Categories
Makanan Kesehatan Tentang Kesehatan

Makanan Penambah Darah

Makanan Penambah Darah

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Penambah Trombosit Super , Makanan Yang Mengandung Sodium Tinggi , Makanan Penurun Gula Darah , Cara Mencegah Tipes , Efek Kebanyakan Minum Kopi , Cara Mengatasi Stress , Buah Buahan Yang Mengandung Vitamin B , Makanan Penambah Darah , Makanan Rendah Kolesterol Jahat
Makanan Penambah Darah

Jangan remehkan jika tubuh Anda kekurangan darah. Terutama bagi wanita yang sedang diet, tingkat penurunan darah lebih besar karena tidak banyak memperoleh nutrisi. Sel darah merah (haemoglobin) berperan sangat penting untuk kesehatan, karena darah yang mengangkut zat makanan dan oksigen. Jika kekurangan darah, bisa mengalami anemia yang gejala awalnya seperti lemah, lesu dan lelah.

Jika kekurangan haemoglobin, jangan buru-buru minum suplemen penambah darah. Sebagai langkah awal mengatasi kurang darah, Anda bisa memilih cara yang lebih alami yaitu dengan mengonsumsi makanan sehat. Berikut ini kami akan memberikan anda informasi seputar Makanan Penambah Darah :

Makanan Penambah Darah Dari Buah-Buahan

Makanan penambah darah dari buah-buahan cukup asik untuk dinikmati, buah adalah salah satu jenis yang dapat menambah darah anda dengan mudah. Buah-buahan tertentu bisa untuk menaikkan sel-sel darah merah, untuk atasi anemia. Berikut beberapa daftar buah penambah darah:

  1. Buah Jeruk,
  2. Tomat,
  3. Mangga,
  4. Jambu Biji,
  5. Apel,
  6. Papaya,
  7. Stroberri,
  8. Pisang,
  9. Buah Naga,
  10. Kesemek,
  11. Sukun,
  12. Kiwi,
  13. Anggur,
  14. Alpukat,
  15. Sirsat,
  16. Delima,
  17. Blewah,
  18. Cherry,
  19. Tebu,
  20. Jeruk Mandarin,
  21. Kurma
  22. Labu, dan
  23. Kismis

Buah-buahan lainnya yang termasuk bermanfaat bagi penyakit anemia dan penambahan sel-sel darah merah adalah adalah  Buah Naga dengan Vitamin A yang dikandungnya, memiliki manfaat untuk menaikkan darah pada penderita anemia.

Makanan Penambah Darah Dari Sayuran

Saat sekarang banyak ditemukan sayuran penambah darah ditanam di Indonesia. Sayuran seperti

  1. ubi,
  2. kacang polong,
  3. kacang hijau,
  4. kacang panjang,
  5. kol,
  6. bayam,
  7. kacang merah,
  8. lobak,
  9. sawi,
  10. brokoli, dan
  11. kentang sangat bermanfaat untuk meningkatkan jumlah sel darah merah.

Brokoli mengandung protein nabati, dan zat besi untuk membantu pertambahan sel-sel darah merah dengan cepat. Brokoli juga memiliki Vitamin C yang dapat mengikat radikal bebas dan memperkuat sistem kekebalan dalam tubuh. Kedelai, memiliki kandungan zat besi terutama pada kedelai rebus. Selain itu, masih ada sayuran lain yaitu bayam. Bayam kaya akan kalium, Fe dan rendah sodium, yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi, melemaskan pembuluh darah serta menjaga agar aliran darah tetap lancar.

Makanan Penambah Darah Kategori Daging

Daging sebenarnya telah sangat terkenal dengan kemampuannya untuk menambah darah dengan cepat. Boleh dikatakan ia merupakan makanan penambah darah yang sangat cepat dan efektif. Secara keseluruhan, dengan mengonsumsi makanan yang bisa menaikkan darah seperti Daging, Sayur, Kacang-kacangan, Ikan-ikan dari laut, dan Buah-buahan, maka anemia dan tekanan darah rendah dapat ditanggulangi.  Berikut ini bahan makanan yang berperan dalam menaikkan sel-sel darah merah dalam tubuh.

