Categories
Tentang Penyakit Tips Kesehatan

Penyebab Sulit Hamil

Penyebab Sulit Hamil

COVID-19: Advice for Pregnant Women

Memiliki anak adalah dambaan banyak pasangan suami istri (pasutri). Sayangnya, tidak semua pasangan berkesempatan untuk segera memiliki anak setelah menikah. Ada yang memang sengaja menunda, tapi ada juga yang sudah berusaha namun belum diberikan keturunan. Nah, bagi anda yang penasaran , mengapa sudah mencoba berbagai cara tetapi tidak membuahkan hasil , untuk itu berikut ini TradisionalSehat akan memberitahukan apa saja Penyebab Sulit Hamil yang harus anda ketahui.

1. Gangguan ovulasi

Untuk bisa hamil, tubuh wanita perlu melepaskan sel telur setiap bulannya. Proses pelepasan sel telur atau ovulasi inilah yang menentukan masa subur wanita. Namun, proses ovulasi terkadang bisa terganggu.

Beberapa studi bahkan menunjukkan bahwa gangguan ovulasi merupakan salah satu penyebab utama mengapa seorang wanita sulit untuk hamil. Ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan gangguan ovulasi, antara lain:

  • Gangguan pada kelenjar hipofisis di otak
  • Kelebihan hormon prolaktin
  • Kegagalan ovarium prematur, yaitu ketika ovarium (indung telur) berhenti melepaskan telur secara teratur ketika wanita berusia kurang dari 40 tahun
  • Polycystic ovary syndrome (PCOS)

2. Tuba falopi tersumbat

Tuba falopi merupakan saluran yang menghubungkan ovarium dan rahim. Saat ovulasi, sel telur akan berjalan dari ovarium menuju rahim melalui tuba falopi. Di saluran ini pula sel telur akan bertemu dengan sel sperma untuk menghasilkan pembuahan.

Jika tuba falopi tersumbat, sel telur tidak bisa mencapai rahim dan bertemu dengan sperma. Akibatnya, pembuahan pun tidak akan terjadi. Ada banyak kondisi yang bisa menyebabkan tuba falopi wanita tersumbat dan membuat wanita jadi susah hamil, yaitu:

  • Radang panggul
  • Penyakit menular seksual (PMS) tertentu, seperti chlamydia dan gonore
  • Riwayat kehamilan ektopik
  • Pernah menjalani operasi di perut atau panggul
  • Infeksi rahim yang disebabkan oleh aborsi atau keguguran

3. Endometriosis

Endometriosis juga dapat menjadi penyebab sulit hamil. Endometriosis merupakan kondisi ketika jaringan yang melapisi rahim (endometrium) tumbuh di luar rahim. Diperkirakan sekitar 50% wanita yang menderita endometriosis akan sulit hamil.

Saat menstruasi, endometriosis dapat menyebabkan kram yang sangat menyakitkan, volume darah yang keluar banyak, durasi menstruasi yang lama, dan mual. Selain itu, endometriosis juga dapat menyebabkan masalah pada usus dan kandung kemih, serta nyeri saat berhubungan seks.

4. Bentuk rahim abnormal

Kelainan bentuk rahim juga bisa menjadi penyebab sulit hamil. Rahim yang bentuknya abnormal atau tidak beraturan dapat menyulitkan sel telur yang telah dibuahi untuk menempel pada dinding rahim.

Kondisi tersebut dapat terbentuk secara alami atau disebabkan oleh fibroid rahim (miom) dan jaringan parut akibat pembedahan atau infeksi.

5. Infertilitas pada pria

Tak hanya disebabkan oleh gangguan pada tubuh wanita, kondisi sulit hamil juga bisa disebabkan oleh ketidaksuburan atau infertilitas pada pria. Bahkan, lebih dari 30 persen kasus susah hamil diperkirakan disebabkan oleh masalah pada pria, seperti:

  • Jumlah sperma sedikit
  • Pergerakan sperma rendah
  • Bentuk sperma abnormal
  • Tabung vans deferens tersumbat
  • Disfungsi ereksi

Infertilitas pada pria dapat disebabkan oleh beberapa hal, misalnya faktor bawaan atau genetik, penyakit tertentu seperti diabetes, masalah psikologis, hingga pola hidup tidak sehat.

6. Usia

Wanita yang berusia di atas 35 tahun dan pria yang berumur lebih dari 40 tahun membutuh waktu lebih lama untuk memiliki anak. Pada wanita, usia yang semakin bertambah akan mengurangi kualitas dan kuantitas sel telur. Sedangkan pada pria, pertambahan umur akan menurunkan kualitas dan kuantitas sel sperma.

7. Kondisi lainnya

Beberapa kondisi medis tertentu dapat menyebabkan infertilitas pada pria dan wanita, misalnya ketidakseimbangan hormon tiroid, obesitas, malnutrisi atau kurang gizi, penyakit autoimun seperti lupus, dan penyakit menular seksual.

Selain itu, masalah psikologis seperti stres berat, depresi, dan gangguan cemas juga bisa menjadi hal yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kondisi sulit hamil.

8. Gaya hidup tidak sehat

Selain karena penyakit atau kondisi medis tertentu, kebiasaan atau gaya hidup tidak sehat juga bisa menjadi penyebab sulit hamil. Gaya hidup tidak sehat tersebut misalnya menggunakan narkoba, mengonsumsi alkohol, atau merokok.

Obat-obatan terlarang, seperti kokain dan ganja, diduga dapat menurunkan jumlah dan pergerakan sperma. Sementara itu, tembakau dan alkohol juga dapat menurunkan tingkat pembuahan dan meningkatkan risiko keguguran

Jika Anda dan pasangan sudah berusaha memiliki anak dengan sering berhubungan seks tanpa kondom selama lebih dari setahun namun masih belum membuahkan hasil, jangan ragu untuk pergi ke dokter kandungan untuk menjalani pemeriksaan dan memastikan apa penyebab sulit hamil yang Anda atau pasangan alami.

Setelah dokter menentukan penyebabnya, dokter dapat memberikan penanganan untuk mengatasi masalah tersebut. Dokter juga dapat menyarankan metode reproduksi bantuan, seperti inseminasi buatan atau bayi tabung, jika diperlukan.

Categories
Tentang Pengobatan

Tips Mengobati Eksim Atopik

Tips Mengobati Eksim Atopik

Dermatitis Atopik - Pengertian, Gejala, Penyebab, Faktor Risiko ...

Eksim atau eksema adalah peradangan pada kulit yang menyebabkan munculnya rasa gatal-gatal. Kondisi ini juga disertai dengan kulit yang memerah, keringan pecah-pecah. Ini adalah jenis penyakit jangka panjang dan gejalanya cenderung muncul kembali, kemudian menghilang. Kondisi ini juga sering disebut sebagai dermatitis. Nah berikut ini kami akan memberikan Tips Mengobati Eksim Atopik, Untuk itu simak ulasannya dibawah ini.

