Cara Menangani Spondylolisthesis

Cara Menangani Spondylolisthesis

Imaging Techniques for the Diagnosis of Spondylolisthesis ...

Spondylolisthesis adalah kondisi ketika tulang belakang bergeser dari posisi normal. Spondylolisthesis akan menimbulkan nyeri tak tertahankan. Kondisi ini juga bisa menyerang semua bagian tulang punggung, mulai dari bagian atas, tengah, dan bawah.

Spondylolisthesis berbeda dengan hernia nukleus pulposus (HNP) atau ‘saraf terjepit’. Pada HNP, hanya bantalan yang terletak di antara ruas tulang belakang yang bergeser dan menekan saraf yang ada di tulang belakang. Berikut ini kami akan memberikan anda beberapa Cara Menangani Spondylolisthesis.

1. Penyakit degeneratif

Spondylolisthesis akibat penyakit degeneratif, seperti arthritis dan osteoporosis, sering kali terjadi pada orang dewasa dan lansia.

Seiring bertambahnya usia, tulang belakang akan menjadi lebih lemah dan rapuh. Hal ini membuat tulang belakang menjadi mudah cedera dan bergeser. Terkadang pengapuran tulang juga bisa menyebabkan spondylolisthesis.

2. Cedera tulang belakang

Cedera tulang belakang yang menyebabkan spondylolisthesis bisa terjadi akibat aktivitas fisik yang terlalu berat, olahraga, maupun kecelakaan. Cedera ini juga bisa terjadi akibat postur tubuh yang kurang baik, misalnya sering membungkuk, atau akibat operasi pada tulang belakang.

3. Kelainan bawaan lahir

Spondylolisthesis yang disebabkan oleh kelainan atau cacat bawaan lahir disebut spondylolisthesis kongenital. Kondisi ini terjadi akibat kelainan genetik yang menyebabkan tulang belakang tidak terbentuk dengan normal selama berada di dalam kandungan.

4. Penyakit tertentu

Ada beberapa penyakit yang dapat merusak tulang belakang dan menyebabkan spondylolisthesis. Beberapa di antaranya adalah TB tulang belakang, tumor di tulang belakang, dan penyakit autoimun, seperti ankylosing spondylitis.

Ketahui Beberapa Langkah Penanganan Spondylolisthesis

Karena bisa disebabkan oleh banyak hal, spondylolisthesis perlu diperiksakan ke dokter. Untuk menentukan tingkat keparahan dan penyebab terjadinya spondylolisthesis, dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, seperti foto Rontgen, CT scan, dan MRI tulang belakang.

Setelah tingkat keparahan dan penyebab spondylolisthesis pada pasien diketahui, dokter akan memberikan penanganan yang sesuai untuk mengatasinya, seperti:

Fisioterapi

Fisioterapi bisa dilakukan untuk memperbaiki posisi tulang belakang dan meringankan keluhan yang muncul akibat spondylolisthesis. Beberapa contoh fisioterapi yang bisa dilakukan adalah latihan fisik atau peregangan dan penggunaan korset khusus.

Pemberian obat-obatan

Pemberian obat-obatan bertujuan untuk mengurangi keluhan yang muncul akibat spondylolisthesis. Dokter dapat meresepkan obat antinyeri untuk mengurangi rasa sakit, serta obat pelemas otot untuk melemaskan otot yang kaku.

Jika spondylolisthesis menyebabkan saraf terjepit dan bengkak sehingga timbul gejala kesemutan atau mati rasa, maka dokter mungkin akan memberikan suntikan kortikosteroid pada saraf tulang belakang.

Operasi

Operasi tulang belakang dilakukan untuk mengembalikan tulang belakang ke posisi semula. Tindakan operasi biasanya dilakukan jika spondylolisthesis tidak membaik dengan metode penanganan lainnya atau ketika pergeseran tulang sudah cukup parah dan menekan saraf tulang belakang.

Meski demikian, operasi tulang belakang juga berisiko menimbulkan komplikasi, seperti:

  • Infeksi
  • Penggumpalan darah di bagian tungkai (trombosis vena dalam)
  • Kesulitan menahan buang air kecil (inkontinensia urine)
  • Perdarahan
  • Efek samping obat bius yang digunakan selama operasi, seperti mual dan kejang

Penderita spondylolisthesis juga umumnya akan disarankan untuk memperbanyak waktu istirahat, membatasi aktivitas fisik, tidak mengangkat benda yang berat, dan memberikan kompres hangat atau dingin pada punggung untuk meredakan nyeri.

Spondylolisthesis yang terdiagnosis sejak dini dan segera ditangani umumnya bisa sembuh tanpa operasi. Namun, jika sudah berat, kondisi ini sering kali perlu ditangani dengan operasi.

Oleh karena itu, segera periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami gejala spondylolisthesis, agar kondisi ini dapat segera diobati sebelum bertambah parah dan menimbulkan komplikasi.