Categories
Tips Kesehatan

Cara Menjaga Kesehatan Kandung Empedu

Cara Menjaga Kesehatan Kandung Empedu

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Tips Mengatasi Nyeri Haid , Obat Tradisional Nyeri Sendi , Obat Tradisional Saraf Kejepit , Ramuan Tradisional Susah Buang Air Kecil , Obat Tradisional Sakit Kuning , Obat Kudis Tradisional , Obat Tradisional Rahim Bengkak , Obat Tradisional Perut Kembung Dan Keras , Obat Sakit Tenggorokan Alami , Titik Pijat Mengatasi Sakit Kepala , Tips Menjaga Kandung Kemih , Tips Agar Tidak Keracunan Makanan , Cara Mengatasi Gatal Akibat Kutu , Obat Tradisional Kuku Berjamur , Obat Alami Mengatasi Cantengan , Cara Agar Luka Jahitan Cepat Kering , Tips Melahirkan Lancar Dan Normal , Cara Menghilangkan Stretch Mark , Makanan Memicu Kebutaan , Kenali Jenis Penyakit Mata , Bahaya Kafein Bagi Kesehatan , Cara Menjaga Kesehatan Kandung Empedu
Cara Menjaga Kesehatan Kandung Empedu

Kantung empedu atau kandung empedu  adalah organ berbentuk buah pir yang dapat menyimpan sekitar 50 ml empedu yang dibutuhkan tubuh untuk proses pencernaan. Pada manusia, panjang kantung empedu adalah sekitar 7-10 cm dan berwarna hijau gelap – bukan karena warna jaringannya, melainkan karena warna cairan empedu yang dikandungnya. Organ ini terhubungkan dengan hati dan usus dua belas jari melalui saluran empedu. Berikut ini kami akan memberikan anda tips atau Cara Menjaga Kesehatan Kandung Empedu :

  1. Mengontrol Berat Badan. Obesitas atau kelebihan berat badan akan sangat menggangu proses pencernaan. Selain itu, obesitas juga dapat memicu terbentuknya batu pada organ – organ tubuh, salah satunya adalah kandung empedu. Kolestrol yang tinggi dapat mengendap dan menumpuk pada kandung empedu dan menghasilkan batu.
  2. Olahraga secara teratur. Anda dapat melakukan olahraga yang dapat membakar kalori dengan baik, seperti berlari, badminton, dan berenang, agar tidak terjadi penumpukan lemak pada tubuh anda. Ada banyak olahraga yang membakar kalori super tinggi yang dapat anda gunakan.
  3. Lakukan program diet. Program diet haruslah tepat, dipadukan dengan olahraga dan jenis makanan rendah kalori dan tinggi serat serta protein. Kesulitan diet? ada banyak buah untuk diet yang enak dan sehat loh.
  4. Kurangi konsumsi makanan yang berkalori tinggi. Kalori yang tinggi akan membuat lemak menumpuk. Lemak yang menumpuk berpotensi menimbulkan batu pada kandung empedu
  5. Sering minum air putih. Air putih sangat baik untuk membantu metabolisme tubuh dan melancarkan pencernaan tubuh. Minumlah 8 gelas air putih sehari untuk kesehatan kandung empedu anda. Bahaya akibat kurang minum air putih dapat berdampak pada organ lain.
  6. Hindari tidur setelah makan. Bahaya tidur setelah makan sangat banyak sekali, artinya adalah kalori yang tidak terbakar, sehingga dapat menimbulkan lemak berlebihan. Lemak yang berlebihan akan menumpuk dan berpotensi mengganggu kesehatan kandung kemih.
  7. Hindari penggunaan obat – obatan. Beberapa jenis obat – obatan dapat memicu terjadinya abnormalitas pada kandung kemih. Salah satu obat – obatan yang dapat menyebabkan munculnya batu pada kandung kemih adalah obbat penurun kolestrol. Maka dari itu, penggunaan obat – obatan harus atas dasar saran dari dokter, dan jangan asal minum saja.
  8. Hindari rokok dan minuman beralkohol. Rokok dan minuman beralkohol merupakan sesuatu yang ‘berat’ untuk dicerna. Sehingga selain mempengaruhi kerja ginjal, rokok dan minuman beralkohol juga dapat memperberat kerja kandung empedu, yang harus mengeluarkan cairan empedu lebih banyak untuk menyerap kandungan zat – zat yang ada di dalam rokok atau minuman beralkohol.
  9. Lakukan diet dan pengaturan pola makan. Diet dengan mengutamakan masuknya serat ke dalam tubuh akan sangat membantu menjaga kesehatan kandung empedu. Namun demikian, diet keras yang ekstrim ternyata malah akan membuat kandung empedu bermasalah dan menimbulkan batu pada kandung empedu. Maka dari itu, ketika melakukan diet, ada baiknya anda mengkonsultasikannya ke ahli nutrisi terlebih dahulu.

Makanan Yang Sehat Untuk Kandung Empedu

Proses diet yang salah malah akan membentuk batu pada kandung empedu. Lalu, bagaimana cara mementukan diet yang baik agar kesehatan kandung empedu dapat terjaga? Berikut ini jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi :

Buah – buahan

Buah – buahan memiliki kandungan vitamin dan mineral serta serat yang tinggi, sehingga dapat membantu menjaga kesehatan kandung empedu anda. dengan konsumsi buah – buahan yang rutin akan membantu kinerja kandung kemih anda menjadi lebih ringan. Selain itu, buah – buahan juga mengandung antioksidan. Berikut ini jenis buah – buahan yang baik :

  • Apel
  • Pisang
  • Alpukat
  • Papaya
  • Jeruk
  • Berry
  • Melon

Sayur – sayuran

Sama seperti buah – buahan, sayur – sayuran juga memiliki kandungan serat, antioksidan dan vitamin yang sangat baik bagi kesehatan kandung empedu anda. berikut ini jenis sayur – sayuran yang baik untuk kesehatan empedu anda :

  • Bayam
  • Kol
  • Brokoli
  • Wortel
  • Sayuran hijau lainnya

Minyak Nabati

Minyak nabati merupakan jenis minyak yang memiliki kandungan kolestrol dan asam lemak, serta lemak trans yang rendah. Apabila dengan menggunakan minyak goreng biasa, kolestrol dan lemak yang terkandung pada minyak goreng biasa akan mengganggu kerja kandung empedu. Disarankan untuk menggunakan minyak nabati, seperti :

  • Minyak zaitun
  • Minyak canola
  • Minyak kelapa, bukan kelapa sawit.

Kacang – kacangan

Jenis kacang – kacangan merupakan makanan kaya serat yang sangat tinggi. Serat yang tinggi ini dapat membantu untuk melancarkan pencernaan, dan dapa menjaga kesehatan dari kandung empedu. Dengan adanya serat, kerja dari kandung empedu akan berkurang, karena dapat menyerap lemak dan kolestrol lebih baik sehingga tidak terjadi penumpukan. Berikut ini jenis kacang – kacangan yang baik untuk kandung empedu :

  • Kacang edamame
  • Kacang putih
  • Kacang merah
  • Kacang hijau
  • Kacang kedelai

Biji – bijian

Biji – bijian memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi dan lengkap untuk dikonsumsi. Beberapa biji – bijian mengandung serat dan vitamin yang baik bagi kesehatan kandung empedu. Berikut ini jenis biji – bijian yang baik untuk kandung empedu :

  • Beras merah
  • Gandum
  • Kinoa
  • Barley

Itulah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan kandung empedu anda. dengan menjaga kesehatan kandung empedu dengan baik, anda akan terhindar dari gejala – gejala batu empedu, dan gangguan pencernaan lain yang disebabkan oleh kelainan pada kandung empedu.

Categories
Tips Kesehatan

Bahaya Kafein Bagi Kesehatan

Bahaya Kafein Bagi Kesehatan

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Tips Mengatasi Nyeri Haid , Obat Tradisional Nyeri Sendi , Obat Tradisional Saraf Kejepit , Ramuan Tradisional Susah Buang Air Kecil , Obat Tradisional Sakit Kuning , Obat Kudis Tradisional , Obat Tradisional Rahim Bengkak , Obat Tradisional Perut Kembung Dan Keras , Obat Sakit Tenggorokan Alami , Titik Pijat Mengatasi Sakit Kepala , Tips Menjaga Kandung Kemih , Tips Agar Tidak Keracunan Makanan , Cara Mengatasi Gatal Akibat Kutu , Obat Tradisional Kuku Berjamur , Obat Alami Mengatasi Cantengan , Cara Agar Luka Jahitan Cepat Kering , Tips Melahirkan Lancar Dan Normal , Cara Menghilangkan Stretch Mark , Makanan Memicu Kebutaan , Kenali Jenis Penyakit Mata , Bahaya Kafein Bagi Kesehatan , Cara Menjaga Kesehatan Kandung Empedu
Kenali Jenis Penyakit Mata

Kafeina, atau lebih populernya kafein, ialah senyawa alkaloid xantina berbentuk kristal dan berasa pahit yang bekerja sebagai obat perangsang psikoaktif dan diuretik ringan. Kafeina ditemukan oleh seorang kimiawan Jerman, Friedrich Ferdinand Runge, pada tahun 1819. Ia menciptakan istilah “kaffein” untuk merujuk pada senyawa kimia pada kopi. Kafeina juga disebut guaranina ketika ditemukan pada guarana, mateina ketika ditemukan pada mate, dan teina ketika ditemukan pada teh. Semua istilah tersebut sama-sama merujuk pada senyawa kimia yang sama. Berikut ini kami akan memberikan anda apasaja Bahaya Kafein Bagi Kesehatan  :

  1. Memicu Sakit Kepala

Penelitian membuktikan bahwa kafein dan sakit kepala memiliki hubungan yang sangat berkaitan. Anda mungkin pernah menemukan komposisi kafein pada obat sakit kepala. Ya, memang kafein dalam jumlah tertentu dapat membantu menghilangkan sakit kepala. Namun, harus diketahui juga bahwa kafein dalam jumlah berlebihan akan menyebabkan anda mengalami sakit kepala.

Jika anda adalah seorang penggemar kopi, yang merupakan salah satu bahan yang mengandung kafein, dan tiba – tiba berhenti dan tidak mengkonsumsi kopi lagi, anda pun dapat mengalami sakit kepala.

  1. Menimbulkan Perasaan Was – Was dan Cemas

Bagi beberapa orang, efek samping kafein seperti was – was atau cemas mungkin tidak dialami. Tetapi bagi beberapa orang lainnya seperti pada orang yang jarang mengkonsumsi kafein memiliki kemungkinan lebih tinggi mengalami efek samping semacam ini.

