Categories
Tips Kesehatan

Efek Terlalu Banyak Minum Air Putih

Efek Terlalu Banyak Minum Air Putih

Image result for Air Putih

Bukan rahasia lagi, setiap manusia membutuhkan air untuk tetap bertahan hidup. Ketika kita minum terlalu sedikit, kita akan mengalami dehidrasi yang berbahaya bagi tubuh. Tapi, pernahkah Anda bertanya, apa yang terjadi pada tubuh jika kita minum terlalu banyak? Sama seperti kurang minum, konsumsi air terlalu banyak juga bisa membahayakan bagi manusia. Tidak hanya untuk tubuh, tapi juga otak. Minum air terlalu banyak daripada yang bisa diproses ginjal bisa membuat kadar natrium dalam darah tidak seimbang. Hal ini disebut dengan keracunan air. Dalam kasus yang ekstrem, terlalu banyak minum bisa menyebabkan kerusakan otak, koma, hingga kematian. Nah berikut ini kami akan membagikan anda apasaja Efek Terlalu Banyak Minum Air Putih .

1. Merusak Komposisi Darah.

Darah memiliki plasma darah dengan kadar kekentalan darah secara fisiologis dalam tubuh yang terukur. Bila banyak minum maka dikawatirkan akan mengganggu kadar kekentalan darah. Secara lebih luas akan mengganggu sistem peredaran darah dalam tubuh kita.

2. Meningkatkan jumlah volume darah.

Apabila volume darah meningkat maka akan mengganggu kinerja jantung dan sistem pembuluh darah kita (sistem tertutup). Volume air yang meningkat akan seiring dengan meningkatnya tekanan pada sistem pembuluh darah yang tertutup itu. Kondisi tersebut akan membuat organ ginjal bekerja ekstra keras untuk mengurangi jumlah air dalam sirkulasi darah dalam tubuh.

3. Meningkatkan kinerja ginjal dari yang seharusnya.

Tubuh memiliki ginjal yang fungsinya menyaring setiap cairan yang masuk kedalam tubuh. Fungsi ginjal sebagai organ penyaring ini ada pada glomerulus. Bila banyak cairan yang harus disaring, maka beban yang diterima ginjal akan semakin besar. Bila hal ini terlalu sering maka glomerulus bisa rusak yang menyebabkan berbagai penyakit ginjal.

4. Tubuh mengalami hiponatraemia.

Hiponatraemia adalah kondisi abnormal dalam tubuh, di mana darah kekurangan kadar natrium (kadar garam). Ginjal tak mampu memfilternya dengan cepat. Natrium adalah mineral elektrolit yang membantu mengatur jumlah kadar air di dalam dan di sekitar sel-sel tubuh. Bila terlalu banyak minum air, akan menyebabkan natrium dalam tubuh menjadi encer. Natrium atau sodium merupakan salah satu mineral penting bagi tubuh, sebagai penjaga kadar garam dalam darah.

Kekurangan natrium dalam tubuh dapat menyebabkan volume darah menurun sehingga tekanan darah menurun, namun denyut jantung meningkat tajam. Secara normal konsentrasi natrium dalam darah berkisar antara 135 – 145 milmol/liter. Namun dalam kondisi hiponatraemia konsentrasi natrium ini kurang dari 135 milmol/liter. Akibatnya kadar cairan dalam tubuh akan meningkat, dan sel-sel dapat mengalami pembengkakan.

5. Pembengkakan Sel

Pembengkakan sel ini karena peningkatan kadar natrium dalam tubuh bisa memicu masalah.Bila ini terjadi pada sel-sel otak maka akan bisa menyebabkan gangguan kesehatan. Kekurangan natrium atau kondisi hiponatraemia minimal dapat menyebabkan mudah mengantuk. Namun apabila terjadi secara cepat, kekurangan natrium ini bisa berakibat pada intoksikasi air yang berakibat pada mual, sering urinasi (buang air kecil), disorientasi mental, pingsan, kejang-kejang, batang otak terganggu, sistem pernafasan terganggu, dan bahkan bisa menyebabkan kematian. Intoksikasi (atau keracunan air) adalah akibat lanjut dari pembekakan pada sel otak ini yang merupakan  ketidakseimbangan elektrolit.

