5. Tahi Kotok (Tagetes erecta L), mengobati kejang pada anak-anak.

 

  • Siapkan 5 hingga 15 gram bunga tahi kotok yang sudah kering.
  • Kemudian direbus kedalam 2 gelas air selama 15 menit hingga menjadi segelas air.
  • Saring dan minum airnya.

 

6. Pule Pandak (Rauwolfia serpentina Benth), mengobati kejang pada anak dan dewasa.

 

  • Ambil 0,7 gram akar pule pandak.
  • Masukkan kedalam air 110 ml, dan direbus dengan api kecil selama 15 menit.
  • Ramuan ini diminum sekali sehari, sebanyak 100 ml.

 

7. Manfaat cabe jawa (Piper retrofractum Vahl) untuk mengatasi gangguan pencernaan, kejang otot, dan epilepsi.

 

  • Siapkan 6 gram cabe jawa mentah ataupun kering, dan madu secukupnya.
  • Tumbuk hingga halus, lalu tambahkan madu.
  • Ramuan ini diminum setiap hari.

 

8. Ramuan tradisional epilepsi dari tanaman Valeriana (Valeriana officinalis L) untuk mengobati lemah saraf.

 

  • Ambil 30 gram akar valerian, 20 gram daun leng-lengan.
  • Ditambah 20 gram daun seribu, 20 gram daun sambang, dan 500 ml air.
  • Ramuan ini direbus hingga mendidih selama 15 menit.
  • Kemudian diminum 3 sampai 4 kali sehari.

 

9. Daun leng-lengan (Leucas lavandulifolia.Smith) mengatasi kejang dan sebagai penenang.

Untuk mengatasi kejang:

  • Siapkan 1 sendok teh daun leng-lengan yang sudah jadi serbuk.
  • Diseduh kedalam segelas air mendidih, tunggu hingga hangat.
  • Ramuan ini diminum seperti minum teh.
  • Dosis untuk anak-anak 1 sendok teh, 3 kali sehari.

Untuk obat penenang:

  • Segenggam daun leng-lengan dijadikan infusa dengan takaran air 110 ml.
  • Infusa ini diminum sekali sehari.

 

10. Akar teratai (Nelumbium nelumbo Druce).

Tanaman ini dipercaya untuk menghentikan perdarahan, memecahkan darah beku, dan sebagai obat penenang.

  • Ambil 10 gram akar teratai.
  • Masukkan kedalam 110 ml air, dan dijadikan infusa.
  • Saring air dan diminum sehari sekali, sebanyak 100 ml.

 

11. Tapak Dara (Catharanthus roseus) mengandung senyawa Vindolin.

Senyawa ini yang dapat digunakan sebagai obat penenang. Pembuatannya dengan metode infusa, seperti akar teratai.

12. Membuat teh pegagan (Centella Asiatica) dan meminumnya setiap hari.

Daun tanaman pegagan mengandung senyawa sedatif yang bersifat menenangkan. Selain itu juga teh pegagan bermanfaat untuk analgesik, merelaksasi pembuluh darah yang tegang, mengatur sel saraf yang dapat mencegah terjadinya kejang epilepsi. Daun pegagan juga dapat dijadikan infusa.

13. Lidah buaya (Aloe vera Linn) sebagai makanan penderita epilepsi.

 

  • Manfaat lidah buaya dapat mengatasi kejang pada anak-anak, dan mengatasi kekurangan gizi (malnutrition).
  • Ambil 15 gram daun lidah buaya.
  • Kupas kulitnya dengan sendok, kemudian dagingnya dimakan setiap hari.
Categories
Makanan Kesehatan Tentang Pengobatan