  1. Daging Merah (Daging sapi, kambing dan kerbau). Daging merah kaya akan protein hewani dan banyak mengandung zat besi (Fe), protein dan mineral lainya. Keberadaan zat besi akan mampu meningkatan haemoglobin dengan cepat. Konsumsi daging rendah lemak dengan menu diet yang seimbang akan diperlukan tubuh. Protein juga diperlukan untuk menyusun sel-sel darah merah. Selain dalam daging, protein juga ditemukan dalam telur, ikan, dan kacang-kacangan. Untuk kesehatan tubuh, hindarkan konsumsi daging berlebih karena akan meningkatkan risiko cardiovaskuler.
  2. Daging dan Hati Ayam. Protein hewani dapat menaikkan tekanan darah dan anemia, protein ini juga untuk membangun sel termasuk sel darah merah. Hati mengandung zat besi yang bermanfaat untuk penambah darah.
  3. Telur. Telur mengandung protein, kalsium, dan vitamin serta zat besi. Saat sekarang bahkan telur sudah mengandung Omega-3. Kuning telur bermanfaat untuk penambah darah. Konsumsi telur secara teratur 2 kali sehari.
  4. Susu. Susu mengandung protein, lemak, dan kandungan vitamin. Konsumsi susu akan memperkecil risiko terkena anemia dan kekurangan darah. Pilihan pada susu kedelai, sereal dan yoghurt akan sangat memperkaya nutrisi untk menaikkan sel-sel darah.
  5. Ikan. Ikan mengandung asam lemak Omega-3Pada telur ikan mengandung nutrisi protein, karbohidrat, dan zat besi. Ikan Salmon, sebagai contohnya, bermanfaat untuk menambah darah karena selain mengandung Omega-3 juga mengandung Vitamin B-12 untuk pembentukan sel-sel darah. Ikan juga termasuk makanan rendah kolesterol jahatyang dapat membahayakan tubuh.
  6. Kerang. Kerang memiliki kandungan zat besi yang tinggi, phosphor, kalium, seng, tembaga, mangaan, dan selenium. Kerang efektif untuk penambah sel-sel darah. Hati-hati pada penderita alergi seafood.
  7. Daun Singkong. Daun singkong mengandung gizi yang lengkap, seperti zat besi, protein, phosphor, Vitamin C, Vitamian B-1, kalsium, lemak dan karbohidrat. Ubi secara umum mengandung zat besi untuk mengaktifkan sel-sel darah merah dan menambah oksigen dalam darah.

Makanan Penambah Darah Dari Kacang-Kacangan

Kacang-kacangan adalah sayuran yang berasal dari tumbuhan kacang berikut beberapa diantaranya :

  1. buncis,
  2. kacang merah,
  3. kacang panjang,
  4. kacang hijau,
  5. kacang almond.

Kacang-kacangan mengandung zat besi yang mampu menaikkan kadar haemoglobindalam darah. Kacang-kacangan dapat dicerna secara perlahan oleh sistem pencernaan, sehingga dapat mebantu menaikkan tekanan darah.

Tips Menghindari Kurang Darah

Selain hal tersebut di atas, diperlukan pola makan sehat yang diimbangi dengan pola hidup sehat, sebagai bagian dari keseharian kita. Ini menyangkut gaya hidup (lifestyle), seperti:

  1. Makan Makanan yang Berserat dan Kaya Nutrisi. Konsumsi beras merah dan karbohidrat non beras sangat baik untuk kesehatan. Beras merah memiliki kandungan karbohidrat, serat alami, dan zat besi untuk menaikkan sel-sel darah. Kentang mengandung karhodidrat, Vitamin C, dan zat besi. Selain itu, konsumsi roti, pasta, havermuth dan sereal setiap hari akan memberikan tambahan konsumsi karbohidrat yang kaya dengan nutrisi. Hal ini akan mengurangi risiko anemia dan kekurangan darah. Gandum banyak mengandung Fe untuk mengurangi risiko terkena darah rendah (hipotensi). Gandum juga dikenal sebagai menu pada saat diet. Sementara pasta adalah menu makanan yang mampu meningkatkan kadar haemoglobin dalam darah. Menu ini bisa digunakan untuk menangani anemia.
  2. Hindari Pola Makan yang Tak Sehat. Misalnya minum kopi berlebihan, alkohol, bergadang, junkfood, serta diet yang ketat untuk makanan tertentu. Meskipun tekanan darah rendah atau anemia dapat dinaikkan dengan meminum kopi dalam kadar yang terkontrol, namun dalam kadar tinggi, konsumsi kopi perlu diwaspadai. Waspadai penyakit ikutan seperti kolesterol, diabet, atau hipertensi.
  3. Minum air putih. Air putih sangat diperlukan bagi tubuh. Usahakan minum 8 (delapan) gelas per hari agar kandungan elektrolit kita tetap terjaga.
  4. Perbanyak Makanan Mengandung Garam. Garam atau mineral, salah satu zat alami yang menaikkan laju produksi sel darah merah. Konsumsi garam dalam takaran normal akan mampu menaikkan tekanan darah. Pada konsumsi garam tetaplah harus dijaga agar tidak memunculkan persoalan baru, karena garam bisa menjadi masalah bagi penderita tekanan darah tinggi.
  5. Olahraga Cukup. Olahraga akan memperlancar aliran darah sehingga perputaran darah akan lancar. Haemogloibin yang tersedia cukup akan mampu mengikat oksigen. Olahraga yang dilaksanakan rutin akan sangat membantu mengatasi darah rendah. Hanya saja, jangan lakukan olahraga pada saat tekanan darah turun atau anemia. Hal ini akan membuat stamina turun, lemah, pusing dan tak bertenaga.

Kekurangan darah (anemia) masih dianggap sepele oleh banyak pihak. Padahal ketersediaan darah  yang sehat dan mencukupi sangat membantu manusia dalam melakukan aktifitas sehari-hari.  Jaga pola makan kita agar senantiasa sehat, darah tercukupi, dan kualitas hidup kita semakin meningkat. Hal itu tidak perlu harus menggunakan bahan-bahan obat kimawi yang berharga mahal dan berisiko, karena semuanya tersedia dan dapat dipenuhi di alam sekitar kita.  Jaga kesehatan, dan nikmati kualitas hidup kita.