  1. Menyebabkan Gangguan Tidur

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kafein ini merupakan suatu zat yang dapat merangsang sistem syaraf pusat kita. Mengkonsumsi kafein dalam jumlah banyak akan membuat seseorang kesulitan untuk tidur atau biasa disebut dengan insomnia.

  1. Menyebabkan Kecanduan Kafein

Bagi mereka yang sudah sering mengkonsumsi kafein, bukan tidak mungkin mereka bisa mengalami kecanduan terhadap kafein. Kecanduan kafein bisa ditandai dengan munculnya gejala seperti pusing, mengantuk, cemas dan cepat marah. Pada beberapa orang, gejala kecanduan bisa ditandai dengan badan yang gemetar.

  1. Menyebabkan Overdosis Kafein

Berlebihan mengkonsumsi kafein bisa juga menyebabkan seseorang mengalami overdosis atau keracunan kafein. Gejala dari overdosis kafein dapat berupa halusinasi dan perasaan yang sangat bingung, mual dan muntah, diare, haus berlebihan, maupun sering buang air kecil. Jika tidak segera ditangani, overdosis kafein dapat menyebabkan kematian.

  1. Mengakibatkan Masalah Pencernaan

Kafein merupakan zat yang bisa meningkatkan asam pada lambung kita. Kondisi demikian dapat membuat kita merasa mulas atau bahkan sakit perut yang berujung pada buang air besar yang terus menerus atau diare.

  1. Menyebabkan Haus Berlebihan

Kafein merupakan salah satu zat diuretik yang membuat kita bisa meningkatkan frekuensi buang air kecil. Apalagi jika anda mengkonsumsi kafein sebelum berolahraga, dikhawatirkan tubuh akan kekurangan banyak cairan tubuh dan dehidrasi.

  1. Meningkatkan Tekanan Darah

Kafein yang kita konsumsi akan langsung diserap oleh tubuh, dan dapat langsung masuk ke dalam aliran darah kita. Bahkan dalam jangka waktu kurang lebih satu jam, kafein mencapai level tertingginya di dalam aliran darah kita. Dalam jangka waktu tersebut atau bahkan lebih cepat, kafein bisa menyebabkan tekanan darah menjadi tinggi. Ini lah sebab mengapa kopi adalah salah satu jenis makanan penyebab darah tinggi naik dengan cepat.

  1. Menyebabkan Osteoporosis

Benarkah kafein bisa menyebabkan tulang keropos? Dan ternyata, kafein yang dikonsumsi secara berlebihan bisa menghambat penyerapan kalsium di dalam tubuh. Kekurangan kalsium bisa mengarah pada kondisi tulang keropos atau osteoporosis.

  1. Pada Wanita Hamil, Kafein Bisa Membuat Detak Jantung Bayi Lebih Cepat

Bagi ibu – ibu yang sedang hamil, mengkonsumsi kafein mungkin harus dikurangi. Kafein yang masuk ke dalam tubuh masuk ke dalam alirah darah dan masuk ke plasenta. Dalam kondisi seperti ini artinya janin juga ikut mengkonsumsi kafein tersebut melalui plasenta. Kafein yang masuk ke dalam tubuh janin tersebut dapat mengakibatkan detak jantung janin menjadi tidak teratur dan lebih cepat ritmenya.

  1. Meningkatkan Resiko Keguguran

Kafein dalam jumlah yang sangat banyak dapat memberi pengaruh sangat buruk pada wanita yang sedang hamil. Kafein bisa menghambat perkembangan dan pertumbuhan janin. Dan hal tersebut bisa menyebabkan gangguan kehamilan dan mengarah pada kondisi keguguran.

  1. Menyebabkan Sulit Hamil

Beberapa penelitian yang sudah dilakukan menyebutkan bahwa kafein bisa mempengaruhi metabolisme dan produksi hormone estrogen pada wanita. Hal tersebut bisa membuat seorang wanita yang terlalu sering mengkonsumsi kafein mengalami sulit hamil.

  1. Meningkatkan Resiko Encok

Berdasarkan beberapa penelitian yang telah dilakukan, kafein sangat berkaitan erat dengan terjadinya resiko penyakit encok. Hal ini dibuktikan oleh hasil penelitian yang menunjukan bahwa orang – orang yang sering mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein cenderung lebih mudah terkena penyakit encok.

  1. Menyebabkan Sering Buang Air Kecil

Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Alabama menunjukan jika wanita yang sering mengkonsumsi kafein lebih sering buang air kecil dan biasanya rasanya tidak dapat ditahan. Kondisi seperti ini terjadi pada hampir 70% wanita yang sering mengkonsumsi kafein dengan jumlah 329 miligram atau lebih.

  1. Menyebabkan Gejala Vasomotor

Kafein yang dikonsumsi oleh wanita bisa menimbulkan gejala vasomotor atau vasomotor symptom. Gejala ini bisa menyerang wanita yang mengalami menopause. Dan gejala tersebut bisa semakin memperparah keadaan menopause seorang wanita.

Penting! Efek Kafein Yang Mematikan

Selain beberapa efek samping dari kafein yang sudah dijelaskan di atas, ada beberapa efek samping lainnya yang penting untuk diketahui walaupun efek samping di bawah ini belum banyak diteliti oleh para ahli. Tetap saja, sebagai orang yang cinta akan kesehatan kita perlu mengetahui berbagai hal yang dapat merugikan bagi kesehatan tubuh kita. Berikut ini efek lain dari kafein:

  1. Penyakit jantung
  2. Meningkatkan kolesterol jahat atau LDL di dalam tubuh
  3. Menyebabkan penyakit rematik
  4. Meningkatkan resiko stroke
  5. Merusak pembuluh darah

Setelah mengetahui berbagai efek samping yang dapat ditimbulkan oleh kafein, ada baiknya mulai saat ini kita mengurangi konsumsi baik makanan atau pun minuman yang mengandung kafein. Mengurangi minum minuman seperti cola, teh, minuman ringan, minuman bersoda dan kopi bisa membantu kita mengurangi resiko terkena berbagai efek samping kafein. Bagi orang – orang yang menderita penyakit jantung atau maag, sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu apakah kafein aman atau tidak bagi anda.

Categories
Uncategorized

Kenali Jenis Penyakit Mata

Kenali Jenis Penyakit Mata

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Tips Mengatasi Nyeri Haid , Obat Tradisional Nyeri Sendi , Obat Tradisional Saraf Kejepit , Ramuan Tradisional Susah Buang Air Kecil , Obat Tradisional Sakit Kuning , Obat Kudis Tradisional , Obat Tradisional Rahim Bengkak , Obat Tradisional Perut Kembung Dan Keras , Obat Sakit Tenggorokan Alami , Titik Pijat Mengatasi Sakit Kepala , Tips Menjaga Kandung Kemih , Tips Agar Tidak Keracunan Makanan , Cara Mengatasi Gatal Akibat Kutu , Obat Tradisional Kuku Berjamur , Obat Alami Mengatasi Cantengan , Cara Agar Luka Jahitan Cepat Kering , Tips Melahirkan Lancar Dan Normal , Cara Menghilangkan Stretch Mark , Makanan Memicu Kebutaan , Kenali Jenis Penyakit Mata , Bahaya Kafein Bagi Kesehatan , Cara Menjaga Kesehatan Kandung Empedu
Kenali Jenis Penyakit Mata

Kasus kebutaan di Indonesia secara keseluruhan tergolong tidak begitu tinggi. Meski begitu, gangguan penglihatan dan kebutaan masih menjadi momok kesehatan serius khususnya pada kelompok lansia. Tingginya angka kebutaan di usia lanjut sebagian besar disebabkan oleh katarak, yang memang dapat berkembang seiring bertambahnya usia. Lantas, apalagi jenis penyakit mata lainnya yang paling umum terjadi di Indonesia?. Berikut ini kami akan mengajak anda Kenali Jenis Penyakit Mata , jadi bagi anda yang penasaran , maka simak ulasan yang akan kami berikan berikut ini :

1. Katarak

Katarak merupakan salah satu penyebab kebutaan terbanyak di Indonesia, bahkan hingga mencapai 50 persen. Menurut data Riskesdas Kemenkes RI tahun 2013, per setiap 1,000 jiwa ada 1 orang penderita baru katarak. Kasus katarak terbanyak ada di Provinsi Sulawesi Utara dan yang terendah ditempati DKI Jakarta.

Penduduk Indonesia bahkan dilaporkan 15 tahun lebih cepat untuk mengembangkan katarak dibandingkan penduduk daerah subtropis lainnya (seperti Malaysia, Hong Kong, dan Jepang). Sekitar 16-22% penderita katarak di Indonesia yang sudah menjalani operasi katarak berusia di bawah 55 tahun.

Tingginya kasus kebutaan akibat katarak di Indonesia kebanyakan disebabkan oleh ketidaktahuan telah mengalami katarak dan/atau tidak begitu menyadari gejala katarak. Katarak menyebabkan lensa mata menjadi berawan, sehingga penglihatan tampak kabur pada awalnya. Dilansir dari Health Line, penderita katarak biasanya kesulitan melihat di malam hari, peka terhadap cahaya, dan tidak bisa membedakan warna dengan jelas.

Selain karena faktor usia, beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko katarak sejak usia mudaadalah genetik, diabetes yang tidak diobati, hipertensi yang tidak ditangani, merokok, hingga pernah terkena penyakit mata tertentu lainnya.

2. Glaukoma

Penyakit mata ini menyumbang angka kebutaan sebanyak 13,4% di Indonesia. Glaukoma mengikis dan merusak saraf optik yang menunjang penglihatan mata.

Ada dua jenis glaukoma, yaitu glaukoma sudut terbuka primer dan glaukoma sudut tertutup. Keduanya bisa disebabkan oleh faktor usia, keturunan, komplikasi hipertensi pada mata, komplikasi diabetes, hingga penyakit mata tertentu seperti ablasi retina dan retinitis (infeksi peradangan retina).

Glaukoma dapat dicegah dengan deteksi dini terhadap penyakit yang mendasarinya dan mendapatkan penanganan yang tepat.

3. Masalah refraksi

Masalah refraksi mata adalah gangguan penglihatan yang menyebabkan cahaya masuk tidak terpusat langsung ke retina. Kelainan refraksi menyebabkan kebutaan sebesar 9,5% di Indonesia.