Mengobati Keputihan Dengan Delima

Mengobati Keputihan Dengan Delima

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Ramuan Tradisional Susah Buang Air Kecil , Obat Tradisional Sakit Lutut , Obat Tradisional Sakit Mata Merah , Obat Tradisional Sakit Kuning , Cara Mengobati Amandel , Cara Mengobati Radang Mata , Obat Disentri Tradisional , Obat Tradisional Diabetes Melitus , Khasiat Ramuan Obat Daun Kremah , Cara Mengeluarkan Cacing Kremi , Obat Tradisional Membersihkan Rahim , Obat Tradisional Radang Usus , Jamu Tradisional Setelah Bersalin , Obat Tradisional Syaraf Kejepit , Ramuan Tradisional Penghilang Uban , Jamu Ngompol Untuk Anak , Resep Membuat Sirup Obat Batuk , Resep Obat Cacing Tradisional , Mengobati Keputihan Dengan Delima , Jamu Tradisional Epilepsi
Mengobati Keputihan Dengan Delima

Delima (punica granatum) adalah tanaman buah-buahan yang dapat tumbuh hingga 5–8 m. Tanaman ini diperkirakan berasal dari Iran, namun telah lama dikembangbiakkan di daerah Mediterania. Bangsa Moor memberi nama salah satu kota kuno di Spanyol, Granadaberdasarkan nama buah ini. Tanaman ini juga banyak ditanam di daerah Cina Selatan dan Asia Tenggara.

Delima berasal dari Timur Tengah, tersebar di daerah subtropik sampai tropik, dari dataran rendah sampai di bawah 1.000 m dpl. Tumbuhan ini menyukai tanah gembur yang tidak terendam air, dengan air tanah yang tidak dalam. Delima sering ditanam di kebun-kebun sebagai tanaman hias, tanaman obat, atau karena buahnya yang dapat dimakan.

Bentuk pohon perdu atau pohon kecil dengan tinggi 2–5 m. Batang berkayu, ranting bersegi, percabangan banyak, lemah, berduri pada ketiak daunnya, cokelat ketika masih muda, dan hijau kotor setelah tua. Daun tunggal, bertangkai pendek, letaknya berkelompok. Helaian daun bentuknya lonjong sampai lanset, pangkal lancip, ujung tumpul, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan mengkilap, panjang 1–9 cm, lebar 0,5–2,5 cm, warnanya hijau.

Bunga tunggal bertangkai pendek, keluar di ujung ranting atau di ketiak daun yang paling atas. Biasanya, terdapat satu sampai lima bunga, warnanya merah, putih, atau ungu. Berbunga sepanjang tahun. Buahnya buah buni, bentuknya bulat dengan diameter 5–12 cm, warna kulitnya beragam, seperti hijau keunguan, putih, cokelat kemerahan, atau ungu kehitaman. Kadang, terdapat bercak-bercak yang agak menonjol berwarna tebih tua. Bijinya banyak, kecil-kecil, bentuknya bulat panjang yang bersegi-segi agak pipih, keras, tersusun tidak beraturan, warnanya merah, merah jambu, atau putih. Tahukah anda selain buahnya yang lezat , ternyata kulit buah delima dapat mengobati penyakit lho , seperti berikut ini kami akan memberikan anda cara Mengobati Keputihan Dengan Delima :

Buah delima tidak hanya memberi kelezatan sebagai cita rasa minuman dan makanan. Sejak dahulu berbagai ramuan banyak dihasilkan dari campuran buah ini. Setiap bagian buah menghasilkan efek pengobatan berbeda, termasuk cara mengolah kulit buah delima.
Adapun cara merebus kulit buah delima, khasiat kulit delima untuk keputihan dapat dipraktekkan dirumah sebagai berikut:
  1. Ambil buah delima, kemudian kupas hingga diperoleh 5 gram kulit delima.
  2. Siapkan 6 gram daun beluntas segar, ditambah 5 gram Tapak liman, dan 1 gram Majakan.
  3. Iris kecil-kesil seluruh bahan yang telah disiapkan.
  4. Masukkan kedalam 110 ml air bersih, kemudian rebus selama 15 menit pada suhu 90 derajat Celsius. Gunakan bejana non logam seperti kaca ataupun keramik.
  5. Saring ramuan, ambil airnya untuk diminum sekali sehari.
  6. Lakukan selama 7 hari.
Resep ini tidak hanya membantu permasalahan kaum wanita, tetapi juga sangat baik dalam menjaga kesehatan. Menurut penelitian, kandungan antioksidan yang terdapat dalam buah delima jauh lebih tinggi. Nilainya mencapai tiga kali lebih banyak daripada anggur merah dan teh hijau. Cara merebus kulit buah delima diatas dapat dijadikan sebagai pengobatan alternatif sehingga dapat menambah rasa percaya diri.
Categories
Minuman Kesehatan Tentang Pengobatan Tips Kesehatan

