Khasiat Buncis Untuk Kesehatan

Khasiat Buncis Untuk Kesehatan

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Penyebab Dada Sakit , Manfaat Jamu Empot-Empot , Manfaat Daun Sirih , Khasiat Daun Sendok , Penyebab Mimisan , Bahaya Narkoba , Bahaya Ganja , Penyebab Kista Pada Wanita , Makanan Yang Meredakan Hidung Tersumbat , Jus Buah Penyebab Diabetes , Bahaya Makan Mie Instan , Penyebab Bibir Hitam , Obat Tradisional Untuk Biduran , Obat Alami Keputihan Karena Jamur , Obat Kesemutan Alami , Obat Herbal Nyeri Sendi , Obat Kaki Terkilir Alami , Abetalipoproteinemia , Ablasio Retina , Abses Bartholin , Jamu Pelancar Haid , Jamu Alami Penyubur Kandungan , Jamu Tradisional Mengatasi Bau Badan , Jamu Pelangsing , Obat Tradisional Mengatasi Keputihan , Obat Herbal Mengatasi Asam Lambung , Mengatasi Telat Haid Dengan Alami , Cara Alami Mengatasi Lemah Syahwat , Mengenal Achondroplasia , Sayuran Penambah Darah , Mengenal Anemia Aplastik , Cara Mengobati Kurap , Manfaat Bunga Pukul Empat , Obat Tradisional Asma Akut , Obat Pertolongan Pertama Alami , Jenis Obat Sinusitis Alami , Macam Macam Obat Herbal , Tips Mencegah Hipertensi Di Usia Muda , Efek Menggunakan Tisu Basah Di Wajah , Makanan Sehat Untuk Ibu Menyusui , Manfaat Green Coffee Bagi Tubuh , Kenali Pityriasis Rosea , Tips Merawat Gigi Behel , Kenali Otitis Media , Kenali Melena , Kenali Rheumatoid Arthritis , Kenali Toksoplasmosis , Cara Menyehatkan Mata , Khasiat Daun Kucai Untuk Kesehatan , Pantangan Batuk Yang Harus Hindari , Khasiat Buncis Untuk Kesehatan , Cara Mengatasi Batuk Kering , Cara Membuat Dan Khasiat Teh Hibiscus , Obat Eksim Alami , Manfaat Teh Chamomile Untuk Kesehatan , Obat Alami Radang Tenggorokan , Khasiat Jinten Putih Untuk Kesehatan , Cara Mengobati Ambeien Di Rumah

Khasiat Buncis Untuk Kesehatan

Buncis (dari bahasa Belanda boontjes untuk kacang-kacangan secara umum), adalah sejenis polong-polongan yang dapat dimakan dari berbagai kultivar Phaseolus vulgaris. Buah, biji, dan daunnya dimanfaatkan orang sebagai sayuran. Sayuran ini kaya dengan kandungan protein. Ia dipercaya berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan.

Buncis adalah sayur yang kaya dengan protein dan vitamin ini membantu menurunkan tekanan darah serta mengawal metabolisme gula dalam darah dan amat sesuai dimakan oleh mereka yang mengidap penyakit diabetes atau hipertensi. Kandungan serat dan enzim yang tinggi dapat membantu penurunan berat badan.

Cara menanam tanaman buncis adalah tanam langsung dengan memasukan 2-3 biji kedalam lubang sedalam 1- 2 cm kemudian ditimbun tanah, panen biasanya sudah bisa dilakukan setelah 60 hari atau polong kacang sudah cocok disayur.

Kacang buncis tumbuh melilit, mempunyai akar tunggang dan sisi yang panjang dan memerlukan tiang untuk memanjat. Pada bahasan kita kali ini kami akan membahas mengenai Khasiat Buncis Untuk Kesehatan  , jadi bagi anda yang penasaran apasaja manafaat buncis ini , maka simaklah ulasan yang akan kami berikan berikut ini :

1. Meningkatkan kesuburan wanita

Penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari Harvard Medical School menemukan bahwa mengonsumsi makanan yang kaya zat besi dapat membantu meningkatkan kesuburan wanita di usia produktif.

Kabar baiknya, buncis adalah salah satu sayuran yang kaya akan zat besi. Jadi, bagi Anda yang ingin cepat hamil, tambahkan sayuran ini ke dalam menu makanan harian Anda.

Agar tubuh dapat menyerap zat besi secara efektif, imbangi dengan berbagai asupan makanan yang mengandung vitamin C, seperti tomat, buah beri-berian, jeruk, mangga, dan lain sebagainya.

2. Baik untuk jantung

Meski tubuh Anda membutuhkan kolesterol untuk membantu pertumbuhan sel, asupan kolesterol yang terlalu banyak juga tidak baik untuk tubuh. Kadar kolesterol yang tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan penumpukan lemak di arteri.

Jika dibiarkan terus-terusan akan mengurangi suplai darah ke jantung dan otak. Akibatnya, Anda lebih mungkin untuk terkena serangan jantung atau penyakit stroke.