Beberapa kelainan refraksi pada mata meliputi:

  • Rabun dekat (hiperopia): menyebabkan penglihatan buram saat melihat benda dekat, seperti saat membaca buku atau menggunakan komputer.
  • Rabun jauh (miopia): menyebabkan penglihatan buram saat melihat objek dari kejauhan, seperti saat menonton TV atau mengemudi.
  • Astigmatisme: menyebabkan penglihatan ganda saat melihat objek dari jarak dekat ataupun jauh.
  • Presbiopia (mata tua): terjadi pada usia 40 tahun ke atas yang menyebabkan penglihatan buram dalam jarak dekat. Kondisi ini terkait dengan penambahan usia.

Gejala umum dari refraksi mata adalah ketidakmampuan melihat benda dengan jelas (baik jauh atau dekat), pandangan kabur atau berbayang, hingga kepala terasa pusing saat memfokuskan titik penglihatan pada satu obyek.

4. Konjungtivitis (mata merah)

Konjungtivitis atau iritasi mata sering terjadi di Indonesia akibat paparan asap polusi, alergi, paparan zat kimia (sabun atau sampo), hingga infeksi (virus, bakteri, dan jamur). Konjungtivitis menyebabkan mata merah, terasa nyeri, gatal, berair hingga pembengkakan di sekitar area mata. Mata merah bisa disembuhkan dengan penggunaan obat tetes mata.

5. Pterigium

Pterigium adalah gangguan mata akibat adanya selaput lendir yang menutupi bagian putih mata. Penyakit mata ini sering terjadi akibat sering terpapar radiasi sinar matahari. Gejalanya bisa meliputi mata merah, pandangan kabur, serta mata yang terasa gatal atau panas. Adanya selaput lendir tersebut juga membuat mata seperti kelilipan benda asing. Pterigium bisa disembuhkan dengan pemberian resep tetes mata kortikosteroid untuk mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut atau dengan operasi.

Categories
Tentang Kesehatan Tips Kesehatan

Makanan Memicu Kebutaan

Makanan Memicu Kebutaan

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Tips Mengatasi Nyeri Haid , Obat Tradisional Nyeri Sendi , Obat Tradisional Saraf Kejepit , Ramuan Tradisional Susah Buang Air Kecil , Obat Tradisional Sakit Kuning , Obat Kudis Tradisional , Obat Tradisional Rahim Bengkak , Obat Tradisional Perut Kembung Dan Keras , Obat Sakit Tenggorokan Alami , Titik Pijat Mengatasi Sakit Kepala , Tips Menjaga Kandung Kemih , Tips Agar Tidak Keracunan Makanan , Cara Mengatasi Gatal Akibat Kutu , Obat Tradisional Kuku Berjamur , Obat Alami Mengatasi Cantengan , Cara Agar Luka Jahitan Cepat Kering , Tips Melahirkan Lancar Dan Normal , Cara Menghilangkan Stretch Mark , Makanan Memicu Kebutaan , Kenali Jenis Penyakit Mata , Bahaya Kafein Bagi Kesehatan , Cara Menjaga Kesehatan Kandung Empedu
Makanan Memicu Kebutaan

Buta adalah ketidakmampuan seseorang untuk melihat apa pun, bahkan cahaya. Mata buta bisa disebabkan oleh faktor genetik alias diturunkan dari orang tua kepada anak, kecelakaan, atau penyakit. Kondisi ini menimpa sekitar 32 juta jiwa di seluruh dunia, dan 1 juta di antaranya berada di Indonesia.

Di negara-negara berkembang seperti Indonesia, penyebab utama mata buta adalah infeksi, katarak, glaukoma, cedera, dan ketidakmampuan untuk membeli kacamata. Selain itu, pasien diabetes juga rentan menjadi tuna netra. Berikut ini kami akan memberikan anda beberapa Makanan Memicu Kebutaan  :

  1. Makanan Manis

Bahaya makan manis salah satunya yang paling umum terjadi adalah penyakit gula alias diabetes atau bahkan gangguan kesehatan mulut seperti sakit gigi. Padahal selain itu, makanan manis juga salah satu jenis makanan pemicu gangguan penglihatan yang biasanya juga menjadi komplikasi penyakit diabetes.

Glaukoma cukup sering dialami oleh sebagian penderita diabetes dan pasien penyakit gula yang tak ditangani dengan tepat maka akan memicu keadaan berupa diabetic retinopathy. Inilah kondisi ketika kebocoran pembuluh darah berdampak pada suplai darah yang menurun menuju retina sehingga menyebabkan gangguan retina, berakibat pada glaukoma hingga hilangnya penglihatan permanen.

  1. Minyak Nabati

Mungkin Anda adalah salah satu pengguna minyak nabati untuk menggoreng makanan? Rupanya minyak nabati dapat mengancam kesehatan mata Anda apalagi ketika minyak ini telah melalui proses pemanasan, modifikasi dan sebagainya sehingga ketika dikonsumsi, tubuh tak mampu mencerna secara normal dan sempurna. Hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya radang di pembuluh darah mata dan mengakibatkan gangguan kesehatan hingga kebutaan.

  1. Makanan Gluten Tinggi

Kasus usus bocor biasanya disebabkan oleh makanan bergluten tinggi salah satunya karena gluten disebut-sebut termasuk faktor penyebab radang di saluran gastrointestinal sehingga dinding usus terkikis. Karena hal tersebut, banyak mineral dan vitamin yang seharusnya diserap tubuh menjadi gagal dan tak sempurna.

Ternyata, justru itulah masalahnya yang bisa berpengaruh buruk pada kesehatan mata. Penyerapan nutrisi yang terhambat adalah faktor pemicu ketidaklancaran aliran darah dan suplai oksigen ke mata. Itulah kenapa mata bisa dengan mudah mengalami penurunan fungsi secara perlahan sehingga Anda para penggemar makanan bergluten perlu membatasinya mulai sekarang.

  1. Kopi

Kafein pada kopi merupakan salah satu faktor penyebab tekanan pada mata. Tak banyak yang tahu bahwa kafein selain bisa memicu kadar tekanan darah tinggi juga mampu memberikan efek tekanan di mata pada beberapa titik selama kurang lebih satu setengah jam sesudah menikmatinya. Pembatasan asupan kopi sebaiknya dilakukan juga demi mencegah atau menurunkan risiko serangan jantung.

  1. Soda

Selain kafein pada kopi, soda juga perlu mulai diwaspadai karena mampu memperburuk kesehatan mata. Kadar fruktosa di dalam soda yang tinggi tak hanya bisa memicu kolesterol tinggi dan juga diabetes. Nyatanya, meminum soda terlalu berlebihan dan sering mampu meningkatkan potensi terkena jenis-jenis penyakit jantung hingga ketidaknormalan tekanan darah yang bisa berujung pada gangguan mata dan kebutaan.

Untuk mencegah kebutaan atau setidaknya meminimalisir risiko jenis-jenis penyakit matakarena asupan makanan yang kurang tepat, batasi makanan-makanan tertentu khususnya yang sudah disebutkan sebelumnya. Rajin berolahraga, menjaga pola tidur dan pola makan serta menerapkan cara menjaga kesehatan mata yang benar akan menolong Anda dalam memiliki mata yang tetap sehat dan berfungsi baik.

Categories
Tentang Pengobatan Tips Kesehatan

Cara Menghilangkan Stretch Mark

Cara Menghilangkan Stretch Mark

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Tips Mengatasi Nyeri Haid , Obat Tradisional Nyeri Sendi , Obat Tradisional Saraf Kejepit , Ramuan Tradisional Susah Buang Air Kecil , Obat Tradisional Sakit Kuning , Obat Kudis Tradisional , Obat Tradisional Rahim Bengkak , Obat Tradisional Perut Kembung Dan Keras , Obat Sakit Tenggorokan Alami , Titik Pijat Mengatasi Sakit Kepala , Tips Menjaga Kandung Kemih , Tips Agar Tidak Keracunan Makanan , Cara Mengatasi Gatal Akibat Kutu , Obat Tradisional Kuku Berjamur , Obat Alami Mengatasi Cantengan , Cara Agar Luka Jahitan Cepat Kering , Tips Melahirkan Lancar Dan Normal , Cara Menghilangkan Stretch Mark , Makanan Memicu Kebutaan , Kenali Jenis Penyakit Mata , Bahaya Kafein Bagi Kesehatan , Cara Menjaga Kesehatan Kandung Empedu
Cara Menghilangkan Stretch Mark

Stretch mark adalah guratan yang sering nampak pada kulit bagian tubuh letak lemak terkonsentrasi, seperti di payudara, perut atas, lengan atas, pantat, dan paha. Stretch mark bisa terjadi pada siapa saja, baik pada wanita maupun pada kaum pria. Untungnya, guratan di kulit ini bisa dihilangkan.

Guratan yang mulanya berwarna merah, merah muda, atau ungu ini lama kelamaan akan berubah menjadi warna putih atau kelabu, tergantung pada warna kulit. Berikut ini kami akan memberikan anda tips atau Cara Menghilangkan Stretch Mark , baik menghilangkan stretch mark karena hamil maupun lemak yang menumpuk sehingga membentuk stretchmark , untuk itu simak ulasan yang akan kami berikan berikut ini :

  1. Oleskan Minyak Zaitun pada Area Stretch Mark

Menggunakan minyak tertentu pada area yang terkena stretch mark saat hamil juga bisa membantu menghilangkan atau mengurangi stretch mark yang terlalu parah. Salah satunya adalah dengan menggunakan minyak zaitun yang mengandung vitamin E dan zat antioksidan. Anda bisa mengoleskan minyak zaitun pada bagian kulit secara lembut dan pelan. Hindari melakukan penekanan pada area perut saat hamil agar tidak menyebabkan gangguan. Cara penggunakan minyak zaitun adalah dengan mencampurkan dengan air secukupnya. Namun jika Anda tidak mengalami masalah pada kulit maka bisa menggunakan minyak zaitun murni. Minyak zaitun juga menjadi makanan untuk penyubur kandungan alami pria wanita.

  1. Masker Coklat

Jika Anda memiliki coklat bubuk maka juga bisa digunakan untuk cara menghilangkan stretch mark saat hamil. Coklat bubuk bisa memulihkan kondisi kulit yang berkerut atau tertarik karena kurang elastis. Bahkan coklat bisa membantu menghaluskan kulit sehingga bisa menjadi perawatan yang sangat alami. Caranya adalah dengan melarutkan coklat bubuk dengan minyak zaitun atau air mineral. Setelah menjadi pasta maka gunakan untuk masker pada area stretch mark. Tunggu beberapa saat hingga mengering lalu bersihkan dengan air hangat. Lakukan perawatan ini selama dua kali dalam sehari agar kulit menjadi lebih elastis dan lembut. Coklat tidak hanya menjadi masker untuk kulit karena ada manfaat coklat untuk ibu hamil dan janin yang sangat menyehatkan.

