Pemicu Kanker

Pemicu Kanker

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Obat Tradisional Kolestrol , Obat Alami Infeksi Saluran Kencing , Pemicu Kanker , Cara Alami Mengatasi Sleep Apnea , Obat Alami Jari Tangan Kaku , Khasiat Sayur Gambas Untuk Kesehatan , Manfaat Rendam Kaki Dengan Air Garam , Gangguan Kesehatan Saat Bergadang , Makanan Untuk Penderita Diabetes , Obat Tradisional Malaria , Bahan Alami Mengatasi Sakit Mata , Ramuan Pembersih Paru Paru , Obat Alami Kulit Gatal Kurap , Bahan Alami Mengatasi Sakit Tumit , Obat Alami Mengatasi Sakit Punggung , Kenali Kanker Usus Halus , Kenali Vertigo

Pemicu Kanker

Kanker adalah penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker. Dalam perkembangannya, sel-sel kanker ini dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya sehingga dapat menyebabkan kematian.

Kanker sering dikenal oleh masyarakat sebagai tumor, padahal tidak semua tumor adalah kanker. Tumor adalah segala benjolan tidak normal atau abnormal. Tumor dibagi dalam 2 golongan, yaitu tumor jinak dan tumor ganas. Kanker adalah istilah umum untuk semua jenis tumor ganas.

Kanker dapat menimpa semua orang, pada setiap bagian tubuh, dan pada semua gologan umur, namun lebih sering menimpa orang yang berusia 40 tahun.

Umumnya sebelum kanker meluas atau merusak jaringan di sekitarnya, penderita tidak merasakan adanya keluhan ataupun gejala. Bila sudah ada keluhan atau gejala, biasanya penyakitnya sudah lanjut. Nah untuk itu berikut ini kami akan membagikan anda informasi seputar kebiasaan anda yang dapat memicu kanker , untuk itu bagi anda yang ingin tahu kebiasaan apasaja yang memicu kanker , maka simaklah beberapa ulasan yang akan kami berikan berikut ini mengenai Pemicu Kanker  :

1. Duduk terlalu lama

Ternyata duduk terlalu lama bisa meningkatkan risiko kanker. Padahal, hampir sebagian besar pekerja kantoran menghabiskan waktunya dengan duduk di depan komputer. Untuk itu, meski Anda diharuskan bekerja di depan komputer setiap hari sebaiknya usahakan untuk tetap bergerak.

Dikutip dari Mayo Clinic, sebaiknya beristirahatlah setiap 30 menit sekali. Usahakan untuk bangun dari duduk dan berjalan-jalan sebentar untuk menurunkan berbagai risiko penyakit termasuk kanker. Selain membantu membakar kalori, bangun dan berjalan-jalan sebentar juga membantu menjaga otot dan kesehatan fisik serta mental.

2. Terlalu tinggi

Penelitian di tahun 2018 menemukan fakta bahwa orang yang tinggi lebih berisiko terkena kanker dibanding dengan orang yang lebih pendek. Bukti menunjukkan bahwa setiap penambahan tinggi 10 cm maka risiko kanker meningkat sebesar 10 persen. Penelitian lainnya juga menemukan hubungan antara kondisi kaki yang lebih panjang dengan kanker usus besar.

Meski begitu, tidak ditemukan alasan jelas mengapa orang yang terlalu tinggi lebih berisiko terkena kanker. Namun, para peneliti menduga bahwa hal ini disebabkan karena orang yang lebih tinggi memiliki lebih banyak sel yang berpeluang untuk menjadi kanker.

3. Memasang implan payudara

Selain memperindah tampilan tubuh ternyata implan payudara bisa meningkatkan risiko kanker limfoma tipe langka yaitu limfoma sel besar anaplastik. Jenis kanker yang satu ini bukanlah kanker payudara tetapi kanker yang timbul dari sel-sel di sistem kekebalan tubuh. Implan payudara berteksturlah yang ternyata meningkatkan risiko kanker, bukan implan dengan permukaan yang halus.

Akan tetapi memang risikonya sangat rendah. Para peneliti menghitung bahwa untuk setiap 7.000 wanita yang memasang implan payudara, hanya 1 orangnya yang akan mengembangkan ALCL. Kondisi itu pun terjadi saat wanita tersebut berusia 75 tahun. Peneliti mengaitkan bahwa ada kemungkinan bahwa implan memicu peningkatkan peradangan di jaringan payudara hingga menyebabkan kanker.

4. Minum teh panas

Teh memang nikmat diminum selagi panas tetapi ternyata hal ini cukup membahayakan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Cina tahun 2018 minum teh yang sangat panas ternyata bisa meningkatkan risiko kanker kerongkongan. Penelitian yang melibatkan 450.000 orang ini menemukan fakta bahwa panas ekstrem bisa merusak lapisan kerongkongan.

Risiko ini meningkat lima kali lebih besar  pada orang yang juga merokok dan peminum alkohol berat. Pasalnya, merokok dan alkohol saja sudah membuat kerongkongan rentan mengalami kerusakan. Jika ditambah dengan sering minum teh panas, hal ini bisa meningkatkan kerusakan yang disebabkan oleh asap dan alkohol. Untuk itu, para peneliti menganjurkan sebaiknya diamkan dulu teh hingga hangat dan sedikit lebih dingin sebelum meminumnya.

5. Asap dari pembakaran

Berada di dekat asap bakaran sembari menghirup aroma daging bakar memang membuat air liur tak lagi terbendung. Namun, tahukah Anda bahwa asap bakaran ini membahayakan? Dikutip dari Live Science, penelitian di tahun 2019 menemukan fakta bahwa asap bakaran ternyata mengandung bahan kimia yang disebut dengan polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs).

Bahan kimia yang satu ini dilepaskan oleh kayu yang dibakar atau arang. Arang sendiri dikenal sebagai zat penyebab kanker atau karsinogen. Peneliti menemukan fakta bahwa PAHs memiliki daya serap kulit yang cukup tinggi. Untuk mengurangi risiko kanker, sebaiknya gunakan pakaian tertutup saat Anda berencana untuk melakukan aktivitas bakar-bakaran bersama rekan-rekan.