Obat Tradisional Parkinson

Obat Tradisional Parkinson

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Penyebab Dada Sakit , Manfaat Jamu Empot-Empot , Manfaat Daun Sirih , Khasiat Daun Sendok , Penyebab Mimisan , Bahaya Narkoba , Bahaya Ganja , Penyebab Kista Pada Wanita , Makanan Yang Meredakan Hidung Tersumbat , Jus Buah Penyebab Diabetes , Bahaya Makan Mie Instan , Penyebab Bibir Hitam , Obat Tradisional Untuk Biduran , Obat Alami Keputihan Karena Jamur , Obat Kesemutan Alami , Obat Herbal Nyeri Sendi , Obat Kaki Terkilir Alami , Abetalipoproteinemia , Ablasio Retina , Abses Bartholin , Jamu Pelancar Haid , Jamu Alami Penyubur Kandungan , Jamu Tradisional Mengatasi Bau Badan , Jamu Pelangsing , Obat Tradisional Mengatasi Keputihan , Obat Herbal Mengatasi Asam Lambung , Mengatasi Telat Haid Dengan Alami , Cara Alami Mengatasi Lemah Syahwat , Mengenal Achondroplasia , Sayuran Penambah Darah , Mengenal Anemia Aplastik , Cara Mengobati Kurap , Kenali Obat Keputihan Tradisional , Cara Mencegah Terkena Biang Keringat , Cara Menurunkan Hormon Prolaktin , Obat Demam Tradisional , Obat Tradisional Multiple Sclerosis , Obat Tradisional Ginjal Bocor , Obat Cacingan Tradisional , Obat Tradisional Parkinson , Obat Tradisional Alergi Telur , Obat Tradisional Lumpuh Kaki Alami

Obat Tradisional Parkinson

Penyakit parkinson adalah penyakit neurodegenerative yang mengganggu sel saraf dopaminergik di suatu area otak yang disebut substantia nigra. Sel-sel dopaminergik sendiri bertugas untuk memproduksi dopamin, sehingga jika sel-sel ini mengalami degenerasi. Seperti pada penyakit parkinson, kadar dopamin pun akan mengalami penurunan. Penyakit ini termasuk penyakit yang bersifat progresif. Untuk itu pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang Obat Tradisional Parkinson  :

1. Buah dan sayuran

Buah dan sayuran yang dikonsumsi langsung mengandung antioksidan yang dapat mengurangi radikal bebas dan menurunkan inflamasi. Buah dan sayuran mengandung vitamin dan mineral penting bagi tubuh. Anda juga dapat mengonsumsinya sebagai jus.

2. Makanan Tinggi Serat

Sembelit umumnya dialami para pasien Parkinson sebagai salah satu gejalanya. Jadi karena itulah, pastikan Anda makan banyak serat karena serat baik untuk membantu meningkatkan fungsi usus serta memperlancar pencernaan.

3. Lemak Sehat

Mengkonsumsi lemak sehat dapat menjaga kesehatan saraf dan membantu mencegah memburuknya suasana hati. Anda dapat menambahkan ikan, alpukat, kelapa, mentega, dan kacang-kacangan atau biji-bijian seperti kenari dan rami pada makanan Anda.

4. Minyak kemasan

Minyak zaitun yang biasa digunakan pada salad dapat memberikan vitamin E penting yang bertindak sebagai antioksidan. Minyak kelapa dan minyak sawit juga bermanfaat untuk mengobati penyakit Parkinson karena mereka memiliki efek anti-inflamasi.

5. Makanan Berkandungan Omega-3

Meningkatkan asupan omega-3 dapat membantu meningkatkan kadar dopamin dan mengurangi peradangan. Beberapa kali seminggu, Anda dapat mengkonsumsi makanan laut serta masukkan kacang-kacangan dan biji-bijian dalam diet Anda.