  1. Gunakan Jus Lemon

Ketika Anda hamil dan mengalami stretch mark maka juga bisa menggunakan jus lemon. Jus lemon mengandung vitamin C yang sangat tinggi sehingga bisa membuat kulit menjadi lebih lembab dan elastis. Selain itu juga bisa membantu menghilangkan bekas luka tanpa menyebabkan efek samping. Jus lemon yang mengandung asam bisa terserap dalam kulit namun tidak menyebabkan gangguan pada kulit. Cara perawatan bisa dilakukan dengan membuat jus lemon yang lebih kental. Akan lebih baik jika Anda benar-benar menggunakan air perasan lemon tanpa dicampur dengan air. Kemudian oleskan pada bagian stretch mark hingga mengering sendiri. Setelah itu gunakan air dingin untuk membersihkan kulit dari sisa jus lemon. Lakukan perawatan selama dua kali dalam sehari. Tidak hanya untuk kulit karena ada manfaat jeruk untuk ibu hamil muda dan janin.

  1. Masker Gel Lidah Buaya

Gel lidah buaya sudah terkenal karena khasiatnya bisa membantu membuat kulit menjadi lebih lembab dan elastis. Bahkan gel lidah buaya bisa membantu merawat luka bakar ringan pada kulit dan menghilangkan luka. Gel lidah buaya mengandung pelembab alami yang akan menghilangkan sifat kulit kaku saat hamil. Cara perawatan ini bisa dilakukan dengan mudah. Anda cukup mengambil gel lidah dengan mengupas kulitnya. Kemudian gunakan gel secara langsung pada bagian kulit yang terkena stretch mark. Cara ini juga bisa mencegah stretch mark sebelum muncul dan membuat kulit menjadi lebih lembut.

  1. Minum Cukup Air Mineral

Salah satu masalah yang paling sering dialami oleh ibu hamil adalah kekurangan air minum.Kurang air minum tidak hanya menyebabkan dehidrasi tapi juga membuat kulit menjadi lebih kering. Ibu hamil sangat disarankan untuk minum air mineral setidaknya 10 hingga 12 gelas setiap hari. Jika Anda kurang air minum maka kulit bisa terkena efek dari dehidrasi.

Air mineral bisa menjadi pilihan terbaik untuk asupan cairan tubuh. Selain itu hindari terlalu banyak mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh dan semua jenis minuman bersoda.

  1. Masker Gula Pasir dan Jus Lemon

Masker alami yang terbuat dari campuran jus lemon dan gula pasir bisa menjadi pilihan yang sangat baik untuk menghilangkan stretch mark. Anda bisa membuat bahan ini di rumah sendiri dan tidak membutuhkan banyak biaya. Caranya adalah dengan mencampurkan 1 sendok makan gula dan air perasan jeruk lemon. Kemudian aduk perlahan hingga bercampur namun gula tidak terlalu hancur. Kemudian gunakan secara langsung ke bagian kulit yang terkena stretch mark. Perhatikan untuk tidak menggosok kulit terlalu keras untuk menghindari luka. Biarkan selama beberapa saat kemudian bilas dengan air hangat. Cara ini bisa mengurangi stretch mark meskipun membutuhkan terapi yang rutin.

  1. Masker Putih Telur

Jika Anda memiliki banyak putih telur maka bisa menggunakan bahan ini untuk menghilangkan stretch mark. Putih telur adalah sumber protein alami yang akan membantu regenerasi sel kulit, menghilangkan sel kulit mati, membuat kulit lebih putih dan permukaan kulit bisa menjadi lebih halus. Memang banyak orang yang merasa jijik karena putih telur berbau dan lengket. Tapi manfaatnya untuk kulit memang sangat besar. Cara perawatan bisa dilakukan dengan cara menerapkan bagian putih telur yang baru dibuka secara langsung. Kemudian biarkan selama beberapa saat hingga kering sendiri. Bilas dengan menggunakan air hangat. Jika Anda tidak menyukai aroma putih telur yang tertinggal maka terapkan pelembab setelah perawatan.

  1. Gunakan Getah Kentang

Kentang tidak hanya makanan yang sehat untuk ibu hamil karena mengandung karbohidrat, namun kentang juga sangat baik untuk menghilangkan stretch mark. Getah kentang mengandung polifenol tertentu yang bisa membantu membuat kulit menjadi lebih elastis. Caranya adalah dengan mengupas dan memotong kentang menjadi beberapa bagian. Kemudian gosokkan pada bagian stretch mark secara lembut dan biarkan selama beberapa saat. Setelah itu bersihkan dengan air dingin dan Anda bisa merasakan kulit menjadi sangat lembut. Kentang juga sangat sehat karena menjadi makanan sehat untuk ibu menyusui agar bayi sehat dan cerdas.

  1. Buat Pelembab Alami untuk Pelembab Harian

Membuat pelembab alami untuk stretch mark bisa mencegah stretch mark yang buruk. Bahan pelembab alami ini bisa membantu mengurangi stretch mark yang parah. Selain itu juga bisa membantu membuat kulit lebih lembut setelah melahirkan. Berikut ini beberapa cara dan bahan untuk pelembab alami:

  • Campurkan bubuk coklat dengan minyak zaitun hingga menjadi pasta. Terapkan secara langsung hingga merasa ke bagian strecth mark. Kemudian bersihkan dengan air hangat setelah bahan pelembab mengering pada kulit.
  • Campurkan minyak zaitun, gel lidah buaya dan tepung gandum hingga menjadi pasta. Kemudian terapkan ke kulit secara langsung. Setelah kering bersihkan dengan air dingin. Cara ini bisa mengurangi stretch mark yang terlalu parah.
  • Campurkan gel lidah buaya dengan minyak kelapa murni. Minyak kelapa murni mengandung vitamin E yang bisa mengurangi stretch mark dan melembabkan kulit. Kemudian terapkan ke kulit secara langsung lalu bersihkan dengan air hangat setelah mengering.
  1. Oleskan Minyak Jarak

Jika Anda memiliki minyak jarak atau minyak castor maka gunakan minyak ini secara langsung pada bagian kulit yang terkena stretch mark. Bahan minyak kastor atau minyak jarak mengandung vitamin E yang tinggi. Minyak ini bisa membantu menghilangkan keriput, bintik hitam dan juga stretch mark. Berikut ini cara menggunakan minyak jarak untuk cara menghilangkan stretch mark saat hamil :

  • Ambil beberapa tetes minyak jarak ke mangkuk kecil atau tempat lain.
  • Ambil minyak jarak dengan jari Anda lalu lakukan pijatan ke bagian strecth mark dengan gerakan melingkar. Lakukan pijatan selama sekitar 15 menit dengan cara yang sangat lembut.
  • Tutup bagian kulit yang sudah diberi minyak jarak dengan kain lembut selama 10 menit.
  • Kemudian bersihkan dengan handuk yang sudah direndam dalam air hangat selama beberapa saat.
  • Terakhir bersihkan dengan air dingin dan terapkan pelembab pada kulit.
  1. Gunakan Masker Madu dan Garam

Jika Anda memiliki garam dan madu maka buat masker dari bahan ini untuk menghilangkan strecth mark. Cara ini bisa dilakukan secara langsung dan tidak memerlukan bahan tambahan. Ambil beberapa sendok madu dan letakkan dalam mangkuk kecil. Kemudian tambahkan satu sendok teh garam kasar. Campur kedua bahan hingga menjadi pasta dan terapkan secara langsung pada kulit yang terkena strecth mark. Setelah itu bersihkan dengan air hangat untuk menghilangkan madu yang lengket pada kulit.

Cara Menghindari Strecth Mark Selama Kehamilan

Beberapa cara alami untuk menghilangkan strecth mark selama kehamilan memang sangat bermanfaat. Namun lebih baik lagi jika Anda menghindari semua penyebab stretch mark secara alami. Berikut ini cara untuk menghindari stretch mark secara alami.

  1. Ketika Anda hamil maka perbanyak mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin E dan vitamin E. Vitamin E akan mendukung regenerasi kulit dan membuat kulit lebih lembut. Sementara vitamin C bisa mempertahankan kolagen yang membuat kulit bisa lebih kenyal dan elastis. Anda bisa mendapatkan kedua vitamin ini dari buah dan sayuran atau suplemen yang telah direkomendasikan dokter.
  2. Selama hamil hindari terkena dehidrasi akibat kekurangan cairan. Cairan yang cukup akan membantu kulit dari dalam serta mempertahankan tingkat kelembapan kulit. Air juga sangat dibutuhkan saat kehamilan untuk mencegah kulit kering.
  3. Lakukan pijatan lembut pada daerah kulit yang memiliki banyak timbunan lemak. Anda bisa menggunakan minyak lavender atau minyak yang aman untuk kulit.
  4. Hindari melakukan perawatan kecantikan berlebihan seperti tindakan bedah atau laser untuk menghilangkan stretch mark selama kehamilan. Kedua tindakan ini sangat berbahaya jika dilakukan selama kehamilan karena bisa menyebabkan komplikasi.
  5. Selalu menjaga kesehatan kulit sebelum kehamilan. Anda harus merawat kulit dengan baik dengan menggunakan bahan alami dan konsumsi makanan yang sehat untuk kulit. Terlebih jika Anda memiliki ibu yang sebelumnya mendapatkan strecth mark selama kehamilan.
Categories
Tips Kesehatan

Tips Melahirkan Lancar Dan Normal

Tips Melahirkan Lancar Dan Normal

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Tips Mengatasi Nyeri Haid , Obat Tradisional Nyeri Sendi , Obat Tradisional Saraf Kejepit , Ramuan Tradisional Susah Buang Air Kecil , Obat Tradisional Sakit Kuning , Obat Kudis Tradisional , Obat Tradisional Rahim Bengkak , Obat Tradisional Perut Kembung Dan Keras , Obat Sakit Tenggorokan Alami , Titik Pijat Mengatasi Sakit Kepala , Tips Menjaga Kandung Kemih , Tips Agar Tidak Keracunan Makanan , Cara Mengatasi Gatal Akibat Kutu , Obat Tradisional Kuku Berjamur , Obat Alami Mengatasi Cantengan , Cara Agar Luka Jahitan Cepat Kering , Tips Melahirkan Lancar Dan Normal , Cara Menghilangkan Stretch Mark , Makanan Memicu Kebutaan , Kenali Jenis Penyakit Mata , Bahaya Kafein Bagi Kesehatan , Cara Menjaga Kesehatan Kandung Empedu
Tips Melahirkan Lancar Dan Normal

Bagi anda yang akan melahirkan normal untuk pertama kalinya, mencoba membayangkan sensasi dalam tubuh Moms saat proses melahirkan adalah hal biasa yang paling sering dipikirkan oleh kebanyakan orang melahirkan.

