Makanan Dan Minuman Pencegah Kanker

Makanan Dan Minuman Pencegah Kanker

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Makanan Yang Meredakan Flu  , Manfaat Goji Berry , Makanan Yang Membuat Awet Muda , Tips Menjaga Kesehatan Jantung , Cara Meningkatkan Imunitas Tubuh , Cara Mengatasi Sesak Napas Tanpa Obat , Makanan Dan Minuman Pencegah Kanker , Tips Menyembuh Benjolan Pada Mata , Makanan Yang Mengandung Banyak Kalium , Khasiat Teh Rosella Untuk Kesehatan

Makanan Dan Minuman Pencegah Kanker

Kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh ketidakteraturan perjalanan hormon yang mengakibatkan tumbuhnya daging pada jaringan tubuh yang normal atau sering dikenal sebagai tumor ganas. Selain itu gejala ini juga dikenal sebagai neoplasma ganas dan seringkali ditandai dengan kelainan siklus sel khas yang menimbulkan kemampuan sel untuk:

  • tumbuh tidak terkendali (pembelahan sel melebihi batas normal)
  • menyerang jaringan biologis di dekatnya.
  • bermigrasi ke jaringan tubuh yang lain melalui sirkulasi darah atau sistem limfatik, disebut metastasis.

Tiga karakter ganas inilah yang membedakan kanker dari tumor jinak. Sebagian besar kanker membentuk tumor, tetapi beberapa tidak, seperti leukemia. Cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan studi, diagnosis, perawatan, dan pencegahan kanker disebut onkologi. Nah bagi anda yang ingin mencegah kanker sejak dini , kami mempunyai solusinya , berikut ini kami akan memberikan anda beberapa Makanan Dan Minuman Pencegah Kanker :

  • Brokoli

Brokoli mengandung sulforaphane yang diyakini bermanfaat sebagai zat antikanker. Dalam sebuah hasil uji coba, ditemukan bahwa sulforaphane dapat mengurangi ukuran dan jumlah sel kanker payudara hingga 75%, serta menurunkan risiko terjadinya kanker usus.

  • Bawang putih

Siapa sangka, kandungan bawang putih yang berbau khas ini dapat mencegah pembentukan sel kanker lho! Terutama kanker yang menyerang organ pencernaan, seperti kanker lambung, kanker usus, dan kanker esofagus.

Untuk mendapatkan manfaat bawang putih secara maksimal, coba deh diamkan dulu bawang putih yang sudah dikupas dan dipotong, selama 15-20 menit sebelum dimasak. Cara ini dapat mengaktifkan enzim dalam bawang putih dan melepaskan senyawa yang mampu melindungi tubuh dari kanker.

  • Kunyit

Sering menggunakan kunyit untuk memasak? Rempah ini mengandung kurkuma yang diyakini dapat menghambat perkembangan sel-sel kanker, memperlambat penyebaran kanker, dan mengecilkan tumor.Konsumsilah ½ – 3 sendok teh bubuk kunyit per hari. Kamu dapat menggunakan bubuk kunyit untuk menambah rasa masakan, selain untuk mendapatkan manfaatnya bagi kesehatan. Kamu juga bisa mencampur dengan lada hitam, untuk mempercepat penyerapannya.

  • Buah beri

Kelompok buah beri, seperti strawberry dan blueberry, kaya akan pigmen anthocyanin yang merupakan antioksidan. Dalam sebuah uji coba, ditemukan bahwa ekstrak beri dapat mengurangi perkembangan sel kanker hingga 7%.

  • Ikan dengan asam lemak omega-3

Beberapa jenis ikan, seperti tuna dan salmon, mengandung asam lemak omega-3 yang dapat mengurangi risiko terjadinya kanker prostat. Dengan mengonsumsi setidaknya 2 porsi ikan berlemak per minggu, kamu mendapatkan satu dosis asam lemak omega-3 dan vitamin D untuk membantu mencegah kanker.

  • Tomat

Warna merah pada tomat menunjukkan bahwa sayur ini mengandung likopen, yang dapat mengurangi risiko kanker prostat. Tambahkan dua buah tomat sehari dalam menu harianmu. Kamu bisa menyajikan tomat sebagai lalapan saat menyantap ayam goreng, menjadikannya bahan campuran sambal, atau mengolahnya bersama sayuran hijau menjadi masakan.

  • Teh hijau

Secangkir teh hijau mengandung 100-200 miligram bahan antikanker, yaitu antioksidan dan epigallocatechin-3 gallate. Kedua senyawa ini dipercaya dapat mengurangi risiko kanker.

Hal yang tak kalah penting, cukupilah kebutuhan nutrisi harianmu. Utamakan nutrisi dari buah dan sayuran segar, ketimbang nutrisi dari suplemen. Selain tidak alami, beberapa suplemen bahkan diduga dapat meningkatkan risiko kanker. Jadi jika asupan nutrisi dari makanan saja tidak cukup dan kamu ingin melengkapinya dari suplemen, konsultasikan dahulu dengan dokterya!

Mulai sekarang, yuk tambahkan makanan dan minuman di atas dalam menu harianmu, agar badanmu tetap sehat dan kanker enggan mendekat.