Resep Membuat Sirup Obat Batuk

Resep Membuat Sirup Obat Batuk

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Ramuan Tradisional Susah Buang Air Kecil , Obat Tradisional Sakit Lutut , Obat Tradisional Sakit Mata Merah , Obat Tradisional Sakit Kuning , Cara Mengobati Amandel , Cara Mengobati Radang Mata , Obat Disentri Tradisional , Obat Tradisional Diabetes Melitus , Khasiat Ramuan Obat Daun Kremah , Cara Mengeluarkan Cacing Kremi , Obat Tradisional Membersihkan Rahim , Obat Tradisional Radang Usus , Jamu Tradisional Setelah Bersalin , Obat Tradisional Syaraf Kejepit , Ramuan Tradisional Penghilang Uban , Jamu Ngompol Untuk Anak , Resep Membuat Sirup Obat Batuk , Resep Obat Cacing Tradisional , Mengobati Keputihan Dengan Delima , Jamu Tradisional Epilepsi
Resep Membuat Sirup Obat Batuk

Batuk bukanlah suatu penyakit. Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap dan sebagainya.

Batuk terjadi karena rangsangan tertentu, misalnya debu di reseptor batuk (hidung, saluran pernapasan, bahkan telinga). Kemudian reseptor akan mengalirkan lewat saraf ke pusat batuk yang berada di otak. Di sini akan memberi sinyal kepada otot-otot tubuh untuk mengeluarkan benda asing tadi, hingga terjadilah batuk. Berikut ini kami akan memberikan anda beberapa Resep Membuat Sirup Obat Batuk :

Cara membuat sirup berbagai obat dalam pengobatan tradisional umumnya menggunakan persediaan herba. Herba ini telah mengalami proses ekstraksi, dengan metode infusa maupun dekokta. Adapun tahapan pembuatan sirup untuk obat sebagai berikut:
  1. Ambil persediaan herba dari infusa ataupun dekokta. Juga dapat mengekstrak langsung herba segar dan kering yang dipanaskan dengan metode dekokta.
  2. Tambahkan air mendidih dan masukkan gula kedalamnya hingga larut, tidak lebih dari 66 persen. Larutan ini akan membuat sirup mengental.
  3. Panaskan kembali tidak lebih dari 15 menit pada titik didih 90 derajat.
  4. Setelah selesai, buang busa yang muncul, kemudian disaring.
  5. Penambahan pengawet anti mikroba yang umum digunakan adalah Asam Benzoat dan Natrium benzoat sebanyak 0,1 hingga 0,2 persen.
  6. Penambahan perasa dan pewangi buatan, atau bahan herba seperti vanili dan lain-lain.

 

