Obat Tradisional Epilepsi

Obat Tradisional Epilepsi

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Penyebab Dada Sakit , Manfaat Jamu Empot-Empot , Manfaat Daun Sirih , Khasiat Daun Sendok , Penyebab Mimisan , Bahaya Narkoba , Bahaya Ganja , Penyebab Kista Pada Wanita , Makanan Yang Meredakan Hidung Tersumbat , Jus Buah Penyebab Diabetes , Bahaya Makan Mie Instan , Penyebab Bibir Hitam , Obat Tradisional Untuk Biduran , Obat Alami Keputihan Karena Jamur , Obat Kesemutan Alami , Obat Herbal Nyeri Sendi , Obat Kaki Terkilir Alami , Abetalipoproteinemia , Ablasio Retina , Abses Bartholin , Ramuan Alami Mengatasi Masuk Angin , Buah Yang Ampuh Turunkan Kolestrol , Penyebab Penyakit Kaki Gajah , Penyebab Penyakit Cacingan , Cara Mengatasi Pengapuran Tulang , Mengobati Penyakit Bronkitis Pada Anak , Manfaat Ikan Kembung Untuk Kesehatan , Cara Menjaga Kesehatan Ginjal , Khasiat Mandi Subuh Untuk Kesehatan , Minuman Yang Meredakan Panas Dalam , Manfaat Daun Sukun Untuk Jantung , Manfaat Air Rebusan Ketumbar , Obat Diare Tradisional , Khasiat Buah Pisang Untuk Kesehatan , Cara Menjaga Kesehatan Gigi , Obat Tradisional Epilepsi , Obat Memar Tradisional , Efek Samping Suntik Vitamin C , Dampak Buruk Daging Anjing , Obat Keseleo Lutut Tradisional , Obat Panu Tradisional , Tanda Penyakit Kista , Khasiat Jahe Putih Untuk Kesehatan , Bahaya Radiasi Smartphone Untuk Tubuh , Manfaat Daun Pisang Untuk Kesehatan , Daftar Buah Pembunuh Sel Kanker , Kenali Gejala Penyakit Glaukoma

Obat Tradisional Epilepsi

Penyakit epilepsi atau ayan adalah gangguan sistem saraf pusat akibat pola aktivitas listrik otak yang tidak normal. Hal itu menimbulkan keluhan kejang, sensasi dan perilaku yang tidak biasa, hingga hilang kesadaran.
Gangguan pada pola aktivitas listrik otak saraf dapat terjadi karena beberapa hal. Baik karena kelainan pada jaringan otak, ketidakseimbangan zat kimia di dalam otak, ataupun kombinasi dari beberapa faktor penyebab tersebut.

Gejala Epilepsi

Kejang merupakan gejala utama penyakit epilepsi yang terjadi saat timbul impuls listrik pada otak melebihi batas normal. Kondisi tersebut menyebar ke area sekelilingnya, dan menimbulkan sinyal listrik yang tidak terkendali. Sinyal tersebut terkirim juga pada otot, sehingga menimbulkan kedutan hingga kejang.

Tingkat keparahan kejang pada tiap penderita epilepsi berbeda-beda. Ada yang hanya berlangsung beberapa detik dan hanya seperti memandang dengan tatapan kosong, atau terjadi gerakan lengan dan tungkai berulang kali.

Penyebab Epilepsi

Kejang pada penderita epilepsi dapat dipicu karena beberapa kondisi, contohnya stres, kelelahan, atau konsumsi obat. Berdasarkan penyebabnya, epilepsi dapat digolongkan menjadi:

  • Epilepsi idiopatik, yaitu epilepsi yang penyebabnya tidak diketahui.
  • Epilepsi simptomatik, yaitu epilepsi yang terjadi akibat suatu penyakit yang menyebabkan kerusakan pada otak.

Epilepsi bisa terjadi pada semua usia, baik wanita atau pria. Namun, umumnya epilepsi bermula pada usia anak-anak, atau malah mulai pada saat usia lebih dari 60 tahun. Epilepsi merupakan penyakit saraf yang paling banyak terjadi. Berdasarkan data WHO tahun 2018, sekitar 50 juta penduduk di dunia mengalami gangguan ini.

Berikut ini merupakan Obat Tradisional Epilepsi , yang wajib anda coba :

1. Lidah Buaya

Selain dari khasiat lidah buaya untuk kulit, tanaman ini pun mengandung segudang manfaat yang ditawarkan bagi kesehatan. Untuk mengobati epilepsi, siapkan saja 60 gram lidah buaya berikut air sebanyak 600 ml. Mulailah mengupas kulitnya lebih dulu, lalu lanjutkan dengan mencuci dagingnya sampai benar-benar bersih.

Setelah itu, daging lidah buaya inilah yang Anda rebus di dalam air 600 ml tadi sampai mendidih. Ramuan bisa dibiarkan etap mendidih hingga akhirnya berkurang sampai separuhnya. Air rebusan inilah yang bisa diminum oleh si penderita sewaktu masih hangat. Obat dapat diberikan sehari 2 kali, yakni pagi-pagi dan sore hari.

