Categories
Makanan Kesehatan

Manfaat Kulit Apel Hijau

Manfaat Kulit Apel Hijau

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Manfaat Rebusan Cengkeh , Manfaat Daun Bidara , Manfaat Makan Bubur Kacang Hijau , Manfaat Kelapa Merah Untuk Kesehatan , Manfaat Sendok untuk Kecantikan , Penyebab Beruntusan di Dahi , Mengatasi Jerawat Dengan Cuka Apel , Alasan Terjadinya Rahim Turun , Manfaat Jengger Ayam Jago , Cara Mengatasi Sakit Tulang Belakang , Manfaat Pucuk Pepaya , Penyakit Yang Disebabkan Kuman Gigi , Manfaat Kulit Apel Hijau
Manfaat Kulit Apel Hijau

pel hijau, buah yang satu ini kaya akan vitamin C. Selain itu apel hijau juga mengandung vitamin A, vitamin B, dan berbagai mineral penting seperti zat besi, seng, dan potasium. Apel hijau mengandung berbagai antioksidan yang baik untuk menjaga kesehatan sel tubuh. Dan karenanya bisa memelihara kesehatan rambut dan kulit. Berikut ini kami akan memberikan anda informasi seputar Manfaat Kulit Apel Hijau :

1. Menjaga kekebalan tubuh.

Kandungan antioksidan yang terkandung dalam manfaat kulit apel hijau dapat menjaga kekebalan tubuh. Selain itu, kandungan vitamin C pada kulit apel yang lebih tinggi dibandingkan daging buahnya juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Sehingga tubuh dapat lebih kebal dalam menghadapi berbagai penyakit yang menyerang tubuh.

2. Sebagai antikanker.

Kandungan troterpenoid yang terkandung dalam kulit apel hijau dapat berfungsi sebagai antikanker. Kanker yang dapat dihambat oleh zat troterpenoid dalam kulit apel hijau yakni kanker usus dan kanker paru paru. Bahkan kandungan trotrepenoid ini dapat menghambat pertumbuhan kanker usus hingga 43 persen.

3. Mengatasi masalah kepala dan rambut.

Kulit apel juga memiliki kandungan seperti alpha hydroxy acid yang dapat membantu menghilangkan kulit mati ada kepala karena berekrja sebagai exfoliant dan emollient. Dengan hilangnya kulit mati di kulit kepala dapat mencegah terjadinya ketombe yang dapat mengakibatkan kulit kepala gatal. Kulit apel hijau juga dapat berfungsi untuk membuat rambut halus dan berkilau karena memiliki kemampuan untuk menutup cuticle pada kulit kepala. Selain itu, kulit apel juga dapat menyeimbangkan pH kulit kepala sehingga dapat menjaga kesehatan kulit kepala dan rambut.

Kulit apel hijau yang biasanya dibuang karena merasa tidak perlu untuk dimanfaatkan mungkin sekarang perlu diperhatikan lagi. Karena kandungan yang ada di dalamnya tidak kalah dengan khasiat kandungan daun buahnya. Kandungan kulit apel hijau yang bahkan dapat sebagai antikanker perlu dikonsumsi dan tidak begitu saja dibuang agar bagi yang orang memiliki potensi kanker dapat sehat kembali. Kulit apel hijau yang biasanya hanya dibuang mungkin kedepannya dapat dimanfaatkan dengan baik.

Categories
Tentang Penyakit

Penyakit Yang Disebabkan Kuman Gigi

Penyakit Yang Disebabkan Kuman Gigi

Cara menjaga kesehatan , kesehatan , makanan yang menyehatkan tubuh , makanan alami untuk kesehatan  , Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Kebal Penyakit , Makanan Baik untuk Kesehatan Mata , Manfaat Dan Khasiat Madu , Manfaat Rebusan Cengkeh , Manfaat Daun Bidara , Manfaat Makan Bubur Kacang Hijau , Manfaat Kelapa Merah Untuk Kesehatan , Manfaat Sendok untuk Kecantikan , Penyebab Beruntusan di Dahi , Mengatasi Jerawat Dengan Cuka Apel , Alasan Terjadinya Rahim Turun , Manfaat Jengger Ayam Jago , Cara Mengatasi Sakit Tulang Belakang , Manfaat Pucuk Pepaya , Penyakit Yang Disebabkan Kuman Gigi , Manfaat Kulit Apel Hijau
Penyakit Yang Disebabkan Kuman Gigi

Kebanyakan orang belum menyadari bahayanya bakteri yang ada di dalam mulut. Bakteri-bakteri tersebut sebenarnya tak akan bermasalah jika jumlahnya seimbang dan hidup harmonis. Tapi, begitu muncul gangguan seperti karies (gigi berlubang), penyakit penyangga gigi (periodontal), atau terdapat infeksi, maka kondisi ini bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang lebih serius.

