Obat Telinga Berair Tradisional

Obat Telinga Berair Tradisional

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Obat Memar Tradisional , Penyebab Penyakit Kuning , Obat Tradisional Bisul , Gejala Penyakit Parkinson , Obat Tradisional Anyang Anyangan , Gejala Sakit Maag , Obat Telinga Berair Tradisional , Kenali Penyakit Jantung , Obat Tradisional Kaki Bengkak , Penyakit Kawasaki , Obat Gatal Biduran Tradisional , Penyakit Usus Buntu

Obat Telinga Berair Tradisional

Congek atau curek merupakan situasi dimana telinga berair yang disebabkan berbagai faktor, yaitu infeksi atau peradangan pada lubang telinga luar atau infeksi telinga tengah.

Infeksi telinga luar, pada banyak kasus, penyebabnya karena terlalu sering membersihkan telinga dengan menggunakan kapas telinga atau benda tajam lain seperti peniti, jepitan rambut dan lain-lain. Penggunaan benda berdampak terjadinya luka di kulit lubang telinga, atau bahkan yang paling fatal mengakibatkan robeknya gendang telinga.

Luka tersebut dapat terinfeksi dan terkontaminasi dengan air yang masuk dari luar telinga, menyebabkan kondisi telinga berair.

Telinga berair juga dapat disebabkan pecahnya gendang telinga karena tekanan dalam rongga telinga tengah akibat proses infeksi. Ini biasanya disebabkan infeksi saluran pernapasan atas yang berulang. Setelah gendang telinga pecah, cairan nanah mengalir keluar ke lubang telinga. Nah berikut ini kami akan memberikan anda apasaja sih Obat Telinga Berair Tradisional , bagi anda yang penasaran , yuk simak ulasannya berikut ini.

1. Bawang Merah

Telinga yang mengeluarkan air atau nanah pastinya akan sangat mengganggu dan bumbu dapur seperti bawang merah yang mudah didapat ini bisa digunakan. Terlepas dariefek samping bawang merah, bahan ini dapat menyembuhkan telinga berair secara efektif, khususnya yang sudah terkena infeksi.

  • Caranya: Sediakan sesiung bawang merah kecil dan ambil saja ekstraknya langsung di mana setelah itu Anda panaskan ekstrak jus bawang merah. Yang paling Anda butuhkan adalah ekstrak jus bawang merah hangat yang kemudian Anda bisa teteskan ke dalam telinga sebanyak 2-3 tetes saja. Tunggulah 5 menit sebelum kepala Anda miringkan untuk membuat cairan keluar dengan sendirinya. Sehari Anda bisa menggunakan obat ini 2-3 kali.

2. Daun Kemangi

Daun kemangi merupakan salah satu obat alami juga yang bisa dijadikan obat ampuh dalam mengatasi berairnya telinga Anda. Meski bagus dan efektif dijadikan solusi dalam berbagai masalah kesehatan, Anda juga perlu memerhatikan efek samping daun kemangi bagi wanita dan kesehatan.

  • Caranya: Siapkan 4 atau 5 lembar daun kemangi di mana Anda dapat mencucinya lebih dulu sampai menyeluruh, lalu Anda dapat melumatkannya hingga benar-benar lembut. Hasil lumatan daun kemangi inilah yang dapat Anda ambil ekstrak jusnya dengan memeras. Sama seperti ekstrak jus bawang merah, Anda perlu memanaskannya lebih dulu supaya hangat saat dipakai. Pakailah pipet untuk meneteskan 2-3 tetes ke dalam telinga yang berair; sehari 2 kali adalah aturan pemakaian yang dianjurkan.

3. Minyak Neem

Minyak yang juga dikenal dengan nama Margosa ini adalah minyak yang diambil dari tanaman atau daun neem. Meski namanya kurang santer terdengar, namun minyak ini memiliki banyak manfaat dan sangat tinggi efektivitasnya sebagai solusi dari telinga berair.

  • Caranya: Ambil beberapa tetes minyak neem untuk bisa diteteskan 2-3 tetes ke dalam telinga yang berair. Untuk melakukannya, akan jauh lebih mudah bila Anda menggunakan pipet, lalu tunggulah sekitar 10-15 menit sebelum kepala Anda miringkan untuk membuang cairan. Dalam sehari, Anda bisa melakukannya 2-3 kali untuk hasil paling maksimal dan rasa sakit yang berkurang.

4. Bawang Putih

Meski ada bahaya bawang putih mentah yang mungkin cukup mengkhawatirkan bagi kita yang hendak memakainya, sebetulnya bawang putih adalah bumbu dapur yang sangat berkhasiat. Sifat antibiotik di dalamnya cukup besar sehingga dapat melawan infeksi.

  • Caranya: Siapkan 2-3 siung bawang putih yang bisa kemudian Anda cuci bersih dulu sebelum kemudian dihancurkan untuk mengestrak jusnya yang masih segar. Pakailah pipet untuk meneteskannya langsung ke dalam telinga sebanyak 3-4 tetes. Keringkan telinga setelah 5 menit; cara ini bisa diulang sebanyak 2 kali dalam sehari selama beberapa hari sampai telinga tak berair lagi.

5. Kompres Hangat

Obat alami lainnya yang bisa Anda gunakan dengan mudah dan ampuh adalah kompres hangat. Selain kompres hangat ini bisa menjadi obat kesemutan yang efektif, Anda bisa menjadikannya sebagai obat telinga berair dan infeksi. Hal ini dibutuhkan untuk mengeluarkan cairan secara alami.

  • Caranya: Siapkan air panas di dalam sebuah wadah seperti baskom, lalu siapkan pula kain atau handuk yang bisa dicelup ke dalamnya saat air sudah cukup hangat. Peras sisa air berlebihnya dan lap basah hangat ini dapat Anda tempelkan atau tempatkan di telinga Anda selama 5 menit. Miringkanlah kepala bila sudah lewat 5 menit supaya cairan bisa keluar. Istirahatkan tubuh Anda setelah melakukan metode pengobatan ini.

6. Cuka Putih dan Alkohol

Ada sifat antibakteri di dalam cuka putih sehingga memang bahan ini menjadi salah satu andalah di kala Anda mengalami telinga berair. Infeksi yang terjadi di bagian telinga tengah akan teratasi secara lebih maksimal. Selain cuka putih, mengombinasikan dengan alkohol juga sangat baik karena alkohol mampu dimanfaatkan sebagai pengering yang membuat penumpukan cairan menguap dari dalam telinga.

  • Caranya: Sediakan cuka putih bersama dengan alkohol yang bisa Anda campur sampai rata. Setelah itu, cairan bisa Anda masukkan ke dalam pipet di mana pipet tersebutlah yang bisa Anda gunakan sebagai alat tetes. Teteskan solusi ini ke dalam telinga dengan cara berbaring lebih dulu di mana telinga yang akan diteteskan menghadap ke atas. 2-4 tetes saja sudah sangat cukup dan setelah itu Anda dapat menunggu selama 10 menit. Miringkan kepala supaya cairan dapat keluar; ulangi pengobatan ini sehari 2 kali setiap hari.