2. Susu Rendah Lemak

Bagi Anda atau orang terdekat yang epilepsinya cukup sering kambuh, cobalah mengonsumsi susu yang kadar lemaknya rendah. Supaya gejala epilepsi dapat berkurang dan membaik, penderita dapat meminum susu yang mengandung elektrolit alami dan kalsium yang begitu tubuh butuhkan. Alasan mengapa tubuh memerlukannya adalah supaya fungsi otot tetap terjaga normal.

Bahkan susu rendah lemak ini bakal turut membantu memengaruhi sirkulasi darah agar tetap normal. Bahkan efek dari bahan ini turut memperbaiki saraf sehingga bekerja secara lebih baik. Susu yang rendah lemak jauh lebih dianjurkan supaya tetap menjaga seluruh kesehatan tubuh Anda karena susu biasa akan mengandung lemak yang cukup tinggi.

(Baca juga: penyebab epilepsi kambuh)

3. Garam Epsom

Seseorang dengan penyakit epilepsi juga sebaiknya melirik garam epsom karena kandungan magnesium sulfatnya sangat tinggi. Studi pun menunjukkan bahwa efektivitas garam ini dalam menurunkan risiko kejang cukup tinggi. Frekuensi kejang yang tadinya cukup sering pun akan berkurang dengan mengonsumsi garam Epsom ini.

Caranya pun cukup mudah, yakni Anda hanya tinggal menyediakan garam Epsom murni yang kemudian dihancurkan sampai menjadi bubuk sampai benar-benar halus. Ambil ½ sendok teh untuk dimasukkan ke 1 gelas jus jeruk atau air putih biasa. Minumlah secara rutin setiap pagi agar epilepsi cepat membaik dan kejang-kejang tidak lagi seintens dulu. Mandi garam Epsom seminggu 2-3 kali pun turut membantu menenangkan saraf.

4. Jeruk Nipis

Selain mampu menjadi obat batuk ampuh, jeruk nipis memiliki banyak kegunaan bagi kesehatan, salah satunya adalah sebagai obat epilepsi. Ini karena jeruk nipis berguna dalam melancarkan sirkulasi darah ke otak dan menormalisasikan kalsium berlebih yang kiranya menjadi pemicu gangguan pada otak.

Untuk menggunakannya, campurkan saja jus jeruk nipis segar 2 sendok makan dengan baking soda ½ sendok teh ke dalam segelas air. Minumlah setiap harinya setiap sebelum tidur secara rutin sampai frekuensi kejang berkurang. Atau, aplikasikan jusnya ke kepala penderita lalu pijat-pijatkan ringan selama beberapa menit yang bisa dilakukan setiap hari sebelum mandi.

5. Yoga

Yoga merupakan latihan fisik yang menawarkan begitu banyak manfaat kesehatan di mana salah satunya adalah merelaksasi tubuh serta pikiran. Ambil kelas Yoga supaya penderita epilepsi cepat merasa baikan karena kombinasi antara mengontrol pernapasan, postur tubuh serta meditasi bakal mengurangi bahaya epilepsi secara efektif.

Gerakan Yoga yang kiranya bisa Anda coba adalah Balasana, Sirsasana, Kapotasana, Nadi Shodana dan juga Camatkarasana. Karena posisi tubuh harus benar ketika waktu praktiknya, sebaiknya Anda tidak mencoba-coba sendiri di rumah berdasarkan video saja. Belajarlah langsung dari sang ahli atau instruktur Yoga yang profesional agar tak berisiko mencederai otot Anda apabila salah gerakan.

6. Akupuntur

Pengobatan tradisional alternatif yang cukup banyak dipercaya dan diandalkan untuk mengatasi berbagai penyakit adalah akupuntur. Pengobatan asli dari Cina ini benar-benar baik dan bermanfaat meski memang pada prosedurnya harus menggunakan jarum. Jarum-jarum khusus akan ditusukkan pada poin tertentu tubuh penderita tergantung dari kondisi atau penyakit apa yang diderita.

Akupuntur merupakan obat yang tak kalah dari obat alami lainnya karena memang mampu meningkatkan aktivitas otak secara lebih baik. Energi positif akan dikirimkan atau dikembalikan menuju otak melalui seluruh tubuh. Demi memperoleh manfaatnya secara maksimal, Anda perlu mendatangi ahli akupuntur profesional supaya penyakit Anda ditangani dengan benar sehingga cepat sembuh.

7. Akar Baru Cina

Untuk menyembuhkan epilepsi, Anda bisa coba menggunakan akar baru cina di mana Anda perlu menyiapkan segenggam akar baru cina beserta gula aren seruas ibu jari dan air sebanyak 4 gelas. Pembuatan ramuan dapat dimulai dengan mengambil akar daun baru cina serta jahe lebih dulu untuk dicuci sampai bersih.