Penanganan gejala dapat dilakukan dengan pemberian obat dalam bentuk oles, minum, atau suntik. Dokter kulit akan meresepkan obat sesuai dengan gejala yang dialami pasien.

Beberapa contoh obat tersebut adalah:

  • Kortikosteroid, misalnya methylprednisolone. Obat ini digunakan untuk meredakan inflamasi.
  • Tacrolimus. Obat ini digunakan untuk meredakan gejala gatal sekaligus memperbaiki kulit rusak.
  • Antibiotik, seperti amoxicilin dan ciprofloxacin. Obat ini digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri akibat terus menggaruk.

Selain pemberian obat, meredakan gejala eksim atopik juga dapat dilakukan dengan terapi, seperti:

  • Terapi pembalutan. Dalam terapi ini, area kulit yang bermasalah akan dioleskan obat kortikosteroid, lalu dibalut dengan perban basah. Terapi ini dilakukan untuk menangani eksim atopik yang tergolong parah dan membutuhkan rawat inap.
  • Terapi cahaya. Terapi ini menggunakan cahaya khusus yang diaparkan ke tubuh pasien guna meredakan gejala yang muncul. Terapi cahaya dilakukan ketika obat-obatan oles tidak bisa mengatasi eksim atopik. Walau terbukti efektivitasnya, terapi cahaya memiliki efek samping yang membahayakan. Maka dari itu, penanganan eksim atopik dengan terapi ini tidak direkomendasikan untuk anak-anak dan bayi.
  • Konseling. Salah satu faktor yang diduga memicu sekaligus memperburuk gejala eksim atopik adalah stres. Dengan konseling, psikolog atau psikiater dapat membantu pasien untuk menangani stres.

Menangani gejala eksim atopik dapat memakan waktu yang cukup lama. Prosesnya bisa berlangsung dalam beberapa bulan bahkan tahun. Untuk membantu pemulihan kondisi, pasien dapat melakukan perawatan mandiri di rumah yang tergolong sederhana. Di antaranya:

  • Balut area kulit yang bermasalah dengan perban untuk melindungi kulit.
  • Mandi air hangat, namun jangan terlalu panas.
  • Pilih sabun tanpa parfum dan pewarna.
  • Gunakan pelembap udara di rumah.
  • Pilih pakaian yang lembut dan sejuk untuk digunakan.
  • Kendalikan stres yang muncul.

Perawatan mandiri di rumah juga dapat dilakukan dengan menggunakan produk pelembap kulit atau mengonsumsi obat pereda gatal. Namun, akan lebih baik jika dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Dikhawatirkan bahwa penggunaan obat atau produk kulit tersebut justru memperburuk kondisi yang ada.

Categories
Tentang Pengobatan

Pencegahan Dan Pengobatan Varises

Pencegahan Dan Pengobatan Varises

Kebiasaan Menjadi Pemicu Terkena Varises Esofagus

Varises adalah pembengkakan atau pelebaran pembuluh darah vena yang disebabkan oleh adanya penumpukan darah di dalam pembuluh tersebut. Varises ditandai dengan pembuluh vena yang berwarna ungu atau biru gelap, dan tampak bengkak atau menonjol.

Varises dapat terjadi di seluruh pembuluh vena dalam tubuh. Namun, kondisi ini paling sering terjadi di area tungkai, terutama betis, karena tekanan besar saat kita berdiri atau berjalan. Varises juga dapat muncul di bagian panggul, anus (wasir), vagina, rahim, atau kerongkongan (varises esofagus). Berikut ini kami akan membahas mengenai Pencegahan Dan Pengobatan Varises.

Pengobatan varises bertujuan untuk meredakan gejala, mengurangi tingkat keparahan, dan mencegah terjadinya komplikasi. Beberapa metode pengobatan varises yang dapat dilakukan adalah:

  • Terapi obat. Dokter akan memberikan obat antiperadangan, seperti asam mefenamat atau ibuprofen untuk meredakan rasa nyeri dan pembengkakan.
  • Pemakaian stoking. Terapi ini dilakukan dengan menggunakan stoking kompresi khusus untuk menangani varises. Stoking kompresi bekerja dengan cara memberi tekanan pada otot kaki dan vena sehingga aliran darah lebih lancar. Stoking ini juga dapat meredakan pembengkakan dan nyeri akibat varises. Dokter umumnya menganjurkan pasien untuk menggunakan stoking kompresi sejak pagi hari hingga menjelang tidur pada malam hari. Gunakan krim pelembap jika stoking kompresi menyebabkan kulit kering.
  • Prosedur khusus. Ada beberapa jenis prosedur yang dapat dilakukan untuk mengobati varises, yaitu:
    • Skleroterapi, yaitu metode pengobatan yang dilakukan dengan menyuntikkan cairan khusus ke dalam vena secara langsung, sehingga pembuluh darah menyusut atau mengempis. Metode ini juga dilakukan untuk meredakan nyeri dan mencegah komplikasi, seperti perdarahan vena dan ulkus. Selain dengan cairan khusus, skleroterapi juga dapat dilakukan dengan menyuntikkan zat yang menyerupai busa. Metode ini biasanya dilakukan untuk mengobati varises pada pembuluh vena berukuran besar. Dokter akan dipandu dengan USG ketika melakukan penyuntikkan.
    • Terapi laser. Metode pengobatan dengan menembakkan sinar laser ke arah pembuluh darah yang mengalami varises untuk mengecilkan dan menghilangkan varises tersebut. Terapi laser umumnya dilakukan jika varises berukuran kecil.
    • Terapi ablasi endotermal (radiofrekuensi). Prosedur pengobatan dengan menggunakan gelombang radio berfrekuensi tinggi yang diarahkan ke area varises. Dokter akan membuat sayatan kecil di dekat varises, kemudian memasukkan kateter kecil ke dalam vena. Perangkat di bagian ujung kateter akan memanaskan bagian dalam vena dan menutupnya. Setelah pembuluh vena tertutup, darah akan mengalir secara alami melalu pembuluh vena lain yang sehat.
    • Ambulatory phlebectomyDokter akan membuat sayatan kecil di kulit untuk menghilangkan varises berukuran kecil. Prosedur ini biasanya digunakan untuk menghilangkan varises yang dekat dengan permukaan kulit.
    • Transenduminated power phlebectomyProsedur pengobatan dengan memasukkan serat optik yang dilengkapi cahaya ke bawah kulit. Melalui serat optik ini, dokter akan menyuntikkan larutan garam dan memasukkan sebuah jaringan untuk memotong vena yang mengalami varises.
    • Ligasi pembuluh vena. Tindakan operasi yang dilakukan dengan mengikat dan mengangkat pembuluh vena melalui sayatan kecil. Pengangkatan pembuluh vena tidak akan memengaruhi sirkulasi darah di kaki karena pembuluh vena dalam akan menjaga pasokan darah dalam jumlah besar.
    • Endoskopi pembuluh vena (endoscopic vein surgery). Tindakan ini umumnya dilakukan jika varises telah menyebabkan ulkus di bagian tungkai dan jika metode pengobatan lain tidak efektif. Dokter akan menggunakan tabung elastis berkamera yang dimasukkan ke dalam kaki. Melalui alat ini, dokter akan memperoleh gambaran visual kondisi varises, kemudian menutup dan mengangkat jaringan vena melalui sayatan kecil.