Persalinan dan kelahiran adalah sesuatu yang tidak dapat dipikirkan bahkan oleh ibu melahirkan kecuali Moms mengalaminya sendiri. Namun Moms tentu berpikir bahwa mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum menghadapi persalinan agar proses melahirkan lancar dan normal tanpa jahitan adalah ide bagus. Berikut ini kami akan memberikan anda cara atau Tips Melahirkan Lancar Dan Normal  :

  1. Pilih sarana melahirkan yang mendukung kelahiran alami tanpa obat

Hal pertama yang perlu dilakukan ibu hamil adalah menemukan tempat melahirkan atau sarana kesehatan yang mendukung keinginan ini. Langkah ini bisa dilakukan sejak awal kehamilan karena menemukan sarana yang mendukung kelahiran alami bisa menjadi hal yang sulit. Rumah sakit atau sarana melahirkan lainnya harus memiliki dokter atau bidan yang benar-benar sangat sabar untuk menghadapi ibu yang akan melahirkan. Biasanya ketika ibu yang akan menjalani proses persalinan sudah merasa sangat putus asa maka dokter akan menawarkan obat atau kelahirkan caesar. Ini hal yang harus dihindari karena dokter atau bidan seharusnya bekerja untuk mendukung keinginan Anda dan memang ada beberapa resiko operasi caesar untuk ibu dan bayi.

  1. Mengikuti kursus pra-melahirkan

Keinginan untuk melahirkan normal tanpa obat harus dilakukan sejak awal kehamilan. Jika Anda sudah menetapkan tujuan ini maka Anda bisa mencari tempat kursus persiapan melahirkan. Dalam sebuah kursus biasanya ibu akan diajarkan untuk melakukan persiapan melahirkan seperti teknik pernafasan saat melahirkan untuk mengurangi rasa sakit,untuk mengatasi nyeri kontraksi, mengatur persiapan lahir dan batin untuk menghadapi rasa sakit yang mungkin akan sangat buruk dan memberi cara untuk menghilangkan rasa sakit dengan hipnotis pada diri sendiri dan berbagai tehnik relaksasi lainnya. Cara ini akan membantu tubuh ibu hamil agar siap untuk menghadapi rasa sakit paling buruk saat akan melahirkan normal.

  1. Menjadi cerdas saat periksa kehamilan

Ibu hamil tentu harus melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin. Hal ini sangat penting untuk mencegah berbagai masalah kesehatan yang bisa terjadi pada ibu maupun janin. Namun ibu tetap harus menjadi cerdas ketika berkonsultasi dengan dokter atau bidan. Jika dokter menawarkan berbagai metode tes darah saat hamil dan pemeriksaan palpasi abdomen pada kehamilan maka cobalah selalu bertanya, apakah pemeriksaan itu penting atau tidak. Sering melakukan tes selama kehamilan bisa membuat ibu hamil merasa ketakutan dengan berbagai prosedur medis. Hal ini menyebabkan ibu trauma dan lebih memilih untuk melahirkan dengan obat baik epidural atau persalinan caesar.

  1. Jaga berat badan selama hamil

Ibu hamil memang memerlukan nutrisi makanan sehat yang bisa membantu menjaga kesehatan tubuh. Tentu ini sangat penting untuk menyiapkan tubuh ibu dalam menghadapi persalinan normal. Namun hal yang paling penting untuk dijaga adalah berat badan. Hindari memiliki berat badan berlebihan karena ini akan menghambat proses persalinan normal. Berat badan berlebihan juga bisa menyebabkan ibu hamil mengalami komplikasi kehamilan seperti bahaya diabetes saat hamil yang bisa menjadi penyebab bayi terlilit tali pusar.

  1. Tahan dirumah saat kontraksi

Ketika ibu hamil sudah merasakan kontraksi yang menjadi tanda akan melahirkan dalam waktu dekat, maka jangan langsung ke rumah sakit. Ibu hamil harus tetap tenang selama tidak ada ciri ciri air ketuban pecah merembes atau ketuban pecah dini. Ibu hamil bisa mencoba untuk  bergerak disekitar rumah, berjalan- jalan di dalam rumah, berendam dalam bak mandi untuk mengatasi rasa sakit dan tetap makan atau minum. Cara ini akan membantu ibu yang kontraksi bisa merasakan proses pembukaan yang cepat. Ketika ibu datang ke rumah sakit maka pembukaan sudah penuh dan ibu lancar saat melahirkan secara normal.

  1. Berendam saat kontraksi

Ketika masa kontraksi sudah datang maka ibu akan merasa sakit yang sangat luar biasa. Pada dasarnya pengelolaan rasa sakit bisa dilakukan secara alami. Ibu bisa mencoba untuk melupakan rasa sakit dan mengelola rasa sakit baik dari pikiran maupun dengan tindakan. Salah satu caranya adalah berendam dengan air hangat. Berendam dengan air hangat saat kontraksi akan mengurangi rasa sakit dari punggung hingga pinggul. Selain itu cara ini juga bisa membantu proses pembukaan yang lebih cepat. Ibu bisa bersantai untuk menghilangkan rasa sakit dan mendapatkan pijatan dari pasangan.

  1. Mendengarkan musik

Salah satu cara lain untuk mengelola rasa sakit menjelang persalinan adalah mendengarkan musik. Jika ibu melakukan proses persalinan dengan fasilitas yang mendukung,maka musik akan membantu. Saat mendengarkan musik yang disukai maka ibu bisa mencoba untuk melakukan tehnik pernafasan, meditasi, bersantai dan tetap bergerak. Jangan terus diatas tempat tidur karena berdiam saja hanya akan membuat tubuh menjadi lebih sakit.

  1. Jangan mendengarkan cerita buruk melahirkan normal

Ibu hamil biasanya akan sering berbagi mengenai cerita kehamilan dengan ibu yang lain. Sementara ibu yang sudah melahirkan normal juga akan bercerita tentang proses persalinan. Ketika Anda mendengarkan cerita ini maka jangan mendengarkan cerita buruk atau yang menakutkan Anda. Jika ada yang bercerita maka minta untuk berhenti dengan sopan. Cerita buruk hanya akan menambahkan rasa takut sehingga semangat untuk melahirkan normal juga akan turun dan terkena efek dari stres saat hamil. Lebih baik untuk mencoba mencari cerita dari ibu yang sudah melakukan persalinan normal tapi nyaman.

  1. Dapatkan dukungan tenaga melahirkan yang sesuai

Ketika Anda ingin melahirkan normal tanpa rasa sakit dan tanpa obat maka Anda tidak bisa menjalaninya sendiri. Ibu hamil harus mendapatkan dukungan dari bidan, dokter atau keluarga. Bidan biasanya menjadi tenaga yang bisa mendampingi ibu selama masa kontraksi, saat melahirkan dan setelah melahirkan. Sementara suami bisa mengelus punggung, memijat punggung dan menggosok bagian bahu. Semua bantuan ini bisa membantu ibu mengatasi rasa sakit dan siap untuk melahirkan secara normal.

  1. Dampingan dari suami saat persalinan

Pada dasarnya tidak semua rumah sakit atau fasilitas kesehatan khusus persalinan bisa mengijinkan suami untuk mengikuti proses persalinan. Hal ini disebabkan dengan pertimbangan bahwa mungkin suami tidak akan kuat ketika menghadapi persalinan. Namun bagi ibu yang akan melahirkan, dukungan suami adalah segalanya. Ini bantuan besar untuk menghadapi masa kontraksi yang berat dan bisa membantu ibu bisa mengejan dengan baik saat persalinan. Dukungan ini sama pentingnya seperti peran suami saat istri hamil. Jadi pastikan bahwa suami bisa ikut mendampingi proses persalinan sehingga ibu bisa menjadi lebih kuat.

  1. Jangan menyerah

Awalnya ketika ibu akan melahirkan normal maka pada saat proses awal masih sangat semangat. Namun ketika rasa sakit semakin kuat dan sudah menunggu lama untuk pembukaan saat melahirkan, maka banyak ibu yang menyerah. Salah satu syarat agar bisa melahirkan normal tanpa obat adalah tidak menyerah. Ketika Anda merasa ingin menyerah dengan melakukan caesar atau epidural, maka bersandarlah pada suami atau keluarga yang menemani proses persalinan. Cara ini akan membantu ibu melewati masa – masa yang sulit dalam persalinan normal.

  1. Persiapan sejak hamil

Niat untuk melahirkan normal harus dimiliki sejak kehamilan awal. Ketika Anda memiliki niat ini maka hal yang perlu dilakukan adalah menjaga kesehatan tubuh dan kebugaran tubuh sesuai dengan kemampuan tubuh Anda. Persiapan menjaga kebugaran tubuh juga sangat penting untuk mengatasi rasa sakit dan bersiap menghadapi persalinan normal. Ada berbagai persiapan yang bisa dilakukan sejak hamil seperti berjalan-jalan selama 20 menit setiap hari, melakukan yoga atau senam hamil, melakukan olahraga untuk ibu hamil dan mengelola pikiran yang santai. Cara ini akan membantu tubuh memiliki respon yang baik untuk menanggapi rasa sakit.

  1. Makan sebelum melahirkan

Makan camilan sebelum melahirkan sangat penting untuk menjaga energi dalam tubuh ibu. Sebaiknya mengkonsumsi camilan ringan yang tidak memicu rasa mual dan muntah. Jika mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi karbohidrat dan lemak maka bisa menyebabkan ibu mual saat akan melakukan persalinan. Makanan ringan bisa membuat tubuh ibu memiliki tenaga yang baik untuk mendorong bayi ketika masuk tahap persalinan akhir. Hindari semua makanan berbahaya yang bisa membuat persalinan normal menjadi sulit.

  1. Letakkan kekuatan pada tubuh Anda.

Ibu hamil sebenarnya sudah memiliki bentuk tubuh yang penting untuk persiapan selama persalinan. Panggul akan membantuk struktur yang sesuai jika kepala bayi sudah turun. Dan begitu juga dengan bagian vagina yang bisa melebar sesuai dengan gerakan serviks yang membuka ketika proses pembukaan. Ibu sebaiknya jangan merasa khawatir dengan proses ini, ingat bahwa tubuh Anda telah bersiap selama sembilan bulan sesuai dengan umur janin.

