Menghilangkan Keloid Secara Alami

Menghilangkan Keloid Secara Alami

Image result for Keloid

Jumlah kelahiran melalui prosedur sesar meningkat di sebagian besar negara selama bertahun-tahun. Namun, prosedur ini memungkinkan Anda memiliki bekas luka yang mengganggu penampilan. Bekas luka ini, jika tidak diatasi dengan tepat bisa menjadi keloid lho. Tapi tenang dulu , terdapat cara menyembuhkan keloid dengan menggunakan bahan alami. keloid adalah jenis bekas luka yang terangkat. Keloid terjadi saat kulit telah sembuh setelah cedera dan dapat tumbuh menjadi lebih besar dari cedera asli yang menyebabkan bekas luka jelas terlihat.

Apa pun yang dapat menyebabkan bekas luka bisa memicu terjadinya keloid. Ini termasuk terbakar, cedera akibat prosedur operasi yang dirawat dengan kurang tepat, atau jerawat parah.

Keloid juga dapat berkembang setelah Anda mendapatkan tindik badan atau tato Keloid kadang muncul 3 bulan atau lebih setelah kulit Anda terluka. Beberapa terus tumbuh selama bertahun-tahun setelah luka sembuh. Nah berikut ini kami akan mengajari anda cara Menghilangkan Keloid Secara Alami .

1. Madu

Madu sudah dipercaya khasiatnya sejak dahulu kala, madu yang dihasilkan oleh binatang lebah yang diperoleh dari sari bunga ini dipercaya mampu menghilangkan keloid secara alami, dengan cara dioleskan secara rutin ke keloid setelah keloid dibersihkan. Tentu saja agar metode ini dapat berjalan lancar, berhasil maka keaslian dari madu yang digunakan tentu harus dapat dipertanggungjawabkan.

Namun apabila yang terjadi sebaliknya, yakni madu yang digunakan tanpa diketahui ternyata adalah madu palsu, tentu ini bisa semakin memperburuk kondisi.

2. Baking Soda

Tidak hanya berfungsi sebagai bahan tambahan dalam pembuatan kue saja, ternyata baking soda juga bisa digunakan dalam rangka pengobatan alami pada keloid. Sifat dari baking soda ini adalah dapat membantu kulit untuk dapat mengelupas, dengan ini dipercaya juga mampu untuk mengurangi ukuran dari keloid pada kulit atau mampu mengecilkannya. Dalam pemakaiannya baking soda dapat diaplikasikan dengan hidrogen peroksida. Kedua bahan ini kemudian dicampurkan hingga kemudian membentuk adonan pasta. Nah adonan pasta inilah yang kemudian bisa digunakan pada kulit untuk dioleskan secara rutin pada area kulit keloid.

3. Lemon

Buah yang satu ini memang lebih banyak dikenal sebagai bahan untuk pembuat minuman. Namun fungsinya sebagai antioksidan maupun buah yang mengandung vitamin C yang dapat meningkatkan kekebalan pada tubuh juga sudah tersebar luas. Manfaat yang bisa diperolah kulit dari vitamin C lemon adalah dapat mencerahkan kulit, sehingga tak jarang juga lemon menjadi kandungan dari bahan-bahan pembuatan kosmetik dengan pengekstrakan tertentu sebelumnya.

Lemon juga bisa menimbulkan efek membantu pengelupasan kulit dengan membantu mengurangi sel-sel kulit mati pada kulit sehingga kulit bisa semakin sehat. Selain itu, pada keloid juga bisa terangkat dengan pemberian air perasan lemon secara terus menerus. Lemon ini juga berfungsi mencegah terjadinya pigmentasi yang berlebihan pada kulit, sehingga membantu mempertahankan warna kulit tetap cerah atau tidak menggelap meskipun dalam masa penyembuhan atau sebelum mati atau kulit tidak sehat.

4. Lidah Buaya

Meskipun jarang dilirik sebagai bahan untuk pengobatan, tapi tanaman yang cara pemeliharaannya tergolong cukup mudah ini memiliki kandung zat-zat yang juga bisa membantu proses peremajaan kulit. Vitamin, Enzim dan mineral yang terdapat didalamnya dibutuhkan oleh kulit apalagi zat-zat yang terkandung dalam lidah buaya juga bisa membantu melembabkan. Bila terjadi peradangan, tanaman ini juga dapat difungsikan untuk membantu menormalkan kulit, cukup kupas ujung dari tanaman ini, karena yang digunakan adalah air atau gel yang terdapat didalam lidah buaya, yang pemakaiannya cukup dioleskan ke keloid secara teratur.