Categories
Tentang Penyakit

Gejala Kanker Usus

Gejala Kanker Usus

Image result for Kanker Usus

Kanker usus besar adalah tumor ganas di usus besar. Gejala yang paling umum dari kanker usus besar adalah buang air besar (BAB) berdarah. Penyakit ini sering kali berawal dari tumor jinak yang disebut polip.

Hingga saat ini, penyebab kanker usus besar belum diketahui dengan jelas. Namun ada beberapa hal yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang menderita kanker usus besar, antara lain tidak suka makan serat, jarang berolahraga, dan merokok. Berikut ini kami akan mengajak anda mengenali Gejala Kanker Usus yang harus anda waspadai .

Penyebab dan Gejala

Penyebab pasti dari kanker usus sendiri belum dapat dijelaskan bahkan oleh para dokter di bidangnya sekalipun. Hanya saja kanker usus biasanya terjadi saat mutasi atau perubahan dalam DNA dialami pada sel-sel sehat usus besar. Jadi sel-sel sehat yang seharusnya tumbuh sempurna dan membelah teratur supaya fungsi tubuh tetap normal justru dapat membelah walau sel-sel baru tak diperlukan sebagai akibat dari kerusakan sel DNA dan perubahannya menjadi kanker.

Bila terjadi penumpukan sel, pembentukan tumor pun terjadi di mana tumor ini bisa saja berubah menjadi kanker ganas yang menyerang dan bahkan membuat jaringn normal di sekelilingnya hancur. Masalahnya, sel kanker tak hanya menyebar namun juga berpotensi membentuk endapan di bagian tubuh lain yang kita sebut dengan istilah metastasis.

Meski mutasi DNA menjadi penyebab dasarnya, tentu tetap ada sejumlah faktor yang mampu meningkatkan risiko terkena kanker usus, mulai dari gaya hidup tak sehat hingga penyakit tertentu.

  • Konsumsi alkohol sekaligus kebiasaan merokok
  • Penyakit diabetes
  • Menjalani diet tinggi lemak rendah serat
  • Mutasi gen yang diturunkan
  • Pernah menderita polip usus atau kanker usus sebelumnya
  • Faktor usia (biasanya menyerang orang-orang berusia 50 tahun ke atas)
  • Terapi radiasi untuk kanker
  • Obesitas
  • Malas olahraga atau malas bergerak
  • Riwayat kesehatan keluarga pernah mengidap kanker usus
  • Peradangan kronis pada usus
  • Merupakan keturunan Afrika-Amerika

Diagnosa dan Pengobatan

Ketika keluhan gejala sudah dibawa ke dokter, maka biasanya dokter akan meminta pasien menempuh metode pemeriksaan berupa kolonoskopi, biopsi, dan juga tes darah. Pada kasus Zu, ia perlu menjalani CT scan agar mampu memastikan apa yang terjadi di bagian ususnya.

Pengobatan yang diberikan dokter pastinya tergantung dari kondisi pasien, apakah ada gangguan kesehatan lain, seberapa parah kanker tersebut, dan juga seberapa luas penyebaran sel kanker. Hanya saja, langkah-langkah pengobatan inilah yang paling umum direkomendasikan oleh pihak medis:

  • Operasi pengangkatan kanker ataupun pengangkatan rahim, tergantung kondisi kanker pasien.
  • Terapi radiasi/radioterapi
  • Kemoterapi
  • Imunoterapi

Zu sendiri menjalani pengobatan yang termasuk kemoterapi sambil berharap dapat melanjutkan kebiasaan sehat lamanya. Ia terbiasa melakukan latihan Yoga serta berjalan kaki 10 ribu langkah setiap hari sebelum menyadari bahwa ia terkena kanker usus, dan ia bertekad untuk melanjutkan gaya hidup sehat ini.