Categories
Tentang Pengobatan

Cara Mengatasi Sunburn

Cara Mengatasi Sunburn

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Penyebab Dada Sakit , Manfaat Jamu Empot-Empot , Manfaat Daun Sirih , Khasiat Daun Sendok , Penyebab Mimisan , Bahaya Narkoba , Bahaya Ganja , Penyebab Kista Pada Wanita , Makanan Yang Meredakan Hidung Tersumbat , Jus Buah Penyebab Diabetes , Bahaya Makan Mie Instan , Penyebab Bibir Hitam , Obat Tradisional Untuk Biduran , Obat Alami Keputihan Karena Jamur , Obat Kesemutan Alami , Obat Herbal Nyeri Sendi , Obat Kaki Terkilir Alami , Abetalipoproteinemia , Ablasio Retina , Abses Bartholin , Ramuan Alami Mengatasi Masuk Angin , Buah Yang Ampuh Turunkan Kolestrol , Penyebab Penyakit Kaki Gajah , Penyebab Penyakit Cacingan , Cara Mengatasi Pengapuran Tulang , Mengobati Penyakit Bronkitis Pada Anak , Obat Pilek Alami , Bahan Alami Menghilangkan Bekas Cacar , Tanda Dan Gejala Kanker Hati , Tips Mencegah Keracunan Klorin , Cara Mudah Menjaga Ginjal , Cara Mengatasi Sunburn , Kandungan Rokok Yang Membahayakan , Efek Buruk Konsumsi Pemanis Buatan
Cara Mengatasi Sunburn

Sunburn adalah keadaan kulit yang berwarna merah dan terasa perih seperti terbakar, yang biasanya disebabkan oleh terlalu lama berada di bawah terik matahari atau terlalu lama terkena pancaran sinar artifisial yang mengandung ultraviolet (UV) seperti sinar di salon yang digunakan untuk tanning (proses pencoklatan kulit). Berikut ini adalah Cara Mengatasi Sunburn :

1. Banyak minum air putih

Minum air putih adalah salah satu cara paling mudah, murah, dan cepat mengembalikan kekurangan cairan tubuh. Begitu juga pada kulit, hal ini dapat membantu mengatasi kulit keringdan mengelupas karena sinar matahari.

Pastikan Anda selalu memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum minimal 8 gelas air putih setiap harinya, ya. Semakin banyak cairan yang Anda minum, maka pengelupasan kulit akan semakin berkurang dan segera pulih.

2. Mandi dengan suhu air suam-suam kuku

Jika Anda terbiasa mandi air panas atau air dingin setiap hari, sebaiknya hindari dulu kebiasaan tersebut untuk sementara waktu. Suhu air yang terlalu panas atau dingin dapat meningkatkan rasa perih dan memperparah peradangan pada kulit.

Mulai sekarang, mandilah dengan air hangat atau dengan suhu air suam-suam kuku supaya pengelupasan kulit jadi lebih mudah tanpa membuatnya terasa sakit. Akan tetapi, jangan langsung mandi air hangat jika kulit masih mengelupas, ya.

Ada baiknya, tunggu dulu sampai peradangan dan kemerahan pada kulit Anda sedikit membaik. Sebab jika Anda langsung mandi saat kulit sedang meradang, cara ini justru bisa memicu lepuhan dan pengelupasan kulit yang lebih banyak.

3. Pakai pelembap

Pakai pelembap adalah kunci terpenting untuk merawat kulit yang kering dan mengelupas karena sinar matahari. Namun, cermati dulu bahan-bahan yang terkandung dalam pelembap yang Anda pilih supaya tidak memicu iritasi berkepanjangan.

Hindari krim pelembap yang berbahan dasar minyak karena dapat menangkap panas lebih banyak ke dalam kulit. Akibatnya, kulit malah terasa semakin terbakar dan mengelupas.

Sebaiknya, pilihlah krim pelembap yang dapat meredakan iritasi kulit dan mempercepat regenerasi kulit, khususnya yang mengandung Centella Asiatica. Centella Asiatica adalah sejenis tanaman herbal yang telah lama dipercaya sebagai obat berbagai penyakit kulit.

Tanaman herbal ini mengandung beberapa senyawa aktif, di antaranya asiaticoside, madecassoside, asiatic, dan madecassic acid. Bahan-bahan aktif tersebut efektif memperbaiki lapisan epidermis kulit yang rusak sekaligus melembapkan kulit.

Supaya hasilnya lebih maksimal, gunakan krim pelembap ini saat kulit Anda masih cukup basah setelah mandi, bukan saat kulit sudah kering. Seorang dokter kulit dari Lenox Hill Hospital di New York, Doris Day, MD, mengungkap kepada Health bahwa cara ini justru dapat mengunci kadar air dalam kulit dan membuatnya tetap lembap sepanjang hari.

4. Minum obat pereda nyeri

Jika kulit Anda tak juga membaik dan justru terasa semakin kering, perih, atau mengelupas, tidak ada salahnya untuk segera minum obat pereda nyeri. Beberapa contoh obat pereda nyeri yang bisa Anda konsumsi adalah ibuprofen atau naproxen, sesuai dengan seberapa parah kondisi kulit Anda.

Selain dengan obat minum, Anda juga bisa mengoleskan krim kortison untuk mengurangi peradangan yang disebabkan oleh sengatan matahari. Tenang, semua obat ini bisa Anda dapatkan dengan mudah di apotek atau toko terdekat.

5. Hindari pemicu iritasi kulit

Kebiasaan menggaruk, mandi air panas, atau terlalu lama berjemur di bawah sinar matahari merupakan tiga pemicu iritasi kulit yang paling umum. Jika tidak segera dihindari, masalah kulit mengelupas yang Anda alami bisa semakin parah dan menghambat penyembuhan.

Mulai sekarang, pastikan Anda sudah menghindari berbagai pemicu tersebut, ya. Jangan lupa seimbangkan juga dengan perawatan kulit lainnya supaya penyembuhannya jadi lebih cepat dan maksimal.

6. Pakai bahan alami

Tak perlu jauh-jauh pergi ke apotek untuk membeli obat pereda nyeri atau pelembap untuk mengatasi kulit mengelupas karena sinar matahari. Sebab, Anda sebetulnya bisa, kok, memanfaatkan bahan alami yang ada di rumah untuk mengatasinya.

Lidah buaya dan madu adalah dua pelembap alami yang ampuh menenangkan kulit yang iritasi, termasuk juga untuk kasus kulit kering dan mengelupas. Caranya, cukup oleskan getah (gel) lidah buaya atau madu pada area kulit yang iritasi secara rutin.

Perlu dicatat bahwa Anda hanya perlu mengoleskan bahan alami ini pada area kulit yang mengelupas, bukan digosokkan ke seluruh permukaan kulit. Dengan fokus pada kulit yang bermasalah, hasilnya akan lebih maksimal dan mencegah penyebaran iritasi ke area kulit yang lebih luas.