Pencegahan Varises

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko munculnya varises. Di antaranya adalah:

  • Berolahraga secara rutin
  • Menjaga berat badan ideal
  • Mengonsumsi makanan tinggi serat dan rendah garam
  • Hindari menggunakan sepatu hak tinggi untuk jangka waktu yang lama
  • Hindari berdiri atau duduk dalam waktu yang lama, dan usahakan untuk bergerak tiap 30 menit
  • Gunakan bantal untuk menyangga kaki ketika berbaring sehingga posisi kaki lebih tinggi
Categories
Makanan Kesehatan Tentang Pengobatan

Manfaat Daun Mangga Untuk Kesehatan

Manfaat Daun Mangga Untuk Kesehatan

Minum Rebusan Daun Mangga Campur Madu Bantu Obati 6 Penyakit

 Mangga adalah satu di antara buah yang sangat sering dijumpai di negara tropis seperti Indonesia. Mangga sering dimanfaatkan sebagai camilan atau makanan yang dapat memberikan efek kesehatan.

Tidak hanya buahnya saja yang nikmat dan bergizi. Daun mangga juga dapat Anda ambil manfaatnya untuk kesehatan tubuh. Daun mangga dapat kita jadikan sebagai ramuan obat yang dapat mencegah berbagai penyakit.

Daun mangga yang direbus dapat dijadikan obat herbal yang tidak memberikan efek samping apapun pada tubuh orang yang meminumnya, karena tidak mengandung zat kimia berbahaya.

Walaupun tidak semenarik jus mangga yang dibuat dari buahnya, daun mangga tetap kaya akan manfaat.

Ada beberapa manfaat daun mangga yang mungkin perlu Anda ketahui, beberapa di antaranya adalah dapat menurunkan tekanan darah dan membantu mengobati diabetes. Berikut merupakan Manfaat Daun Mangga Untuk Kesehatan.

1. Tingkatkan sistem imun.

8 Makanan penambah imun tubuh, antisipasi cegah Corona © 2020 brilio.net

Sejak munculnya pandemi Covid-19, semua orang fokus mencari makanan dan minuman yang dapat meningkatkan sistem imun. Perlu kamu tahu, bahwa daun mangga ini juga mampu meningkatkan sistem imun.

Daun mangga memiliki kandungan polifenol dan terpenoid. Kedua kandungan ini bagus untuk meningkatkan sistem imun, membuat penglihatan lebih baik, serta sebagai antioksidan yang dapat melindungi sel-sel dari radikal bebas.

2. Memiliki sifat antikanker.

Daun mangga © 2020 brilio.net

Senyawa mangiferin dalam daun mangga memiliki sifat anti-kanker. Sebuah studi dilakukan bagi para penderita kanker leukemia dan kanker paru-paru, kanker otak, kanker payudara, kanker leher rahim, dan kanker prostat. Dan hasilnya sangat signifikan terhadap penderita kanker. Namun kamu harus ingat, bahwa daun mangga bukan sebagai obat kanker.

3. Mengobati masalah lambung.

Daun mangga © 2020 brilio.net

Salah lambung kerap dialami oleh banyak masyarakat. Nah, ternyata duan mangga memiliki manfaat untuk mengobati masalah lambung.

Sebuah studi pada tikus menemukan bahwa pemberian ekstrak daun mangga dengan 113–454 mg per pon (250-1.000 mg per kg) dari berat badan menurunkan jumlah lesi di perut.

4. Mencegah penuaan.

Baik perempuan maupun laki-laki merasa takut menghadapi masalah penuaan terutama pada wajah. Estrak daun mangga ini dipercaya dapat mengurangi tanda penuaan. Kandungan antioksidan dan polifenol dalam daun mangga dapat memperlambat tanda penuaan pada wajah.

5. Merangsang pertumbuhan rambut.

Daun mangga © 2020 brilio.net

Tidak semua orang terlahir dengan rambut yang tebal atau bisa jadi rambut menipis disebabkan oleh beberapa faktor. Nah untuk mendapatkan rambut yang tebal, kamu bisa menggunakan daun mangga. Kandungan antioksidan pada daun mangga dapat melindungi folikel rambut dari kerusakan, sehingga bisa merangsang pertumbuhan rambut.

6. Meredakan peradangan.

Daun mangga © 2020 brilio.net

Kandungan polifenol pada daun mangga memiliki sifat inflamasi. Peneliti menyebut, anti-inflamasi pada daun mangga dapat melindungi kesehatan otak dan mengatasi peradangan.

7. Mencegah obesitas.

Daun mangga © 2020 brilio.net

Berkembangnya tren makanan membuat kita tidak mengontrol makanan yang dikonsumsi. Hal itu membuat tubuh kita lebih banyak lemak karena mengonsumsi makanan siap saji.

Namun, dengan mengonsumsi ekstrak daun mangga ini dapat mengelola obesitas, diabetes, dan sindrom metabolik dengan mengganggu metabolisme lemak.

Peneliti menyebut ekstrak daun mangga memiliki ladar lemak yang lebih rendah dan kadar adiponektin yang lebih tinggi sehingga mampu meningkatkan metabolisme lemak dan pengaturan gula dalam tubuh.

8. Mengatasi penyakit diabetes.

Daun mangga © 2020 brilio.net

Ekstrak daun mangga dapat membantu mengelola diabetes karena efeknya pada gula darah dan trigliserida. Kadar trigliserida yang meningkat sering dikaitkan dengan resistensi insulin dan diabetes tipe 2.

Categories
Tentang Pengobatan

Pengobatan Efektif Sakit Tenggorokan

Pengobatan Efektif Sakit Tenggorokan

Sakit Tenggorokan : Gejala, Penyebab, dan Pengobatan | Hello Sehat

Sakit tenggorokan adalah rasa nyeri, tidak nyaman, atau kering pada tenggorokan. Kondisi ini merupakan gejala atau keluhan yang disebabkan oleh beragam kondisi dan penyakit, salah satunya adalah infeksi virus. Sakit tenggorokan biasanya akan semakin memberat saat makan dan minum.

Sakit tenggorokan adalah kondisi umum yang dapat dialami semua golongan usia, termasuk anak-anak dan orang dewasa. Infeksi virus adalah salah satu penyebab paling sering dari munculnya sakit tenggorokan. Nah, pada kesempatan kali ini kami akan memberikan anda tips Pengobatan Efektif Sakit Tenggorokan. Untuk itu simak ulasan yang kami berikan dibawah ini.

