Categories
Tentang Pengobatan

Manfaat Biji Kalonji Untuk Kesehatan

Manfaat Biji Kalonji Untuk Kesehatan

Tahukah kamu? Tanpa kita sadari, biji Nigella sativa atau kalonji ini sering kita temui, lho! Kalonji lebih dikenal dengan sebutan jintan hitam. Biji ini bisa digunakan sebagai obat penumbuh rambut alami, lho!

Di beberapa negara Asia, biji ini telah digunakan untuk pengobatan tradisional yang dapat mengatasi beberapa keluhan, seperti batuk, sakit kepala, diabetes, asma, infeksi, dan tekanan darah tinggi. Mau tahu manfaat lengkapnya? Simak Manfaat Biji Kalonji Untuk Kesehatan di bawah ini.

1. Membantu menurunkan kolesterol

5 Manfaat Biji Kalonji untuk Kolesterol Hingga Kanker, Cobain Yuk!

Kamu pasti sudah familiar dengan kolesterol. Ini adalah zat lemak yang terdapat di seluruh tubuh.

Tapi, akan menjadi masalah jika jumlahnya berlebihan dan menumpuk dalam darah, sehingga dapat memicu penyakit jantung. Namun, jangan khawatir! Kalonji dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

Berdasarkan kesimpulan dari 17 penelitian menemukan bahwa suplementasi dengan kalonji dapat menurunkan kolesterol. Penelitian ini juga dilakukan pada 94 orang penderita diabetes dan menghasilkan temuan serupa.

Dengan 2 gram kalonji setiap hari selama 12 minggu dapat mengurangi kadar kolesterol. Tertarik mencoba?

2. Membunuh bakteri penyebab penyakit

5 Manfaat Biji Kalonji untuk Kolesterol Hingga Kanker, Cobain Yuk!

Bakteri dapat menyebabkan infeksi berbahaya, mulai dari infeksi telinga hingga pneumonia. Beberapa penelitian menemukan bahwa kalonji memiliki sifat antibakteri dan efektif dalam melawan bakteri tertentu.

Beberapa penelitian dilakukan untuk membuktikan manfaat kalonji, seperti sebuah studi yang menerapkan kalonji topikal pada bayi dengan infeksi kulit stafilokokus. Hasilnya, ditemukan bahwa kalonji sama efektifnya dengan antibiotik standar yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri.

3. Mengatur gula darah

5 Manfaat Biji Kalonji untuk Kolesterol Hingga Kanker, Cobain Yuk!

Gula darah yang tinggi dapat menimbulkan efek negatif, seperti meningkatkan rasa haus, penurunan berat badan yang tidak disengaja, kelelahan, dan kesulitan berkonsentrasi. Jika dibiarkan dalam jangka panjang, gula darah tinggi dapat menyebabkan konsekuensi yang lebih serius, seperti kerusakan saraf, perubahan penglihatan, dan penyembuhan luka yang lambat.

Penelitian yang dilakukan pada 94 orang dengan gula darah tinggi dan mengonsumsi kalonji setiap hari selama tiga bulan. Hasilnya, kalonji dapat mengurangi gula darah secara signifikan dan mencegah resistensi insulin.

4. Mengurangi peradangan

5 Manfaat Biji Kalonji untuk Kolesterol Hingga Kanker, Cobain Yuk!

Dikutip dari laman Healthline, peradangan adalah respons imun normal yang dapat membantu melindungi tubuh dari cedera dan infeksi. Namun, akan berbeda bila peradangan tersebut kronis, yang dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung.

Penelitian yang dilakukan pada 42 orang dengan rheumatoid arthritis yang diharuskan mengonsumsi 1.000 mg minyak kalonji setiap hari selama delapan minggu terbukti dapat mengurangi tanda-tanda peradangan dan stres oksidatif. Penelitian tabung juga dilakukan dan menunjukkan bahwa thymoquinone yang merupakan senyawa aktif di kalonji dapat membantu mengurangi peradangan pada sel kanker pankreas.

5. Melawan kanker

5 Manfaat Biji Kalonji untuk Kolesterol Hingga Kanker, Cobain Yuk!

Kalonji kaya akan antioksidan, yang membantu menetralisir radikal bebas berbahaya dan dapat mengembangkan penyakit seperti kanker. Senyawa aktif pada kalonji, thymoquinone, memiliki potensi anti-kanker.

Studi tabung lain juga menunjukkan bahwa kalonji dan komponen di dalamnya, efektif terhadap beberapa jenis kanker seperti kanker pankreas, paru-paru, leher rahim, prostat, kulit, dan usus besar. Namun, masih belum ada bukti tentang efek anti-kanker dari kalonji pada manusia.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memeriksa apakah kalonji memang memiliki manfaat untuk melawan kanker ketika digunakan sebagai rempah-rempah atau dikonsumsi sebagai suplemen.