Categories
Tentang Pengobatan Tentang Penyakit

Mengobati Liver Dengan Bahan Alami

Mengobati Liver Dengan Bahan Alami

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan , , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Pengobatan Batu Empedu Secara Alami , Fakta Kesehatan Makanan Fermentasi , Makanan Penguat Daya Tahan Tubuh , Tanda Tanda Tekanan Darah Tinggi , Alasan Membuatmu Disukai Nyamuk , Makanan Berpotensi Keracunan , Cara Memasak Yang Berbahaya , Cara Mengeluarkan Dahak Dengan Mudah , Makanan Yang Memicu Asam Lambung , Cara Mengatasi Masuk Angin , Makanan Sehat Yang Membahayakan , Mengobati Liver Dengan Bahan Alami
Mengobati Liver Dengan Bahan Alami
Seperti yang kita ketahui, penyakit hati/liver adalah menurunnya/tidak berfungsinya organ hati yang diakibatkan adanya infeksi. Infeksi tersebut terjadi karena adanya bakteri atau virus. Penyakit hati sering juga di sebut dengan penyakit liver, hepatitis atau sering kita sebut juga sebagai penyakit kuning, karena gejala awal penyakit hati yang lebih dominan adalah terlihatnya perubahan bola mata dan kulit yang berubah menjadi kuning. Maka dari itu, jika anda, anak atau bahkan saudara anda yang memiliki gejala seperti berikut segeralah lakukan pengobatan dengan tepat. Dan inilah kabar gembira untuk anda, telah hadirnya obat herbal gangguan hati rekomendasi para ahli. Berikut adalah Cara Mengobati Liver Dengan Bahan Alami :

1. Daun pegagan (Centella asiatica)

Daun pegagan (Centella asiatica) yang biasa kita temui di pekarangan yang lembab, mengandung asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahminoside, brahmic acid, madasiatic acid, meso-inositol, centellose, carotenoids, garam-garam mineral seperti garam, kalium, natrium, magnesium, kalsium, besi, vallerine, zat samak. Senyawaan glikosida triterpenoida yang disebut asiaticosida dan senyawaan sejenis, mempunyai khasiat anti lepra (Morbus Hansen). Daun pegagan (Centella asiatica) memiliki efek hepatoprotektor pada penderita hepatitis dengan kandungan asiatikoside yang mekanismenya untuk meningkatkan perbaikan dan penguatan sel hati, selain itu asiatikoside juga berfungsu sebagai penangkap radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel, Selain itu dan pegagan juga berfungsi untuk meregenerasi sel-sel liver yang rusak dan mengembalikannya menjadi sel-sel yang sehat.

2. Kunyit (Curcuma Domestica)

Kunyit (Curcuma Domestica) memiliki manfaat untuk mengatasi peradangan dan pembengkakan. Rimpang kunyit juga diketahui memiliki kandungan minyak atsiri sekitar 6% yang terdiri dari golongan senyawa monoterpen dan sesquiterpen ((meliputi zingiberen, alfa, turmerone), zat warna kuning yang disebut kurkuminoid sebanyak 5% (meliputi kurkumin 50-60%, modesmetoksikurmumin dan bidesmetoksikurkumin), protein, fosfor, kalium, besi,dan vitamin C.

Kunyit digunakan sebagai obat anti gatal, anti septik, dan anti kejang serta mengurangi pembengkakan selaput lendir mulut. Kunyit dikonsumsi dalma bentuk perasan yang disebut dengan filtrat, juga diminum sebagai ekstral yang digunakan sebagai salep untuk mengobati bengkak dan terkilir. Kunyit berkhasiat untuk menyembuhkan hidung yang tersumbat dengan cara membakar kunyit dan menghirupnya.

3. Temulawak (Curcuma xathoriza)

Temulawak (Curcuma xathoriza) curcumin yang berawal dari ekstrak temulawak bermanfaat sebagai pelindung liver dan memperkuat sel-sel liver serta berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Temulawak merupakan tanaman rimpang yang berasal dari temu-temuan. Temualawak mengandung curcumin yang memiliki khasiat alami sebagai anti inflamasi (anti radang) dan anti hepatotoksik yang berguna untuk melindungi kesehatan hati.

