Categories
Tentang Pengobatan Tips Kesehatan

Cara Alami Mengatasi Lemah Syahwat

Cara Alami Mengatasi Lemah Syahwat

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Penyebab Dada Sakit , Manfaat Jamu Empot-Empot , Manfaat Daun Sirih , Khasiat Daun Sendok , Penyebab Mimisan , Bahaya Narkoba , Bahaya Ganja , Penyebab Kista Pada Wanita , Makanan Yang Meredakan Hidung Tersumbat , Jus Buah Penyebab Diabetes , Bahaya Makan Mie Instan , Penyebab Bibir Hitam , Obat Tradisional Untuk Biduran , Obat Alami Keputihan Karena Jamur , Obat Kesemutan Alami , Obat Herbal Nyeri Sendi , Obat Kaki Terkilir Alami , Abetalipoproteinemia , Ablasio Retina , Abses Bartholin , Jamu Pelancar Haid , Jamu Alami Penyubur Kandungan , Jamu Tradisional Mengatasi Bau Badan , Jamu Pelangsing , Obat Tradisional Mengatasi Keputihan , Obat Herbal Mengatasi Asam Lambung , Mengatasi Telat Haid Dengan Alami , Cara Alami Mengatasi Lemah Syahwat
Cara Alami Mengatasi Lemah Syahwat

Apa itu lemah syahwat? Lemah syahwat atau biasa disebut dengan impotensi adalah ketidakmampuan mempertahankan ereksi penis saat melakukan senggama. Lemah syahwat adalah sesuatu yang cukup umum dialami pria seiring pertambahan usia, tentu dengan tingkat impotensi yang beragam. Lantas, adakah obat lemah syahwat yang bisa digunakan?. Nah berikut ini kami akan memberikan anda beberapa informasi seputar Cara Alami Mengatasi Lemah Syahwat :

1. Makanlah pangan yang kaya flavonoid

Penelitian yang dilaporkan dalam American Journal of Clinical Nutrition pada Januari 2016 menengarai bahwa pangan yang kaya flavonoid dapat mengurangi risiko ED.

Data penelitian diperoleh dari 25.000 orang pria usia menengah atau lebih tua dan ikut serta dalam penelitian rutin sejak 1986.

Para peneliti membandingkan jawaban tentang memiliki dan mempertahankan ereksi yang cukup untuk hubungan seks dengan jumlah makanan kaya flavonoid yang diakui dimakan oleh penjawab.

Mereka yang menyantap lebih banyak buah memiliki tingkat risiko ED sekitar 14% lebih rendah. Mereka yang menyantap buah yang kaya flavonoid dan berolahraga menurunkan 21% tingkat risikonya.

Yang paling banyak flavonoidnya adalah buah seperti bluberi, ceri, beri hitam, lobak, keluarga jeruk-jerukan, dan anggur merah.

2. Minumlah suplemen L-arginine

L-arginine adalah suatu asam amino yang secara alamiah ada dalam tubuh dan membantu membangun protein dan juga menjadi precursor nitrik oksida (NO). NO berperan vital dalam mencapai dan mempertahankan ereksi, karena membantu membuat pembuluh darah lebih santai untuk mendukung aliran darah ke seluruh tubuh.

Penambahan arginine yang dibarengi dengan gaya hidup sehat menambah dukungan kepada ereksi yang lebih kuat.

3. Jagalah berat badan

Penambahan berat badan sangat berdampak kepada aliran darah dan juga membawa risiko penyakit-penyakit lain yang memperparah ED. Suatu penelitian terbitan Januari 2005 di jurnal Canadian Family Physician mendapati bahwa 30 persen pria yang ikut serta dalam program pengurangan berat badan dan menurunkan rata-rata 15 persen berat badan mereka mendapatkan pemulihan fungsi seksual mereka, jika dibandingkan dengan 5 persen pria saja dalam kelompok kendali penelitian.

4. Cobalah terapi hormon

Ketidakseimbangan hormon, terutama rendahnya hormon testosteron, dapat juga berperan dalam ED. Secara alamiah, pria dapat meningkatkan kadar testosteron mereka dengan melakukan latihan beban. Bagi kaum pria yang mulai berusia lanjut dengan kadar hormon yang sudah sangat menurun, terapi hormon merupakan pilihan perawatan yang aman dan efektif.

Kaum pria penderita ED tidak boleh menganggap remeh penyakit mereka. Kenyataannya, sekitar 40 persen pria berusia di atas 40 tahun berjuang melawan ED.

Kaum pria penderita ED agar berbicara dengan dokter mereka terkait dengan pilihan penanganan yang mungkin dilakukan. Kaum pria yang lebih muda dapat mengambil langkah-langkah pencegahan, misalnya dengan diet seimbang dan menjaga berat badan supaya menurunkan risiko ED pada diri mereka.