Umumnya, radang tenggorokan disebabkan oleh virus dan akan mereda dengan sendirinya sekitar 5–7 hari. Namun, untuk mempercepat pemulihan dan meringankan gejalanya, Anda dapat menggunakan obat sakit tenggorokan atau melakukan beberapa perawatan sederhana secara mandiri di rumah.

Beberapa cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengobati sakit tenggorokan adalah:

  • Berkumur dengan sekitar 200 ml air hangat yang dicampur 1 sendok teh garam
  • Mengonsumsi olahan lemon, seperti teh lemon atau campuran lemon dengan madu
  • Memperbanyak konsumsi cairan, misalnya air putih hangat, air yang dicampur dengan madu, atau kaldu hangat
  • Tidak mengonsumsi minuman yang mengandung kafein
  • Mengonsumsi makanan dingin dan lembut, misalnya es krim
  • Menghindari asap rokok
  • Menggunakan pelembap udara jika udara lingkungan sekitar terlalu kering dan memperburuk rasa tidak nyaman pada tenggorokan
  • Menggunakan semprotan tenggorokan yang mengandung antiseptik atau bahan pendingin seperti mentol
  • Beristirahat yang cukup

Selain dengan cara-cara sederhana tersebut, obat sakit tenggorokan yang bisa dibeli bebas di apotek, seperti aspirin, paracetamol, atau ibuprofen, juga bisa menjadi pilihan untuk meredakan nyeri atau demam yang menyertai radang tenggorokan.

Namun, perlu Anda ingat bahwa aspirin tidak boleh diberikan kepada anak-anak dan remaja karena berpotensi menyebabkan sindrom Reye.

Upaya Mencegah Sakit Tenggorokan

Karena penyebab paling umumnya adalah infeksi virus, Anda bisa tertular radang tenggorokan dari orang lain. Untuk mencegah radang tenggorokan, perhatikan langkah-langkah berikut ini:

  • Hindari kontak dekat dengan orang yang terinfeksi sakit tenggorokan.
  • Cuci tangan secara rutin.
  • Hindari kontak langsung dengan tisu, sapu tangan, atau handuk yang digunakan oleh orang yang terinfeksi.

Selain itu, menjaga kesehatan secara menyeluruh, misalnya dengan mengonsumsi makanan sehat, mencukupi kebutuhan air minum, dan berolahraga secara rutin, juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menghindarkan Anda dari radang tenggorokan.

Kebanyakan radang tenggorokan memang tidak berbahaya, namun sering kali kondisi ini bisa mengganggu kenyamanan penderitanya. Oleh sebab itu, obat sakit tenggorokan seperti di atas bisa Anda manfaatkan untuk mengurangi keluhan.

Apabila radang tenggorokan yang Anda alami tidak kunjung membaik dalam 1 minggu, periksakan diri Anda ke dokter karena bisa jadi penyebabnya adalah infeksi bakteri dan membutuhkan obat antibiotik.

Walaupun jarang, rasa sakit pada tenggorokan juga bisa disebabkan oleh penyakit yang serius, misalnya difteri. Jika gejala Anda semakin parah, seperti kesulitan bernapas, demam tinggi, atau leher menjadi kaku, segera cari pertolongan ke klinik atau IGD di rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan.

Categories
Makanan Kesehatan Tips Kesehatan

Manfaat Kacang Merah Untuk Bumil

Manfaat Kacang Merah Untuk Bumil

Manfaat kacang merah saat hamil untuk pertumbuhan janin ...

Seperti yang kamu ketahui, para pelaku hidup sehat menjadikan kacang merah sebagai makanan yang baik dikonsumsi untuk menjaga pola makan sehat.

Hal itu nggak lain, karena kacang merah mengandung mineral dan nutrisi yang baik untuk tubuh.

Oleh karenanya, mengapa mengonsumsi kacang merah semasa kehamilan baik untuk ibu hamil dan janin yang ada di dalam kandungan. Berikut ini ada beberapa Manfaat Kacang Merah Untuk Bumil. Simak ulasannya dibawah ini.

Kacang merah (Phaseolus vulgaris) sering disebut kidney bean karena bentuknya yang menyerupai ginjal. Dalam masakan Indonesia, kacang merah kerap dijadikan sebagai campuran beberapa menu masakan, seperti sup dan rendang, serta minuman ringan, seperti es kacang merah.

Dalam seporsi kacang merah yang sudah dimasak (sekitar 100 gram), terkandung 100–130 kalori dan beragam nutrisi, seperti:

  • 7–8,5 gram protein
  • 20–25 gram karbohidrat
  • 5,5–7 gram serat
  • 0,5–1 gram lemak
  • 80–90 miligram (mg) kalsium
  • 6–7 miligram zat besi
  • 300–1.400 miligram kalium
  • 4,5–5 miligram vitamin C
  • Sekitar 400 mikrogram (mcg) folat

Selain beragam nutrisi di atas, kacang merah juga mengandung vitamin B, vitamin K, kolin, fosfor, mangan, zinc, dan magnesium. Karena kandungan nutrisinya yang cukup tinggi, tak heran jika ada banyak manfaat kacang merah bagi ibu hamil.

Aneka Manfaat Kacang Merah untuk Ibu Hamil

Berikut ini adalah beragam manfaat kacang merah yang bisa Bumil peroleh:

1. Mendukung perkembangan saraf dan otak janin

Kacang merah merupakan salah satu makanan yang banyak mengandung folat. Folat yang juga dikenal dengan vitamin B9 ini berperan penting dalam menunjang pembentukan dan perkembangan saraf dan otak janin. Folat juga penting untuk mencegah terjadinya cacat bawaan pada saraf dan otak janin, seperti spina bifida. Selain mengandung folat, kacang merah juga mengandung kolin yang berperan penting dalam menunjang perkembangan otak janin.

Saat hamil atau sedang berencana untuk hamil, seorang wanita perlu memenuhi kebutuhan folat sehari-hari sebanyak 400–600mcg, terlebih pada trimester pertama kehamilan.

Asupan tersebut bisa dipenuhi dengan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung folat, seperti kacang merah, buah, sayuran, telur, dan ikan, serta suplemen kehamilan.

2. Mencegah anemia

Zat besi, folat, dan vitamin B12 merupakan jenis nutrisi penting yang berperan dalam produksi sel darah merah. Selama masa kehamilan, tubuh ibu hamil akan memproduksi lebih banyak darah untuk menunjang kebutuhan nutrisi janin serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan berbagai organ tubuhnya.

Oleh sebab itu, ibu hamil perlu menambah asupan zat besi, folat, dan vitamin B12 lebih banyak agar jumlah sel darah merah yang dihasilkan tercukupi. Kekurangan zat besi, folat, dan vitamin B12 bisa menyebabkan produksi sel darah merah dalam tubuh menjadi berkurang. Akibatnya, tubuh menjadi kekurangan darah dan berisiko terserang anemia.