4. Sambiloto (Andrographis paniculata)

Sambiloto (Andrographis paniculata) mengandung zat andrographolid yang menyebabkan dan menimbulkan rasa pahit pada daun sambiloto. Fungsi dan zat andrographolid adalah untuk merusak sel tumor dan meningkatkan daya tahan tubuh. Daun sambiloto juga efektif untuk mengatasi infeksi dan merangsang fagositosis yaitu kemampuan sel dalam bekerja membunuh benda asing seperti bakteri, virus yang masuk dalam tubuh, sehingga mampu meningkatkan daya tahan tubuh dari berbagai sumber penyakit.

5. Bawang Putih

Bawang putih memiliki sneyawa alami seperti allicin dan selenium yang berguna dalam proses pembersihan hati dan melindungi hati dari kerusakan racun. Selain itu juga berfungsi untuk membantu mengaktifkan enzim dalam hati yang membantu untuk mengeluarkan racaun dalam tubuh. Bawang putih juga berfungsi utnuk mengurangi kolesterol dan trigleseria yang dapat membebani hati dan menghambat fungsi hati.

6. Anggur

Anggur memiliki sumber vitamn C, Pektin dan aktioksidan yang baik untuk membantu proses pembersihan hati secara alami. Glutathione dan antioksidan yang dimiliki oleh anggir juga mampu menetralisir radikal bebas dan mendetoksifikasi hati. Glutathione membantu dalam proses detoktifikasi logam berat. Selain itu naringenin flavonoid dalam anggur membantu memecah lemak penyebab kerusakan pada hati.

7. Umbi Bit

Umbi buah bit memiliki manfaat yang baik untuk membersihkan dan mendukung fungsi hati. Umbi Bit juga memiliki kandungan Flavonoid dan kandungan beta-karoten. Senyawa tersbeut mampu membantu merangsang dan meningkatkan fungsi hati secara keseluruhan, selain itu juga berfungsi untuk pemurni darah secara alami.

8. Lemon

Lemon mengandung senyawa antioksidan D-Limonene yang mampu mengaktifkan enzim dalam hati untuk proses detoksifikasi. selain itu, kandungan vitamin C yang tinggi mampu membantu hati untuk menghasilkan lebih banyak enzim untuk membantu melancarkan proses pencernaan. Selain itu lemon juga mampu meningkatkan penyerapan mineral oleh hati.

9. Green Tea

Dengan rutin minum teh hijau setiap hari mampu membantu mengeluarkan racun dan timbunan lemak dalam tubuh sekaligus untuk meningkatkan radiasi. Berdasarkan sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of Obesity tahun 2002 menemukan bahawa katekin dalam teh mampu membantu merangsang katabolisme lipid dalam hati. Green tea juga mampu melindungi hari dari kerusakan yang berasal dari alkohol.

10. Alpukat

Alpukat mengandung senyawa glutathione yang dibutuhkan oleh hati untuk membersihkan racun berbahaya. Alpukat mengandung banyak mineral, vitamin dan nutrisi yang mampu mendukung kesehatan hati dan membantu memecahkan lemak.

11. Apel

Apel merupakan sumber pektin terbesar, serat larut yang mampu membantu mengeluarkan racaun dari saluran pencernaan dan kolesterol dari darah yang berfungsi mencegah hati bekerja terlalu keras. Apel mengandung asam matat yang berfungsi sebagai pembersih alami dan menghilangkan karsinogen dan racun dalam darah.

12. Buah kenari

Tingginya kandungan asam amino l-arginin pada buah kenari mampu membantu proses detoksifikasi pada hati. Selain itu kandungan glutathione dan asam lemak omega-3 mampu membantu proses pembersihan hati secara alami.

13. BrokoliBrokoli termasuk jenis sayuran yang bermanfaat untuk mendukung proses pembersihan hati secara alami. Brokoli kaya akan senyawa glucosinolates yang mampu membantu karsinogen flush dan racun dalam tubuh. Brokoli juga mengandung lemak-larut vitamin E yang penting untuk membantu fungsi hati.