Cara Mencegah Jamur Pada Miss V

Cara Mencegah Jamur Pada Miss V

Vagina gatal, terasa panas dan memerah, serta berbau tajam bisa menjadi ciri-ciri Anda terkena infeksi jamur vagina. Infeksi jamur vagina umumnya disebabkan oleh pertumbuhan jamur Candida albicans yang kelewat batas. Obat infeksi jamur vagina pada umumnya adalah pilihan antibiotik resep dokter seperti penisilin, erythromycin, atau amoxicillin. Namun jika Anda ingin mempercepat proses penyembuhannya, tidak ada salahnya menggunakan yogurt sebagai obat alami. Kira-kira diminum atau dioleskan langsung ke vagina, ya?. Berikut adalah Cara Mencegah Jamur Pada Miss V :

  1. Minum Air Putih Banyak

Risiko infeksi jamur pada miss V sebenarnya dapat diminimalisir dengan cara meminum banyak air putih setiap hari. Selain menurunkan potensi dehidrasi, cara ini efektif untuk membuang racun dan bakteri dari dalam tubuh sehingga organ reproduksi terjaga baik kesehatannya.

  1. Sering Ganti Pembalut saat Menstruasi

Beberapa wanita mungkin malas untuk sering-sering mengganti pembalutnya saat sedang menstruasi. Padahal, ini penting untuk mencegah gangguan kesehatan pada organ intim wanita lho. Penggunaan pembalut lebih dari 4 atau 5 jam itulah yang memperbesar risiko jamur dan bakteri berkembang dan menyebabkan infeksi pada miss V.

  1. Hindari Pakai Handuk yang Sama dengan Orang Lain

Meski keluarga sendiri atau pasangan sendiri, tetap saja berbagi penggunaan handuk tidaklah dianjurkan. Perpindahan bakteri dari satu orang ke orang yang lain itu bisa mudah terjadi hanya karena memakai handuk yang sama, jadi pastikan berbagi barang pribadi itu tidak dilakukan.

  1. Langsung Ganti Baju Usai Berenang

Bagi para wanita yang hobi berenang, pastikan usai berenang segera membersihkan diri dan mengganti pakaian, apalagi kalau berenang di kolam renang umum. Penularan bakteri berisiko cukup tinggi ketika melakukan aktivitas renang di kolam renang umum, maka perkecil potensi penularannya.

  1. Memakai Kondom saat Bercinta

Melakukan hubungan intim dengan pasangan bisa dipastikan aman dengan penggunaan kondom. Ini karena infeksi jamur mudah menyebar melalui aktivitas bercinta, jadi kalau salah satu dari pasangan diketahui memiliki riwayat infeksi jamur atau bahkan penyakit menular seksual (PMS), segera gunakan pelindung berupa kondom.

  1. Hindari Penggunaan Sabun dan Pembalut Wangi

Tisu basah, sabun wangi, hingga pembalut wangi hendaknya dihindari. Beberapa wanita mungkin lebih suka jika ada wewangian yang menyertai produk kewanitaan tersebut, hanya saja, itu artinya ada kandungan bahan kimia yang bisa-bisa malah memicu peningkatan kelembaban pada miss V dan menyebabkan infeksi jamur di sana.

  1. Membersihkan dengan Arah yang Benar

Tiap kali membersihkan miss V, pastikan arahnya tepat, yakni dari depan ke belakang dan bukan sebaliknya. Alasan kenapa arah harus dari depan ke belakang adalah agar bakteri dari anus tidak kemudian pindah ke miss V kalau menyekanya dari belakang ke depan. Ini juga menjadi cara merawat miss V dari keputihan berlebih lho.

  1. Hindari Membilas Miss V Sering-sering

Saat merasa bahwa area organ intim sedang tidak dalam kondisi bersih, hindari mencuci sering-sering walaupun tujuan Anda baik. Cairan bening dari keputihan normal adalah pembersih alami bagi miss V, maka tak perlu untuk terlalu sering membersihkannya karena hal ini malah hanya meningkatkan risiko infeksi jamur dan iritasi.

  1. Memeriksa Kadar Gula Darah

Rupanya, para penderita penyakit gula alias diabetes lebih memiliki risiko besar untuk terkena infeksi jamur pada area kewanitaannya. Jadi agar bisa mencegah atau menghindari infeksi jamur pada miss V, lakukan pengecekan kadar gula darah secara rutin supaya penyakit diabetes bisa dikontrol.