Kondisi anemia atau kurang darah saat hamil bisa meningkatkan risiko terjadinya kelahiran prematur, cacat janin, bayi terlahir dengan berat badan rendah, hingga perdarahan pascabersalin. Agar jumlah sel darah merah tercukupi, ibu hamil perlu mendapatkan asupan 28–30 mg zat besi setiap harinya. Asupan zat besi tersebut bisa diperoleh dari kacang merah, daging, ikan, telur, atau suplemen zat besi yang diresepkan dokter.

3. Mencegah dan meredakan konstipasi

Kandungan serat yang tinggi dalam kacang merah diketahui dapat mencegah dan mengurangi gejala konstipasi yang kerap dialami oleh ibu hamil. Tak hanya kacang merah, ibu hamil juga dapat mengonsumsi makanan berserat lainnya, seperti buah dan sayuran untuk mengurangi sembelit.

4. Mendukung pertumbuhan jaringan dan organ tubuh janin\

Kacang merah banyak mengandung protein, kalsium, dan karbohidrat kompleks. Nutrisi tersebut berperan penting dalam pembentukan jaringan dan organ tubuh janin. Kalsium pada kacang merah juga berperan penting dalam membentuk jaringan tulang dan gigi janin, serta memastikan tulang ibu hamil tetap sehat dan kuat.

5. Mengatasi kelelahan dan kram otot

Selama masa kehamilan, ibu hamil mungkin akan merasa cepat lelah dan sering kram. Untuk mengatasi keluhan tersebut, ibu hamil bisa mengonsumsi kacang merah karena makanan ini banyak mengandung magnesium. Magnesium merupakan mineral yang dapat membantu otot lebih rileks, sehingga dapat mengurangi keluhan kram.

Selain itu, kandungan karbohidrat dan kalium yang tinggi pada kacang merah juga dapat memberi lebih banyak tenaga kepada ibu hamil agar tidak mudah lelah.

6. Menjaga tekanan darah tetap stabil

Salah satu manfaat kacang merah adalah menjaga tekanan darah tetap stabil. Ini berkat kandungan kalium yang cukup tinggi di dalam kacang merah.

Kalium merupakan mineral yang berperan dalam mengatur tekanan darah agar tetap normal sekaligus mengatur irama detak jantung. Kekurangan kalium selama masa kehamilan diketahui dapat menjadi salah satu penyebab ibu hamil merasa cepat lelah, lemas, atau bahkan mengalami masalah pada irama jantung.

Saat hendak mengonsumsi kacang merah, pastikan Bumil sudah mencuci kacang merah hingga bersih dan memasaknya hingga matang sepenuhnya. Hal ini dikarenakan kacang merah yang mentah memiliki zat beracun yang disebut fitohemaglutinin. Racun ini bisa menyebabkan keracunan makanan.

Untuk mencukupi kebutuhan nutrisi saat hamil, Bumil juga disarankan untuk mengonsumsi beragam jenis makanan. Semakin banyak variasi makanan yang dikonsumsi, semakin banyak pula jenis nutrisi yang bisa Bumil peroleh.

Untuk memastikan kondisi Bumil dan janin tetap sehat, serta mengetahui apakah nutrisi yang Bumil dapatkan sudah tercukupi, Bumil perlu rutin menjalani konsultasi kehamilan ke dokter kandungan.

Categories
Makanan Kesehatan Tentang Kesehatan Tips Kesehatan

Manfaat Daun Seledri Untuk Bumil

Manfaat Daun Seledri Untuk Bumil

Seledri untuk ibu hamil, inilah 7 manfaat yang jarang diketahui ...

 Informasi awal kehamilan terkait pangan yang baik dikonsumsi penting untuk diketahui. Salah satu makanan yang direkomendasikan ialah seledri, berdasarkan informasi awal kehamilan.

Informasi awal kehamilan tersebut tentu berupa berbagai manfaat yang bisa diperoleh bila ibu hamil rutin mengonsumsi seledri. Seledri sendiri memang sayuran yang cukup dikenal sebagai penambah cita rasa, aroma, dan warna dalam masakan.

Walau seringkali dikonsumsi dalam jumlah sedikit, anda tidak bisa meragukan manfaat besarnya. Berikut merupakan Manfaat Daun Seledri Untuk Bumil.

1. Menurunkan tekanan darah

Sebagian ibu hamil berisiko mengalami tekanan darah tinggi. Hipertensi ketika hamil, termasuk pada kondisi preeklamsia, dapat menurunkan aliran darah ke plasenta yang menyebabkan bayi kekurangan asupan nutrisi dan oksigen selama di kandungan dan lahir dengan berat badan rendah.

Kandungan phthalides dan kalium pada seledri memiliki manfaat untuk melemaskan jaringan dinding pembuluh darah, sehingga dapat meningkatkan aliran darah serta mengurangi tekanan darah. Untuk memperoleh manfaat ini, Bumil dianjurkan mengonsumsi kira-kira 4 batang seledri setiap hari.

2. Mencegah dehidrasi

Ketika hamil, kebutuhan cairan akan meningkat dibandingkan biasanya. Oleh karena itu, Bumil dianjurkan untuk tidak kekurangan cairan agar tidak mengalami dehidrasi. Dehidrasi saat hamil merupakan kondisi yang serius karena bisa menyebabkan komplikasi, seperti cacat tabung saraf pada bayi, air ketuban sedikit, produksi ASI menurun, hingga persalinan prematur.

Seledri mengandung banyak air. Mengolahnya menjadi jus bisa membantu memenuhi kebutuhan cairan Bumil. Namun, pastikan Bumil juga banyak minum air putih setidaknya 8–12 gelas per hari, ya.

3. Menyehatkan pencernaan

Kandungan serat dan air pada seledri dapat menjaga kesehatan usus dan sistem pencernaan. Nah, jika Bumil sering mengalami sembelit, mengonsumsi seledri bisa menghindarkan Bumil dari gangguan ini, lho.

Selain itu, serat juga memberikan efek kenyang yang lebih lama, sehingga bisa menghindarkan Bumil dari keinginan makan camilan yang tidak sehat.

Seledri juga mengandung serat yang disebut apiuman. Serat ini terbukti dapat mengurangi gejala asam lambung naik yang sering terjadi pada ibu hamil, terutama di akhir kehamilan. Jadi, bagi Bumil yang memiliki masalah asam lambung, seledri bisa dimanfaatkan untuk meredakan keluhan.

4. Meningkatkan kekebalan tubuh

Perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh Bumil. Bila daya tahan tubuh sedang lemah, beragam jenis penyakit bisa mengintai Bumil kapan saja. Oleh karena itu, Bumil dianjurkan untuk selalu menjaga kekebalan tubuh agar terhindar dari penyakit.

Salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi daun seledri. Tanaman ini kaya akan antioksidan, antiradang, serta vitamin C. Ketiganya mampu melindungi Bumil dari kerusakan sel dan meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga Bumil tidak mudah sakit.

5. Melindungi ibu dari perdarahan pasca persalinan

Seledri juga mengandung vitamin K yang berperan dalam proses pembekuan darah dan dibutuhkan ibu hamil, terutama saat persalinan. Namun, kadar vitamin K justru cenderung menurun di trimester ketiga kehamilan.

Memenuhi kebutuhan vitamin K bisa melindungi Bumil dari perdarahan pasca persalinan atau perdarahan post partum yang kejadiannya kadang tak terduga. Di samping itu, vitamin K juga dibutuhkan dalam proses pembentukan jaringan tulang yang sehat, sehingga juga baik untuk bayi.

Mengonsumsi daun seledri sangat dianjurkan ketika hamil. Untuk memperoleh seledri yang baik, pilihlah seledri dengan batang yang kokoh dan mudah dipatahkan, serta daun yang segar dan berwarna hijau cerah. Jangan membeli seledri yang sudah berwarna kuning dan kecokelatan atau sudah busuk karena nutrisi yang terkandung di dalamnya bisa ikut rusak.

Meski seledri sangat baik untuk kesehatan, beberapa orang memiliki alergi terhadap sayur ini. Jika Bumil salah satunya, jangan memaksakan diri untuk mengonsumsi seledri, ya. Lagipula, tubuh yang lebih sehat dan fit tidak bisa dicapai dengan hanya satu jenis makanan. Jadi, mengonsumsi beragam makanan sehat lainnya juga sama pentingnya.

Agar kehamilan tetap sehat hingga persalinan tiba, usahakan untuk beristirahat yang cukup dan berolahraga secara teratur. Selain itu, Bumil juga dianjurkan untuk melakukan kontrol secara rutin ke dokter sesuai dengan jadwal yang ditentukan agar kondisi kehamilan bisa selalu terpantau.

Categories
Makanan Kesehatan Tentang Kesehatan

Manfaat Bayam Untuk Bayi

Manfaat Bayam Untuk Bayi

5 Wonderful Benefits Of Spinach You Never Knew - NDTV Food

Bayam yang kaya akan aneka nutrisi sudah bukan rahasia lagi. Beragam nutrisi membuat sayuran hijau ini punya segudang manfaat untuk bayi.

Bayam mengandung vitamin A, C, asam folat, asam pantotenat, dan niasin. Bayam juga mengandung mineral yang dibutuhkan tubuh seperti potasium, fosfor, magnesium, kalsium, dan zat besi.

Tak ada salahnya memperkenalkan bayam pada si buah hati. Zat besi merupakan nutrisi yang dibutuhkan untuk perkembangan otak, sel saraf, dan sel darah merah. Nah, untuk mengetahui lebih jauh , berikut ini kami akan memberikan apasaja Manfaat Bayam Untuk Bayi.

Ragam Nutrisi yang Terkandung dalam Bayam

Bayam terkenal akan kandungan seratnya yang melimpah. Dalam seporsi bayam untuk bayi atau setara sekitar 30–50 gram bayam, terdapat sekitar 0,7–1 gram serat. Angka tersebut sudah setara dengan 8–9% kebutuhan serat harian bayi usia 1 tahun ke bawah.

Namun, manfaat bayam untuk bayi bukan hanya berasal dari seratnya. Masih ada sejumlah nutrisi penting lain yang juga banyak terkandung dalam bayam. Berikut ini adalah ragam nutrisi beserta jumlahnya yang terdapat dalam setiap 50 gram bayam:

  • Protein: 1–1,2 gram
  • Karbohidrat: 1,5–2 gram
  • Folat: 65–90 mcg (mikrogram)
  • Vitamin A: 200–250 mcg
  • Vitamin K: 200–230 mcg
  • Vitamin C: 8,5–10 mg (miligram)
  • Kalsium: 30­ mg
  • Zat besi: 0,8–0,9 mg
  • Kalium: 170–200 mg
  • Sodium: 30–35 mg
  • Magnesium: 30–35 mg
  • Fosfor: 15–20 mg

Selain nutrisi di atas, bayam juga mengandung zinc, selenium, vitamin E, serta antioksidan, seperti lutein dan zeaxanthin. Karena aneka nutrisi tersebut, manfaat bayam untuk bayi tidak perlu diragukan lagi.

Beberapa Manfaat Bayam untuk Bayi

Jika dikonsumsi sesuai porsi yang tepat, ada banyak manfaat bayam untuk bayi yang bisa diperoleh, antara lain:

1. Menyehatkan mata

Berkat kandungan lutein, zeaxanthin, dan vitamin A yang melimpah, bayam dapat menjaga kesehatan mata bayi dan mencegah kerusakan mata akibat paparan sinar matahari.

Tak hanya itu, sejumlah penelitian bahkan menemukan bahwa kandungan vitamin A, lutein, dan zeaxanthin juga baik untuk mempertajam penglihatan pada bayi.

2. Menangkal efek radikal bebas

Radikal bebas bisa datang dari berbagai sumber, mulai dari zat sisa metabolisme tubuh hingga paparan polusi, misalnya dari asap kendaraan atau rokok.

Jika terpapar radikal bebas dalam jumlah yang banyak, bayi bisa mengalami berbagai masalah kesehatan, seperti gangguan pernapasan, gangguan tumbuh kembang, dan alergi.

Untuk mencegah efek buruk radikal bebas, Bunda dapat memberikan Si Kecil makanan yang kaya akan antioksidan. Beruntungnya, bayam mengandung banyak antioksidan seperti vitamin C, lutein, dan beta karoten. Kandungan tersebut menjadikan bayam baik dikonsumsi untuk memelihara kesehatan bayi.

3. Meningkatkan daya tahan tubuh

Vitamin C pada bayam tak hanya mampu menangkal efek radikal bebas, tetapi juga memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi.

Di dalam tubuh bayi, vitamin C bertugas meningkatkan produksi sekaligus efektivitas sel darah putih yang berperan melawan kuman, virus, dan parasit penyebab infeksi atau zat berbahaya lain. Dengan demikian, bayi tidak mudah terserang penyakit.

Lebih dari itu, sejumlah penelitian menemukan bahwa vitamin C juga dapat mempercepat pemulihan pada luka dan membuat anak lebih cepat sembuh ketika terserang batuk pilek.

4. Mencegah anemia

Bila bayi mengalami kerontokan rambut, bisa jadi itu disebabkan oleh kekurangan zat besi dan folat. Kekurangan kedua asupan nutrisi tersebut bisa menyebabkan anemia. Hal ini bisa membuat bayi tampak lemas dan rambutnya jadi lebih banyak rontok.