Jadi Anda juga harus percaya pada kekuatan tubuh yang secara alami berlangsung saat proses persalinan. Kekuatan tubuh Anda telah bersiap dan Anda hanya perlu mengelola kekuatan itu. Pertimbangkan solusi lain jika ibu menemukan penyebab bayi sungsangmenjelang persalinan normal. Ada berbagai resiko yang bisa terjadi seperti bahaya melahirkan bayi sungsang bagi ibu dan bayi.

  1. Relaksasi otot

Melakukan relaksasi otot selama persalinan memang sangat penting untuk tubuh Anda. Cara ini akan membantu tubuh Anda bisa mengelola rasa sakit yang baik saat menghadapi persalinan normal. Latihan bisa dilakukan sejak kehamilan masuk trimester kedua. Anda bisa mencoba untuk melepaskan semua rasa sakit dan tegang selama kehamilan. Caranya adalah berbicara dengan rasa tegang itu dan lepaskan dari pikiran Anda. Jangan terlalu fokus pada rasa tegang sehingga Anda sudah membayangkan rasa sakit selama persalinan. Selain itu relaksasi otot bisa dilakukan secara fisik seperti gerakan panggul dengan bola yang biasa digunakan saat senam, latihan melemaskan otot bagian paha dan panggul serta mencoba membuat kaki senyaman mungkin.

  1. Simulasi nyeri selama persalinan

Ibu hamil juga bisa mencoba melakukan simulasi nyeri selama persalinan. Metode ini dilakukan  bersama pasangan atau orang yang mendampingi selama persalinan. Ada berbagai gerakan yang bisa membuat ibu sangat nyaman untuk melakukan tahap ini. Berikut langkah yang bisa dilakukan:

  • Cobalah untuk berbaring ke samping dan letakkan bantal diantara lutut.
  • Buat bagian perut lebih nyaman dengan meletakkan bantal tipis dibawahnya.
  • Suami atau pendamping bisa mencoba menerapkan tekanan ringan pada bagian otot leher dan bahu selama 2-3 menit.
  • Ketika kontraksi menjadi lebih kuat maka cobalah untuk melepaskan tekanan dan merasakan tekanan yang kuat pada bagian panggul atau vagina.
  • Jika ibu sudah merasa kontraksi penuh maka cobalah untuk bersantai dan mengambil posisi yang siap untuk melahirkan. Ibu bisa memilih posisi yang diinginkan sesuai kondisi tubuh.
  • Setelah ibu terbiasa dengan langkah ini maka komunikasikan dengan bidan atau dokter bahwa ibu siap melakukan cara mengejan saat persalinan normal.
  1. Hilangkan rasa takut

Ketakutan adalah hal yang wajar untuk semua ibu yang akan melewati persalinan normal. Namun ketika rasa takut semakin tinggi maka rasa sakit itu juga akan datang semakin kuat. Ini adalah proses yang normal karena ketika ibu merasa takut maka tubuh akan tegang. Rasa tegang pada fisik dan pikiran ibu yang akan menyebabkan rasa sakit yang lebih kuat. Sehingga ibu harus mencoba untuk menghilangkan rasa takut. Caranya adalah dengan mencoba relaksasi pada bagian otot panggul dan merasakan kontraksi rahim. Ibu bisa mencoba melakukan senam dengan bola besar seperti ketika melakukan senam hamil. Cara ini bisa membuat ibu merasa lebih nyaman dan yakin dengan persalinan normal. Ketakutan juga berbahaya karena bisa menjadi penyebab janin kekurangan oksigen dalam kandungan.

  1. Bayangkan bayi Anda

Ingat bahwa Anda sudah mengandung selama sembilan bulan dan ini waktu yang tepat untuk bertemu dengan bayi Anda. Bayi Anda juga ingin segera keluar untuk bertemu dengan ayah dan ibunya. Jadi bayangkan ketika waktu pertemuan bayi dengan Anda dan pasangan adalah hal yang menyenangkan. Saat kontraksi dan proses pembukaan menyebabkan rasa sakit yang kuat maka ibu harus membayangkan bahwa proses ini akan segera berakhir. Dan akhir dari proses itu terbayar dengan indah karena bayi berada digendongan Anda. Dokter atau bidan juga bisa membantu proses visualisasi ini.

  1. Melahirkan dengan jongkok

Banyak ibu yang berpikir bahwa melahirkan harus sambil tidur. Ini adalah salah satu model persalinan primitif yang memang masih banyak digunakan. Bahkan berbagai fasilitas medis baik rumah sakit atau rumah bersalin memang masih menggunakan metode ini. Namun pada dasarnya ada model persalinan sambil jongkok bisa menjadi alternatif melahirkan tanpa obat dan tanpa rasa sakit.

Posisi melahirkan sambil jongkok akan membantu panggul membuka dengan cara yang cepat dan kemudian bayi bisa masuk ke posisi melahirkan yang sangat nyaman. Kepala bagian bayi akan menghadap kebawah, kemudian wajah bayi menghadap belakang dan bagian tubuh yang lain akan mengikuti. Sementara bidan atau dokter akan berusaha memegang bayi dengan baik. Cara ini bisa membantu ibu cepat melahirkan dengan nyaman. Namun jika dilakukan sebelum waktu persalinan maka ibu bisa terkena bahaya jongkok bagi ibu hamil.

  1. Terus bergerak

Ketika ibu ingin melahirkan di rumah sakit atau rumah bersalin, maka jangan berhenti bergerak agar bisa melahirkan secara normal. Ibu harus tetap bergerak sambil mengelola rasa sakit dengan baik. Menjaga agar tubuh bergerak sebelum bersalin akan membantu gerakan bayi mencapai posisi yang ideal untuk proses melahirkan. Ini adalah metode yang sangat alami. Terlebih jika ibu mencoba untuk gerakan panggul yang memanfaatkan gaya gravitasi agar bisa melahirkan secara normal. Namun sebaiknya ibu harus memilih fasilitas medis yang mendukung pola ini, sebab tidak semua rumah sakit bisa mendukung proses ini dengan baik.

  1. Dapatkan motivasi untuk melahirkan normal

Ketika Anda sudah menetapkan untuk melewati persalinan normal, maka cobalah mendapatkan motivasi yang tepat. Ada banyak cara yang dilakukan seperti membaca buku seputar persalinan. Anda bisa mencoba mendapatkan motivasi yang tepat dari ibu yang sudah melahirkan secara alami dan normal. Cara ini bisa merubah pandangan dan emosi ibu hamil bahwa persalinan normal adalah hal paling indah dan alami. Suami juga bisa mencoba memberi motivasi dengan pendampingan selama persalinan.

  1. Tetap sehat selama hamil

Tubuh ibu hamil yang sehat adalah salah satu syarat bisa melahirkan normal tanpa obat dan tanpa rasa sakit. Karena ketika tubuh ibu mengalami masalah komplikasi seperti tekanan darah tinggi, preklamsia, obesitas, anemia dan berbagai komplikasi lain maka dokter biasanya akan menyarankan persalinan dengan caesar. Hal ini dilakukan untuk mengurangi resiko komplikasi yang lebih berat saat persalinan normal maupun setelah persalinan normal. Jadi ibu harus menjaga kesehatan tubuh dengan pola makan yang baik, nutrisi yang sehat selama hamil, olahraga yang sesuai dengan usia kehamilan dan menjauhi semua larangan bagi ibu hamil.

  1. Posisi bayi harus ideal

Posisi janin untuk mendukung ibu bisa melahirkan normal juga harus dipikirkan. Jika ibu memiliki posisi bayi sungsang atau janin terlilit tali pusat maka itu juga bisa menyebabkan resiko. Karena itu ketika ibu melakukan pemeriksaan kehamilan maka ketahui apakah posisi bayi sudah siap sesuai dengan usia kandungan. Untuk mendapatkan posisi bayi yang ideal dan mendukung persalinan normal maka ibu hamil harus tetap aktif. Caranya bisa dilakukan dengan senam hamil, gerakan yoga yang dibantu oleh instruktur, duduk tegak disofa dengan bersandar ke depan dan melakukan berbagai gerakan menjelang persalinan normal. Cara ini harus dilakukan bersama dengan pendamping medis selama persalinan.

  1. Selalu berpikir positif

Melakukan persalinan normal adalah proses yang paling alami dan sekaligus juga sangat menantang. Untuk bisa menjalani proses persalinan yang normal maka ibu harus selalu berpikir positif. Cara ini akan membantu ibu supaya memiliki motivasi dan keinginan yang kuat untuk terus berjuang melawan rasa sakit. Pikiran yang positif juga bisa membantu ibu agar bisa melakukan visualisasi selama proses persalinan. Jika ibu sudah bisa melakukan cara ini maka bantuan pendamping selama persalinan akan lebih mudah dilakukan.

  1. Jangan malu untuk bersuara

Terkadang ketika ibu hamil sedang merasakan sakit akibat kontraksi dan pembukaan menjelang persalinan maka mereka berusaha untuk menahan suara. Namun ternyata sebuah penelitian membuktikan jika tetap bersuara untuk melepaskan rasa sakit saat melahirkan adalah kondisi yang sangat normal. Bahkan bersuara saat melakukan tehnik pernafasan bisa menyebabkan rasa sakit berkurang dan tubuh ibu lebih nyaman. Bersuara juga bisa membuat otot panggul dan paha menjadi lebih santai. Namun bersuara seperti mendesah, mengeluarkan nafas atau menarik nafas harus dikendalikan agar ibu tidak kehilangan banyak energi.

Pada dasarnya ibu hamil harus cerdas untuk melakukan berbagai tips melahirkan normal ini. Beberapa cara memang harus dilakukan selama masa kehamilan dan cara lain dilakukan saat kontraksi. Tidak ada yang bisa menduga bagaimana proses persalinan yang akan dihadapi oleh ibu hamil. Namun persiapan sejak hamil akan membantu ibu melewati masa kritis selama persalinan. Selain itu ibu harus percaya diri dan merasa bahwa proses melahirkan normal adalah bagian terindah. Jadi ibu siap melahirkan tanpa obat dan tanpa rasa sakit.

