Makanan Yang Buruk Untuk Jantung

Makanan Yang Buruk Untuk Jantung

Penyakit jantung yang diidap seseorang bisa dipiccu banyak hal. Makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari juga bisa berbahaya bagi kesehatan jantung kalau tidak diketahui.

Istilah penyakit jantung sering digunakan secara bergntian dengan istilah penyakit kardiovaskuler. Penyakit kardiovaskuler umumnya mengacu pada kondisi yang melibatkan penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah yang dapat menyebabkan serangan jantung, nyeri dada, atau stroke. Berikut ini dalah daftar Makanan Yang Buruk Untuk Jantung.

1. Burger cepat saji

Seperti yang sudah diketahui makanan cepat saji memang tidak direkomendasikan untuk kesehatan tubuh. Lemak jenuh yang terkandung di makanan cepat saji memang menjadi masalah tersendiri untuk tubuh. Terlebih lagi burger cepat saji yang mengandung banyak lemak jenuh. Seperti yang dikutip dari Time, Dr. Regina Druz, Profesor Kardiologi di Hofstra University, lemak jenuh hewani ketika dikombinasikan dengan karbohidrat memiliki dampak efek merusak kesehatan jantung. Memilih burger cepat saji mungkin akan menjadi pilihan buruk untuk kesehatan jantungmu. Daripada membelinya lebih baik kamu membuatnya sendiri rumah.

2. Diet soda

Walaupun namanya diet soda ternyata minuman ini malah bisa membuat obesitas dan berisiko terkena penyakit jantung. Selama ini mungkin kamu berpikir kalau diet soda ini bebas lemak dan kalori tapi kenyataannya nggak begitu. Beberapa penelitian malah menyebutkan orang yang terbiasa minum diet soda mempunyai kecenderungan mengonsumsi protein lebih banyak lho. Bahan kimia di dalam diet soda juga memiliki kecenderungan untuk meningkatkan berat badan.

3. Kue kering

Sebenarnya bukan nggak boleh makan kue kering atau cookies tapi lebih baik untuk mengurangi. Apalagi kalau kamu sering mengonsumsi kue kering dan cookies kemasan. Kue kering ini biasanya penuh dengan gula dan lemak jenuh yang berasal dari mentega, minyak sawit, atau lemak trans yang berbahaya untuk kesehatan jantung.

 

4. Daging yang sudah diproses

Daging yang sudah diproses di sini maksudnya adalah sosis, kornet, dan lainnya. Jenis daging ini memang sudah jadi makanan sehari-hari karena cara memasaknya yang mudah dan cepat. Tapi sadar nggak sih kalau sosis dan lainnya ini memiliki kadar garam yang cukup tinggi. Untukmu yang memiliki tekanan darah tinggi cobalah untuk mengurangi atau berhenti sama sekali mengonsumsi daging-daging yang sudah diproses.

5. Makanan yang digoreng

Siapa yang punya kebiasaan sarapan dengan gorengan? Pasti banyak nih yang memilih jalan praktis mengonsumsi gorengan untuk sarapan. Padahal makanan yang digoreng ini sangat nggak baik untuk kesehatan jantung lho. Walaupun rasanya enak, gorengan ini bisa menganggu fungsi jantung. Metode penggorengan konvensional menghasilkan lemak trans yang telah terbukti meningkatkan jenis kolestrol buruk. Kalau ingin tetap mengonsumsi gorengan coba deh buat sendiri dan pilih minyak zaitun atau kelapa untuk menggoreng.

6. Jus siap minum

Lagi-lagi karena kemudahannya banyak juga yang akhirnya mengonsumsi jus siap minum. Padahal di dalam sekotak jus buatan ini banyak gula yang terkandung di dalamnya. Sebuah penelitian di Amerika menyebutkan kalau tambahan gula lebih banyak ditemukan di minuman daripada makanan siap saji. Jadi sebisa mungkin hindari minum jus kemasan ya ShopBackers!

7. Margarine

Margarine atau mentega ternyata malah lebih banyak meningkatkan risiko penyakit jantung lho. Lemak jenuh yang dihasilkan mentega ini ternyata termasuk lemak trans yang berisiko meningkatkan penyakit jantung pada seseorang. Jika kamu masih ingin menggunakan mentega coba deh pilih margarine yang terbuat dari lemak hewan. Kalau ingin lebih sehat coba ganti semua margarine atau mentegamu dengan minyak zaitun.

Ayo seberapa banyak nih kamu mengonsumsi makanan yang buruk untuk jantung ini setiap harinya? Kalau ternyata kamu cukup sering mengonsumsi makanan-makanan ini ada baiknya untuk mengurangi ya. Ingat ya sakit jantung ini bukan hanya bisa menyerang orang yang sudah berumur, jadi kamu harus lebih wasapada lagi sama penyakit satu ini.