Tubuh membutuhkan folat dan zat besi untuk menghasilkan sel darah merah. Selain itu, folat juga berperan untuk merangsang pembentukan rambut. Ketika jumlah sel darah merah berkurang, jumlah oksigen yang terbawa ke sel-sel rambut akan berkurang. Hal ini bisa menyebabkan rambut bayi menjadi rontok.

Bayam merupakan jenis makanan yang bersumber dari tumbuhan dengan kandungan zat besi dan folat tinggi. Oleh karena itu, dengan rutin memberikannya bayam, Bunda dapat mencegah Si Kecil dari anemia dan rambut rontok.

5. Mempercepat pemulihan luka

Bayi sangat rentan terluka, misalnya akibat merangkak di lantai yang kasar atau terjatuh. Hal ini umum terjadi pada bayi dan memang sangat sulit untuk sepenuhnya dicegah.

Rutin memberikan bayam akan membantu bayi ketika mengalami luka. Pasalnya, kandungan vitamin K pada bayam yang melimpah berperan dalam proses pembekuan darah sehingga membuat luka lebih cepat sembuh.

6. Membuat tulang menjadi lebih kuat

Susu bukanlah satu-satunya asupan yang dapat memperkuat tulang karena kandungan kalsiumnya yang melimpah. Pasalnya, kalsium juga bisa diperoleh dalam jumlah yang banyak dari bayam. Hampir 40% kebutuhan kalsium harian bayi terpenuhi hanya dengan mengonsumsi sekitar 50–60 gram bayam.

7. Melancarkan kinerja sistem pencernaan bayi

Selain berbagai manfaat di atas, bayam juga bermanfaat untuk melancarkan pencernaan bayi karena mengandung serat yang cukup tinggi. Dengan asupan serat yang tercukupi, bayi akan tercegah dari sembelit. Asupan serat dari bayam atau buah dan sayuran lainnya juga penting untuk mendukung kesehatan sistem pencernaan bayi.

Karena mengandung banyak nutrisi, ada banyak juga manfaat bayam untuk bayi. Jika Si Kecil menolak untuk mengonsumsi bayam ketika pertama kali diberikan, Bunda jangan berkecil hati. Cobalah untuk memberinya bayam lagi beberapa hari berikutnya atau coba olah bayam menjadi makanan lain, seperti bubur saring atau puree.

Jika Si Kecil tetap tidak mau makan bayam atau susah makan sehingga membuat berat badannya susah naik, Bunda bisa berkonsultasi dengan dokter anak untuk mendapatkan saran terkait cara memberikan Si Kecil MPASI dan meningkatkan nafsu makannya.

Categories
Tentang Pengobatan

Langkah Pertama Luka Gigitan Anjing

Langkah Pertama Luka Gigitan Anjing

Mengalami Luka Akibat Gigitan Anjing, Bagaimana Penanganan yang ...

Digigit anjing merupakan salah satu kejadian yang cukup umum terjadi. Selain pada anak-anak, orang dewasa juga memiliki kemungkinan untuk digigit anjing.

Meski dikenal sebagai salah satu hewan peliharaan yang setia dan bersahabat, pada dasarnya anjing mempunyai sifat pemangsa dan kemampuan untuk menyerang. Maka dari itu, tak heran apabila sewaktu-waktu Anda bisa digigit anjing. Berikut ini TradisionalSehat akan mengajarkan anda beberapa Langkah Pertama Luka Gigitan Anjing.

Bahaya Gigitan Anjing

Hal pertama yang harus Anda lakukan setelah digigit anjing adalah segera menjaga jarak dengan anjing tersebut. Hal ini penting untuk mengurangi risiko Anda digigit lagi. Saat situasinya sudah aman, Anda bisa mencari tahu apakah anjing tersebut terinfeksi oleh rabies atau tidak.

Jika Anda mengetahui pemilik anjing yang menggigigit Anda, mintalah riwayat vaksinasi anjing tersebut. Pastikan untuk mendapatkan nama pemilik, nomor telepon, dan informasi kontak dokter hewan tempat anjing itu divaksinasi.

Jika anjing yang menggigit Anda tidak didampingi oleh pemiliknya, tanyakan kepada orang-orang di sekitar tempat kejadian apakah ada yang mengenal pemilik anjing tersebut agar Anda bisa mencari tahu data-data di atas. Semua data ini diperlukan untuk menentukan perlu atau tidaknya Anda mendapatkan vaksin rabies.

Luka gigitan anjing dapat menyebabkan beberapa kondisi berikut:

  • Infeksi bakteri
    Mulut anjing sangat kotor dan mengandung kuman yang dapat menyebabkan infeksi serius pada kulit terluka. Risiko infeksi akan lebih tinggi pada orang dengan gangguan sistem kekebalan tubuh dan penderita diabetes.
  • Kerusakan saraf dan otot
    Gigitan yang dalam dapat menyebabkan kerusakan pada saraf, otot, dan pembuluh darah di bawah kulit. Risiko ini ada pada semua kondisi luka gigitan anjing, termasuk luka yang tampak kecil seperti luka tusuk.
  • Patah tulang
    Gigitan oleh anjing yang besar dapat menyebabkan patah tulang, terutama di area tungkai, kaki, lengan, dan tangan.
  • Rabies
    Rabies adalah infeksi virus serius yang memengaruhi sistem saraf pusat. Jika tidak diobati, infeksi ini dapat menyebabkan kematian.
  • Tetanus
    Tetanus merupakan infeksi bakteri yang dapat berisiko fatal bila terjadi pada orang yang belum mendapat vaksin tetanus

Pertolongan Pertama pada Luka Gigitan Anjing

Jenis pertolongan pada luka tergantung pada tingkat keparahan luka gigitan anjing. Secara umum, berikut ini adalah pertolongan pertama yang perlu Anda lakukan:

1. Cuci bekas gigitan anjing sampai bersih

Jika kulit Anda tidak terluka, cuci area tersebut dengan air hangat dan sabun. Anda juga bisa mengoleskan larutan antiseptik ke area luka untuk mencegah infeksi.

2. Cuci dan tekan area yang terluka

Jika kulit Anda terluka, cuci area tersebut dengan sabun dan air hangat, serta tekan perlahan lukanya untuk membantu mengeluarkan dan membersihkan kuman.

3. Balut luka dengan kain

Jika luka gigitan berdarah, gunakan kain bersih dan tekan luka dengan lembut untuk menghentikan perdarahan. Anda juga bisa menutup luka dengan perban steril.

4. Mengonsumsi obat pereda nyeri

Bila terasa sakit, Anda bisa mengonsumsi obat pereda nyeri, seperti paracetamol atau ibuprofen, untuk mengurangi rasa sakitnya.

5. Periksakan diri ke dokter

Jika muncul tanda-tanda infeksi, seperti luka memerah, bengkak, teraba hangat, atau bernanah, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan obat antibiotik yang sesuai. Biasanya dokter akan memberikan antibiotik, seperti amoxicillin-asam clavulanat, untuk dikonsumsi selama 3–5 hari.