Categories
Tentang Pengobatan Tips Kesehatan

Cara Agar Luka Jahitan Cepat Kering

Cara Agar Luka Jahitan Cepat Kering

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Tips Mengatasi Nyeri Haid , Obat Tradisional Nyeri Sendi , Obat Tradisional Saraf Kejepit , Ramuan Tradisional Susah Buang Air Kecil , Obat Tradisional Sakit Kuning , Obat Kudis Tradisional , Obat Tradisional Rahim Bengkak , Obat Tradisional Perut Kembung Dan Keras , Obat Sakit Tenggorokan Alami , Titik Pijat Mengatasi Sakit Kepala , Tips Menjaga Kandung Kemih , Tips Agar Tidak Keracunan Makanan , Cara Mengatasi Gatal Akibat Kutu , Obat Tradisional Kuku Berjamur , Obat Alami Mengatasi Cantengan , Cara Agar Luka Jahitan Cepat Kering , Tips Melahirkan Lancar Dan Normal , Cara Menghilangkan Stretch Mark , Makanan Memicu Kebutaan , Kenali Jenis Penyakit Mata , Bahaya Kafein Bagi Kesehatan , Cara Menjaga Kesehatan Kandung Empedu
Cara Agar Luka Jahitan Cepat Kering

Anda yang baru saja menjalani operasi pasti bertanya-tanya, kapan jahitan atau perban penutup luka operasi bisa dilepas. Hal ini berbeda-beda pada setiap orang. Namun, luka operasi akan semakin cepat sembuh jika dirawat dengan cara yang tepat. Mungkin Anda bingung bagaimana cara merawat luka jahitan operasi yang benar. Selain itu, takut jika luka operasi justru mengalami infeksi atau perdarahan.

Tenang saja. Tidak sulit, kok, merawat luka jahitan operasi Anda. Penasaran bagaimana caranya? . Berikut ini kami akan memberikan anda tips atau Cara Agar Luka Jahitan Cepat Kering :

  • Hindari mengganti perban yang mungkin menutup luka selama 24 jam pertama. Di hari kedua, bersihkan luka dan ganti perban dengan yang baru.
  • Setelah 24 jam pasca penjahitan luka, bersihkan luka jahitan dua kali sehari untuk mengurangi risiko infeksi, dengan air dan sabun lembut yang tidak mengandung parfum atau bahan iritan.
  • Oleskan salep antibiotik sesuai dengan anjuran dan resep dokter.
  • Hindari berenang atau melakukan aktivitas lain yang dapat menyebabkan luka kotor, basah, atau terkena infeksi.
  • Sebisa mungkin, jaga luka jahitan agar tetap bersih dan kering. Hindari merendam luka dalam air. Saat mandi, hindarkan luka dari aliran air terlalu lama. Setelah mandi segera bersihkan dan keringkan area jahitan agar tidak basah terutama dalam 24 jam pertama pasca penjahitan.
  • Kenakan sarung tangan karet saat mencuci, jika luka jahitan berada di area tangan.
  • Gunakanlah produk atau obat yang diresepkan dokter. Anda mungkin pernah mendengar bahwa menggunakan krim/gel/salep vitamin E ataupun lidah buaya dapat meminimalkan bekas luka. Tetapi, belum ada hasil penelitian yang menunjukkan efektivitas bahan-bahan tersebut dalam menangani bekas luka.
  • Hindarkan luka jahitan dari paparan sinar matahari, terutama pada 6 bulan pertama. Sinar matahari dapat menyebabkan perubahan warna permanen pada luka. Ini dapat dicegah dengan menggunakan tabir surya.
  • Pada kasus tertentu, orang yang mengalami luka jahitan tapi belum mendapat suntikan tetanus lengkap perlu melengkapi suntikannya. Terutama pada luka tusuk yang dalam akibat benda tajam atau kotor.
  • Ada kalanya luka jahitan perlu ditutup dengan perban, terutama jika luka membutuhkan penyerap cairan yang keluar atau untuk melindungi luka dari gesekan pakaian atau paparan kotoran seperti debu.

Jahitan perlu diangkat untuk memiminalkan risiko infeksi dan bekas luka. Waktu pelepasan jahitan sangat tergantung pada di area mana luka jahitan tersebut terbentuk. Jahitan pada wajah umumnya dapat diangkat setelah 3-5 hari. Sementara, jahitan pada sendi yang selalu bergerak mungkin butuh waktu beberapa minggu hingga dapat diangkat. Tidak semua benang pada luka jahitan perlu diangkat, karena ada benang yang dapat diserap tubuh (absorbable) dan hilang dengan sendirinya.

Meski pelepasan jahitan biasanya tidak akan terasa sakit, namun jangan sekali-sekali melepas jahitan Anda sendiri. Setelah jahitan diangkat, luka jahitan bisa jadi akan terasa gatal dan berwarna kemerahan sebagai bagian proses penyembuhan. Namun, penting untuk tidak menggaruknya agar tidak terjadi infeksi dan radang.

Segera periksakan jika luka jahitan terasa sakit, hangat, merah pada bagian tengahnya, sangat gatal, atau pun mengeluarkan nanah. Pada luka yang terinfeksi, juga dapat terjadi demam dan pembengkakan. Jika luka jahitan mengalami infeksi, kadang dokter perlu membuka jahitan dan memberi antibiotik pada luka.

Luka jahitan akan lebih lama sembuh jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti diabetes, malnutrisi, atau menjalani pengobatan kemoterapi. Bisa membutuhkan waktu berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun, hingga bekas luka jahitan dapat memudar dan hilang. Beberapa orang memilih menjalani operasi plastik demi menghilangkan bekas luka jahitan ini. Beberapa orang dapat mengalami keloid pada bekas luka jahitnya. Ini adalah terbentuknya jaringan parut atau fibrosis akibat proses perbaikan jaringan yang berlebihan sebagai respons terhadap luka atau sayatan bedah.

Untuk menunjang penyembuhan luka yang baik, Anda perlu asupan gizi dan istirahat yang cukup, serta menjaga kebersihan luka. Ikuti saran dokter dan rawat luka sebaik mungkin agar terhindar dari infeksi.

Categories
Tentang Pengobatan Tips Kesehatan

Obat Alami Mengatasi Cantengan

Obat Alami Mengatasi Cantengan

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Tips Mengatasi Nyeri Haid , Obat Tradisional Nyeri Sendi , Obat Tradisional Saraf Kejepit , Ramuan Tradisional Susah Buang Air Kecil , Obat Tradisional Sakit Kuning , Obat Kudis Tradisional , Obat Tradisional Rahim Bengkak , Obat Tradisional Perut Kembung Dan Keras , Obat Sakit Tenggorokan Alami , Titik Pijat Mengatasi Sakit Kepala , Tips Menjaga Kandung Kemih , Tips Agar Tidak Keracunan Makanan , Cara Mengatasi Gatal Akibat Kutu , Obat Tradisional Kuku Berjamur , Obat Alami Mengatasi Cantengan , Cara Agar Luka Jahitan Cepat Kering , Tips Melahirkan Lancar Dan Normal , Cara Menghilangkan Stretch Mark , Makanan Memicu Kebutaan , Kenali Jenis Penyakit Mata , Bahaya Kafein Bagi Kesehatan , Cara Menjaga Kesehatan Kandung Empedu
Obat Alami Mengatasi Cantengan

Cantengan adalah kondisi yang ditandai dengan pembengkakan, kemerahan, dan rasa sakit pada sudut ujung jari akibat pertumbuhan sisi kuku yang menjorok ke dalam sehingga melukai kulit. Kondisi ini sering dialami oleh jempol kaki terutama pada orang yang memiliki bentuk kuku yang melengkung atau kuku tebal. Cantengan dapat terjadi pada kuku di salah satu kaki atau di kedua kaki. Berikut ini kami akan memberikan anda beberapa Obat Alami Mengatasi Cantengan  :

1. Rendam atau cuci kaki

Merendam kaki dalam air sabun dengan suhu hangat, nyatanya bermanfaat untuk membantu menjaga area jari yang cantengan jadi bersih dan bebas bakteri. Rendam kaki dalam air hangat tiga hingga empat kali per hari. Anda juga dapat menambahkan garam Epsom ke dalam air untuk menambah rasa nyaman.

2. Pakai cuka apel

Cara mengobati cantengan di rumah lainnya adalah dengan menggunakan cuka apel . Anda dapat mencoba menambahkan seperempat cangkir cuka apel ke air hangat untuk merendam kaki selama 20 menit.

Meskipun belum banyak penelitian yang membuktikan manfaat cuka apel sebagai obat cantengan alami, banyak ahli yang menduga bahwa cuka apel memiliki sifat antiseptik, antinyeri, dan antiradang sehingga dapat mengatasi cantengan.

3. Gunakan kapas atau kasa

Menaruh gumpalan kapas di bawah batas kuku, ternyata bisa jadi cara mengobati cantengan. Cara tersebut dapat membantu menggeser kuku untuk tumbuh ke arah yang benar.

Ambil sepotong kapas atau kain kasa yang berukuran kecil dan gulung. Taruh kapas atau kasa tersebut di bawah kuku yang masuk ke dalam dengan cara mengangkat perlahan ujung kuku.

Hal ini akan mengurangi tekanan pada daging yang terkena cantengan. Cara ini mungkin membuat Anda tidak nyaman dan menimbulkan sedikit rasa sakit, tapi cukup efektif untuk mengurangi nyut-nyutan di area yang cantengan.

4. Hindari dulu pakai sepatu hak tinggi atau sepatu yang agak sempit

Jika Anda ingin kuku kaki yang cantengan cepat sembuh, Anda harus menghindari pakai sepatu high heels dan sepatu yang sempit. Memakai kedua sepatu tersebut dapat memberi tekanan yang lebih besar pada jari kaki yang cantengan.

Jika Anda tetap memakainya, maka rasa sakit akan semakin sering muncul dan cantengan jadi sembuh lebih lama. Maka itu, sebaiknya gunakan sandal atau alas kaki yang longgar terlebih dulu hingga cantengan sembuh.

