Resep Membuat Sirup Obat Batuk

Resep Membuat Sirup Obat Batuk

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Ramuan Tradisional Susah Buang Air Kecil , Obat Tradisional Sakit Lutut , Obat Tradisional Sakit Mata Merah , Obat Tradisional Sakit Kuning , Cara Mengobati Amandel , Cara Mengobati Radang Mata , Obat Disentri Tradisional , Obat Tradisional Diabetes Melitus , Khasiat Ramuan Obat Daun Kremah , Cara Mengeluarkan Cacing Kremi , Obat Tradisional Membersihkan Rahim , Obat Tradisional Radang Usus , Jamu Tradisional Setelah Bersalin , Obat Tradisional Syaraf Kejepit , Ramuan Tradisional Penghilang Uban , Jamu Ngompol Untuk Anak , Resep Membuat Sirup Obat Batuk , Resep Obat Cacing Tradisional , Mengobati Keputihan Dengan Delima , Jamu Tradisional Epilepsi

Resep Membuat Sirup Obat Batuk

Batuk bukanlah suatu penyakit. Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap dan sebagainya.

Batuk terjadi karena rangsangan tertentu, misalnya debu di reseptor batuk (hidung, saluran pernapasan, bahkan telinga). Kemudian reseptor akan mengalirkan lewat saraf ke pusat batuk yang berada di otak. Di sini akan memberi sinyal kepada otot-otot tubuh untuk mengeluarkan benda asing tadi, hingga terjadilah batuk. Berikut ini kami akan memberikan anda beberapa Resep Membuat Sirup Obat Batuk :

Cara membuat sirup berbagai obat dalam pengobatan tradisional umumnya menggunakan persediaan herba. Herba ini telah mengalami proses ekstraksi, dengan metode infusa maupun dekokta. Adapun tahapan pembuatan sirup untuk obat sebagai berikut:
  1. Ambil persediaan herba dari infusa ataupun dekokta. Juga dapat mengekstrak langsung herba segar dan kering yang dipanaskan dengan metode dekokta.
  2. Tambahkan air mendidih dan masukkan gula kedalamnya hingga larut, tidak lebih dari 66 persen. Larutan ini akan membuat sirup mengental.
  3. Panaskan kembali tidak lebih dari 15 menit pada titik didih 90 derajat.
  4. Setelah selesai, buang busa yang muncul, kemudian disaring.
  5. Penambahan pengawet anti mikroba yang umum digunakan adalah Asam Benzoat dan Natrium benzoat sebanyak 0,1 hingga 0,2 persen.
  6. Penambahan perasa dan pewangi buatan, atau bahan herba seperti vanili dan lain-lain.

 

Lama penyimpanan sirup tergantung pengawet dan kondisi ruangan. Disarankan menutup rapat dan memberi segel serta label pada botol kemasan, kemudian simpan ditempat yang sejuk atau suhu kamar. Berikut ini salah satu contoh resep membuat sirup obat batuk tradisional yang ampuh untuk segala jenis batuk:
  1. Sediakan bahan herba berikut ini:
    • Ambil 1 gram patikan kebo (Euphorbia hirta L), untuk penghilang gatal tenggorokan.
    • 48 gram rimpang jahe (Zingiber officinale), untuk mengencerkan dahak (ekspektoran), menghilangkan batuk karena masuk angin.
    • 4 gram kayu manis (Cynamomum aromaticum Nees), untuk mendinginkan pencernaan dan tenggorokan.
    • 1 gram kapulaga (Amamum campactum soland), untuk mengatasi suara serak dan berlendir.
    • 4 gram cengkeh (Syzygium aromaticum), sebagai aromatik dan berasa pedas di teggorokan.
    • 14 gram daun Sirih (Piperbetie L.), sebagai anti radang dan menyegarkan tenggorokan.
    • 2 gram daun Saga (Abrus precatorius Linn), bermanfaat sebagai obat bronchitis dan anti radang.
    • 1 gram Poko atau Bijanggut (Mentha arvensis), khas aromatik dan pedas dan mengatasi batuk membandel.
    • 78 gram Gula, bahan pengental dan perasa.
    • Ditambah 220 ml Air sebagai pelarut herba.
  2. Ekstraksi pertama, merebus seluruh herba:
    • Patikan kebo, jahe, sirih, daun saga dan poko, herba ini di iris kecil-kecil. Sementara kayu manis dan kapulaga di tumbuk atau digiling.
    • Kemudian seluruh herba direbus sampai mendidih dengan metode dekokta, dan disaring setelahnya.
  3. Ekstraksi kedua:
    • Masukkan cengkeh kedalam air yang telah disaring (ekstraksi pertama)
    • Rebus kembali sampai mendidih dengan metode dekokta, kemudian disaring kembali.
  4. Proses pembuatan sirup obat batuk:
    • Air yang telah di saring pada ektraksi kedua digunakan untuk merebus gula hingga menjadi sirup sebanyak 120 ml.
    • Pada tahap akhir ini dapat ditambahkan pengawet untuk persediaan obat herbal tradisional.

 

Dosis pemakaian sirup obat batuk tradisional:
  1. Untuk dewasa, dosis sirup diminum 3 kali sehari, sebanyak 1 hingga 2 sendok makan.
  2. Untuk anak-anak dibawah 12 tahun, dosis sirup diminum 3 kali sehari sebanyak 1 hingga 2 sendok teh.

 

Pembuatan persediaan herba berupa sirup obat batuk dirumah dapat membantu kita untuk mencegah perkembangan gejala. Selain itu, sirup ini terbuat dari bahan alami yang tidak banyak mengandung kimia yang terkadang dapat merusak hati dan ginjal.