Cara Alami Mengobati Busung Lapar

Cara Alami Mengobati Busung Lapar

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Manfaat Kulit Telur Untuk Tanaman , Manfaat Rebusan Pare Untuk Kesehatan , Manfaat Daun Cecendet , Manfaat Salak Bagi Kesehatan , Manfaat Daun Talok Bagi Kesehatan , Khasiat Jamu Gepyokan Bagi Kesehatan , Khasiat Kulit Kerbau Untuk Kesehatan , Obat Tradisional Rahim Bengkak , Resiko Dan Manfaat Meminum Kopi Hijau , Mengobati Hepatitis Dengan Alami , Cara Alami Mengobati Busung Lapar , Obat Tradisional Radang Usus , Cara Menyembuhkan Diare Pada Anak , Cara Mengobati Radang Mata , Cara Mengobati Bisul Bernanah , Obat Tradisional Demam Menggigil , Cara Menghilangkan Nyeri Haid , Obat Tradisional Batu Empedu , Ramuan Obat Tradisional Kencing Manis

Cara Alami Mengobati Busung Lapar

Busung lapar atau honger oedema disebabkan cara bersama atau salah satu dari simtoma marasmus dan kwashiorkor adalah sebuah fenomena penyakit di Indonesia bisa diakibatkan karena kekurangan protein kronis pada anak-anak yang sering disebabkan beberapa hal, antara lain anak tidak cukup mendapat makanan bergizi, anak tidak mendapat asuhan gizi yang memadai dan anak mungkin menderita infeksi penyakit.

Istilah kwashiorkor sendiri berasal dari bahasa salah satu suku di Afrika yang berarti “kekurangan kasih sayang ibu”. Tanda yang khas adalah adanya edema (bengkak) pada seluruh tubuh sehingga tampak gemuk, wajah anak membulat dan sembab (moon face) terutama pada bagian wajah, bengkak terutama pada punggung kaki dan bila ditekan akan meninggalkan bekas seperti lubang, otot mengecil dan menyebabkan lengan atas kurus sehingga ukuran LIngkar Lengan Atas LILA-nya kurang dari 14 cm, timbulnya ruam berwarna merah muda yang meluas dan berubah warna menjadi coklat kehitaman dan terkelupas, tidak bernafsu makan atau kurang, rambutnya menipis berwarna merah seperti rambut jagung dan mudah dicabut tanpa menimbulkan rasa sakit, sering disertai infeksi, anemia dan diare, anak menjadi rewel dan apatis perut yang membesar juga sering ditemukan akibat dari timbunan cairan pada rongga perut salah salah gejala kemungkinan menderita “busung lapar”. Berikut ini kami akan memberikan anda Cara Alami Mengobati Busung Lapar  :

Sejak dahulu, orang tua kita telah mempersiapkan berbagai obat tradisional yang terbuat dari ramuan alami. Beberapa cara mengobati busung lapar atau Kwashiorkor secara alami dapat dibuat dari ramuan Kembang Telang. Kembang banyak ditemukan di desa-desa nusantara, tanaman yang umumnya berbunga biru dan dijadikan pagar. Nama daerah disebut Bunga biru, Kembang teleng, bunga talang atau Bisi.
Nama latin kembang telang disebut Clitoria Ternatea L, diluar negeri lebih dikenal dengan nama Asian pigeonwings. Bluebellvine, Blue pea, Butterfly pea, cordofan pea ataupun Darwin pea. Kembang telang berasal dari keluarga Fabaceae, bentuknya unik karena mirip dengan kelamin wanita dan disebut Clitoria (Clitoris principissae). Tanaman ini asli berasal dari Indonesia dan Malaysia, kemudian dibudidayakan hingga ke Afrika, Australia dan Amerika.
Adapun cara mengobati busung lapar, Kwashiorkor secara alami dari herba kembang telang adalah sebagai berikut:
  1. Siapkan satu akar tanaman kembang telang yang sudah dewasa, kemudian dicuci bersih.
  2. Pilih akar yang bersih, kira-kira 5 sampai 10 gram.
  3. Akar pilihan yang sudah bersih dari kotoran/tanah, di ekstrak kedalam alkohol.
  4. Atau, rebus kedalam 200 ml air dengan api kecil selama 15 menit, panas api berkisar 80-90 derajat Celsius.
  5. Saring rabusan, airnya diminum sehari sekali sebanyak 100 ml.
Ramuan diatas digunakan untuk mengobati busung perut atau busung lapar, kwashiorkor, dan pembesaran organ perut. Dapat digunakan oleh orang dewasa dan anak-anak, jangka waktu penyembuhan berlangsung lama. Sangat penting untuk menjaga penderita agar mendapatkan asupan nutrisi yang cukup, terutama protein.
Kekurangan asupan protein dapat menyebabkan gejala edema pada tangan dan kaki, mudah tersinggung, dan anoreksia. Juga menyebabkan ruam desquamative, perubahan warna rambut, dan hati berlemak. Pembengkakan perut bisa saja disebabkan oleh asites, karena hipoalbuminemia (tekanan onkotik rendah) dan hati berlemak yang semakin membesar.