Lanjutkan dengan merebusnya bersama 4 gelas air yang kemudian Anda tunggu sampai airnya mendidih. Rebusan perlu ditunggu mendidih dan berkurang hingga separuh sebelum diangkat. Tunggu dingin sebelum penderita boleh meminumnya, tapi bisa disaring lebih dulu. Konsumsilah sehari 2 kali di mana setiap kali minum 1 gelas saja.

8. Buah Ciplukan

Obat tradisional lainnya yang bisa Anda percaya adalah dengan menggunakan buah ciplukan. Buah ciplukan yang telah matang dan ambil sekitar 8-10 buah saja. Cuci bersih lebih dulu buah ini karena yang bersih tentu jauh lebih aman. Tak usah mengolah atau meramunya menjadi ramuan obat yang terlalu sulit.

Satu-satunya cara yang perlu penderita lakukan adalah memakan langsung buah ini untuk kesehatan yang jauh lebih baik. Mengonsumsi buah ini secara rutin setiap hari akan membantu pemulihan epilepsi secara alami. Frekuensi kejang pun akan otomatis jauh lebih berkurang dengan memakan buah ini; bila Anda ingin membuat jus buah ciplukan pun sangat boleh, disesuaikan dengan selera saja.

9. Bawang Putih

Dalam mengatasi epilepsi, bawang putih termasuk bahan yang tepat karena mengandung anti-inflamasi sekaligus antioksidan yang akan membasmi segala bentuk efek jahat radikal bebas di dalam tubuh. Dengan demikian, sistem saraf yang tadinya terganggu fungsinya bakal jauh lebih membaik. Bahkan daya tahan tubuh pun juga otomatis meningkat.

Campurkan saja ½ cangkir masing-masing air dan susu dan kemudian panaskan hingga mendidih. Tambahkan 4-5 siung bawang putih yang sudah Anda hancurkan ke dalam larutan, teruskan merebus sampai larutan berkurang separuhnya. Sebelum meminumnya, pastikan Anda menyaringnya lebih dulu. Konsumsi secara rutin sehari 1 kali setiap hari akan memaksimalkan hasilnya terlepas dari adanya efek samping bawang putih yang sebetulnya tak berbahaya bila dikonsumsi pada takaran yang tepat.

10. Daun Meniran

Siapkan daun meniran sebanyak 30 gram, berikut juga bahan-bahan pelengkap lainnya seperti daun sambung nyawa sebanyak 7 lembar, gula merah, air 600 ml, daun sambiloto 30 gram, serta daun jinten 30 gram. Seluruh bahan setelah ada yang dicuci bisa dicampurkan, kecuali gula merahnya. Rebus seluruh bahan sampai mendidih dan telah berkurang separuh; saringlah lebih dulu dan tambahkan gula merah sebelum penderita boleh mengonsumsinya. Obat ini akan jauh lebih baik diminum sehari 2 kali untuk menurunkan risiko serangan epilepsi.

11. Minyak Kelapa

Menangani epilepsi secara tradisional tidaklah sulit, Anda bisa juga mengambil minyak kelapa yang kaya akan asam lemak untuk fungsi sel otak jauh lebih baik. Minyak ini berguna untuk menyuplai energi ke sel-sel otak sehingga meredakan gejala epilepsi secara lebih sempurna.

Untuk menggunakannya, Anda bisa mengambil minyak kelapa ekstra virgin sebanyak 1 sendok teh sehari 3 kali. Tingkatkan takarannya menjadi beberapa sendok makan dalam sehari secara bertahap untuk kesembuhan epilepsi yang lebih maksimal. Atau, Anda juga bisa menambahkan minyak kelapa pada beberapa hasil masakan Anda dan konsumsilah setiap hari sampai gejala benar-benar berkurang.

12. Air Kelapa

Selain mampu mendetoksifikasi tubuh dan menawar racun, air kelapa ini bisa dimanfaatkan sebagai obat epilepsi yang ampuh. Karena enak dan segar, maka penderita tak akan merasa seperti sedang minum obat ketika mengonsumsi air kelapa ini. Meminum air kelapa setiap hari secara teratur akan membantu meminimalisir risiko kambuhnya epilepsi.

Pastikan bahwa penderita diberi minum air kelapa hijau secara rutin selama mungkin karena pada dasarnya air kelapa ini akan membuat racun hilang dan terbuang dari dalam tubuh. Tubuh akan jauh lebih segar dan baik berkat air kelapa ini, jadi tak ada salahnya dicoba.

13. Daun Mint

Kalau biasanya daun mint digunakan sebagai penghilang masalah bau mulut, kali ini Anda dapat menjadikannya obat epilepsi tradisional ampuh. Anda bisa dengan mudah mengolah daun mint ini dengan cara merebusnya; air rebusan inilah yang bisa Anda konsumsi setiap hari agar gejala yang terjadi bisa berkurang dan jauh lebih membaik.