Lama penyimpanan sirup tergantung pengawet dan kondisi ruangan. Disarankan menutup rapat dan memberi segel serta label pada botol kemasan, kemudian simpan ditempat yang sejuk atau suhu kamar. Berikut ini salah satu contoh resep membuat sirup obat batuk tradisional yang ampuh untuk segala jenis batuk:
  1. Sediakan bahan herba berikut ini:
    • Ambil 1 gram patikan kebo (Euphorbia hirta L), untuk penghilang gatal tenggorokan.
    • 48 gram rimpang jahe (Zingiber officinale), untuk mengencerkan dahak (ekspektoran), menghilangkan batuk karena masuk angin.
    • 4 gram kayu manis (Cynamomum aromaticum Nees), untuk mendinginkan pencernaan dan tenggorokan.
    • 1 gram kapulaga (Amamum campactum soland), untuk mengatasi suara serak dan berlendir.
    • 4 gram cengkeh (Syzygium aromaticum), sebagai aromatik dan berasa pedas di teggorokan.
    • 14 gram daun Sirih (Piperbetie L.), sebagai anti radang dan menyegarkan tenggorokan.
    • 2 gram daun Saga (Abrus precatorius Linn), bermanfaat sebagai obat bronchitis dan anti radang.
    • 1 gram Poko atau Bijanggut (Mentha arvensis), khas aromatik dan pedas dan mengatasi batuk membandel.
    • 78 gram Gula, bahan pengental dan perasa.
    • Ditambah 220 ml Air sebagai pelarut herba.
  2. Ekstraksi pertama, merebus seluruh herba:
    • Patikan kebo, jahe, sirih, daun saga dan poko, herba ini di iris kecil-kecil. Sementara kayu manis dan kapulaga di tumbuk atau digiling.
    • Kemudian seluruh herba direbus sampai mendidih dengan metode dekokta, dan disaring setelahnya.
  3. Ekstraksi kedua:
    • Masukkan cengkeh kedalam air yang telah disaring (ekstraksi pertama)
    • Rebus kembali sampai mendidih dengan metode dekokta, kemudian disaring kembali.
  4. Proses pembuatan sirup obat batuk:
    • Air yang telah di saring pada ektraksi kedua digunakan untuk merebus gula hingga menjadi sirup sebanyak 120 ml.
    • Pada tahap akhir ini dapat ditambahkan pengawet untuk persediaan obat herbal tradisional.

 

Dosis pemakaian sirup obat batuk tradisional:
  1. Untuk dewasa, dosis sirup diminum 3 kali sehari, sebanyak 1 hingga 2 sendok makan.
  2. Untuk anak-anak dibawah 12 tahun, dosis sirup diminum 3 kali sehari sebanyak 1 hingga 2 sendok teh.

 

Pembuatan persediaan herba berupa sirup obat batuk dirumah dapat membantu kita untuk mencegah perkembangan gejala. Selain itu, sirup ini terbuat dari bahan alami yang tidak banyak mengandung kimia yang terkadang dapat merusak hati dan ginjal.
Categories
Tentang Pengobatan

Resep Obat Cacing Tradisional

Resep Obat Cacing Tradisional

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Ramuan Tradisional Susah Buang Air Kecil , Obat Tradisional Sakit Lutut , Obat Tradisional Sakit Mata Merah , Obat Tradisional Sakit Kuning , Cara Mengobati Amandel , Cara Mengobati Radang Mata , Obat Disentri Tradisional , Obat Tradisional Diabetes Melitus , Khasiat Ramuan Obat Daun Kremah , Cara Mengeluarkan Cacing Kremi , Obat Tradisional Membersihkan Rahim , Obat Tradisional Radang Usus , Jamu Tradisional Setelah Bersalin , Obat Tradisional Syaraf Kejepit , Ramuan Tradisional Penghilang Uban , Jamu Ngompol Untuk Anak , Resep Membuat Sirup Obat Batuk , Resep Obat Cacing Tradisional , Mengobati Keputihan Dengan Delima , Jamu Tradisional Epilepsi
Resep Obat Cacing Tradisional

Apakah Anda pernah terkena penyakit cacingan? Ya, cacingan berarti ada banyak cacing kremi yang berkembang di bagian saluran pencernaan. Ini sebenarnya kondisi kesehatan yang ringan dan tidak perlu dikhawatirkan. Namun penyakit ini bisa menyebabkan gangguan kesehatan terutama penyerapan nutrisi untuk tubuh ketika cacing sudah berkembang dalam jumlah banyak. Cacingan juga bisa menyebabkan penderita sulit tidur karena gatal pada area anal. Cacingan juga mudah menyebar sehingga harus diwaspadai oleh semua orang. Sebelum penyakit ini menyebar maka Anda bisa mencoba beberapa jenis obat cacingan tradisional untuk anak dan dewasa agar cepat sembuh. Berikut adalah Resep Obat Cacing Tradisional :

