Bahaya Vaping

Bahaya Vaping

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Buah Untuk Penderita Darah Rendah , Makanan Mengatasi Lambung Bengkak , Makanan Yang Mengandung Serat Tinggi , Penyebab Dada Sakit , Manfaat Jamu Empot-Empot , Manfaat Daun Sirih , Khasiat Daun Sendok , Penyebab Mimisan , Bahaya Narkoba , Bahaya Ganja , Penyebab Kista Pada Wanita , Makanan Yang Meredakan Hidung Tersumbat , Jus Buah Penyebab Diabetes , Bahaya Makan Mie Instan , Penyebab Bibir Hitam , Obat Tradisional Untuk Biduran , Obat Alami Keputihan Karena Jamur , Obat Kesemutan Alami , Obat Herbal Nyeri Sendi , Obat Kaki Terkilir Alami , Abetalipoproteinemia , Ablasio Retina , Abses Bartholin , Jamu Pelancar Haid , Jamu Alami Penyubur Kandungan , Jamu Tradisional Mengatasi Bau Badan , Jamu Pelangsing , Obat Tradisional Mengatasi Keputihan , Obat Herbal Mengatasi Asam Lambung , Mengatasi Telat Haid Dengan Alami , Cara Alami Mengatasi Lemah Syahwat , Mengenal Achondroplasia , Sayuran Penambah Darah , Mengenal Anemia Aplastik , Cara Mengobati Kurap , Kenali Obat Keputihan Tradisional , Cara Mencegah Terkena Biang Keringat , Cara Menurunkan Hormon Prolaktin , Obat Demam Tradisional , Obat Tradisional Multiple Sclerosis , Obat Tradisional Ginjal Bocor , Obat Cacingan Tradisional , Obat Tradisional Parkinson , Obat Tradisional Alergi Telur , Obat Tradisional Lumpuh Kaki Alami , Waspadai Efek Samping Daun Sirsak , Bahaya Vaping , Khasiat Kunyit Asam , Manfaat Jamur Lingzhi , Totok Wajah Untuk Mengobati Migrain , Mengenal Akupresur Dan Manfaatnya , Obat Tradisional Angioedema , Obat Tradisional Parkinson , Obat Tradisional Eksim Yang Ampuh , Obat Tradisional Tangan Kesemutan , Obat Mata Minus Tradisional , Obat Tradisional Darah Rendah

Bahaya Vaping

Bahaya vape alias rokok elektrik dianggap lebih ringan dibanding rokok tembakau biasa. Apalagi, belakangan ini muncul tren rokok elektrik di Indonesia. Katanya, penggunaan vape bertujuan untuk mengurangi penggunaan rokok tembakau, atau bahkan untuk membuat perokok berhenti merokok. Beberapa orang mengatakan bahwa penggunaan vape lebih aman daripada rokok tembakau.

Akibatnya, banyak orang yang beralih ke rokok elektrik karena percaya dapat menghindarinya dari risiko penyakit jantung dan kanker yang berhubungan dengan penggunaan rokok tembakau. Namun, apakah benar bahaya vape lebih rendah dibandingkan dengan rokok tembakau? Simak ulasan lengkap tentang Bahaya Vaping dalam artikel ini.

Vaping diklaim lebih aman karena tidak mengandung bahan kimia berbahaya sebanyak rokok tradisional yang dapat meningkatkan risiko kanker paru, stroke, dan penyakit jantung.

Menurut seorang pakar kebijakan tembakau, pada beberapa kasus terbukti bahwa vaping membantu orang berhenti merokok. Namun sayangnya, bukti ini masih merupakan sebagian kecil dari kenyataan yang ada.

Umumnya, orang melakukan vaping bersamaan dengan masih mengisap rokok tradisional. Vaping terutama dilakukan saat mereka tidak bisa merokok, seperti di tempat umum. Namun di saat lain, orang tetap merokok seperti biasa.

Jika dijabarkan, bahaya vaping sebenarnya kurang lebih serupa dengan bahaya merokok, yaitu sebagai berikut.

  • Bahan kimia nikotin yang dihirup dapat menyebabkan gangguan pada arteri dan menjadi mematikan bagi pengidap gangguan jantung.
  • Saat berhenti menggunakan, penggunanya dapat merasa depresi, mudah marah, dan kecanduan (berhasrat untuk kembali menggunakannya).
  • Pada ibu hamil, bahaya vaping dapat berakibat gangguan bagi janin dalam kandungan.
  • Dapat mengganggu perkembangan otak anak serta memengaruhi daya fokus dan daya ingatnya.
  • Beberapa merek rokok elektronik mengandung formaldehida yang dapat memicu kanker.
  • Beberapa aroma vaping mengandung diacetyl yang jika dihirup dapat membahayakan paru.
  • Ditemukan pada beberapa kasus bahwa kandungan nikotin dalam beberapa rokok elektrik tidak sama dengan yang tertera pada label. Beberapa zat tambahan dan aroma juga terbukti beracun.
  • Penyakit paru obstruktif kronik atau PPOK (chronic obstructive pulmonary disease/COPD) adalah salah satu penyakit  yang paling banyak dijumpai pada orang yang melakukan vaping. Salah satu gejala dari penyakit ini adalah dapat menimbulkan penumpukan dahak kronis yang menghalangi pernapasan.

Selain menghirup uapnya, bahaya vaping akan semakin parah jika cairan nikotin yang digunakan untuk mengisi rokok elektrik terkena kulit atau bahkan tak sengaja terminum oleh anak-anak. Hal ini dapat mengakibatkan kondisi serius, bahkan bisa menyebabkan kematian. Segera bawa anak Anda ke rumah sakit terdekat jika mencurigai bahwa ia telah terpapar atau keracunan cairan nikotin rokok elektrik. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai seperti pucat, muntah, berkeringat, mengeluarkan air liur, tubuh gemetaran, hingga kejang, dan pingsan.

Situasi ini juga dapat terjadi pada orang dewasa yang terlalu banyak terkena cairan nikotin. Oleh karenanya, cara pembuangan alat vaping yang sudah tidak digunakan juga memerlukan cara khusus. Mengingat risikonya yang masih belum jelas dan melebihi manfaatnya, ada baiknya untuk menghindari rokok elektrik agar terhindar dari bahaya vaping.