6. Kasus keracunan air (Intoksikasi air). 

Dikenal juga dengan hiper-hidrasi atau overhydration, adalah gangguan potensial dalam fungsi otak yang terjadi ketika keseimbangan elektrolit  terganggu karena mengonsumsi air terlalu banyak. Kasus yang dialami Jennifer Strange di awal,  menyebabkan ia mengalami koma dan kematian mendadak akibat pembengkakan otak.  Kondisi ini cukup langka terjadi di masyarakat umum, tapi risiko tinggi terjadi pada atlet lari jarak jauh atau pelari marathon. Para atlet sebaiknya mengkonsumsi minuman olahraga selama latihan atau perlombaan. Keracunan air ini juga dapat terjadi akibat bahaya air minum isi ulang yang tidak higienis.

Tips Mengkonsumsi Air Putih

Manusia dianjurkan mengonsumsi 8 (delapan) gelas air atau sekitar 2 liter air dalam sehari untuk memenuhi kebutuhan cairan tersebut. Banyak yang salah dalam menerjemahkannya, kemudian minum dalam jumlah banyak sekaligus. Dari sisi kesehatan hal ini tidak dianjurkan karena akan akan membuat volume darah meningkat, yang akan membebani kerja jantung dan ginjal. Jantung akan memompa darah lebih cepat, dan ginjal akan dipaksa untuk segera menyaringnya lebih cepat.

Beberapa tips berikut ini bisa dipakai untuk memenuhi kebutuhan air per hari.

  1. Minum air Secukupnya dan Sewajarnya. Tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit. Seimbangkan antara kebutuhan air dengan pengeluaran cairan tubuh saat beraktivitas, olahraga ringan, atau olahraga berat seperti lari marathon.
  2. Minum Tidak Bersamaan Waktunya. Ketika dianjurkan mengkonsumsi air putih sebanyak 2 – 4 liter perhari, bukan mengkonsumsinya sekaligus pada waktu yang bersamaan. Jumlah tersebut masih termasuk dengan jumlah air pada makanan atau minuman yang banyak mengandung air seperti sup, kuah, air susu, air dalam buah, atau minuman murni.
  3. Minum Secara Bertahap. Minumlah air secara bertahap, tidak sekaligus dalam satu waktu bersamaan. Misalnya, 1 (satu) gelas saat pagi bagun tidur, 1 (satu) gelas saat sarapan pagi, 1 (satu) gelas makan saat siang, 1 (satu) gelas saat makan malam, 1 (satu) gelas saat menjelang tidur.
  4. Orang Sakit Berbeda. Anjuran mengkonsumsi 2 – 4 liter air perhari hanya berlaku untuk orang sehat. Mereka yang memiliki gangguan kesehatan seperti penderita ginjal tentunya harus membatasi jumlah konsumsi air putih agar tidak terlalu banyak.
  5. Jangan Menunggu Haus. Saat melakukan olah raga, tidak harus menunggu sampai haus baru minum. Jadi meskipun belum merasa haus dan lapar, tetaplah makan dan minum. Bila tidak diindahkan akan sangat berbahaya.
  6. Minuman Saat Olahraga. Pada saat tidak berolahraga, seseorang pun perlu cukup minum. Sebaiknya pada kondisi ini yang diminum air putih saja. Minuman itu tidak panas dan juga tidak dingin.
  7. Jangan Minum Berlebihan Habis Olahraga. Saat habis olahraga, hormon antidiuretik vasopressin akan meningkat. Tubuh akan cenderung menahan air dalam tubuh agar tidak banyak keluar. Ketika kita minum air dalam jumlah banyak, tidak akan banyak urinasi. Bila mengkonsumsi air terlalu banyak akibatnya akan fatal karena terjadi.
  8. Obat Herbal. Orang yang meminum obat herbal disarankan banyak minum air. Obat herbal banyak mengandung makromolekul yang bisa mengganggu fungsi filtrasi di ginjal.