  1. Obat cacing tradisional dari bawang putih:
    • Sediakan 2 gram bawang putih, 1 gram rimpang temu giring (Curcuma heyneana Val.V.Zyp).
    • Haluskan seluruhnya, campurkan dengan 1 sendok makan air.
    • Diminum 1 sendok makan, dosis 4 hari sekali.
  2. Obat cacing untuk anak dan dewasa:
    • Siapkan 5 butir biji ceguk (Quisqualis indica L), kemudian ditumbuk hingga halus.
    • Rebus kedalam segelas air dan tunggu hingga menjadi setengah gelas.
    • Ramuan ini diminum 2 kali sehari.
  3. Obat cacing perut dewasa:
    • Ambil akar delima putih (Punica granatum L.) sebesar 1 jari, rimpang temu giring segar sebesar 1 jari
    • Iris-iris herba diatas, seduh kedalam 110 ml air
    • Diminum seluruhnya, dosis 4 hari sekali.
  4. Obat cacing tradisional dari bunga ekor kucing (Acalypha hispida Burm. F):
    • Ambil untai bunga ekor kucing sebanyak 10 atau 30 gram.
    • Kemudian direbus, saring dan minum airnya.
  5. Cara mengobati cacingan kremi:
    • Ambil 4 lembar daun jarak pagar (Jatropha curcas L) yang masih segar.
    • Haluskan, campurkan dengan 2 sendok makan minyak kelapa, dan panaskan sebentar
    • Oleskan ramuan pada dubur menjelang tidur malam, untuk merangsang cacing keluar.
    • Siapkan kapas pada pagi hari untuk mengambil cacing keremi.
  6. Buah obat cacingan:
    • Siapkan 7 gram buah legundi (Vitex trifolia L).
    • Iris-iris dan masukkan kedalam 110 ml air untuk dibuat infusa
    • Air diminum seluruhnya, sekali sehari.
  7. Cara menghilangkan cacingan di perut dengan akar pepaya:
    • Ambil akar pepaya sebesar 1 jari tangan, 1 siung bawang putih
    • Rebus kedalam 200 ml air sampai mendidih.
    • Diminum seluruhnya, 2 kali sehari.
  8. Obat cacing kremi tradisional untuk dewasa dan anak:
    • Siapkan 9 lembar daun Sidaguri, 3 kuntum bunga Sidaguri (Sida rhombifolia L).
    • Herba dijadikan infusa dengan takaran air 110 ml.
    • Minum seluruhnya, dosis 2 kali sehari setiap 4 hari.
  9. Mengobati perut busung dan cacingan:
    • Ambul 2 lembar daun senggugu (Clerodendrum serratum (L.) Moon), sedikit temulawak dan garam.
    • Iris-iris dan diseduh, kemudian diminum.
  10. Obat cacingan alami dari temu giring:
    • Siapkan 4 gram rimpang temu giring.
    • Herba diparut kemudian diseduh kedalam setengah gelas air mendidih.
    • Ramuan diminum sekali sehari.
  11. Resep obat cacing tradisional dari rimpang bangle:
    • Ambil rimpang bangle (Zingiber purpureum roxb) sebesar 3 jari, temu hitam sebesar 2 jari, 5 biji ketumbar, 5 lembar daun sirih.
    • Cuci bersih selurub herba, kemudian ditumbuk.
    • Tambahkan setengah gelas air dan diperas.
    • Saring ramuan dan minum seluruhnya.

