Cara Menghilangkan Nyeri Haid

Cara Menghilangkan Nyeri Haid

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Manfaat Kulit Telur Untuk Tanaman , Manfaat Rebusan Pare Untuk Kesehatan , Manfaat Daun Cecendet , Manfaat Salak Bagi Kesehatan , Manfaat Daun Talok Bagi Kesehatan , Khasiat Jamu Gepyokan Bagi Kesehatan , Khasiat Kulit Kerbau Untuk Kesehatan , Obat Tradisional Rahim Bengkak , Resiko Dan Manfaat Meminum Kopi Hijau , Mengobati Hepatitis Dengan Alami , Cara Alami Mengobati Busung Lapar , Obat Tradisional Radang Usus , Cara Menyembuhkan Diare Pada Anak , Cara Mengobati Radang Mata , Cara Mengobati Bisul Bernanah , Obat Tradisional Demam Menggigil , Cara Menghilangkan Nyeri Haid , Obat Tradisional Batu Empedu , Ramuan Obat Tradisional Kencing Manis

Cara Menghilangkan Nyeri Haid

Sering kali gejala menjelang atau saat menstruasi membuat perempuan tidak nyaman. Perubahan hormon saat menstruasi dapat membuat perempuan mengalami perubahan suasana hati dan nyeri pada tubuh. Rasa sakit yang dirasakan dapat berupa nyeri payudara, biasanya bentuk payudara pun berubah atau membengkak. Selain itu, perempuan biasanya juga akan mengalami nyeri perut atau kram perut. Nyeri ini bisa terasa berat, bisa juga terasa ringan.

Anda mungkin pernah mendengar istilah dismenore. Ya, ini merupakan istilah medis untuk rasa nyeri akibat menstruasi tersebut. Terdapat dua tipe dismenore; dismenore primer dan dismenore sekunder.

Dismenore primer adalah kram perut saat menstruasi yang biasa dijumpai. Sakit terjadi pada perut bagian bawah atau belakang. Kram yang terjadi bisa singkat atau berlangsung selama tiga hari. Nyeri ini akan berkurang seiring dengan bertambahnya usia perempuan tersebut dan ketika Anda sudah melahirkan anak pertama. Sedangkan dismenore sekunder adalah rasa nyeri yang disebabkan oleh masalah pada organ reproduksi perempuan. Pada dismenore sekunder, nyeri terjadi pada awal siklus menstruasi dan bertahan lebih lama. Nah berikut ini kami akan memberikan anda Cara Menghilangkan Nyeri Haid :

Cara menghilangkan nyeri haid secara alami dengan ramuan tradisional telah digunakan nenek moyang kita sejak dahulu. Saat ini banyak orang yang hampir tidak mengenal sama sekali manfaat dari berbagai tanaman Indonesia. Salah satunya asam jawa, herba ini memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Asam jawa tidak hanya digunakan untuk menghilangkan nyeri haid, tetapi juga untuk mengobati demam, eksim, dan jamu pelangsing tubuh.
Tanaman asam jawa tumbuh menahun dan besar, tingginya bisa mencapai 15 m. Daun asam jawa tampak bersirip genap, dimana setiap tahun antara September hingga Oktober, daun itu gugur berganti baru. Bunga asam jawa berwarna kunin, sedangkan buahnya berbentuk polong berwarna cokelat. Tanaman ini tumbuh liar di daerah pantai, tapi ada beberap diantaranya dibudidayakan ditepi jalan sebagai tanaman peneduh. Asam jawa tumbuh subur didataran rendah ketinggian 1 hingga 300 mdpl.
Dalam bahasa lain, asam jawa disebut Tamarindus Indica atau Tamarind. Menurut penelitian, Tamarindus indica adalah tanaman yang digunakan dalam pengobatan tradisional untuk pengobatan demam, gangguan perut dan nyeri, diare dan penyakit kuning, serta sebagai pembersih kulit. Manfaat asam jawa telah digunakan sebagai Laksan, Analgesik, Diaforitik, dan Laksatif. Berikut cara menghilangkan nyeri haid secara alami dengan ramuan asam jawa:
  1. Sediakan 1 ruas ibu jari buah Asam Jawa, 1 jari rimpang kunyit.
  2. Masukkan keseluruhan herba kedalam air 200 ml, kemudian panaskan hingga mendidih.
  3. Seduh ramuan untuk sekali minum 100 ml. Lakukan pada pagi dan sore.

 

Kandungan kimia buah asam jawa diantaranya vitamin A, zat gula, selulosa, senyawa asam yang terikat oleh kalium, tartrat, gula invart, dan pektin. Ramuan ini juga akan menghilangkan demam yang disebabkan nyeri tak tertahankan.