Categories
Tentang Penyakit

Kenali Tifus

Kenali Tifus

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Obat Tradisional Kolestrol , Khasiat Sambiloto Yang Menyehatkan , Kenali Penyakit Pradiabetes , Kenali Tifus , Obat Sakit Pinggang Tradisional , Manfaat Biji Rami Untuk Ibu Hamil , Cara Mengatasi Beser Pada Wanita , Obat Varikokel Alami , Pengobatan Alternatif Daun Ungu , Kenali Aritmia
Kenali Tifus

Gejala tifus sering ditandai dengan demam tinggi hingga mencapai 40 derajat celcius. Demam tersebut juga bisa disertai dengan sakit kepala atau gangguan sistem pencernaan, seperti konstipasi.

Apa itu penyakit tifus? Tifus adalah penyakit yang umumnya ditandai dengan demam tinggi. Demam tinggi ini disebabkan oleh infeksi dari bakteri yang bernama Salmonella typhi. Bila Anda ataupun anggota keluarga lainnya mengalami demam tinggi, maka dianjurkan untuk lebih waspada. Demam tinggi sekitar 40O Celsius merupakan satu dari beberapa gejala tifus. Gejala tifus lainnya adalah kehilangan nafsu makan dan sakit kepala. Terkadang sistem pencernaan pun terganggu, sehingga penderita mengalami sakit perut, konstipasi, ataupun diare. Hal ini dikarenakan bakteri tersebut telah menyebar hingga ke aliran darah yang bisa mengganggu organ tubuh lainnya seperti sistem pencernaan. Umumnya pemeriksaan penyakit tifus dilakukan dengan mengambil sample dari feses atau darah. Gejala tifus dapat berlangsung cukup lama yaitu sekitar 3 sampai dengan 4 minggu.

Tifus sering disebabkan oleh kurang bersihnya air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari. Contohnya adalah ketika seseorang mengkonsumsi air yang mengandung bakteri Salmonella typhi. Bakteri tersebut bisa dengan mudah menyerang tubuh hingga terjadi infeksi. Terlebih lagi, ia pun secara tak langsung bisa menularkan penyakit ini ke lingkungan sekitarnya melalui feses. Kotoran yang mengandung bakteri bisa menempel dimana saja, termasuk sarana umum. Bila Anda menyentuh benda yang terkontaminasi bakteri ini dan tidak mencuci tangan sebelum menyentuh makanan, maka risiko terkena tipes sangat tinggi.

Kasus Tifus di Indonesia

Hampir 100.000 penduduk Indonesia terjangkit penyakit tifus tiap tahunnya. Oleh sebab itu, Penyakit Tifus dinyatakan sebagai penyakit endemik dan masalah kesehatan serius di dalam negeri.

Sanitasi yang buruk dan keterbatasan akses air bersih, diyakini merupakan penyebab utama berkembangnya penyakit tifus. Selain itu, anak-anak lebih sering terserang tifus karena belum sempurnanya sistem kekebalan tubuh.

Jika tidak segera ditangani dengan baik, diperkirakan tiap satu dari lima orang akan meninggal karena tifus. Selain itu, tifus juga berisiko menimbulkan komplikasi.

Penanganan penyakit tifus adalah melalui pemberian obat antibiotik. Pengobatan bisa dilakukan di rumah atau perlu dilakukan di rumah sakit, akan bergantung pada tingkat keparahan penyakit.

Vaksinasi Tifoid

Di Indonesia, vaksin tifoid yang diberikan untuk mencegah tifus termasuk imunisasi yang dianjurkan oleh pemerintah, namun belum termasuk ke dalam kategori wajib. Vaksin tifoid diberikan kepada anak-anak berusia lebih dari 2 tahun, dan diulang tiap tiga tahun.

Seperti vaksin-vaksin lainnya, vaksin tifoid tidak menjamin perlindungan 100 persen terhadap infeksi tifus. Anak yang sudah diimunisasi tifoid pun tetap dapat terinfeksi, namun tingkat infeksinya tidak seberat pada pasien yang belum mendapat vaksin tifoid.

Vaksinasi juga sangat dianjurkan bagi orang yang ingin bekerja atau bepergian ke daerah yang banyak kasus penyebaran tifus. Tindakan pencegahan lain yang perlu dilakukan adalah memerhatikan makanan dan minuman yang akan dikonsumsi, misalnya dengan menghindari makan di tempat terbuka yang mudah terpapar bakteri.