Untungnya, sayuran ini tidak mengandung kolesterol sehingga aman dikonsumsi bagi Anda yang sudah terlanjur memiliki kolesterol tinggi. Kandungan serat di dalamnya juga dapat membantu menurunkan LDL (kolesterol jahat) dan kadar kolesterol total. Hal ini tentu baik untuk menjaga kesehatan jantung Anda.

3. Memperkuat tulang

Manfaat buncis lainnya adalah membantu memperkuat tulang. Hal ini karena dalam satu cangkir sayuran ini mengandung 14 mikrogram vitamin K, atau memenuhi sekitar 20 persen kebutuhan harian Anda.

Vitamin K sendiri berperan untuk mengubah protein dalam tulang, mengoptimalkan penyerapan kalsium, serta mengurangi ekskresi kalsium dari urin. Tak heran jika kekurangan vitamin K sering dihubungkan dengan risiko patah tulang yang lebih tinggi.

4. Menjaga kesehatan janin

Kandungan asam folat dalam buncis berperan untuk menjaga kesehatan janin di awal pertumbuhannya. Lebih lanjut, asupan folat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan otak dan sumsum tulang belakang janin. Selain itu, folat juga dibutuhkan untuk mencegah anemia pada ibu hamil.

5. Meredakan depresi

Konsumsi folat yang cukup juga dapat mencegah kelebihan homosisteine dalam tubuh. Homosistein sendiri merupakan molekul yang dibutuhkan tubuh untuk mensintesis semua protein tubuh dalam tubuh.

Nah, kelebihan homosistein justru dapat menghentikan suplai darah dan nutrisi lain ke otak. Suplai darah yang menurun ke otak dapat mengganggu produksi hormon serotonin, dopamin, dan norepinefrin, yang semuanya berperan untuk mengatur suasana hati, keinginan untuk tidur, hingga nafsu makan.

Jadi, bisa dibayangkan, kan, kalau tubuh Anda kekurangan folat?

6. Menu diet yang nikmat

Bagi Anda yang sedang diet untuk menurunkan berat badan, sayuran satu ini adalah pilihan terbaik. Pasalnya, buncis rendah kalori dan juga lemak. Kandungan nutrisi di dalamnya juga dapat membantu Anda menjaga berat badan.

Jadi, tak hanya nikmat untuk dikonsumsi, buncis juga menyehatkan.

7. Baik untuk pencernaan

Dikutip dari Healthline, sayuran hijau ini termasuk dalam golongan makanan yang memiliki kandungan FODMAP rendah, sehingga dapat dinikmati oleh semua orang. Sekalipun yang memiliki riwayat pencernaan kronis.

FODMAP sendiri merupakan singkatan dari Fermentable Oligo, Disakarida, Monosakarida, serta Poliol. Berbagai senyawa tersebut merupakan karbohidrat yang tidak mudah dicerna atau dimetabolisme tubuh. Alhasil, bisa menyebabkan berbagai gangguan pencernaan seperti kembung, sakit perut, diare, dan sembelit.

Tak hanya itu, mengonsumsi makanan yang tinggi FODMAP juga dapat memperburuk kondisi pencernaan seperti sindrom iritasi usus (IBS) dan refluks asam lambung.

Tips mengolah buncis yang aman

Sebelum mengolah buncis untuk dijadikan menu masakan, ada beberapa hal yang penting untuk Anda ketahui terlebih dahulu.

  • Pertama, usahakan untuk memilih buncis yang berwarna hijau segar dan ketika ditekan teksturnya masih keras atau renyah. Pastikan juga sayuran ini bebas dari noda atau bercak-bercak hitam
  • Kedua, selalu cuci sayuran hingga bersih sebelum Anda mengolahnya.
  • Ketiga, Anda bisa menjaga kesegaran sayuran ini dengan cara menyimpannya pada kantong atau wadah khusus, lalu letakkan di dalam lemari pendingin. Pastikan tidak di dalam freezer. Waktu penyimpanan sayuran di dalam kulkas yang ideal adalah tidak lebih dari satu minggu.
  • Keempat, agar manfaat buncis tidak hilang, bijaklah dalam menentukan cara memasaknya. Anda bisa mengolah buncis dengan cara direbus, ditumis, ataupun dikukus.

Resep buncis yang mudah, sehat, dan lezat

Jika Anda bosan dengan menu yang itu-itu saja, resep satu ini mungkin bisa jadi referensi Anda memasak selanjutnya.

Bahan yang dibutuhkan:

  • 250 gram buncis segar
  • 5 sium bawang putih, cincang halus
  • 2 sdt minyak zaitun
  • Tomat secukupnya
  • Cabai rawit secukupnya
  • gram secukupnya
  • Air secukupnya

Cara membuat:

  • Potong ujung sayuran ini dan buang bagian seratnya.
  • Cuci buncis sampai bersih.
  • Panaskan air dalam panci, masukkan buncis dan rebus hingga setengah matang. Setelah itu, angkat dan tiriskan.
  • Panaskan 2 sdt minyak zaitun, lalu tumis bawang putih, cabai rawit, dan tomat sampai harum.
  • Masukkan buncis yang sudah direbus tadi ke dalam wajan dan tambahkan garam secukupnya. Aduk-aduk sampai rata.
  • Sajikan tumis buncis bawang putih selagi panas.