Categories
Tentang Kesehatan Tentang Pengobatan

Manfaat Terapi Lintah

Manfaat Terapi Lintah

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Makanan Yang Mengandung Vit C Tinggi , Makanan Kaya Serat Alami , Infeksi Saluran Kencing , Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh , Bahaya Kafein , Cara Menghilangkan Bekas Luka , Cara Merawat Lensa Kontak , Pertolongan Pertama Untuk Luka Bakar , Penyakit Paling Mematikan di Dunia , Ciri Ciri Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya , Cara Menghilangkan Mata Panda , Penyebab Menstruasi Tidak Lancar , Manfaat Terapi Lintah , Risiko Ciuman Bibir , Tanda Tubuh Kekurangan Gizi
Manfaat Terapi Lintah

Apakah anda pernah mencoba terapi lintah? Melihat terapi lintah mungkin akan sedikit menjijikan bagi sebagian orang. Lintah adalah mahluk yang berlendir dengan bentuk tipis dan kecil, namun ketika menghisap darah maka tubuh lintah akan berkembang. Lintah banyak ditemukan di rawa berair dan hutan. Ketika lintah menempel ke kulit manusia maka lintah akan menghisap darah dan tidak mudah dilepaskan. Namun terapi menghisap darah dengan lintah telah dikembangkan sejak jaman kuno. Darah yang ditarik atau di hisap oleh lintah adalah jenis darah kotor yang menyebabkan penyakit untuk tubuh. Dengan alasan ini maka sekarang terapi lintah banyak diteliti dan digunakan sebagai pengobatan tradisional dan medis. Tapi, jika anda ingin mencoba untuk terapi lintah sebaiknya dilakukan oleh ahlinya saja. Nah berikut ini kami akan memberitahukan anda apasaja Manfaat Terapi Lintah :

Lintah yang khusus digunakan untuk pengobatan, umumnya mengeluarkan air liur yang mengandung lebih dari 100 jenis protein saat mengisap darah, meski baru beberapa yang teruji dapat menyembuhkan. Protein inilah yang memiliki efek medis, seperti memperlancar peredaran darah, meredakan nyeri, hingga efek antiperadangan dan antimikroba.

  • Melancarkan peredaran darah dan mencegah penyumbatan
    Air liur lintah bersifat antikoagulan (mencegah penggumpalan darah) sehingga darah yang disedot tidak menggumpal. Peptida dan protein yang dikeluarkan lintah juga dipercaya dapat mencegah penyumbatan pembuluh darah.
    Banyak tindakan bedah plastik dan bedah mikro yang memanfaatkan terapi lintah karena dua manfaat tersebut. Terapi lintah dapat menjaga peredaran darah ke lokasi luka untuk membantu proses pemulihan. Tindakan bedah yang menggunakan terapi lintah misalnya operasi melekatkan jari yang putus, dan operasi rekonstruksi hidung, bibir, telinga, atau kulit kepala. Walau demikian, efektivitas dan keamanan terapi lintah sebagai antikoagulan masih perlu dikaji lebih dalam.
  • Membantu mencegah penyakit kardiovaskular dan pembuluh darah
    Terapi lintah yang diketahui sangat efektif melancarkan peredaran darah sekaligus mencegah sumbatan pembuluh darah, menjadikan lintah banyak dimanfaatkan untuk mengobati gangguan sirkulasi darah dan  penyakit kardiovaskular. Selain itu, air liur lintah diduga memiliki efek antinyeri, antiperadangan, dan dapat melebarkan pembuluh darah.
    Air liur lintah kini banyak digunakan sebagai campuran obat tekanan darah tinggi, wasir, varises, dan gangguan kulit. Hal ini dikarenakan efek protein pada lintah yang dapat mencegah sumbatan pembuluh darah, dan membantu menghancurkan sumbatan di pembuluh darah sehingga melancarkan aliran darah pada bagian yang terganggu.
  • Menghindari komplikasi pada penderita diabetes
    Diabetes memiliki risiko komplikasi, termasuk gangguan pembuluh darah yang memungkinkan terhambatnya darah mengalir ke tangan, kaki, serta jari-jarinya. Hal ini dapat menyebabkan jaringan mati, yang merupakan salah satu alasan dilakukannya tindakan amputasi pada penderita diabetes.
    Studi menunjukkan, terapi lintah dapat bermanfaat mencegah hal ini. Karena terapi lintah mampu memperbaiki sirkulasi darah sehingga aliran darah dapat mencapai lokasi jaringan, tanpa menimbulkan risiko sumbatan. Peneliti dalam studi terkini mengungkapkan bahwa empat lintah pada tiap sesi terapi dapat menekan risiko amputasi.
  • Membantu mencegah proses penuaan
    Selain diyakini dapat membantu mempercepat proses penyembuhan setelah operasi plastik, terapi lintah juga dimanfaatkan sebagai proses perawatan antipenuaan karena memiliki kandungan antioksidan. Hal tersebut yang kemudian dapat membuat seseorang merasa lebih segar. Akan tetapi efektivitas efek terapi lintah pada penyakit terkait penuaan secara umum masih belum banyak diteliti secara klinis.
  • Meredakan nyeri pada penderita osteoarthritis
    Osteoarthritis adalah gangguan sendi di mana tulang rawan mengalami kerusakan. Saat tulang rawan mengalami kerusakan, gesekan antartulang terjadi sehingga penderita merasakan nyeri. Penelitian membuktikan bahwa terapi lintah mengurangi nyeri dan kaku yang dirasakan penderita osteoarthritis.
    Dugaan peneliti, air liur lintah mengandung beberapa zat bersifat anestesi, yang mampu membantu mengurangi nyeri. Sifat antiinflamasi pada air liur lintah juga membantu mengurangi peradangan, sehingga pembengkakan sendi berkurang.

Pertimbangkan Risikonya
Terapi lintah banyak dipilih karena relatif mudah dilakukan dan risiko efek sampingnya terbilang kecil. Meski demikian, terapi lintah juga memiliki risiko yang harus dipertimbangkan baik untuk terapi medis ataupun untuk prosedur kecantikan.

Yang pertama harus diperhatikan adalah jenis lintah yang digunakan. Walau dinamakan terapi lintah, namun yang digunakan bukanlah lintah liar yang ada di lingkungan bebas. Lintah yang digunakan harus jenis Hirudo khusus pengobatan, disimpan dalam air bersih yang sudah diberikan klorin, dan harus berada dalam suhu 5-27°C. Kemudian, lintah juga harus terlindungi dari paparan langsung sinar matahari.

Selain itu, perlu diingat bahwa tidak semua orang bisa menjalani terapi lintah. Bagi Anda yang mengalami kondisi berikut, sebaiknya menghindari terapi ini.

  • Memiliki penyakit pembekuan darah, misalnya hemofilia, sehingga berisiko mengalami perdarahan berkepanjangan setelah terapi lintah.
  • Memiliki anemia kronis.
  • Alergi terhadap protein lintah.
  • Sedang hamil.
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Terapi lintah juga memiliki risiko infeksi bakteri. Karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai penggunaan terapi lintah, termasuk untuk prosedur kecantikan, jika tertarik ingin mencobanya. Sebelum memanfaatkan terapi lintah, tanyakan pada dokter lebih dulu mengenai efektivitas dan keamanannya. Pastikan juga terapi lintah dilakukan oleh tenaga medis yang profesional.

Terapi lintah mungkin memiliki beragam manfaat, namun jangan terburu-buru melakukannya. Selalu konsultasikan dahulu dengan dokter dan pilih lokasi terapi yang direkomendasikan.