6. Teh Hijau

Teh hijau memiliki banyak manfaat, di antaranya untuk membantu penurunan berat badan, melawan kanker, dan membantu penuaan dini. Teh hijau menunjukkan tanda-tanda yang dapat membantu melawan penyakit Parkinson. Teh hijau mengandung antioksidan polifenol yang membantu melawan radikal bebas. Teh hijau ini juga mengandung theanine yang mengangkat kadar dopamin di otak. Penelitian oleh Dr Baolu Zhao menunjukkan bahwa agen saraf dalam teh hijau memangkas tingkat kematian neuronal. Sebagai obat tradisional Parkinson, minumlah tiga cangkir sehari untuk hasil yang lebih baik.

7. Brahmi

Brahmi juga dikenal sebagai Bacopa. Ini merupakan ramuan Ayurvedic yang sering digunakan di Amerika Serikat sebagai tanaman air di akuarium. Beberapa praktisi seperti Ray Sahel, MD, menganjurkan penggunaannya sebagai perangkat tambahan memori seperti yang telah digunakan selama berabad-abad di India. Menurut University of Maryland Medical Center studi, Brahmi dapat meningkatkan sirkulasi ke otak dan bahkan melindungi sel-sel otak. Studi lain oleh Pennsylvania State University College of Medicine, bubuk biji Brahmi diterapkan pada tikus Parkinson. Hasil penelitian menunjukkan penyakit dapat ditaklukan dan otak dilindungi dari kerusakan.

8. Cowhage

Sebuah ramuan populer di India, cowhage atau kapikachu, ditemukan di semak-semak hutan dataran rendah di seluruh negeri. Tanaman ini menarik perhatian dari University of Maryland Medical Center, yang berspekulasi bahwa cowhage, yang berisi levodopa atau L-dopa, dapat menjadi obat tradisional Parkinson.

9. Kunyit

Kunyit sudah terbukti mengandung banyak manfaat. Basir Ahmad, seorang peneliti dari Michigan State University memimpin tim peneliti dan menemukan bahwa kurkumin, senyawa pada kunyit, dapat membantu melawan penyakit Parkinson dengan mengurangi protein yang memicu penyakit ini dan mencegah munculnya kembali.

Kurkumin juga mengandung antioksidan yang kuat. Mengganti hormon pada pasien dengan penyakit Parkinson mungkin bisa menjadi pilihan tambahan. Pregnenolon, DHEA, atau hormon lain yang membantu dalam penyakit Parkinson saat ini tidak diketahui. Sementara itu, penggunaan jangka panjang dosis tinggi hormon memiliki efek samping.

10. Gingko Biloba

Meskipun sebaik teh hijau dalam uji laboratorium, ginkgo tetap menjadi ramuan yang berpotensi menguntungkan bagi penderita Parkinson. Dalam sebuah studi pada tahun 2012 di National Institute of Neurology and Neurosurgery di Meksiko, ekstrak yang dipatenkan daun ginkgo dibagikan untuk model hewan Parkinson. Ekstrak tersebut menunjukkan efek saraf dan penyembuhannya terhadap kerusakan dopamin neuron otak tengah dan bahkan merusak penggerak. Para peneliti menyatakan bahwa studi ini dapat digunakan sebagai alternatif dalam pengobatan masa depan penyakit Parkinson.

Ramuan ini merupakan antioksidan dan secara substansial meningkatkan kewaspadaan dan meningkatkan memori. Ginkgo biloba juga meningkatkan sirkulasi darah dalam otak pasien. Namun, Anda harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mengambil ginkgo biloba sebagai pengobatan untuk penyakit Parkinson karena akan meningkatkan tekanan darah dan menjadi agen anti-pembekuan.

11. Minyak ikan

Peran minyak ikan pada penyakit Parkinson sedang dievaluasi karena asam lemak omega-3 secara umum dapat meningkatkan kesehatan otak secara keseluruhan. Setiap softgel minyak ikan biasanya memiliki sekitar 300 mg dari kombinasi EPA dan asam lemak DHA.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pasien Parkinson dapat mengonsumsi minyak ikan, dengan atau tanpa antidepresan. Minyak ikan mengandung  asupan omega-3 sebagai antidepresan atau sebagai terapi adjuvant dengan beberapa obat lain.