 

Menurut penelitian, pengaruh perasan rimpang temu hitam (Curcuma Aeruginosa Rosb) dapat membunuh cacing askaris babi. Daya membunuh (anthelmintik) cacing askaris babi paling kuat, rebusan irisan temu hitam dapat mematikan cacing dalam waktu 7 hingga 17 jam, infusa parutan dalam waktu 11 hingga 20 jam, dan persediaan serbuk dalam waktu 11 hingga 25 jam.
Categories
Tentang Pengobatan

Jamu Ngompol Untuk Anak

Jamu Ngompol Untuk Anak

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Ramuan Tradisional Susah Buang Air Kecil , Obat Tradisional Sakit Lutut , Obat Tradisional Sakit Mata Merah , Obat Tradisional Sakit Kuning , Cara Mengobati Amandel , Cara Mengobati Radang Mata , Obat Disentri Tradisional , Obat Tradisional Diabetes Melitus , Khasiat Ramuan Obat Daun Kremah , Cara Mengeluarkan Cacing Kremi , Obat Tradisional Membersihkan Rahim , Obat Tradisional Radang Usus , Jamu Tradisional Setelah Bersalin , Obat Tradisional Syaraf Kejepit , Ramuan Tradisional Penghilang Uban , Jamu Ngompol Untuk Anak , Resep Membuat Sirup Obat Batuk , Resep Obat Cacing Tradisional , Mengobati Keputihan Dengan Delima , Jamu Tradisional Epilepsi
Jamu Ngompol Untuk Anak

Mengompol atau Ngompol adalah kencing secara tidak sengaja sambil tidur, berdiri, duduk atau tidak bisa menahan air urin lalu keluar membasahi celana dan sekitarnya. Biasanya anak perempuan berhenti ngompol pada usia 6 tahun dan anak laki-laki pada usia 7 tahun.

Selain bayi, balita dan anak-anak. Mengompol juga terjadi pada remaja, dewasa dan lansia. Secara tidak sengaja atau memang memiliki masalah kesehatan.

Ada beberapa cara untuk mengatasi ngompol, misalnya alarm ngompol yang akan mengeluarkan suara keras bila sensornya mendeteksi cairan, atau dengan hormon vasopresin untuk mengurangi produksi urin pada malam hari. Berikut ini kami akan memberikan anda beberapa Jamu Ngompol Untuk Anak  :

Para orang tua kita telah lama menggunakan obat tradisional untuk mengatasi kebiasaan ngompol di siang dan malam hari. Ramuan ini telah digunakan selama bertahun-tahun dan mampu menyembuhkan sebagian besar kasus ngompol pada anak-anak, remaja dan dewasa. Berikut ini resep jamu ngompol yang bisa dipraktekkan dirumah:
  1. Siapkan 7 butir biji tanaman Duwet atau Jamblang, dan sedikit gula jawa.
  2. Kemudian biji ini digiling sampai halus dan direbus kedalam 2 gelas air.
  3. Tambahkan gula jawa, tunggu hingga ramuan menjadi segelas air.
  4. Ramuan ini diminum segelas setiap hari sekitar jam 5 sore.
  5. Lakukan pengobatan hingga hingga sembuh.
  6. Resep ini juga dapat diberikan kepada orang yang suka kencing atau mempunyai masalah urinary. Termasuk mengatasi dan mengobati kencing manis.
Pada umumnya, kebiasaan mengompol hanya merupakan proses penundaan perkembangan. Pengobatan bertujuan untuk memperbaiki psikologis, mencegah stres, emosional, terutama bagi yang merasa malu dengan kondisinya. Pada sebagian besar kasus, gangguan psikologis disebabkan oleh tekanan, penghinaan, yang tidak dapat dikendalikan anak-anak. Sehingga sangat penting peran orang tua untuk segera mengatasi hal ini lebih serius.
Kebanyakan anak perempuan tetap ngompol di usia enam tahun, dan anak laki-laki tetap ngompol di usia tujuh tahun. Kemudian, 95 persen anak di usia 10 tahun masih mengompol pada malam hari. Sedangkan 0,5 hingga 2,3 persen anak remaja dan dewasa masih ada yang mengalami kebiasaan mengompol. Sudah saatnya mencoba ramuan sederhana ini, resep jamu ngompol dan obat tradisional untuk anak dan dewasa.
Categories
Tips Kesehatan

