Categories
Tentang Pengobatan

Pertolongan Pertama Pada Luka Memar

Pertolongan Pertama Pada Luka Memar

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Cepat , Cara Mengobati Eksim Basah , Ciri-Ciri Penyakit Bronkitis , Manfaat Air Kelapa Untuk Tubuh , Khasiat Alpukat , Manfaat Sagu , Cara Menghaluskan Kulit Wajah , Cara Menangani Gigi Ngilu , Cara Mengatasi Pengapuran Tulang , Efek Samping Minyak Kelapa , Manfaat Buah Semangka , Manfaat Kalium , Penyebab Batuk Tak Kunjung Sembuh , Manfaat Tanaman Herbal Pegagan , Efek Samping Threading Alis , Ciri Ciri Depresi Berat , Makanan Berkarbohidrat Tinggi , Amankah Infus Whitening , Bahaya Minum Teh , Efek Memakan Tape Singkong , Macam Gangguan Pencernaan Pada Lambung , Manfaat Kulit Durian Bagi Kesehatan , Manfaat Pete Untuk Kesehatan , Manfaat Cabai Pelangi , Penyebab Nyeri Haid Yang Sangat Sakit , Pertolongan Pertama Pada Luka Memar , Efek Samping Biotin
Pertolongan Pertama Pada Luka Memar

Memar atau lebam (bahasa Inggris: bruise, contusion) adalah suatu jenis cedera pada jaringan tubuh, yang menyebabkan aliran darah dari sistem kardiovaskular mengendap pada jaringan sekitarnya, disebut hematoma, dan tidak disertai robeknya lapisan kulit. Nah pada kesemptan kali ini kami akan memberitahukan anda cara atau Pertolongan Pertama Pada Luka Memar yang bisa anda lakukan dirumah , simak ulsannya berikut ini :

Tahapan Perubahan Warna Luka Memar

Cepat lambatnya penyembuhan luka memar tergantung dari seberapa parah benturan yang terjadi dan di mana letak luka berada. Berikut adalah tahapan perubahan warna luka memar, yang bisa menandakan proses penyembuhannya:

  • Merah
    Sesaat setelah terbentur, kulit akan terlihat memerah. Anda pun akan menyadari bagian tubuh yang terbentur menjadi sedikit bengkak dan terasa nyeri ketika disentuh.
  • Kebiruan hingga ungu gelap
    Biasanya, satu atau dua hari setelah benturan, warna memar akan menjadi kebiruan atau ungu gelap. Perubahan warna ini disebabkan karena minimnya asupan oksigen dan juga pembengkakan di area sekitar memar. Akibatnya, hemoglobin yang berwarna merah akan berubah menjadi biru.
  • Hijau pucat
    Memasuki hari keenam, warna memar akan berubah menjadi kehijauan. Hal ini menandakan bahwa hemoglobin yang terdapat dalam darah mulai terurai dan proses penyembuhan sedang berlangsung.
  • Kuning kecokelatan
    Setelah seminggu, luka memar akan berubah warna menjadi lebih terang, yaitu kuning pucat atau cokelat muda. Tahap ini merupakan tahap akhir dari proses penyembuhan memar. Memar tidak akan berubah warna lagi, melainkan menghilang secara perlahan dan kembali ke warna asli kulit.

Perlu diingat, luka memar yang terasa sakit saat disentuh, semakin membesar, terasa nyeri dan tidak kunjung sembuh, memar yang muncul setelah mengonsumsi obat pengencer darah, memar yang muncul tanpa adanya cedera fisik, atau sering muncul tanpa sebab yang jelas, adalah kondisi yang perlu diwaspadai. Karena itu, Anda disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter apabila mengalaminya.

Cara Mengobati Luka Memar

Meskipun luka memar atau lebam akan hilang dengan sendirinya, namun Anda bisa mempercepat proses penyembuhan luka memar dengan melakukan hal-hal berikut ini:

  • Kompres dengan es
    Kompres bagian tubuh yang terbentur dengan es. Suhu dingin akan meredakan proses pembengkakan dan peradangan. Selain itu, es juga membantu meminimalkan jumlah darah yang keluar dari pembuluh darah kecil ke jaringan sekitar. Hindari menempelkan langsung es ke kulit, disarankan untuk membungkus es dengan handuk terlebih dahulu. Lalu, kompres luka memar selama 20 sampai 30 menit.
  • Angkat bagian tubuh yang mengalami memar
    Setelah luka memar terjadi, cobalah untuk memposisikan bagian tubuh yang memar lebih tinggi dari dada. Misalnya, bila memar terjadi di kaki, duduk atau tidurlah dengan menyangga area memar dengan bantal. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi aliran darah ke area yang memar sehingga meredakan pembengkakan.
  • Kompres air hangat
    Setelah sekitar dua hari mengompres memar dengan es, ganti dengan kompres air hangat. Suhu panas dapat memperlancar aliran darah, sekaligus mempercepat perubahan warna kulit kambali seperti semula. Gunakan kain yang sudah direndam air hangat. Lalu, kompres bagian tubuh yang mengalami luka memar selama 10 menit. Lakukan ini dua sampai tiga kali sehari secara rutin.
  • Heparin sodium
    Selain cara-cara tersebut, Anda juga bisa mempercepat proses penyembuhan lebam atau memar dengan menggunakan obat oles dalam bentuk salep ataupun gel yang mengandung heparin. Heparin sodium diekstrak dari dua sumber protein hewani, yaitu porcine dan bovine, di mana bovine adalah protein yang terbuat dari sapi. Heparin bekerja dengan cara melarutkan gumpalan darah yang berada di bawah permukaan kulit akibat memar, membantu mengurangi peradangan, serta melancarkan peredaran darah untuk mempercepat penyembuhan.Efek samping penggunaan obat ini umumnya minimal dan jarang terjadi, namun terkadang dapat menimbulkan alergi. Perlu diingat, heparin gel tidak dianjurkan untuk dipakai pada luka terbuka dan pada anak berusia di bawah 5 tahun. Jangan sepelekan luka dalam, pastikan untuk menyiapkan heparin gel pada kotak P3K Anda dan pilihlah yang telah bersertifikasi BPOM. Perlu Anda ketahui pula, heparin yang halal apabila diekstrak dari protein bovine.

Pada umumnya, luka memar akan hilang dengan sendirinya. Namun bila Anda merasa tidak nyaman dengan kondisi tersebut, Anda bisa melakukan cara-cara di atas untuk mempercepat proses pemulihan dan pengobatan luka memar. Bila kondisi luka memar tidak hilang dalam beberapa minggu, segeralah periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.