Categories
Makanan Kesehatan

Fakta Kesehatan Makanan Fermentasi

Fakta Kesehatan Makanan Fermentasi

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan , , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Pengobatan Batu Empedu Secara Alami , Fakta Kesehatan Makanan Fermentasi , Makanan Penguat Daya Tahan Tubuh , Tanda Tanda Tekanan Darah Tinggi , Alasan Membuatmu Disukai Nyamuk , Makanan Berpotensi Keracunan , Cara Memasak Yang Berbahaya , Cara Mengeluarkan Dahak Dengan Mudah
Fakta Kesehatan Makanan Fermentasi

Fermentasi dalam pemrosesan bahan pangan adalah pengubahan karbohidrat menjadi alkohol dan karbon dioksida atau asam amino organik menggunakan ragi, bakteri, fungi atau kombinasi dari ketiganya di bawah kondisi anaerobik. Perilaku mikroorganisme terhadap makanan dapat menghasilkan dampak positif maupun negatif, dan fermentasi makanan biasanya mengacu pada dampak positifnya. Sains yang mempelajari fermentasi disebut dengan zimologi. Sebagai manusia tentu saja kita memerlukan banyak asupan dan vitamin makanan , Berikut ini kami akan memberikan Fakta Kesehatan Makanan Fermentasi yang bagus untuk kesehatan manusia , Penasarankan apa saja faktanya , simak ulasan yang akan kami berikan berikut ini :

1. Kaya Probiotik
Bakteri baik yang terkandung dalam makanan hasil fermentasi ini penting untuk kesehatan pencernaan. Probiotik akan menjaga kestabilan bakteri di dalam pencernaan, memperkuat sistem kekebalan tubuh, mencegah peradangan dan bahkan mengurangi efek intoleransi terhadap laktosa.

2. Mengandung enzim
Makanan fermentasi yang mengandung rasa asam ternyata juga mengandung enzim yang berfungsi membuat reaksi kimia, yang membantu organ dan kelenjar dalam tubuh dapat berfungsi dengan baik. Enzim ini juga membantu memecah karbohidrat, lemak, dan protein.

3. Kaya nutrisi
Makanan yang di fermentasi mungkin terlihat basi dan tidak layak makan, namun ternyata justru tinggi nutrisi. Proses fermentasi justru membiarkan bakteri baik untuk tumbuh. Kandungan nutrisi yang terkandung dalam makanan hasil fermentasi meliputi vitamin B1, B6, B9, C, K, dan mineral seperti mangan, kalsium, kalium, magnesium, fosfor, dan zat besi.

4. Menjaga kesehatan pencernaan
Ini adalah manfaat utama sekaligus yang paling terlihat jika sering makan makanan fermentasi. Gizi dari makanan fermentasi bisa mengurangi bakteri jahat di usus dan membersihkan sistem pencernaan.

 

Berikut ini beberapa contoh  makanan tradisional hasil fermentasi  beserta khasiatnya:

Keju mentah , terbuat dari susu yang belum dipasteurisasi. Teristimewa susu kambing, domba dan sapi pemakan rumput yang sangat tinggi akan kandungan probiotik (thermophillus, bifudus, bulgaricus and acidophilus). Probiotik menyembuhkan berbagai masalah pencernaan, gangguan saraf dan  kejiwaan, meningkatkan kekebalan tubuh dan membunuh bakteri jahat.

Kimchi dikembangkan bangsa Korea. Kimchi adalah sayuran hasil fermentasi (sawi dan berbagai sayuran lainnya.  Kimchi memperbaiki kesehatan kardiovaskuler dan sistem pencernaan. Kimchi kaya akan antioksidan sehingga mengurangi resiko kanker, diabetes, kegemukan dan bisul pada lambung. Sayuran hasil fermentasi dikonsumi ara pekerja tembok Cina mengkonsumsi selama proses pembangunan tembok berlangsung.

Roti Sourdough adalah pilihan roti yang lebih sehat dibandingkan roti tawar.

Beberapa minuman fermentasi di antaranya :

Yogurt , baik untuk metabolism tubuh, menjaga tekanan darah dan meningkatkan trigliserid.

Kefir , kaya  B12, kalsium, magnesium, vitamin K2, biotin, folate, enzim and probiotik. Meningkatkan kekebalan tubuh, menyembuhkan gangguan pencernaan, membangun kepadatan tulang, melawan alergi, membunuh candida (jamur) dan memperbaiki pencernaan.

Kombucha  dikembangkan bangsa Cina dan Jepang. Kombucha  kaya akan cuka, vitamin B, enzim, probiotik (asam  asetat, asam glukonat dan asam laktat).