Ramuan Tradisional Penghilang Uban

Ramuan Tradisional Penghilang Uban

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Ramuan Tradisional Susah Buang Air Kecil , Obat Tradisional Sakit Lutut , Obat Tradisional Sakit Mata Merah , Obat Tradisional Sakit Kuning , Cara Mengobati Amandel , Cara Mengobati Radang Mata , Obat Disentri Tradisional , Obat Tradisional Diabetes Melitus , Khasiat Ramuan Obat Daun Kremah , Cara Mengeluarkan Cacing Kremi , Obat Tradisional Membersihkan Rahim , Obat Tradisional Radang Usus , Jamu Tradisional Setelah Bersalin , Obat Tradisional Syaraf Kejepit , Ramuan Tradisional Penghilang Uban , Jamu Ngompol Untuk Anak , Resep Membuat Sirup Obat Batuk , Resep Obat Cacing Tradisional , Mengobati Keputihan Dengan Delima , Jamu Tradisional Epilepsi
Ramuan Tradisional Penghilang Uban

Uban adalah rambut yang berubah warna menjadi abu-abu kemudian putih. Rambut asli orang Indonesia pada umumnya memiliki warna hitam atau gelap karena memiliki kandungan kadar melanin yang lebih tinggi. Saat rambut berubah menjadi putih dan menjadi uban, terjadi proses perubahan kadar melanin. Pada uban yang berwarna putih melanin tidak lagi diproduksi, sehingga rambut baru tumbuh tanpa mendapatkan pewarnaan dari melanin. Sama seperti warna kulit, warna rambut asli setiap orang bisa berbeda karena dipengaruhi oleh jumlah melanin atau pigmen pewarna dalam rambut. Rambut beruban membuat penampilan anda berkurang sehingga membuat anda kurang percaya diri , untuk itu berikut ini kami akan memberikan anda Ramuan Tradisional Penghilang Uban  :

Orang tua kita sejak dahulu telah mempersiapkan ramuan tradisional menghilangkan uban dari bahan alami. Herba ini bisa dengan mudah ditemukan disekitar kita, dan banyak yang tidak menyadari karena dianggap rumput gulma.
Altenanthera sessilis (kremah) masih tergolong family Amaranthaceae (bayam-bayaman). Nama lain rumput kremah disebut Daun rusa, Kremak, Sayur udang, Jukuk demah, Kremek, Kremi, Matean. Rumput kremah dapat ditemukan di seluruh daerah tropis dan subtropis, karena tanaman ini termasuk salah satu herba kuno. Adapun cara membuat ramuan tradisional menghilangkan uban, cara menghilangkan uban secara alami dan cepat sebagai berikut:
  1. Ambil beberapa pucuk daun Kremah.
  2. Kemudian cuci bersih, dan di iris-iris kecil.
  3. Herba ini cukup diseduh kedalam segelas air panas yang baru mendidih selama 15 menit.
  4. Setelah dingin, air dan irisan daun digosokkan pada kulit kepala.
  5. Lakukan perawatan rutin setiap hari, hingga perubahan terjadi pada rambut.
Selain ramuan tradisional menghilangkan uban, sebaiknya juga menkonsumsi gizi yang cukup. Kekurangan nutrisi seperti defisiensi vitamin B12 dan D3, zat besi, kekurangan protein, sangat berkaitan dengan uban prematur. Merokok juga menjadi faktor yang berhubungan dengan uban prematur. Menyebabkan oksigen reaktif mengarah pada peningkatan stres oksidatif. Hal ini berpuncak pada kerusakan sel melanin, melanosit. Paparan sinar ultraviolet yang berkepanjangan juga menyebabkan uban rambut premature.