Seperti yang dinyatakan oleh Dr. Walter Loesche, ilmuwan di University of Michigan, rata-rata manusia menelan air liur sebanyak 1 liter (1.000 ml) per harinya. Dalam 1 ml terkandung 100 juta mikroba, berarti akan terdapat 100 miliar mikroba dalam 1.000 ml air liur yang kita telan. Perlu kita ketahui bahwa mikroba yang hidup di mulut ada sebanyak 20 miliar pada awalnya, dan akan berlipat ganda dalam 24 jam sebanyak 5 kali lipat, yaitu menjadi 100 miliar setiap harinya. Nah berikut ini kami akan membahas mengenai Penyakit Yang Disebabkan Kuman Gigi :

  • Sariawan

Sariawan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, meski tidak dianggap berbahaya. Sariawan terjadi karena mikroorganisme di dalam mulut tidak seimbang dan memicu pertumbuhan kuman gigi merugikan, yaitu jamur candida albicans yang lebih banyak dari biasanya.

  • Bau Mulut

Bau mulut yang tidak sedap atau halitosis disebabkan oleh pertumbuhan bakteri yang berlebihan. Bakteri ini bisa tumbuh pada sisa-sisa makanan, plak gigi ataupun penyakit gusi.

  • Karies

Karies disebabkan oleh kuman gigi, yaitu bakteri yang menghasilkan asam yang merusak gigi. Ada tiga lapisan gigi yaitu enamel (email), dentin, dan pulpa dengan pembuluh darah dan saraf di dalamnya. Semakin banyak lapisan yang terkena karies, maka kerusakan gigi akan semakin berat. Penyakit ini biasanya menyebabkan sakit gigi.

  • Aktinomiokosis

Kondisi infeksi bakteri ini tergolong jarang dan memiliki gejala yang berbeda-beda. Aktinomiokosis merupakan infeksi yang tidak umum, karena bakteri ini mampu menembus jaringan tubuh, meski secara perlahan. Gejalanya antara lain pembengkakan pada jaringan yang terinfeksi, kerusakan jaringan yang membentuk jaringan parut, atau abses yang berisi nanah.

  • Gangguan jantung

Bakteri jenis tertentu di dalam mulut yang masuk ke dalam aliran darah, menurut sebuah penelitian, memiliki kemungkinan menyebabkan penggumpalan darah yang memicu penyakit jantung. Bakteri ini juga dapat menyebabkan infeksi di katup jantung yang sangat berbahaya.

Merawat Gigi dan Mulut Sehat

Untuk menghindari terserang penyakit akibat kuman gigi yang merugikan, berikut ini beberapa cara efektif untuk merawat gigi dan mulut agar tetap sehat :

  • Menyikat gigi dua kali setiap hari. Kebiasaan ini akan menjaga kebersihan gigi dan gusi. Gunakan pasta gigi dengan kandungan fluoride. Jika perlu gunakan dental floss atau benang gigi.
  • Mengurangi makanan dan minuman manis. Terutama satu jam menjelang waktu tidur.  Beberapa jenis obat juga bisa mengandung gula, konsultasikan dengan dokter untuk kemungkinan konsumsi obat bebas gula.
  • Hindari mulut kering. Saat mulut kering akibat kurang produksi air liur, maka risiko pertumbuhan jamur semakin tinggi. Konsultasikan dengan dokter untuk penggunaan produk pengganti saliva atau air liur.
  • Berhenti merokok. Tembakau dapat mengganggu produksi air liur yang bermanfaat menjaga kebersihan gigi. Sehingga kebiasaan ini merupakan faktor risiko terhadap gangguan pada mulut.
  • Membatasi asupan minuman beralkohol. Minuman jenis ini dapat memicu terkikisnya enamel pada gigi.
  • Konsultasi ke dokter gigi secara teratur. Tidak perlu menunggu keluhan pada gigi untuk berkonsultasi dengan dokter. Konsultasikan dengan dokter tentang seberapa sering kunjungan harus dilakukan berdasarkan kondisi gigi dan mulut Anda.

Tidak sedikit penyakit yang dapat timbul akibat kuman gigi yang merugikan. Lakukan perawatan gigi dan mulut sedini mungkin.