Categories
Tentang Pengobatan Tips Kesehatan

Obat Tradisional Kuku Berjamur

Obat Tradisional Kuku Berjamur

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Tips Mengatasi Nyeri Haid , Obat Tradisional Nyeri Sendi , Obat Tradisional Saraf Kejepit , Ramuan Tradisional Susah Buang Air Kecil , Obat Tradisional Sakit Kuning , Obat Kudis Tradisional , Obat Tradisional Rahim Bengkak , Obat Tradisional Perut Kembung Dan Keras , Obat Sakit Tenggorokan Alami , Titik Pijat Mengatasi Sakit Kepala , Tips Menjaga Kandung Kemih , Tips Agar Tidak Keracunan Makanan , Cara Mengatasi Gatal Akibat Kutu , Obat Tradisional Kuku Berjamur , Obat Alami Mengatasi Cantengan , Cara Agar Luka Jahitan Cepat Kering , Tips Melahirkan Lancar Dan Normal , Cara Menghilangkan Stretch Mark , Makanan Memicu Kebutaan , Kenali Jenis Penyakit Mata , Bahaya Kafein Bagi Kesehatan , Cara Menjaga Kesehatan Kandung Empedu
Obat Tradisional Kuku Berjamur

Jika Anda memiliki titik putih atau kuning di ujung kuku jari atau kuku ibu jari, bisa jadi itu adalah jamur kuku atau dalam bahasa medis disebut onikomikosis. Jika infeksi semakin menyebar, maka kuku bisa berubah warna, menebal, dan hancur di bagian ujungnya.

Jamur kuku mudah terjadi pada daerah beriklim hangat dan lembap. Penyakit ini juga lebih sering terjadi pada penderita gangguan kekebalan tubuh seperti mereka yang memiliki penyakit diabetes, kanker, dan infeksi HIV. Infeksi ini sendiri bisa menyebar ke seluruh kuku, termasuk landasan, lempeng, dan akar kuku. Berikut ini kami akan memberikan anda beberapa Obat Tradisional Kuku Berjamur  :

1. Bawang putih

Sebuah studi tahun 2009 berhasil mengungkapkan bahwa bawang putih mengandung senyawa allicin dan ajoene yang memiliki sifat antijamur dan antimikroba. Senyawa alami tersebut dipercaya dapat mengobati masalah jamur kuku.

Caraya, cincang beberapa siung bawang putih, lalu letakkan pada bagian kuku yang terinfeksi jamur selama 30 menit sehari. Meskipun baunya cukup menyengat, tapi bukan jadi masalah bila dapat mengobati masalah jamur kuku Anda, bukan?

2. Baking soda

Sudah menjadi rahasia umum kalau baking soda memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Salah satunya untuk mengobati infeksi jamur kuku.

Baking soda dapat membantu mengurangi kelembapan pada jari-jari kaki dan menetralisir bau kaki yang disebabkan oleh jamur. Caranya, campurkan baking soda dan air menjadi bentuk pasta. Oleskan pasta baking soda ke bagian kuku jari yang terinfeksi dan biarkan selama 10 menit sebelum dibilas.

Selain itu, Anda juga bisa merendamkan kaki ke dalam baskom berisi campuran air dan baking soda selama beberapa saat. Cara ini juga ampuh mengobati infeksi jamur kuku.

3. Minyak zaitun

Berbagai ekstrak daun zaitun dilaporkan mengandung bahan antijamur dan antimikroba yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Baik dalam bentuk minyak maupun salep, keduanya sama-sama dapat membantu mengatasi infeksi jamur kuku yang Anda alami.

Oleskan salep atau minyak zaitun langsung ke bagian kuku yang terinfeksi, lalu tunggu selama beberapa saat. setelah itu, bilas hingga bersih dan pastikan area kuku benar-benar kering untuk mencegah perkembangan jamur.

Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan ekstrak daun zaitun dalam bentuk kapsul. Salah satu penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi satu sampai tiga kapsul ekstrak daun zaitun dapat mempercepat penyembuhan jamur kuku, lho!

4. Cuk

Cuka adalah salah satu obat jamur kuku alami yang mudah didapatkan. Sebab, cuka dapat membantu menyeimbangkan pH kulit dan mempercepat pengobatan infeksi jamur kuku. Tidak hanya itu, cuka juga dapat membantu mencegah penyebaran jamur agar tidak menginfeksi ke bagian kuku lainnya.

Cara penggunaannya sangat mudah. Masukkan cuka bening atau cuka apel ke dalam baskom berisi air hangat dengan perbandingan 1:2, lalu rendam kaki Anda selama 20 menit setiap hari. Cara ini ampuh mengatasi masalah jamur kuku yang selama ini mengganggu hari-hari Anda.

5. Obat kumur

Anda mungkin bingung, obat kumur yang biasanya digunakan untuk mengatasi masalah gigi dan mulut, apakah benar bisa mengobati jamur kuku juga? Eits, jangan salah. Obat kumur juga bisa mengobati infeksi jamur kuku, lho!

Obat kumur mengandung bahan-bahan alami seperti mentol, timor, dan eukaliptus yang memiliki sifat antibakteri dan antijamur. Maka tak heran kalau obat kumur juga bisa Anda gunakan untuk mengatasi jamur kuku.

Siapkan baskom yang berisi campuran air dan obat kumur. Rendam kaki pada larutan tersebut selama 30 menit sambil menggosokkan area kuku yang terinfeksi dengan lembut. Lakukan cara ini setiap hari untuk hasil yang maksimal.

6. Minyak pohon teh

Minyak pohon teh atau tea tree oil adalah minyak esensial yang umum digunakan sebagai produk kecantikan. Menurut National Center of Complementary and Integrative Health, beberapa studi klinis membuktikan bahwa minyak pohon teh mengandung bahan antijamur dan antiseptik yang efektif mengobati jamur kuku.

Pertama-tama, pastikan area kuku yang terinfeksi telah dibersihkan dan dikeringkan. Celupkan kapas ke dalam minyak pohon teh, kemudian oleskan ke bagian kuku yang terinfeksi. Lakukan cara ini sebanyak dua kali sehari dan nantikan perubahan menakjubkan pada kuku kaki Anda.

7. Tepung jagung

Obat jamur kuku alami yang satu ini pada dasarnya mengandung jamur. Namun jangan khawatir, jamur tersebut tidak berbahaya dan justru membantu melawan infeksi jamur dalam tubuh.

Untuk mengobati jamur kuku, campurkan 230 gram tepung jagung dan 2 liter air ke dalam baskom besar. Biarkan selama satu jam terlebih dahulu, barulah rendam kaki Anda selama 30 menit. Cara ini dinilai ampuh untuk mengatasi jamur kuku yang Anda alami.

8. Minyak lavender

Minyak lavender memiliki sifat antiseptik yang tidak hanya mencegah iritasi kulit, tetapi juga meredakan infeksi jamur kuku. Cara penggunaannya adalah celupkan kapas ke dalam minyak lavender, lalu tempelkan pada area kuku yang terinfeksi selama 10 sampai 20 menit. Setelah itu, bilas hingga bersih dan keringkan.

Ulangi cara tersebut beberapa kali sehari untuk hasil yang maksimal. Dengan demikian, infeksi jamur kuku akan segera diatasi dengan baik.

Categories
Tentang Pengobatan Tips Kesehatan

Cara Mengatasi Gatal Akibat Kutu

Cara Mengatasi Gatal Akibat Kutu

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Tips Mengatasi Nyeri Haid , Obat Tradisional Nyeri Sendi , Obat Tradisional Saraf Kejepit , Ramuan Tradisional Susah Buang Air Kecil , Obat Tradisional Sakit Kuning , Obat Kudis Tradisional , Obat Tradisional Rahim Bengkak , Obat Tradisional Perut Kembung Dan Keras , Obat Sakit Tenggorokan Alami , Titik Pijat Mengatasi Sakit Kepala , Tips Menjaga Kandung Kemih , Tips Agar Tidak Keracunan Makanan , Cara Mengatasi Gatal Akibat Kutu , Obat Tradisional Kuku Berjamur , Obat Alami Mengatasi Cantengan , Cara Agar Luka Jahitan Cepat Kering , Tips Melahirkan Lancar Dan Normal , Cara Menghilangkan Stretch Mark , Makanan Memicu Kebutaan , Kenali Jenis Penyakit Mata , Bahaya Kafein Bagi Kesehatan , Cara Menjaga Kesehatan Kandung Empedu
Cara Mengatasi Gatal Akibat Kutu

Bentol merah dan kulit gatal akibat gigitan nyamuk mungkin sudah biasa. Ya, cukup oleskan losion anti nyamuk untuk meredakan gatalnya. Namun, bagaimana dengan gigitan kutu kasur?

Tanpa disadari, gigitan kutu kasur bisa jadi lebih sakit, lebih gatal, dan meninggalkan bekas merah yang mengganggu. Lantas, bagaimana cara mengatasi kulit gatal akibat ulah kutu kasur? . Berikut ini kami akan memberikan anda tips atau Cara Mengatasi Gatal Akibat Kutu  :

1. Kompres dengan air dingin

Area kulit yang gatal bisa membengkak. Untuk mengurangi pembengkakan dan rasa gatal, Anda perlu menempelkan handuk yang sebelumnya dicelupkan pada air dingin. Tempelkan beberapa saat, supaya sensasi dingin menyebar ke kulit dan rasa gatal dapat berkurang.

2. Pakai losion atau krim antigatal

Kulit gatal akibat gigitan kutu bisa Anda ringankan kondisinya dengan krim, losion, atau salep antigatal yang di jual di apotek. Beberapa bahan aktif pada produk pereda gatal yang bisa Anda pilih, antara lain calamine, hidrokortison, urea dan lauromacrogol. Semua bahan tersebut dapat mengurangi ketidaknyamanan pada kulit akibat rasa gatal.

Jika area kulit bekas gigitan sudah mengering, bahan aktif urea dan lauromacrogol punya keunggulan ekstra, yaitu menjaga kulit yang kering tetap terhidrasi sehingga rasa gatal bisa dihindari.

Saat Anda ingin menggunakan produk, jangan lupa bersihkan dulu kulit Anda dengan air mengalir. Jangan lupa, baca dengan cermat aturan pakai yang tertera di kemasan produk sebelum dioleskan ke kulit.

3. Berendam air hangat dengan bahan campuran pereda gatal

Untuk meredakan kulit gatal, coba berendam air hangat dengan tambahan bahan campuran. Anda bisa menggunakan tambahan oatmeal atau soda kue.

Namun, oatmeal yang Anda pilih adalah oatmeal koloid, yang memang dikhususkan untuk melegakan kulit dari rasa gatal tanpa membuat kulit jadi kering. Caranya mudah tinggal tambahkan 1 sampai 3 cangkir oatmeal koloid atau seengah cangkir soda kue ke dalam bak mandi.

4. Pakai sabun antigatal

Selain produk khusus antigatal, Anda sebaiknya juga beralih ke sabun yang lebih aman untuk kulit sensitif. Saat kulit gatal dan terinfeksi, kulit jadi lebih sensitif dengan bahan-bahan tertentu. Jadi, pilih sabun khusus untuk kulit gatal, yang bebas pewangi, pewarna, atau zat pengawet seperti paraben.