Jika luka tetap berdarah meskipun telah dilakukan penekanan pada luka selama 10 menit atau darah mengalir deras dari luka, Anda perlu segera mendapat penanganan di instalasi gawat darurat (IGD).

Anda juga perlu berkonsultasi dengan dokter bila anjing yang menggigit Anda tidak diketahui riwayat vaksinasi rabiesnya, anjing tersebut tampak sakit, atau Anda berada di area yang endemis rabies.

Untuk mencegah komplikasi yang berbahaya akibat infeksi pada luka gigitan anjing, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter, meskipun lukanya tampak kecil. Anda perlu menyampaikan kepada dokter mengenai riwayat vaksin tetanus Anda, karena luka akibat gigitan anjing juga berisiko menyebabkan tetanus.

Dokter akan memberikan vaksin tetanus sesuai cakupan riwayat vaksinasi tetanus Anda. Booster vaksin tetanus harus diberikan jika sudah lebih dari 5 tahun sejak terakhir kali Anda mendapat vaksin tetanus.

Penanganan luka gigitan anjing perlu dilakukan dengan benar. Riwayat vaksinasi anjing yang menggigit Anda pun perlu ditelusuri sebisa mungkin. Dengan begitu, risiko terjadinya komplikasi akibat luka gigitan anjing bisa ditekan.

Categories
Tentang Pengobatan

Obat Sembelit Yang Ampuh

Obat Sembelit Yang Ampuh

7 Kebiasaan Ini Tanpa Disadari Sebabkan Sembelit, Jangan Sepelekan ...

Banyak orang memiliki masalah lambung, seperti sembelit atau konstipasi, susah buang air besar, dan perut kembung. Hal ini tentunya bisa mengakibatkan penyakit berbahaya pada saluran pencernaan jika dibiarkan. Untuk itu, Anda bisa mencoba mengatasinya dengan obat sembelit.

Di pasaran sendiri, banyak sekali obat sembelit yang bisa Anda temukan, seperti Dulcolax, Laxadine, dan Microlax. Namun, tentu Anda harus memilih obat yang tepat dan sesuai dengan gejala yang dialami. Karena itu, kami akan memperkenalkan anda Obat Sembelit Yang Ampuh. Simak ulasannya dibawah ini.

Sembelit juga bisa disebabkan oleh kondisi lain, seperti kehamilan, efek samping obat-obatan, stres, riwayat operasi saluran cerna, atau penyakit tertentu.

Saat terkena sembelit, frekuensi buang air besar (BAB) bisa berkurang hingga kurang dari 3 kali per minggu. Orang yang mengalami sembelit dapat merasakan gejala berupa sakit perut, perut kembung, tinja atau kotoran menjadi keras sehingga perlu mengejan saat BAB, atau rasa tidak tuntas setelah BAB.

Untuk mengatasi sembelit, penanganan pertama yang bisa Anda lakukan adalah memperbaiki pola makan dengan memperbanyak asupan serat, minum air putih yang cukup, dan banyak bergerak atau berolahraga. Bila perlu, Anda juga bisa menggunakan obat sembelit atau pencahar (obat pelancar BAB). Salah satu obat sembelit yang ampuh dan aman adalah obat pelancar BAB yang berbentuk laksatif enema.

Mengenal Laksatif Enema dan Khasiatnya sebagai Obat Sembelit

Pencahar atau laksatif enema adalah obat sembelit cair yang cara penggunaannya dimasukkan melalui dubur. Obat ini bekerja dengan cara melincinkan jalan keluar kotoran dan melunakkan kotoran yang keras, sehingga lebih mudah dikeluarkan. Obat pencahar jenis laksatif enema ini tersedia dalam kemasan tube sekali pakai yang terjaga kebersihannya.

Selain mengatasi sembelit, obat ini juga biasanya digunakan untuk membersihkan usus sebelum prosedur medis tertentu, seperti kolonoskopi dan pemeriksaan Rontgen usus besar dengan barium (barium enema).

Laksatif enema digunakan untuk mengobati sembelit dan membersihkan usus sebelum prosedur medis karena memiliki manfaat sebagai berikut:

Meningkatkan penyerapan air di usus besar

Salah satu fungsi dari obat laksatif enema adalah melancarkan proses keluarnya kotoran dengan cara meningkatkan penyerapan air di usus besar. Dengan begitu, kotoran menjadi lebih basah dan mudah dikeluarkan.

Manfaat ini diperoleh dari kandungan natrium lauril sulfoasetat yang ada di dalam obat laksatif enema.

Melunakkan feses atau kotoran

Laksatif enema juga mengandung bahan aktif natrium citrate saline dan sorbitol yang berfungsi untuk meningkatkan kadar air dalam kotoran. Sama seperti kedua bahan sebelumnya, bahan ini juga membuat tinja menjadi lebih lunak sehingga mudah dikeluarkan.

Melicinkan jalan keluar kotoran atau feses

Polyethylene glycol 400 atau PEG 400 yang terkandung di dalam obat sembelit jenis laksatif enema melumasi rektum menjadi licin dan kotoran mudah keluar.

Berbagai Kelebihan Obat Sembelit Laksatif Enema

Berikut ini adalah berbagai kelebihan dari obat pelancar BAB jenis laksatif enema, yaitu:

1. Bekerja dengan cepat

Beragam kandungan di dalam obat laksatif enema membuat obat ini mampu bekerja dengan cepat dan efeknya sudah bisa dirasakan hanya dalam waktu 10–15 menit setelah obat dimasukkan melalui dubur.

2. Tidak menyebabkan perut melilit

Obat pelancar BAB jenis enema dapat membersihkan usus secara perlahan dan lebih jarang menyebabkan iritasi pada lapisan usus sehingga tidak membuat perut melilit.

3. Higienis dalam kemasan sekali pakai

Obat sembelit jenis laksatif enema menggunakan kemasan tube sekali pakai, sehingga kebersihannya terjaga dan higienis.

4. Kemasan dengan desain khusus

Obat pelancar BAB ini juga menggunakan desain khusus agar nyaman dan mudah saat digunakan.

5. Dapat digunakan oleh semua usia

Obat sembelit jenis laksatif enema juga cukup aman digunakan oleh anak-anak yang usianya di atas 2 tahun, orang dewasa, lansia, dan ibu hamil. Obat sembelit enema bisa Anda dapatkan di apotek atau toko obat tanpa resep dokter.

Penggunaan obat sembelit enema, baik melalui resep dokter maupun yang dijual bebas, harus sesuai dengan petunjuk pemakaian yang tertera pada kemasan obat atau sesuai anjuran dokter.

Bila Anda sedang menderita suatu penyakit atau menjalani pengobatan tertentu, sebaiknya berkonsultasilah dulu dengan dokter sebelum menggunakan obat sembelit enema. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa obat sembelit ini aman untuk Anda gunakan dan tidak memengaruhi pengobatan yang sedang Anda jalani.