12. Minyak Kelapa dan Minyak Sawit Merah

Minyak kelapa dan minyak sawit merah mengandung “makanan otak” atau yang disebut keton. Lemak sehat dalam kelapa dan minyak sawit merah (asam lemak rantai menengah MCT) juga dapat membantu untuk memperbaiki dan membangun kembali lapisan saraf atau selubung mielin. Dengan mengonsumsi minyak ini, komunikasi otak ditingkatkan dan fungsi saraf diintensifkan.

Dr Beverly Teeter, seorang peneliti ahli dari University of Maryland, yang mengkhususkan diri dalam lemak makanan, mengatakan bahwa minyak kelapa adalah pengobatan yang efektif untuk Parkinson, Alzheimer, ALS, skizofrenia, epilepsi, dan autisme, bersama dengan neurologis lainnya dan saraf gangguan sistem. Peneliti lain, Dr Mary Newport, mengatakan 19 pasien Parkinson datang kepadanya dan melaporkan perbaikan dari mengkonsumsi minyak kelapa setiap hari. Minyak kelapa sawit merah juga sangat efektif untuk penyakit Parkinson karena juga mengandung vitamin E yang tinggi serta lemak keton sehat dan antioksidan/fitonutrien.

13. Vitamin D & Vitamin E

Peradangan dan imunitas rendah adalah dua faktor kuat yang berkontribusi terhadap munculnnya dan memburuknya penyakit Parkinson. Kedua vitamin D dan vitamin E yang tinggi menjadi anti-inflamasi dan penguat kekebalan tubuh. Vitamin D & E juga melindungi sel-sel otak kita dan bahkan dapat membantu neuron rusak regenerasi. Kekurangan vitamin ini juga telah dikaitkan dengan kesulitan otak seperti masalah memori.

Dalam hal penyakit Parkinson, sebuah studi yang terdiri dari 157 pasien Parkinson menemukan bahwa sebagian besar dari mereka kekurangan vitamin D kronis. Temuan yang dipublikasikan dalam Archives of Neurology pada bulan Maret 2011 juga mengungkapkan hubungan yang kuat antara vitamin D dan timbulnya penyakit Parkinson awal.

Kembali pada tahun 2002, studi lain yang diterbitkan dalam Archives of Neurology yang menemukan penurunan mental 3.000 pria dan wanita yang didiagnosis dengan penyakit Parkinson selama 7 tahun. Studi ini menemukan peserta dengan suplemen vitamin E lebih tinggi mengalami penurunan 36% dalam gejala Parkinson yang parah dibandingkan dengan kelompok lainnya. Studi lain yang muncul di Lancet Neurology, sebuah majalah online pada tahun 2005 menunjukkan bahwa vitamin E dapat benar-benar mencegah penyakit Parkinson.

Kalsium dan suplemen vitamin D dapat membantu untuk kesehatan tulang. Orang dengan penyakit Parkinson memiliki peningkatan resiko tulang rapuh Dan patah tulang. Mobilitasnya dapat berkurang dan menyebabkan berkurangnya massa tulang serta resiko jatuh yang lebih besar. Ini dapat menempatkan pasien dengan penyakit Parkinson pada resiko patah tulang dan cedera sendi.

Ini memungkinkan bahwa penggunaan suplemen alami yang tepat dapat mengurangi dosis yang diperlukan dari L-dopa, selegiline, dan obat lain yang sebelumnya. Vitamin D paling bersumber dari matahari dan ini tergantung di mana Anda tinggal. Karenanya hal ini tidak selalu praktis. Cara yang paling efisien berikutnya adalah dengan suplemen vitamin D3. Anda memerlukan setidaknya 5000 IU vitamin D per hari menurut ahli vitamin D, Dr Cedric Garland, jadi pastikan Anda menerima jumlah ini.

Sebuah suplemen vitamin D3 dan menambahkan K2 untuk penyerapan adalah cara yang tepat untuk mendapatkan vitamin D yang Anda butuhkan pada jumlah yang diperlukan. Untuk vitamin E, Anda bisa mengonsumsi minyak sawit merah yang belum diproses sebelumnya. Vitamin E dalam minyak ini dapat diserap dengan baik ditambah dengan manfaat tambahan dari lemak keton (MCT) dan asam lemak esensial. Anda dapat mengonsumsi satu sendok makan minyak sawit merah organik setiap hari.